Mencintai Kamu Dalam Gelapnya Malam

Mencintai Kamu Dalam Gelapnya Malam
bab 32


__ADS_3

" akkk " Desis Rizan saat mengerahkan tangan nya yang terkena luka bakar. apalagi luka itu sangat peri.


rasanya Rizan ingin berteriak sekencang mungkin karena rasa sakit yang berada di tangan nya, apalagi tangan yang kini sangat pedih.


tapi Rizan bukan pria lemah yang harus berteriak karena luka bakar.


walaupun luka itu sangat sakit.


masa dia harus kalah dengan salsa yang mendapatkan luka jauh lebih banyak, tapi masih aja tersenyum walaupun senyum itu menggambarkan kesakitan yang luar biasa.


" semangat Rizan Lo harus kuat demi menyelamatkan salsa " ucap Rizan menyemangati dirinya sendiri.


kemudian dia berdiri lalu melangkah untuk mencari keberadaan salsa yang bersama dengan farel.


.


.


di sisi lain yaitu tepatnya hampir berdekatan dengan Rizan berada.


di balik pohon yang yang melindungi mereka dari panas nya api yang masih berkobar sangat besar.


terdapat beberapa orang yang sedang terluka


yang berlindung dari kobaran api itu.


sambil menunggu jemputan dari anak buah nya yang lain.


yaitu farel yang sedang memangku tubuh salsa yang sudah tidak berdaya.


samar samar dari cahaya api farel bisa melihat betapa pucat nya wajah salsa sekarang.


" kita harus bawa dia secepatnya sebelum terlambat " ucap farel yang ingin mengendong tubuh salsa. " isss" desis farel saat merasakan lukanya jauh lebih sakit saat di mencoba untuk mengangkat tubuh tidak berdaya salsa.


" rel biar gue saja yang mengangkat nya, " ucap firman yang merasa sangat khawatir dengan keadaan farel yang sama sama memiliki luka jauh lebih parah dari dirinya.


" tidak " jawab farel, membuat firman bingung kenapa kenapa farel menolak,


" aku tidak akan memberikan Khalifah kepada siapapun, aku tidak mau kalau sampai dia di sentuh oleh orang lain" batin nya yang merasa kalau wanita yang berada di pelukan ya sekarang adalah Khalifa,


padahal farel belum tahu apakah wanita itu adalah Khalifa atau bukan.


tapi di dalam hati dan perasaan nya mengatakan kalau dia adalah Khalifa, wanita yang di cari selama bertahun-tahun.


sedangkan firman merasa bingung dengan penolakan farel.


dia bingung kenapa farel menolak nya demi wanita yang berada di pelukan farel sekarang.


apa farel ada hubungan dengan wanita itu.


atau farel mengenal nya.


atau jangan wanita ini wanita yang farel cari. wanita yang membatu farel di malam itu..


semua pikiran itu menjadi satu saat firman melihat wajah farel yang khawatir bercampur menjadi dengan wajahnya yang pucat tidak berdarah.


" tapi Lo sekarang terluka dan keadaan Lo juga sedang tidak baik farel Adrian Pratama " sentak firman sambil menekan setiap kalimat nya.


dan nama farel sendiri.


" gue sudah mengatakan tidak, dan gue bisa mengangkat wanita ini walaupun gue terluka sekalipun, dan apa Lo lupa firman kalau gue bukan saja farel Adrian Pratama, tapi gue Farel xio Naz, mafia calm but can't be disturbed " jawab menatap tajam firman setiap perkataannya ada penekanan.

__ADS_1


membuat firman diam.


apa yang di katakan farel semua betul apalagi


farel sudah pernah mengalami luka jauh lebih parah dari ini.


dan farel sendiri pernah masuk di ambang kematian.


" terserah Lo rel " ucap firman.


" katakan di mana sekarang anak buat Lo " tanya farel.


"mereka sudah mendekati tempat ini dan sebentar lagi mereka akan sampai " jawab firman.


" apakah tidak bisa lebih cepat lagi " tanya farel kesal.


" ngga bisa rel, karena jalan yang mereka lewati beda dengan jalan raya" jawab firman yang ikut kesal dengan pertanyaan farel.


" dasar tidak berguna " kesal farel,


mendengar jawaban dari firman, farel mencoba untuk mengendong wanita itu kembali.


tapi tidak bisa karena badannya yang terasah sakit saat dia mencoba untuk mengendong wanita itu.


farel merasakan peluru yang bersarang di tubuh nya seperti akan membunuhnya sekarang.


farel kembali terduduk karena rasa sakit yang dia tahan semakin menjadi, rasa sakit itu sangat sakit sekali.


" rel apa Lo baik baik saja " tanya firman saat melihat Farel yang terduduk.


" tidak apa firman, gue baik baik saja " jawab farel yang berusaha untuk tenang, menahan rasa sakit itu.


" tidak "jawaban yang masih sama yang firman dengar membuat dia sedikit kesal.


