Matahari

Matahari
Kesepian


__ADS_3

Sore hari ketika tiga saudara yang berbeda orang tua itu terlihat sedang asik menonton TV bersama. Entah apa yang sedang mereka tonton, hingga tawa terdengar Nyata dari mulut mereka.


"dek, nanti malem habis isya' abang mau ke German. Ada sedikit masalah disana. Kalian GA apa-apa kan di rumah sendirian?" kata bintang.


"Lama ya?" tanya matahari.


"satu atau dua minggu lah, tergantung penyelesaian masalahnya nanti." seru bintang.


"lama amat ih. ya udah deh." matahari pasrah.


"Lo diem aja bul, ga ngrasa kesepian apa kalo abang pergi?" tanya matahari pada bulan.


"aistdah... eki mah udah biasa keles. Jangankan seminggu dua minggu, setahun pun gue udah biasa." seru bulan.


"masak?" Tanya matahari Dan di Iyakan dengan anggukan oleh bulan.


"bang kapan-kapan ajakin ata kesana ya? kayaknya seru bisa jalan-jalan keliling eropa deh." seru matahari membayangkan liburan berkeliling Di negeri orang.


"abang mah OK OK aja, tapi elu nya yang ga OK. Baru lihat pesawat sama kapal aja pingsan gimana mau sampai kesana!" seru bintang.


"hehe.. takut ketinggian dan tenggelam bang." jawab matahari tersenyum.


"seorang karateka sabuk hitam takut ketinggian dan tenggelam? yang benar Saja!" seru bintang memincingkan kedua matanya.


"iya nih si ata, Lo kan Pinter berenang masak takut tenggelam sih. Lo juga pernah kan upload foto mendaki gunung di fb dan gue lihat dari story whatsapp Lo juga berada dibarisan paling depan, masak iya juga takut ketinggian sih." elak bulan panjang lebar.


******


Sebenarnya sih matahari ga takut ketinggian dan tenggelam. Hanya saja dia trauma terhadap kapal dan pesawat. Dulu matahari punya saudara kembar yang bernama sunshine, tapi ketika berumur tiga tahun sunshine mengalami kecelakaan terjatuh dari kapal saat bersendau gurau dengannya. Sampai saat ini pun jasadnya belum ditemukan dan keluarga pun sudah mengikhlaskannya.


Dan untuk pesawat? trauma ini dialami oleh matahari sendiri dulu waktu kenaikan kelas delapan, dia berniat liburan ke Singapore untuk mengunjungi kakeknya yang kebetulan sedang mengurus bisnis disana. Dia kesana bersama pengasuhnya, Karena orang tuanya sedang sibuk mengurus perusaahannya diJakarta. Tapi naasnya saat penerbangan berlangsung terjadi hujan lebat yang mengakibatkan pesawat lepas Landas secara darurat di bandara terdekat. Matahari pun mengurungkan niatnya berlibur ke Singapore. Dia pun merengek kepada pengasuhnya dan kembali kejogja dengan menggunakan tranportasi kereta. Matahari terus menangis didalam kereta, pengasuhnya tidak bisa berbuat apa-apa selain memeluknya. Matahari sudah dianggapnya seperti anaknya sendiri Karena sedari matahari kecil beliau sudah menjadi pengasuhnya.


********


Malam pun tiba bintang sudah bersiap-siap untuk berangkat ke bandara. Setelah berpamitan dengan orang rumah termasuk matahari, bintang pun menunggu jemputan diteras rumah. Karena tadi pagi dia sudah janjian dengan hengky untuk mengantarnya ke bandara, Karena sebagian file yang dibutuhkan bintang masih dikerjakan hengky.


"hlo bang kok belum berangkat sih." tanya bulan heran Karena bintaΕ„g masih berdiri di ambang pintu teras.


"Hla loh ngapain rapi gini? mau keluar? sama siapa?" Tanya bintang balik.

__ADS_1


"lah.. ditanya malah balik nanya." seru bulan kesal dengan memanyunkan bibirnya.


tin tin tin


Suara klakson berbunyi nyaring di halaman depan rumah. Ya itu adalah Mobil bulan yang digunakan hengky untuk berpergian ke kantor, walaupun hengky lebih sering berangkat menggunakan motornya daripada Mobil. Hengky pun turun dari Mobil dan menghampiri bintang dan juga bulan.


