Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- twenty two


__ADS_3

Kyungsoo sedang berbincang dengan pegawai lainnya, tak lama kemudian jungkook datang membuat para pegawai yang lain menunduk lalu pergi.


"Ada apa? Tumben sekali kau datang pagi-pagi?" ujar kyungsoo


Jungkook mengacak-acak rambutnya frustasi lalu menyenderkan bahunya di pagar balkon.


"Entahlah kyung, tapi aku ingin meminta bantuan mu"


Kyungsoo menyeringai lalu berdiri tegap di hadapan jungkook.


"Kau itu tak luput dari masalah ya? Selalu saja ada masalah" tawa kyungsoo


Jungkook menyeringit lalu menarik kerah baju milik kyungsoo.


"Aku tidak bercanda kyung"


Kyungsoo melepaskan cengkraman tangan jungkook di bajunya.


"Oke, apa yang bisa aku bantu" tanya kyungsoo


"Bantu aku menyelidiki sesuatu" jawab jungkook


***


Sehun menghampiri eunha yang sedang menunggu.


"Lama sekali" ucap eunha, ia langsung masuk kedalam mobil setelah sehun datang.


"Aku kesiangan tadi"


Eunha hanya diam, selanjutnya ia membuka handphonenya.


Sinb: ya eunha kau dimana?


Eunha: dalam perjalanan


Sinb: yakin? Kau sering bicara seperti itu! Nyatanya kau masih saja berdiam di rumah


Eunha: sent vidio


Sinb: okey aku percaya


Sehun melirik eunha dari kaca, melihatnya sedang asik bermain handphone.


"Kemana kita akan pergi?" tanya sehun


"Ke bandara" jawab eunha sembari terus memainkan ponselnya.


Joshua: kau pergi ke bandara?


Eunha: ya, kau ikut mengantarkan sinb?


Joshua: tentu, semua anggota geng juga ikut


Eunha: senangnya akhirnya bisa kembali berkumpul sekian beberapa hari terlewatkan :)


Joshua: aku juga


***


Eunha turun dari mobilnya dengan sehun yang mengikutinya dari belakang

__ADS_1


"Sehun! Bisa tidak kau tinggalkan aku?" marah eunha


Sehun memandang dingin eunha, ia terus saja mengikuti langkahnya


"Aish! Menyebalkan" marah eunha lagi


"Eunha!" teriak yerin


Eunha berlari menghampiri yerin dan teman-temannya, di lihatnya sinb memegang satu koper yang cukup besar dengan jeonghan di sampingnya yang terus menganggu.


"Jeonghan! Hentikan! Kau bisa merusak tas ku" marah sinb pada jeonghan yang terus mencoba-coba memasukan password pada gembok koper sinb.


"Beri tahu aku dulu apa password nya?" kekeh jeonghan


Sinb mendecak kesal, di terjangnya tangan jeonghan yang terus mengganggu tasnya, jeonghan meringis kesakitan lalu memukul kaki sinb.


"Apa yang ingin kau lihat?!" marah sinb


Tiba-tiba saja seungkwan mengikut campuri masalah sinb dan jeonghan.


"Tentu saja melihat pakaian dalam mu" ejek seungkwan lalu ia berlari bersamaan dk yang datang bersama jun.


Sinb merubah raut wajahnya, menurut jeonghan ekspresi itu sangat menakutkan.


"Aku tidak begitu.." sebut jeonghan


"Presetan! Kau itu memang laki-laki mesum!" marah sinb


Selanjutnya sinb memukuli jeonghan dengan gagang sepatu miliknya.


"Ada apa ini?" tanya jun kebingungan.


Semuanya hanya mendehem pelan, dan juga, sepertinya mereka juga paham dengan kedua prilaku tom and jerry yang sedang bertengkar itu.


Mereka berdua menghentikan pertengkarannya karena perkataan sowon, mereka tidak terkejut melihat eunha yang tengah berdiri, melainkan terkejut melihat sehun yang berdiri tegap di hadapan mereka semua.


