
"Mungkin sayang. Tapi tidak semuanya harus begitu. pasti ada alasan dibalik kita haru mengalah." Jawab
bella.
"Dan abang kenapa bertanya ingin menikahi matahari? " sambung bella.
"Aku hanya tidak ingin meninggalkan matahari sendirian. Aku sangat menyayanginya dan mencintainya. Sama seperti ayah dan bunda yang ingin selalu bersama. Apa boleh abang menikahi matahari dan mengajaknya pergi bersama kita?" Tanya anak itu.
"Sayang.... bukan bunda tidak memperbolehkanya. Tapi, kalian masih sangat kecil untuk menikah. Kalian masih harus sekolah dulu mengejar cita cita kalian, lalu mencari pekerjaan. Baru kalian boleh menikah dengan uang kalian. " Tegas bella pada anaknya.
"Apa itu lama bunda? " Tanya anak itu pada bella dengan wajah yang cemas seperti seorang anak yang akan ditinggal jauh oleh orang tuanya.
"Tentu. Butuh waktu bertahun tahun untuk mengejar impian kalian, mengumpulkan banyak uang lalu baru bisa menikah. Karena menikah itu perlu banyak uang. " Jawab bella penuh penegasan.
"Benarkan yang aku bilang tadi. Menikah itu perlu banyak sekali uang." Timbal matahari pada anak itu.
"Lalu bagaiman denganmu? Dengan kita? Apa kita tidak bisa bertemu lagi matahari. Aku pasti akan merindukanmu nanti. Berjanjilah bahwa kau juga akan merindukanku. " Kata anak itu sambil menjulurkan jari kelingkingnya dihadapan matahari.
Matahari pun melakukan hal yang sama. Mereka saling megaitkan jari kelingkingnya bersama.
"Baiklah. Aku akan berjanji. Dan kamu harus berjanji padaku kalau kamu sudah punya banyak uang cepat carilah aku. Aku pasti akan menunggumu dan menikahiku. " Pinta matahari
" Siap putri cantik. Kalau aku sudah besar aku akan mencari uang yang banyak dan akan mencarimu. Dan ingatlah aku. Ingatlah bahwa matahari akan selalu terbit pada langit yang sama, kita akan melaluinya. saat kamu terbit hingga tenggelam..." Kata anak itu dengan keseriusannya.
Matahari pun mengangguk dan mereka saling berpelukan.
Siapa ya anak itu? Nanti kalian pasti ketemu dia. tapi nanti ya nunggu matahari terbit gak sampai tenggelam kok nunggunya, biar nunggunya dibawah terik matahari ajah kalo nunggu tenggelam mah enak bisa lihat senja 😂
flashback off
"DOOORRRRR" teriak seseorang mengagetkan lamunan matahari dari arah belakang.
"Astaqfirullah.. huftt " Kaget matahari sambil memegang dadanya.
"Kenapa harus mengagetkan jika bisa bicara baik-baik. " Timpal matahari dengan nada kesal dan bibir manyunnya.
__ADS_1
"Lagian melamun terus neng. Ga capek itu hati diajak nelangsa mulu? " Tanya orang tadi.
"Bukan urusan abang. Kenapa abang kesini? Diusir mami? apa mau ngintilin matahari lagi? Tenang aja matahari udah gede bang enggak perlu dijagain. Matahari bakalan terbit dan tenggelam tiap hari sendiri. " Kata matahari.
"Cih... Bangga!! Percaya diri sekali anda. Dalam keadaan anda yang sekacau dan semenyedihkan seperti ini masih saja keras kepala dan sok baik-baik saja? hahhh?? " Katanya.
"Bukankah seharusnya memang seperti itu? Karena terkadang dengan berpura pura baik-baik saja akan membuat kita merasa lebih baik hingga kita tidak perlu memanfaatkan orang lain untuk mengasihi kita. Itu akan lebih baik dari pada harus berbelas kasih pada orang lain yang belum tentu ikhlas mengasihi kita. " Kata matahari.
"Kenapa bisa menjadi seperti itu? Siapa yang bilang? aku bahkan tidak pernah mendengarnya. " Katanya.
"Aku yang bilang barusan. Abang enggak denger, hahh? " Sahut matahari dengan emosi.
"Kenapa malah marah? Kamu lagi pms yah? " Tanyanya kembali.
"Ck... Bukan urusan abang. Mending abang pulang sana. Anak mami jalan-jalan ke stasiun nanti hilang enggak tau jalan pulang lagi. " Sindir matahari padanya dengan acuh.
"Abang udah minta izin sama mapi buat temenin keponakan abang yang cantik ini. Mana tega abang membiarkan kamu pergi sendirian di kota jakarta yang begitu sempit itu! " Tegas nya.
"Dasar halu!!!" Kata matahari.
"Benarkah? " Tanya matahari masih tidak percaya.
"Iya sayang. " Katanya dengan mengacak rambut matahari.
"Lihatlah kesana siapa yang datang! " Sambungnya lagi.
Matahari pun menoleh. Seketika bibirnya tertarik keatas dan menyunggingkan sebuah senyuman. Matahari pun berhambur memeluk mereka.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
*siapakah mereka???
bersambung........ 💕💕💕
**/////*****
hey para readers..
maaf ya jika terlalu banyak typo karena ini karyaku yang pertama. semoga berkenan untuk membacanya.
terima kasih 😊
salam cium peluk dari jauh yah 😘😘😘😘😂😂
jangan lupa untuk
read
like
vote
follow me
share
thanks 💕💕💕💕💕💕💕*
__ADS_1