Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- threeteen


__ADS_3

Eunha terus mengerjakan soal ujian yang di berikan pada gurunya tak peduli suara bisikan teman-temannya yang mencontek dia hanya terus fokus mengerjakan soal.


"Ya eunha" panggil sinb dengan suara yang kecil


Eunha mengangkat tangannya menyuruh sinb untuk diam supaya tidak menggangu konsentrasinya.


"Yaa dasar! Kenapa kau berubah menjadi pelit" sinb menggerutu karena tidak di beri Contekan oleh eunha


Tak lama kemudian terdengar suara anak-anak perempuan menggosip.


"Hei kalian tau tuan jungkook??"


Eunha yang mendengarnya segera mengangkat kepalanya dan menoleh kearah sumber suara


Di luar sana, sekelompok anak perempuan sedang berbicara.


"Ya jisoo! Siapa lagi jungkook?" Tanya temannya


"Kau tak tahu rose? Itu pemilik yayasan sekolah ini" jawab jiso


'pemilik sekolah ini?!' -eunha


"Apa?! Pemilik sekolah ini?"


"Iya irine, kau kenal dia kan?"


"Tentu saja! Dia itukan temannya tuan taehyung" gumam irine sambil memegang kedua pipinya


Sedari irine terus mengkhayal bertemu tuan taehyung lagi.


"Ya! Berhentilah mengkhayal! Dia tak akan menyukai mu" ejek rose


"Oh?! Bagaimana jika aku bisa membuatnya jatuh cinta pada ku?!" Tantang irine


"Coba saja, kkk" tawa rose dan jiso


Eunha pov


Jadi jungkook pemilik yayasan sekolah ini, dan juga mereka mengenal taehyung! Parahnya lagi irine merencanakan sesuatu untuk taehyung! Taehyung tidak boleh di manfaatkan oleh mereka.


"Jung eunha!" Teriak pak Leeteuk


"I-iya pak?" Tanya ku


"Dari tadi kau terus melamun! Tidak ingin kah kau pulang? Semua teman mu sudah mengumpulkan kertas jawaban"


Aku terkejut sangat terkejut mengetahui bahwa semua teman ku sudah mengumpulkan lembar jawabannya.


Segera aku berlari kedepan untuk mengumpulkan kertas jawabannya.


BRUK


Semua orang terkejut dengan suara itu lalu melihat eunha yang tengah terjatuh


Kakinya sedikit lecet karena tersandung, ia kembali bangkit lalu mengumpulkan kertas tadi.


"Eun, kau tak apa?" Tanya yuju


"Eumm" angguk eunha


Pak Leeteuk merapikan semua lembaran kertas yang di kumpul


Saat itu eunha hanya bisa menatap mingyu yang sedari memainkan pulpennya.


'ada apa dengan mu?!' -eunha


Semua anak di sekolah itu sudah pulang kerumahnya masing-masing, teman-teman eunha pun juga sudah pulang kini hanya dia sendirian yang duduk di bangku sambil menunggu kedatangan seseorang.


"Jung eunha" panggil orang itu

__ADS_1


"Pergilah! Saat ini aku tak mau di ganggu!" Marah eunha


"Ya! Terserah kau saja, aku hanya menawarkan tumpangan untuk kau pulang!" Ucap Joshua


"Aku pulang naik bus"


"Benarkah? Aku sedang membawa motor tau! Apa kau tidak ingin pulang dengan motor?"


"Huh! Tunggulah di depan sebentar lagi aku akan menyusul" jawab eunha


Joshua pergi dari hadapan eunha lalu orang yang eunha tunggu dari tadi pun akhirnya datang.


"Mingyu!" Panggil eunha


Mingyu sama sekali tidak memperdulikan panggilan itu dia malah bersemangat meninggalkan sekolah.


"Ya mingyu!" Eunha menarik tangan mingyu


Tapi, mingyu malah menarik tangannya seolah-olah ia tidak ingin di ganggu.


"Pergilah" ujar mingyu datar


"Kenapa?! Kau kenapa seperti ini! Dan juga kenapa kau membuat ku jatuh tadi!"


