Matahari

Matahari
Sky Eyes


__ADS_3

~Dulu aku lupa bagaimana cara menangis karena bahagia tapi sekarang aku takut jika aku menangis dalam bahagia namun bahagia itu tak bertahan lama lalu tangisan itu membekas menjadi luka selamanya..


Malam pun berlalu. Pun dengan kedua insan yang sudah terbangun sejak petang tadi dan sedang berdiri memandang keindahan alam ciptaan Tuhan semesta alam.


"Begitu indah dan mengagumkan"


Begitulah setiap orang yang berucap disana. Yeah benar. Mereka saat ini sedang berada di sebuah wisata terbaru di Kota Magelang. Tempat yang ingin di kunjungi Matahari sejak pertama viral di sosial media. Dan benar saja, tempat itu begitu membuatnya jatuh cinta dan tak ingin beranjak pergi dari persinggahannya. Hingga rasanya dia ingin sekali mendirikan sebuah istana disana. Walaupun itu mudah dilakukannya namun pikirannya menyangkal itu semua agar dia sadar diri dimana habitatnya.


Mereka menikmati setiap keindahan yang membentang luas di hadapannya. Pun dengan orang-orang yang berada di dekat mereka yang juga sedang menikmati hal yang sama.


"Sky Eyes"


Adalah destinasi wisata terbaru di Kota Magelang. Adalah sebuah restoran yang terletak di Perbukitan Menoreh ini menyuguhkan panorama Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, Andong, Sumbing, dan Prau. Selain gunung, Candi Borobudur juga akan terlihat dari kejauhan.



Mata Langit terdiri dari satu bangunan besar berbentuk rumah tradisional joglo. Rumah kayu ini mempunyai bangunan utama satu lantai yang besar dan luas.


Memang konsepnya seperti rumah joglo. Dan di sisinya sebagian besar dilapisi kaca, supaya orang yang duduk dan makan di dalam juga bisa menikmati pemandangan dari Mata Langit.


Bangunan bergaya joglo ini sangat nyaman dan bisa menampung sekitar 50 pengunjung. Di dalamnya juga ada pendingin ruangan untuk membuat tamu tetap nyaman karena udara di Mata Langit terkadang bisa sangat panas.


Di bagian luar, terdapat area luas di sekitar bangunan Joglo yang terbagi dua. Ada dek bagian kanan dan dek bagian kiri. Di masing-masing dek, terdapat jejeran kursi dan meja dengan payung besar.


Selain itu, ada juga meja panjang seperti bar yang berbentuk setengah lingkaran langsung menghadap ke arah tebing. Secara total, Mata Langit bisa menampung hingga 200 pengunjung dalam kondisi penuh.


Itu adalah salah satu spot yang menjadi favorit para pengunjung untuk foto-foto. Biasanya mereka duduk di sana sambil menikmati makanan dan sunrise sama sunset.


Fasilitas yang lengkap juga menambah daya tarik peminat wisatawan. Denga adanya lahan area parkir, toilet, mushola, akses wifi yang cukup cepat dan ditunjang dengan colokan listrik disetiap meja. Disamping itu, kapasitas ruang di Mata langit Borobudur dan tempat duduk yang banyak, cafe di Borobudur ini juga dapat di jadikan sebagai venue untuk kegiatan-kegiatan komunitas, seperti kegiatan nonton bareng Di Magelang, event ulang tahun, arisan, reunian, acara keluarga dan event-event lainnya.


#Kembali kecerita awal


Pun dengan kedua insan yang sedang menikmati breakfast di bawah langit yang menatap langit.


(Gimana tuh? dibawah langit menatap langit.. hahahahaha)

__ADS_1



(Nah kan! Nah kan! Gimana ada yang mau ngajak venven kesana ga nih 🀭 murah kok tiketnya ga nyampe berjuta-juta.


aku kasih bocoran tiket yah..


Breakfast Package : Rp 175.000 / orang


Picnic Breakfast : Rp 500.000 / orang


Romantic Dinner : Rp 1.800.000 untuk 2 orang


Paket Makanan : Rp 200.000


Kuy kesana bareng venven😘)


"Wonderful Indonesia!" Ucap Langit seraya merentangkan kedua tangannya menghirup udara segar yang menyeruak di seluruh angin yang berhembus menerpa tubuhnya.


