Matahari

Matahari
Biar waktu yang menjawab


__ADS_3

Waktu terus berlalu begitu cepat. Seakan jarum jam tak berhenti berdetak untuk terus memompa roda kehidupan. Pagi yang cerah seakan sirna dengan Teriknya sinar sang mentari. Hingga langit berubah menjadi jingga dan digantikan dengan gelapnya malam yang dihiasi dengan sinar rembulan dan ribuan bintang yang berkerlip manja.


Disini, disebuah kamar dengan cat berdominan warna biru itu seakan mengisaratkan sebuah kenangan dengan harapan dari arti penantian. Seorang gadis cantik sedang berdiri di balkon kamarnya, memikirkan perkataan seseorang yang selalu ingin dihindarinya beberapa bulan lalu.


Ya dia adalah gadis cantik yang bernama Briona Summer Matahari. Seorang gadis yang sering dipanggil matahari itu sedang dalam kegundahan. Walaupun menyebalkan tapi laki-laki itu mampu menghangatkan hatinya, seakan dia melupakan kesedihan di masa lalunya. Laki-laki itu seakan tak pernah berhenti dan menyerah untuk mendekatinya. Entah harus senang atau sedih yang jelas dia tak ingin mengalami sakit untuk kesekian kalinya. Apa mungkin ini adalah kiriman Tuhan untukknya??


Matahari POV


Seakan isyarat yang harus ku lampaui,


Menjadi bagian dari lembaran kisah hidup ini,


Merangkai sebuah cerita dalam suka dan duka,


Ada air mata kebahagiaan,


Tak terpungkiri pula air mata kepedihan,


Memberikan kenangan yang indah,


Tapi tetap meninggalkan kenangan yang pedih.


Kehilangan membuat hatiku seakan hancur tiada sisa,


Berkeping-keping bagaikan serbuk debu yang berterbangan,


menyakitkan tapi tak terlihat,


begitu sakit hingga tak mampu untuk bangkit.


perih dan menyedihkan.


Bagaian tersulit dari perpisahan bukanlah saat merelakan,


Tapi saat aku sadar bahwa kenangan tak mampu terhapus dari memori setiap ingatan,


Ingin sekali hasrat ini menjamah waktu,


mengontrol dan memutarnya kembali,


memainkan waktu ketika kita bersama.


Tentang cinta dan harapan,


tentang ketulusan dan kasih sayang,


tentang aku dan kamu yang telah menjadi kita,


dan tentang hatiku yang masih tertaut padamu.


Malam yang dingin,


rindu tak berujung,


cinta tak kesampaian,


kenangan pun berlalu,


meninggalkan senyum indah dari wajahmu.

__ADS_1


Namun semua seakan sirna,


terkikis oleh jarak dan waktu,


malam sampaikan rinduku pandanya,


bahwa aku masih setia menunggu.


Ingin ku hancurkan sekian memori dari ingatanku,


ketika kita bersama bercerita tentang cinta,


merajut kisah dan kasih yang sempurna,


meraih impian disetiap harapan,


merangkai kata sayang disetiap kenangan,


menghalang rintangan di akhir perpisahan.


Apakah ini yang namanya cinta?


Keindahannya hanya sekejap,


tapi sakitnya tak pernah lenyap.


#flashback


"hey cantik apa kabar?" tanya seorang laki-laki yang kini berjalan beriringan dengan matahari. Tapi tak ada jawaban apapun dari mulut mungil itu.


"masih ingat ama gue kan? Gue yang waktu itu nganter lo pulang. masih ingat kan?" katanya sambil mengimbangi langkah matahari yang kian cepat.


"ah iya nama lo siapa gue lupa??" tanyanya kembali. Namun lagi-lagi matahari tak merespon sama sekali.


"apa lo lagi sakit gigi? sariawan? atau tenggorokan lo lagi sakit?" tanyanya kembali dengan khawatir.


Matahari pun menghentikan langkahnya. Menoleh ke arah samping dimana laki-laki itu berdiri. Memutar bola matanya dan menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"tolong berhenti mengikuti saya." kata matahari.