"Soal itu aku tak sengaja"


Mingyu kembali meninggalkan eunha sendirian. dia berjalan tegap dengan kedua tangan yang di masukannya dalam kantong celana


"Mingyu!" Eunha kembali menarik lengannya lagi


"SUDAH KU BILANG PERGI! JANGAN GANGGU AKU LAGI!!" marah mingyu


Mingyu tak sengaja mendorong eunha hingga terjatuh ke lantai, saat ini eunha tengah menangis atas apa yang di lakukan mingyu.


"Maafkan aku eun..tapi berhentilah mendekati ku lagi"


***


"Ah, sedikit pedih" jawab eunha


"Kau tidak menangis?"


"Tidak, ayo cepat pulang"


"Hei kau tak ingin jalan-jalan dulu?" Ajak Joshua


"Emm, ayo! Aku juga sedikit bosan di rumah"



*Apartemen jennie


"Hei mingyu! Untuk apa kau terus mengejar eunha? Jelas-jelas dia tidak menyukai mu! Dan kau tahu dia itu akan menikah"


Mingyu yang sedang minum tersedak mendengar perkataan Jennie.


"Apa kau bilang?! E-eunha akan menikah?!" Tanya mingyu


"Ya, jika kau tak percaya tanyakan saja pada kakak ku"


*Cklek


"Hai!" Sapa Lisa


"Oh, kenalkan ini kakak ku namanya Lisa"


Mingyu tersenyum menyambut kedatangan Lisa


"Kak, tolong kau katakan yang sebenarnya tentang eunha dan Jungkook"

__ADS_1


"Eunha dan jungkook? Maksud mu tentang pernikahan mereka?" Tanya Lisa


Mingyu semakin terkejut membuatnya meneguk Slavinanya.


"Ya"


"Mereka memang akan menikah sebentar lagi, kata Jungkook sih setelah eunha tamat dari sma"


Mingyu mengangguk lalu tersenyum kecut ia memalingkan wajahnya dari tatapan Jennie.


"Kau tak percaya?"


Mingyu berdiri lalu berpamitan pada lisa


"Mingyu! Kau mau kemana?!" Teriak jennie


"Aku pulang dulu"ucap mingyu


*Besoknya saat di sekolah


"Eunha akan menikah jadi kau lupakan saja dia"


Mingyu hanya diam membiarkan Jennie yang mengikutinya.


"Aku tau itu sakit, tapi setidaknya cobalah untuk mencintai k-"


"Ku bilang kau bisa diam tidak?!!!" Marah mingyu


Merasa kesal Jennie akhirnya menampar mingyu hingga meringis kesakitan.


"Awww!" Teriak jennie


Mingyu mencengkram tangan Jennie kuat lalu memelintirkannya ke belakang.


"Berhentilah mengganggu ku Jen"


***


"Hei apa kau mau mencoba makan es krim ke sukaan ku?" Tanya Joshua


"Eung" eunha mengangguk


Tak lama kemudian Joshua menghentikan motornya lalu membelikan es krim di seberang jalan sana


"Tunggulah di sini"


Eunha turun dari motor Joshua lalu melihat kebawah, saat ini mereka sedang berada di atas jembatan yang di bawahnya di aliri sungai.


"Makanlah" ucap Joshua yang baru saja datang


Eunha mengambil es krim itu lalu di makannya dikit demi sedikit


Mereka berbincang bincang sebentar, tak lama kemudian langit membendung dan turunlah hujan.


"Hujan!" Teriak eunha


Joshua menarik tangan eunha mencari tempat untuk berteduh.


Keadaan mereka sekarang tengah basah kuyup eunha terus menggosokkan kedua telapak tangannya karena kedinginan


"Kau kedinginan?" Tanya Joshua


"Emm"


Joshua mengambil telapak tangannya eunha lalu meniupnya agar terasa hangat


Tapi, eunha malah menangis ketika di perlakukan seperti itu pada Joshua


"Eun kau kenapa?" Tanya Joshua

__ADS_1


"A-aku..."


__ADS_2