"Tuhan kenapa aku baru sadar ternyata dunia seindah ini? Namun apalah dayaku, yang hanya hamba ciptaan-Mu. Aku hidup karena-Mu dan matipun juga karena-Mu! Aku tak berharap berlama-lama di disini. Sungguh! Aku sungguh tersiksa dengan semua ini! Memendam sendiri merasakan sendiri! Terima kasih sudah memberiku waktu singkat ini untuk bersamanya. Ku harap dia akan bahagia saat aku sudah bersama-Mu. Aku tidak ingin membuat janji pada-Mu Tuhan! Karena aku tau! Kaulah yang maha mengetahui segalanya yang terbaik. Dan aku hanya mampu memohon. Berikan yang terbaik untuknya. Sungguh! Aku benar-benar mencintainya. Bertahun-tahun mencoba melupa tapi kau malah mempertemukan kembali diriku dengannya. Ku mohon berikan pasangan terbaik untuknya." Ucap Langit.


"Enggak! Lagi menikmati udara yang sejuk aja. Jarang-jarang kan di Jakarta seperti ini." Ucap Langit mengelak.


"Kau salah jika berbohong kepadaku bang! Aku pernah mempelajari ilmu psikolog dan kau jangan lupa, aku juga mewarisi indra ke enam dari eyang uyut. Aku bisa membaca pikiran seseorang dalam radius 1 kilometer sekalipun." Ucap Matahari. Langit terdiam. Dia tidak tau harus bersikap bagaimana. Memang kenyataannya dia sedang tak fokus dengan apa yg disampingnya. Pikirannya selalu berangan-angan tentang kapan takdir menghampirinya.


"Tuhan yang menciptakan hidup dan mati seseorang. Aku tau itu! Tapi abang harus tau, tidak ada yang tak mungkin di dunia ini. Kunfayakun.. Dan apa yang terjadi pasti akan terjadi. Tapi abang harus ingat! Tuhan selalu memberi kita kesempatan selagi kita mau berusaha dan mampu berikhtiar dengan sungguh." Ucap Matahari kembali. Langit pun menoleh. Tiada hal terindah yang dia inginkan selain mendapatkan semangat dari gadis yang sama berdiri.di sampingnya. Menatap keindahan alam yang membentang luas dihadapannya.


"Aku hanya lelah Ta. Ingin sekali aku menyerah dari dulu tapi Tuhan berkehendak lain. Ia selalu memberiku kesempatan untuk terjaga dari tidurku. Terbangun kembali dan merasakan sakit ini kembali. Sungguh rasanya ini benar-benar sakit." Ungkap Langit sambil memegang kepalanya.


"Aku memang tak merasakan rasa sakit itu bang. Tapi saat melihatmu terbaring disana, sungguh.. Hati ku rasanya begitu sakit luar biasa. Andaikan aku bisa menggantikan pasti sudah ku gantikan. Daripada aku seperti ini. Mememdam rindu bertahun-tahun ketika terbayar namun hanya sekejap. Itu lebih menyakitkan bang. Biarlah seperti ini, biarkan Tuhan yang menjawab segalanya bang. Kita hanya perlu berdoa dan berikhtiar. Ku mohon jangan menyerah." Pinta Matahari dengan cairan bening yang memupuk di ujung sudut matanya. Dalam satu kedipan saja mungkin cairan itu akan jatuh tak tertahankan.


Dengan sigap Langit mengusap lembut ujung mata Matahari sebelum cairan itu menetes dan membasahi pipi gadis dihadapannya ini. Sungguh batinnya juga tersiksa saat wanita yang di cintainya sejak kecil ini meneteskan air mata untukknya.


"Jangan menangis. Air mata ini terlalu berharga untuk kau buang sia-sia. Aku akan tetap bahagia jika kamu juga bahagia." Ucap Langit sambil menyeka cairan dipipi Matahari.


"Kenapa Tuhan tidak pernah adil kepadaku? Kenapa Tuhan begitu jahat kepadaku? Apa Tuhan membenciku?"

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Maaf lama Up karena dunia nyata ternyata lebih menyusahkan ketika dunia birtual ingin sekali ku jamah 🀣


Maafkan daku yg hanya remahan rengginang tak berharga ini.


selamat membaca da jangan lupa like dan komen kalian sangat berharga untukku 😘😘


terimakasih πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


__ADS_2