
malam yang gelap hanya di hiasi oleh bintang kecil yang bertebaran di langit, karena bulan yang masih tersenyum kecil ngga menebarkan cahayanya.
gadis cantik yang masih suka banget keluar malam, padahal sekarang sudah menunjukkan jam sebelas malam
dengan motor ke sayangnya dia
membela ibukota yang sudah lumayan sepi padahal baru jam sebelas malam,
apa karena orang orang yang kelelahan hingga mereka tidur secepat ini. padahal sekarang baru jam sebelas malam.
malam yang dingin karena angin berhembus sedang mengenai kulitnya
padahal sekarang dia sedang mengunakan jaket yang begitu tebal, bukan saja jaket tapi sarung tangan yang menutupi tangannya, tapi dia masih bisa merasakan dinginnya angin malam.
gadis itu melajukan motornya dengan kecepatan tinggi,
apa dia tidak takut untuk jatuh, jawabannya adalah tidak, untuk apa juga dia takut jatuh, orang kalau dia jatuh hanya luka sedikit, itu pikir gadis itu.
gadis itu terus melanjutkan motornya sampai dia berhenti di depan hotel yang bertulis
forever friend, hotel yang begitu menjulang tinggi.
setelah memarkirkan motornya, gadis itu masuk ke dalam hotel itu, sebelum
melangkah masuk ke dalam dan menemui resepsionis, salsa membuka masker nya agar resepsionis mengenal dia.
setelah membuka maskernya salsa kembali melanjutkan langkahnya menemui resepsionis
apa mereka sudah datang " tanya gadis itu kepada resepsionis, karena tadi dia sudah berbuat janji kepada seseorang, yang tidak tau orang itu sudah datang atau belum.
" belum nona muda" jawab resepsionis itu sambil membungkuk hormat
nona muda?
" huh lama banget mereka, kaya kura kura yang lagi antri di bis " gerutu kesal gadis itu sambil membuang nafas kasar. dia bingung dengan teman satu tim nya yang terlambat jika sudah berbuat janji untuk menjalankan misi tapi kalau sudah berbuat janji untuk makan pasti mereka deluan seperti tadi siang
" selamat malam nona salsa" sapa wanita yang menghampiri gadis itu yang tidak lain adalah salsa yang dari tadi diam sambil menggerutu kesal
" eh Lina " jawab salsa sambil melihat ke arah Lina,
salsa mendekat ke arah Lina membisikkan sesuatu
" jangan panggil gue nona muda salsa, tapi panggil gue salsa " bisik salsa
" tapi ini di hotel sal" jawab Lina sambil berbisik
sedangkan orang orang merasa aneh melihat ke arah Lina yang sedang berbisik bisik terhadap bos mereka,
bos?
ya salsa adalah bos mereka pemilik hotel ini dan Lina adalah tangan kanan salsa untuk mengurus hotel nya.
karyawan di hotel itu tidak tau kalau Lina dan salsa adalah sahabat makanya mereka memperhatikan mereka
saat mereka sedang bisik bisik tetangga seperti itu.
biasanya juga mereka berbicara seperti biasa antara bos dan karyawan,
" biar aja, biar mereka tau kalau kita sahabat dan sebentar lagi akan menjadi kaka ipar gue" Jawab salsa dengan sedikit godaan, sedangkan Lina yang mendengar kata ipar jadi malu sendiri
" wah calon Kaka ipar, pasti kamu malu ya "goda salsa dengan suara normal beda dengan tadi yang berbisik bisik tetangga.
bagaimana dengan reaksi para karyawan mendengar kalau Lina calon Kaka ipar salsa, pasti mereka tercengang, lihat lah wajah mereka yang berubah drastis
wajah wanita yang terlihat kecewa karena Kaka dari salsa ternyata sudah memiliki calon istri dan wanita itu adalah lina tangan kanan salsa yang mengurus hotel itu jika salsa tidak ada.
bagaimana dengan karyawan laki laki mereka juga sama, sama sama kecewa karena Lina sudah memiliki calon suami dan itu adalah Kaka dari salsa
kalau di bilang kecewa ngga, ya kecewa lah
bagaimana dengan karyawan yang lain mereka berbisik bisik mengatakan ini.
wah ternyata yang menjadi tangan kanan Lina calon Kaka ipar nya, pantas mereka dekat.
