
setelah membahas tentang misi mereka malam ini
salsa dan tim nya menjalankan misi dengan rencana yang sudah di atur jauh jauh hari sebelum mereka menjalankan misi malam ini
salsa berencana akan menemukan semua bukti malam ini dan memberikan nya ke hukum agar, para mafia itu akan segera tertangkap dan
para wanita yang di tangkap oleh para mafia itu akan terbebas dari dekapan mereka
bukan itu saja penjualan organ organ tubuh dan juga obat terlarang akan segera terpecahkan walaupun tidak semua karena masih banyak oknum dan pelaku
yang belum salsa ketahui semua
tapi dengan menangkap agennya pasti semua akan terpecahkan.
walaupun salsa sudah berusaha memecahkan semua kejahatan dari geng mafia dark black
tapi dia selalu gagal karena kekurangan bukti
Jadi dia selalu mengurungkan niatnya.
tinggal selangkah lagi salsa akan berhasil menangkap geng mafia dark black,
padahal setiap malam salsa selalu mengintai mereka tapi salsa selalu pulang dengan kekurangan bukti,
atau mungkin mereka sudah menyadari kalau salsa selalu mengintai mereka yang membuat mereka menghapus semua bukti jika mereka sudah melakukan kejahatan yang mereka lakukan
rencana nya malam ini salsa akan mengintai mereka kembali, tapi gagal karena mafia itu akan mengirim obat terlarang dan juga organ tubuh di kota J
yang membuat salsa melakukan rencana yang sudah lama mereka rencanakan
sebuah rencana yang begitu sangat hebat
salsa berdoa semoga semalam ini adalah malam terakhir untuk para mafia itu
🌼
salsa melajukan motornya dengan kecepatan tinggi yang di susul oleh Rizan di belakang yang ingin menyamai kecepatan motor salsa tapi selalu gagal karena motor salsa jauh lebih kencang dari motornya
motor tim not visible yang rusak
baru saja di ganti oleh ketua Hendrik dengan yang baru
karena motor mereka rusak seperti sengaja di rusak yang membuat tim not visible
yang lain mengunakan mobil
sedangkan Rizan mengunakan motor karena mengikuti jejak si salsa
salsa dan rizan akan pergi ke markas yang berada jauh di dalam hutan
dan mungkin berada di tengah-tengah hutan yang lebat
Rizan yang ke sana mungkin baru dua kali jadi heran dengan ketua mafia itu yang membuat markas di tengah tengah hutan yang lebat
yang terkenal Dengan ke angkernya
tapi mereka tetap membangun markas di sana
di tengah hutan Juga
apa mereka ngga takut apa, itu pikir rizan
coba kalau bikin markas itu di tengah tengah kota seperti salsa yang mempunyai markas mereka di tengah tengah kota yaitu di hotel salsa sendiri
pasti itu sangat menyenangkan bukan
salsa dan rizan terus melajukan kendaraannya
pergi ke markas mafia dark black
" apa salsa ngga capek bolak balik dari kota ke Markas para mafia itu " gumam Rizan di selah sela dia mengendarai motornya, Rizan tidak habis pikir dengan salsa yang begitu kuat bolak-balik sejauh ini hanya ingin mengintai dan mencari bukti tentang mafia itu hanya untuk bisa memasukkan mafia itu kedalam jeruji besi
apa pinggang salsa ngga capek terus duduk
di atas motor sambil mengendarai motor nya" gumam Rizan kembali karena merasakan pinggang nya yang sedikit sakit akibat kebanyakan duduk di atas motor, apa mungkin itu di karenakan dia sedang mengendarai motornya.
jalan yang di lalui salsa dan rizan begitu sangat sepi,
kanan kiri hanya ada pohon dan tumbuhan merambat lainnya.
tidak seperti jalan raya pada umumnya, jalan yang di lewati oleh salsa dan rizan begitu sangat jelek
biasanya jalan yang di lewati akan mulus
karena aspal
tapi berbeda dengan jalan ini jalan yang di lewati mereka begitu sangat ekstrim.
jalan yang hanya tanah dan sedikit batu kecil yang menghiasi jalan itu
jika ada pengendara lain yang melewati jalan itu pasti mereka tidak akan jatuh, tapi jika itu di saat tidak hujan
tapi jika mereka melewati jalan itu di saat hujan maka orang orang tidak akan berani melewatinya karena jalan yang mereka lalui terlalu licin.
bagaimana dengan salsa dia hanya menikmati jalan itu yang terbilang jalan yang membuat pinggang Rizan sedikit sakit, bukan saja Rizan tapi siapa pun orang yang melewati nya pasti akan sakit pinggang
__ADS_1
" nikmati lah jalan ini Rizan " gumam salsa sambil tersenyum jahil,
untuk kedua kalinya Rizan kesini bersama dengan salsa di sambut oleh Jalan yang begitu sangat syahdu,
🌸
sedangkan di tempat lain ya itu tempat di mana
tim not visible berada.