"Siapa itu??" bisik sinb pada jeonghan


Jeonghan menggelengkan kepalanya pelan, lalu ia kembali ke gerumuhan teman se'geng'nya.


"Jam berapa kau akan pergi?" tanya eunha pada sinb


"Jam--" pembicaraan sinb terpotong dengan suara pemberitahuan keberangkatan sinb


"Saatnya aku pergi" ujar sinb


Semuanya menghantarkan kepergian sinb, terakhir eunha memberi kalungnya pada sinb, lalu sinb melepaskan kalung miliknya dan menerima kalung yang di berikan eunha.


"Jaga itu ya, ingatlah kami yang selalu menunggu mu disini" ujar eunha, kemudian sowon, yuju, umji, yerin memeluk sinb.


Kalung yang mereka tukarkan, adalah lambang dari persahabatan mereka berenam.


***


"Jadi kapan kita akan pergi makan-makan?" ajak s.coups


"Aku tak bisa, besok aku akan pergi ke kampung halaman nenek ku" ucap yuju


"Aku akan pergi ke amrik besok atau lusa" ucap Vernon juga


"Sepertinya aku juga" ucap umji

__ADS_1


Semuanya mendengus, mengetahui semuanya tengah sibuk tahun ini.


"Ya sudah..bagaimana kita mengadakan party saat semuanya sudah pulang ke seoul?" saran eunha


Semuanya setuju lalu kembali pulang kerumah masing-masing.


"Hei sehun! Ada apa dengan mu kenapa kau dingin sekali hari ini" ujar eunha sedari memandangi sehun yang menyetir mobilnya


"Maafkan aku, aku masih sedikit terpengaruh dengan soju ku tadi malam" balas sehun


Eunha tersadar, dengan bau yang khas keluar dari mulut sehun, bau soju yang tak lazim di minum bagi orang-orang di seoul.


"Itu sangat bahaya! Seharusnya kau tak bekerja seperti ini" marah eunha


Sehun hanya diam, melanjutkan laju mobilnya.


"Tunggu berhenti sebentar" ucap eunha


Setelah mobil berhenti, eunha keluar dari mobil lalu menarik paksa sehun keluar dari mobil itu.


"Kenapa ini?" tanya sehun


Eunha hanya diam, lalu mengisyaratkan sehun untuk duduk di kursi mini market yang mereka hampiri.


"Tunggulah disini" ucap eunha


Eunha kembali membawa satu botol air mineral, lalu di berikannya pada sehun.


"Minumlah ini! Itu baik untuk meredakan mabuk mu" ucap eunha


*Sinb pov


Pria tadi, sepertinya aku mengenal dia...


Tapi dimana aku bertemu dengannya? Pria putih dengan badan yang sangat tinggi.


Pria itu memang sangat tanpan! Dia pasti mempunyai kekasih yang amat cantik!


Tunggu dulu! Kenapa aku jadi berpikir seperti ini?


Wanita cantik? Pria tampan? Putih dan tinggi? Tunggu!


Dia!


Dia! Laki-laki yang sama pada saat malam itu!


*Author pov


Sinb berjalan dengan membawa beberapa bungkusan makanan, lalu seorang laki-laki tinggi menabraknya begitu saja tanpa ucapan maaf sekali pun, perlahan sinb memunguti makanannya yang berjatuhan, ia kembali berdiri lalu melihati pemandangan yang tak menyenangkan di hadapannya.


"Mereka gila?! Mereka tidak tahu aku berdiri melihat mereka berdua bermersaan?!"


Sinb melihat kedua pasangan itu bermesraan lalu masuk kedalam mobil.


Ia bersembunyi di balik mobil yang terparkir di samping mobil yang di masuki pasangan itu.


"Ini sungguh gila! Mereka melakukan itu di dalam mobil?!" sinb


Itu memang benar-benar dia! Laki-laki yang tak tahu sopan santun! Bersama dengan kekasihnya! Untung saja tampan!


Eh?

__ADS_1


Tidak! Pikiran apa ini!!!


__ADS_2