
Semua mendengarkan cerita dari lixar dengan seksama.
" Siapa farel xio Naz" Tanya Radit yang belum tahu siapa Farel xio Naz sebenarnya.
" Kita juga baru tahu nama itu kalau lixar ngga cerita " Sambung Jeli yang sama sama belum tahu siapa farel xio Naz.
Sedangkan yang lainnya hanya mengangguk sama kalau mereka juga ngga tahu siapa si sebenarnya farel xio Naz itu.
" Yang aku dengar si farel xio Naz adalah ketua mafia calm but can't be disturbed, Yang katanya sih mafia pertama yang paling berkuasa dari mafia dark black yang di pimpin oleh Jack Andrex Rinaldo " Sambung lixar menjelaskan walaupun hanya sedikit yang dia tahu tentang farel xio Naz, Itu pun kalau dia tidak menjadi mata mata di mafia dark black.
" Jadi ada yang jauh Lebih berkuasa dari Jack Andrex Rinaldo " Tanya putra yang ikut penasaran dengan farel xio Naz ketua mafia calm but can't be disturbed.
Sedangkan lixar hanya mengangguk.
" Nanti baru kita bahas siapa farel xio Naz, Yang sekarang perlu kita bahas adalah Rizan,
Apakah dia selamat dari ledakan itu atau tidak
" Ucap ketua Hendrik, Yang mengalihkan pembahasan tentang farel xio Naz.
" Tapi kami masih penasaran dengan farel xio Naz " Ucap jeli yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari yang lain " Maksudnya nanti setelah kita keluar dari sini dan menemukan salsa dan Rizan " Jeli sedikit mengalihkan ucapan nya agar tatapan dari semua orang yang berada di situ tidak menatapnya.
" Gue akan mencoba untuk mencari kabar dari Rizan, Apakah dia selamat atau tidak" Ucap lixar sambil mengambil walkie talkie yang dia bawa tadi.
lixar mulai mengaktifkan walkie talkie. mencoba untuk mencari tahu apa Rizan baik baik saja atau tidak.
" Rizan apa Lo baik baik saja" Tanya lixar saat benda pipi itu mengeluarkan suara, Sedangkan tim not visible yang berada di sana hanya mendengarkan.
".... "
" Sukur lah, jika Lo baik baik saja " ucap lixar yang mendengar kabar di seberang sana.
" Dan sekarang Lo ada di mana " Tanya lixar.
"...."
" Baik kami akan ke sana, Untuk membantu Lo " ucap lixar " Apakah Selasa sudah Lo temukan "
" ...."
" Bagus, kami akan ke sana" Ucap lixar tersenyum senang.
" ..."
" Aku bersama Tim not visible, " Jawab lixar
" ..."
Kemudian lixar menyimpan walkie talkie.
" apa Rizan baik baik saja " Tanya Hendrik.
" Iya ketua Hendrik, Rizan baik baik saja " Jawab lixar
" Bagaimana dengan salsa apakah dia baik baik saja " tanya Burham yang sangat menghawatirkan kabar dari putri nya itu.
" Untuk selamat dari bom itu salsa selamat karena farel, Tapi tidak dengan dirinya yang pingsan, Apakah dia baik baik saja atau tidak "Jawab lixar yang masih mengingat apa yang terjadi kepada salsa.
Putra, Burham dan Tim not visible yang lain menjadi tabah khawatir mendengar jawaban dari lixar.
mereka takut terjadi sesuatu kepada salsa.
" Tapi gue yakin salsa akan baik baik saja karena dia wanita yang kuat " Ucap lixar berusaha menenangkan yang lain, Walaupun dalam hati dia sama khawatir nya seperti mereka " Lebih baik kita berdoa semoga salsa dan Rizan baik baik saja, "Ucap lixar kembali.
Setelah berdoa mereka bergegas pergi ke tempat di mana Rizan sekarang berada.
🍀🍀🍀
Di tempat lain.
__ADS_1
Rizan yang baru selamat dari ledakan bom itu
walaupun ada Luka bakar di yang berada di tangan nya,
Saat dia berusaha mencari tempat persembunyian yang aman untuknya tapi malah dia yang terkena percikan api dari bom itu yang membuat tangan nya terbakar. sukur Rizan dengan cepat memadamkan api itu.
kalau tidak mungkin tangan nya sudah habis di makan api.
Rizan masih mengingat saat dia keluar dari markas itu sampai dia pingsan sebentar lalu sadar karena suara walkie talkie yang berada di saku celananya.
flashback
Rizan mulai mengikuti.
farel dan Tim nya saat akan keluar dari markas,
tapi Lanka mereka harus di hentikan karena jalan yang tidak ada.
Semu jalan hampir tidak ada kalau pun ada itu hanya jalan yang mereka lewati yaitu di depan.