yang lain memasang wajah tidak percaya dan tercengang
berbeda dengan Lina dia memasang wajah malu
karena salsa mengatakan calo Kaka ipar dengan suara yang normal dan yang pasti didengar oleh para karyawan, kan jadi malu
cie, Kaka ipar malu nih" salsa terus menggoda Lina dengan wajah malu nya
salsa yang melihat itu jadi senang sendiri karena berhasil menggoda sahabat itu
__ADS_1
yang membuat dia jadi malu.
lihat lah sifat jahil salsa yang super usil, padahal baru tadi siang dia menghamburkan kamar Lina yang membuat Lina jadi kesal
dan sekarang dia menggoda Lina yang membuat Lina jadi Melu sendiri
rasanya pingin cubit kalau bukan sahabat atau calon adek ipar "batin Lina kesal
sedangkan salsa hanya tersenyum dia tau kalau Lina pasti sangat kesal karena ke lakukan nya yang super jahil.
salsa melihat ke arah sekitar dia melihat kalau para pekerja sedang memperhatikan mereka.
yang membuat salsa memberikan perintah pergi tanpa berbicara hanya dengan lirikan mata saja.
bagaimana dengan para pekerja, mereka yang melihat lirikan dari salsa langsung berhamburan pergi karena mereka tau kode kode itu
salsa melanjutkan langkahnya di ikuti oleh Lina melangkah
pergi ke tempat biasa mereka datangi jika salsa dan teman satu timnya pergi untuk menjalankan misi
saat sedang melangkah dari
jauh orang yang mereka tunggu Baru saja masuk dan segera mengejar salsa
" maaf sal kami telat" ucap ke empat pria itu saat sudah sampai di hadapan salsa
sedangkan salsa dia hanya diam tidak menjawab dan melanjutkan langkahnya pergi ke arah pintu lift
ke empat pria itu yang melihat salsa masuk ke dalam pintu lift langsung bergegas masuk mengikuti langkah salsa
sampai mereka masuk ke dalam Pitu lift
salsa menekan tombol pintu lift itu.
tapi bukan ke atas melainkan ke bawah, yaitu
ruangan rahasia. markas salsa dan teman satu tim nya
tombol itu memang di rancang oleh salsa
untuk merahasiakan markas mereka. markas yang berada di bawah bawah tanah
orang tidak akan tau kalau satu tombol akan mengantarkan mereka ke tempat lain yaitu markas salsa dan tim nya
lift itu turun kebawah dan mengantar kita ke ruang yang begitu
indah tapi terlihat menyeramkan karena terdapat benda-benda berbahaya
ya yang kita tau pasti setiap markas akan memiliki benda benda berbahaya.
salsa Melangkah di ikuti tim nya
dan tidak luput dari Lina tentunya
" dari mana sih kalian ko lama betul baru datang" tanya salsa kesal yang dari tadi diam setelah mereka sampai di bawah baru bertanya
" maaf sal, soalnya motor kami rusak " jawab Radit jujur
" iya sal motor kami rusak" sambung Riko jujur
yang langsung di anguki oleh Rizan dan jeli
" secara bersamaan " tanya salsa bingung yang di anguki ke empat nya
ko bisa " tanya lagi
" kami ngga tau sal " jawab Rizan
" soalnya saat kami sedang berkendara tiba-tiba motor kami rusak mendadak seperti habis di rusak," sambung jeli
" bukan itu saja rem motor kami bolong " sambung Riko
" dan itu terjadi secara bersamaan terhadap kami semua " sambung Radit.
untuk kami tidak celaka " ucap jeli membuang nafas lega, sedangkan satu timnya langsung mengangguk menyetujui ucapan jeli.
salsa yang mendengar penjelasan sahabat sahabat nya jadi bingung, ko bisa motor mereka rusak secara bersamaan dan ke adaan yang sama
apa semua itu di rencanakan oleh seseorang yang menginginkan tim nya celaka
salsa tidak habis pikir siapa kah yang berani mengusik tim not visible
" apakah kalian ada musuh " tanya Lina yang mendengar cerita keempat nya
__ADS_1
sedangkan mereka berpikir, siapa ya yang berani menyerang mereka secara diam-diam
" tidak usah di pikirkan mungkin itu hanya kebetulan saja " ucap salsa menenangkan sahabatnya yang sedang di Landa kebingungan. sedangkan tim not visible hanya mengangguk
mungkin yang di katakan salsa ada benarnya
" sepertinya aku harus menyelidiki nya " batin salsa, yang menerka-nerka kejadian yang di alami oleh tim not visible
" kita bahas tentang misi kita malam ini" ucap salsa mengalihkan pembicaraan " di mana Kiki " tanya salsa yang baru menyadari kalau teman satu tim nya ada yang kurang yaitu Kiki
" iya ya, Kiki di mana ya " ucap Radit yang baru menyadari kalau mereka ada yang kurang.