"udah siap pak?" Tanya hengky pada bintang seraya mengambil alih koper bintang.


"udah. Ayok nanti ketinggalan pesawat." sahut bintang, lalu mereka bertiga berjalan beriringan menuju Mobil.


Mata hengky sesekali melirik ke arah bulan. Bulan pun mengetahuinya tapi dia hanya menundukkan kepalanya dengan wajah memerah antara marah dan malu. Dia pikir mereka akan jalan berdua ternyata niatnya mengajak keluar sekalian nganterin abangnya ke bandara. memang menyebalkan.


Dasar emang! sekali gayung satu ember bisa penuh.


Mereka pun masuk ke Mobil. Bulan lebih dulu duduk di kursi penumpang disusul dengan bintang yang duduk disampingnya. Otomatis hengky duduk seorang diri di depan, layaknya seorang supir. Yaps memang dirinya adalah seorang supir untuk saat-saat tertentu.


Mobil pun melaju memecah keramaian kota menuju bandara. Setengah Jam berlalu akhirnya mereka pun sampai dibandara dengan selamat. Bintang meminta diturunkan diloby saja Karena dia paham dengan dua manusia yang berbeda gender ini sedang kasmaran dan akan pergi berkencan.


"jangan pulang terlalu malam. Abang pergi dulu. Assalamu'alaikum." pamit bintang.


"iya, kalo udah sampai jangan lupa chat. WA'alaikumsalam." jawab bulan.


Mobil pun melaju menuju tempat hengky mengajak Bulan makan malam. Dan mereka pun menikmati kebersamaan mereka. Tanpa mereka sadari ada sesosok gadis kesepian yang menanti kepulangan mereka.


******


Dia tak pernah merasakan rasa ini dengan wanita-wanita yang dulu pernah mengisi hatinya. Kali ini dadanya benar-benar berdebar tidak karuan. Seakan jantung dan hatinya seratus kali Lipat lebih bersemangat untuk berdetak.


Rasanya ingin sekali tubuhnya tak pergi jauh dari sosok wanita itu. Bisa melihat matanya, senyumnya, tawanya. Bisa menggenggam jemarinya, menggandeng tangannya, menyentuh pipinya, mengecup keningnya. Ingin sekali rasanya saat ini dia berlari mendatangi rumahnya. Tapi sayang sudah malam. Kalo kesana pasti.........??


"STOP!!!" (author)


"apa sih thor, maen stop-stop aja?" (bumi)


"jangan kesana matahari lagi sendirian takut khilaf author nya mah." (author)


"aishh apaan sih!! tiap hari juga matahari terlentang dan tengkurap diatas bumi gini. Tapi tetep aja GA bisa berbadan dua 🀣🀣 " (bumi)


"astaga bumi. Matahari memang GA bisa bebadan dua, kalo terjadi dunia kiamat dong. Kasihan para author-author di dunia novel ini, belum juga di kontrak masa udah end 😭😭 " (author)

__ADS_1


"dengerin baik-baik yak bum." (author)


Matahari memang ga bisa berbadan dua, tapi dia bisa memberi sunrise diawal kehidupanmu yang menyejukkan hati dengan sebuah kehangatan.


Semangatnya saat bersamamu akan semakin menggebu dikala terik semakin menjulang diatas kepalamu, Kamu pasti akan mengejarnya hingga ke ujung senja.


Kamu akan terpukau dengannya, sinar sunset nya telah mewakili kenanganmu, Dan pengalamanmu hari ini telah disaksikan oleh langit jingga.


Hingga malam tiba dia tetap bersinar dengan pantulan cahayanya pada sang rembulan, ditemani ribuan bintang yang berkerlip manja dilangit gelap.


Seakan tiada henti dia selalu memberi kehidupan baru untukmu.


Hingga Lelah menjadi sebuah celah.


Sebuah harapan yang menanti kepastian.


Awal yang baru dari kisah yang lalu.


Masa yang Indah dari kasih yang berpindah.


Cerita yang nyata dari sebuah kata cinta.. πŸ’•πŸ’•


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Happy reading readers 😘😘😘😘*


__ADS_2