" kak farel "


gumam salsa yang bisa di dengar oleh firman dan farel. membuat mereka melihat ke arah salsa yang masih pingsan.


dengan cahaya dari api farel dan firman bisa melihat wajah salsa yang masih pucat dan matanya yang tertutup.


firman kaget mendengar nama yang keluar dari mulut wanita itu yang membuat firman sangat penasaran apa hubungan yang wanita itu dan farel.


" kenapa wanita ini menyebutkan nama farel saat ke adaan tidak sadar, apakah farel memiliki hubungan dengan wanita yang berada di pelukan nya sekarang.


apakah karena wanita ini membuat farel sangat khawatir " batin firman penasaran, sambil melihat ke arah farel dan wanita itu. yang masih setia menutup matanya.


" tapi tidak mungkin farel memiliki hubungan dengan wanita yang baru sekali dia temui " batin firman kembali membuang jauh-jauh pikiran nya, firman mencoba untuk berpikiran positif. karena firman tahu seperti apa farel yang paling anti dengan namanya wanita.


sedangkan farel kaget mendengar gumaman wanita yang sekarang masih setia menutup matanya.


nama itu membuat farel semakin yakin kalau wanita ini adalah Khalifa, apalagi saat mereka masih kecil Khalifa selalu memanggil nya dengan sebutan kak farel.


" kau benar benar Khalifah " batin farel yang melihat wajah salsa yang sangat pucat.


keyakinan nya membuat farel bertekad untuk menyelamatkan salsa secepatnya walaupun luka nya jauh lebih sakit.


farel kembali mengendong salsa dengan tenaga yang sisa sedikit dan menahan sakit.


sedangkan firman hanya bisa melihat bagaimana keras kepala nya farel.


sedangkan anak buah nya yang lain hanya bisa saling membantu, termasuk firman.

__ADS_1


saat akan melangkah tiba-tiba dari dari arah samping belakang dan depan, mereka sudah di kepung oleh beberapa orang,


mereka di kepung menggunakan senjata api yang membuat farel, firman dan anak buah yang lain diam tidak berkutik.


" serahkan wanita itu " ucap pria itu.


sedangkan beberapa pria yang lain menyodokkan senjata api di atas kepala


anak buah firman termasuk Farel sendiri.


" tidak, saya tidak akan menyerahkan wanita ini " jawab farel tidak mau memberikan salsa kepada pria yang berada di hadapannya.


" serahkan atau tim kalian akan mati di tangan anak buah ku " ucap pria itu lagi.


sedangkan farel diam tidak berkutik.


bukan Farel tidak sanggup melawan mereka.


hanya saja anak buah nya sekarang sangat kalah jumlah untuk melawan orang orang yang menghadang, apalagi luka luka yang mereka miliki sekarang.


jika farel sanggup untuk melawan tapi tidak dengan anak buahnya.


apalagi anak buah nya yang sedang di todong menggunakan senjata api salah bertidak maka mereka akan mati.


dengan berat hati farel memberikan salsa kepada beberapa pria itu.


bukan farel kalah tapi farel ada alasannya kenapa farel memberikan wanita itu


sedangkan beberapa pria itu menyambut wanita yang farel berikan Dengan senang, termasuk pria paruh baya itu yang menyambut dan langsung memeluk tubuh tidak berdaya wanita itu.


beberapa orang itu pergi meninggalkan farel dengan timnya tanpa mengucapkan apapun mereka pergi meninggalkan farel


" jika kita berjodoh Khalifa maka kita akan bertemu " ucap farel yang melihat beberapa orang itu pergi dengan sangat cepat nya, hingga mereka hilang di balik banyak nya pohon dan gelapnya malam.


" aku hanya bisa mencintai kamu dalam gelapnya malam Khalifa " farel tersenyum, dan merasakan kepalanya seperti berputar putar kemudian pandangan nya buram dan Farel jatuh pingsan.


sukur firman dengan sigap menangkap nya yang tidak membuat farel jatuh di tanah.


" sadar rel, Jangan pingsan "ucap firman menepuk-nepuk pipi farel.


tiba tiba firman merasakan kalau ada yang basah di bagian perut farel.


saat firman memegang perut farel dari cahaya api firman bisa melihat banyak darah yang mengenang tangan nya.


" cepat bawah tubuh tuan "teriak firman kuatir saat melihat darah itu.


dengan cepat anak buahnya yang lain membatu firman memboyong tubuh Farel yang pingsan,


sukur anak buahnya yang lain tepat pada waktunya walaupun dari awal tidak kunjung datang.


mereka semua membawa tubuh farel ke dalam mobil, kemudian dengan cepat menjalankan mobil itu dan melewati beberapa jalan yang sangat berbahaya.


tapi demi keselamatan sahabatnya farel yang berstatus bos itu, firman menjalankan mobil di tengah hutan yang jalan nya tidak bagus.


dengan kecepatan penuh.


walaupun firman tahu akan ada resiko di balik itu.


bersambung


harap bijak dalam membaca karena banyak typo yang bertebaran dimana-mana.

__ADS_1


__ADS_2