sedangkan ke tiganya hanya mengangkat bahu
" maaf guys, gue telat " ucap pria itu yang baru masuk dan bergabung dengan yang lain
" dari mana sih Lo " tanya Riko yang melihat Kiki yang baru masuk dan bergabung dengan mereka
" dari mana sih Lo " sambung Rizan
" maaf guys tadi ada kendala di jalan" jawab Kiki
" kendala apa " tanya jeli, yang melihat ke arah Kiki
" udah udah ngga usah di bahas, kita lanjutkan rencana misi kita tadi" potong salsa, yang langsung di anguki oleh tim not visible
" kita akan tetap dalam rencana sal " tanya Kiki
" ya, kita masih tetap dalam rencana yang tadi siang gue bahas " jawab salsa
" apa Lo ngga butuh kami untuk mengikuti Lo dan rizan " tanya Riko
" ngga usah Rik kita tetap rencana tadi siang" Jawab salsa
" tapi gue takut akan terjadi sesuatu ke pada Lo sal, jika Lo hanya berdua " sambung Radit, yang di anguki oleh jeli
" kami tidak akan berdua karena akan ada tim yang lain yang akan mengikuti kami dari belakang " sambung Rizan,
" walaupun mereka hanya menjadi bayangan, tapi mereka akan melindungi kami jika terjadi sesuatu " sambung salsa
" kalian berempat akan pergi ke tempat yang tadi di katakan oleh ketua " ucap salsa
" apa kami hanya berempat "tanya jeli, yang langsung dapat jitakan dari Kiki
" Lo lupa kalau kita tidak akan berempat karena Kita masuk dalam misi menggagalkan rencana mereka " ucap Kiki setelah menjitak kening jeli
" sakit b*d*h " pekik jeli kesal
" udah udah ngga usah ribut " potong Lina yang dari tadi diam sambil mendengar rencana mereka,
jeli yang mendengar Lina bersuara langsung tersenyum
" baik can_ " ucapan jeli terpotong karena mendapatkan jeweran dari seorang pria
aaaaaaa. teriak jeli kesakitan" siapa sih yang berani menjewer gue " ucap jeli marah, sedangkan salsa, Lina dan tim not visible hanya terdiam tidak menjawab sambil tersenyum melihat ke arah sang biang penjewer
sedangkan pria itu berdiri gagah sambil memegang kuping jeli
" putra " ucap jeli tergagap melihat pria itu yang tidak lain adalah putra
" jangan pernah memuji pacarku " ucap putra tegas sambil melepaskan kuping jeli
sedangkan jeli hanya mengangguk sambil memegang kuping nya yang sakit dan sedikit panas
kapan Lo datang nya " tanya salsa yang melihat ke arah arah putra dan mengabaikan jeli yang sedang kesakitan " dan kenapa Lo bisa masuk ke sini " tanya salsa kembali yang bingung kenapa putra bisa masuk ke dalam ruangan rahasia ini
" baru aja " jawab putra " apa Lo lupa siapa yang desain ruangan ini " jawab putra kembali sambil kembali bertanya, sedangkan salsa yang mendengar jawaban dari putra hanya membuang nafas
karena apa yang di ucapkan oleh putra ada benarnya
" apa yang Lo lakuin di sini " tanya salsa kembali
" karena gue mau menjemput pacar gue "jawab putra " dan melindunginya dari mata buaya seperti dia" ucap putra kembali sambil melihat ke arah jeli
" ayo sayang kita pulang " ajak putra yang langsung menarik tangan Lina pelan
" sal gue deluan ya " pamit Lina yang mendadak menadapat tarikan dari putra
" hati hati ya Lina, sama manusia yang super posesif " ucap salsa yang langsung di anguki oleh Lina
" kapan ya kami memiliki pasangan " ucap kelimanya yang melihat putra yang begitu posesif nya terhadap Lina
sedangkan salsa yang mendengar ucapan kelimanya hanya bisa geleng-geleng kepala dan tersenyum melihat tingkah dari teman satu tim nya itu
__ADS_1
bersambung