Tapi tidak memungkinkan dengan waktu dan kondisi yang di miliki oleh farel dan Tim nya.
Jendela yang berada di sana juga tertutup besi.
Semua Rizan perhatikan sampai farel teriak frustasi " kenapa otak yang biasanya mengeluarkan banyak ide jahat kini seperti tidak berguna " semua itu Rizan Dengarkan dengan sangat jelas saat farel teriak kesal tapi ada nada frustasi.
" Ternyata seorang mafia bisa juga merasa frustasi saat dalam ke adaan genting " Ucap Rizan dengan tersenyum mengejek.
Tapi apa yang Rizan lihat sekarang tidak seperti apa yang di pikirkan.
Rizan melihat waktu yang di tentukan sudah mulai habis waktu masih ada beberapa menit lagi.
" Kalau seperti ini bisa bisa gue dan salsa bisa mati akibat bom, karena tu mafia ngga ada mikir jalan gitu " gerutu Rizan kesal.
Sampai Rizan melihat kalau farel dan Tim nya kembali melangkah dan Rizan hanya bisa mengikuti mereka.
" Akhirnya ada jalan keluar juga " gumam Rizan senang saat melihat ada satu jendela yang bisa di lalui.
" Ternyata Farel tidak sekejam orang pikiran,
Lihatlah dia lebih mementingkan anak buah nya di banding dirinya sendiri " Ucap Rizan yang semakin kagum terhadap Farel yang mementingkan anak buahnya dari pada dirinya.
Apalagi Rizan melihat dengan jelas seperti apa farel yang mengendong salsa, Walaupun farel terluka tapi dia tidak melepaskan gendongan itu sampai dia berusaha untuk keluar.
" Dia tidak sekejam penampilannya " Ucap rizan saat melihat farel keluar.
Saat melihat farel sudah keluar.
Dengan berlari sangat kencang Rizan melewati jendela itu dengan cara melompati nya.
dan Rizan berhasil jatuh dekat dengan sebuah pohon.
Punggung nya yang sedikit membentur tanah
terasa nyeri
Dengan langkah cepat Rizan berusaha untuk bersembunyi dari ledakan bom itu.
Dalam hitungan detik bom itu pun meledak membuat suara yang begitu sangat nyeri di telinga walaupun sudah di tutup.
panas dari api membuat Rizan berkeringat apalagi tempat sekarang sangat dekat dengan markas yang terbakar.
"Untuk masih selamat " Ucap Rizan bersyukur.
tapi saat Rizan ingin mencari tempat yang aman, Ada percikan api yang mengenai baju nya yang membuat baju rizan terbakar.
Dan mengenai tangan Rizan yang membuat tangan Rizan ikut terbakar.
Dengan berusaha keras akhirnya api itu padam.
__ADS_1
yang membuat Rizan terduduk dan menutup matanya. entahlah pingsan atau tertidur.
beberapa menit kemudian.
suara dari walkie talkie membuat Rizan sadar dari tidur atau pingsannya.
"....."
" ya gue baik baik saja " jawab Rizan saat mendengar suara seorang yang memberikan nya pertanyaan dari benda pipi yang berada di tangan nya itu.
".... "
" gue berada di belakang dari Markas yang sekarang terbakar " jawab Rizan, walaupun Rizan tidak tahu sekarang dia berada di mana tapi Rizan yakin kalau dia sekarang ada di belakang markas.
Karena dia mengingat jalan yang dia lewati barusan.
"....."
" salsa belum gue temukan, tapi gue yakin dia bersama dengan farel xio Naz " jawab Rizan mengingat seberapa baik nya Farel xio Naz saat membatu salsa dengan cara menggendongnya, Padahal farel sendiri sedang terluka.
"....."
" kami, maksud Lo " tanya Rizan saat mendengar kata kami, apakah Rizan sudah bertemu dengan Tim not visible yang lain.
".... "
" syukurlah " ucap Rizan senang.
" kalau gitu cepat lah kesini " perintah Rizan.
kemudian mematikan walkie talkie nya.
Rizan merasa senang setelah mendengar ucapan dari lixar kalau tim not visible ada bersama dengan mereka.
flashback off
harap bijak dalam membaca karena banyak typo yang bertebaran.
bersambung
......................
Hay teman teman ketemu lagi dengan
mencintaimu dalam gelapnya malam.
author mau kasih tahu ke teman teman, Kaka dan author.
aku novel ini ngga akan berhenti atau mau di pindahkan.
author hanya akan jarang up di sini.
karena akan up di
cinta untuk wisyah.
karena kesibukan author yang membuat autor
ngga bisa up di sini.
sampai beberapa hari ke depan.
tapi insya Allah author akan usahain supaya bisa up di sini juga, tapi tidak bisa setiap hari
sekian terimakasih.
kalau ada salah kata tolong di maafkan ya.
salam manis dari author
__ADS_1