"gue bakalan terus ngikutin elo." jawabnya.


"apa alasannya?" tanya matahari.


"karena gue sayang ama lo, dan gue juga cinta ama elo." jawabnya kembali.


"Tidak adakah wanita lain di kampus ini yang dapat anda sayangi dan cintai selain saya?" Tanya matahari kembali.


"Banyak wanita di kampus ini yang lebih cantik dan sexy dari elo tapi mereka ga ada yang mampu mencuri hati gue kayak elo. Please terima gue ya?" katanya dengan memohon.


"Maaf tapi saya tidak pernah merasa melakulan apapun untuk mencuri hati anda." jawab matahari.


"Lebih baik saya permisi, saya ada jadwal kuliah pagi." pamit matahari dan melangkah meninggalkan laki-laki itu. Tapi laki-laki itu segera mengenggam erat tangan matahari itu.


"tunggu..!!" serunya.


"gue beneran cinta dan sayang sama lo. please open your heart for me!!" Katanya kembali seraya melepaskan genggamannya.


"maaf saya tidak bisa menerima kehadiran anda." jawab matahari seraya berjalan meninggalkannya.

__ADS_1


Tapi laki-laki itu tak menyerah dan masih mengejar matahari.


"baiklah. Kalau berteman bagaimana? please!!" pintanya memohon kepada matahari dengan kedua tangannya yang mengatup didepan dadanya.


Matahari pun berhenti. Menghirup udara disekitarnya dengan hidungnya yang kini oksigen itu kian menipis dan membuangnya dengan mulutnya secara kasar.


"huh.. "


"Sampai kapan anda akan seperti ini? saya hanya ingin ketenangan." seru matahari.


"sampai lo mau berteman dengan gue. ya ya ya please!!" serunya pada matahari.


"baiklah." seru matahari dan melangkahkan kakinya kembali.


"berarti mulai hari ini kita pacaran. Ah maksut gue berteman? ya kan?" tanyanya.


"heemm." singkat matahari.


"yess,, makasih ya! Oh ya nama lo kemarin siapa gue lupa?" tanyanya cengenesan.


Ya Tuhan.. apa si pemaksa ini benar-benar memiliki ingatan yang labil. dia sudah menanyakan namaku sampai dua kali dan sekarang dia bilang lupa lagi. jangan-jangan dia cuma pura-pura lagi.


"hey kenapa diam? marah ya? sumpah gue bener-bener lupa nama lo. Tapi gue ga bisa lupain wajah lo." godanya.


"anda benar-benar pikun atau pura-pura pikun sih? Ini untuk yang terakhir kalinya saya memyebutkan nama saya, dan ingat dengan baik-baik kalo sampai lupa lagi jangan berteman dengan saya." seru matahari.


"Briona summer matahari." kata matahari kembali.


hihi sory gue cuma iseng aja nanyain nama lo. masak iya cewek inceran sendiri namanya lupa. gue cuma mau mastiin biar ga ketuker.. haha


"siap. Dan tolong jangan berbicara formal seperti itu. Gue bukan boss lo tapi temen lo. Semangat belajar ya." kata laki-laki itu saat matahari sudah sampai didepan kelasnya.


Matahari hanya tersenyum masam kepadanya.


#flashend


Mulai hari itulah matahari mulai dekat dengannya. Setiap matahari masuk dari gerbang kampus selalu disambut olehnya. Walaupun matahari hanya masuk seminggu dua kali karena kesibukannya lebih banyak dikantor, dia tak pernah sedikit pun melewatkan waktu bertemu dengan matahari. Mengajaknya pergi jalan-jalan, ke mall, nonton bioskop bahkan makan siang pun selalu bersama. Hingga tak terasa satu semester pun berlalu.


.


.


.


.


.


.


.


~cinta boleh membuatmu buta tapi tidak untuk bodoh. Lupakan semua yang telah lalu untuk memulai kisah yang baru.


*


*


*

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejakmu πŸ‘ΌπŸ‘Ό


__ADS_2