mereka sudah berada di tempat di mana
geng mafia itu akan mengirim barang. tapi dengan arah yang sedikit berjauhan.
walaupun dari arah ke jauhuan tapi mereka masih bisa mengawasi anak buah mafia itu berkat teropong,
kenapa mereka menggunakan teropong, itu karena mereka takut tertangkap oleh anak buah mafia itu
yang mengakibatkan rencana mereka gagal
Dengan menggunakan teropong
mereka melihat ke adaan tempat yang Hendrik perintahkan tapi tidak ada tanda-tanda dari mereka.
"kenapa tidak ada tanda-tanda keberadaan mereka " tanya Radit yang sedang memegang teropong sambil melihat lihat ke arah
tempat yang di mana mafia itu akan mengirim barang
" betul dit ngga ada tanda tanda kehadiran mereka, coba lihat tempat itu begitu sepi seperti tidak ada orang, " sambung jeli,
" masa sih " Riko tidak percaya, langsung merebut teropong dari jeli " iya iya kaya ngga ada tanda tanda adanya kehidupan " ucap Riko setelah melihat ke arah tempat itu
mereka jadi bingung sendiri, bukan nya tempat ini yang Hendrik perintahkan untuk mengintai dan juga menggagalkan rencana mafia itu untuk mengirim barang haram itu.
sedangkan salsa dan Rizan akan mencari bukti di markas mereka.
tapi saat mereka sudah sampai di tempat ini
mereka tidak mendapatkan tanda tanda keberadaan mereka sama sekali.
di tengah Radit, Riko dan jeli sedang bingung
Kiki hanya tersenyum misterius, melihat ke arah mereka yang sedang kebingungan.
trik.. trik.. ( anggap aja suara ponsel
ponsel Radit berdering yang membuat Kiki dan jeli melihat ke arah Radit
" tu ponsel bunyi cepat cepat di angkat takut menggangu misi kita " perintah Kiki melihat kearah Radit
" angkat cepat keburu kita ketahuan " perintah jeli yang merasa risi mendengar telfon dari Radit yang tidak kunjung di angkat
" iya sabar " jawab Radit menggerutu
Radit mengambil ponselnya dan melihat ke arah layar yang tercantum nama
ketua Hendrik
" ketua yang menelfon " ucap Radit melihat ke arah teman satu tim nya
" angkat lah ngapain di lihatin " ucap Kiki datar singkat padat dan jelas
Riko, Radit, dan jeli, melihat ke arah Kiki yang berucap datar singkat padat dan jelas, biasanya dia terbilang paling kocak, kini berucap bagaikan pria yang cool
terlihat Tampan bukan, mereka melihat Kiki dengan tatapan tidak percaya
Kiki yang menyadari kalau teman satu tim nya melihat ke arah nya dengan tatapan yang aneh segera mengangkat bicara
" cepat angkat keburu ketua marah dan membuang kita ke laut kalau misi kita gagal " ucap Kiki yang langsung di anguki oleh Radit
" halo ketua " ucap Radit mengangkat ponselnya dan memencet speaker agar teman satu tim nya mendengar apa yang di ucapkan
ketua Hendrik
" Radit cepat susul salsa dan Rizan, mereka dalam bahaya " ucap ketua Hendrik langsung ke intinya, terdengar suara ketua Hendrik seperti sedang panik di sebrang sana
" ada apa ketua?, kenapa kami harus menyusul salsa ?, bukanya ketua menyuruh kami untuk mengintai dan menggagalkan rencana mereka yang akan mengirim barang terlarang ke kota J " jawab Radit,
"misi malam ini di gagalkan karena mereka sudah tau rencana kita malam ini yang ingin menggagalkan rencana mereka yang akan mengirim barang haram itu di kota J " kata ketua Hendrik yang berhasil membuat Radit, jeli dan Riko khawatir, dengan ke adaan mereka berdua di sana, walaupun salsa dan Rizan adalah orang orang tangguh, tapi jika mereka mengahadapi ketua mafia itu pasti nyawa mereka dalam bahaya
apalagi ketua mafia itu yang terkenal dalam kekejamannya, tidak ada kata maaf
tapi Radit tetap berpikir positif karena dia tau salsa adalah wanita yang tangguh, salsa tidak semudah itu untuk dikalahkan oleh geng mafia itu karena kepintarannya,
salsa dan Rizan juga tidak sendiri karena ada
tim mereka yang lain di sana yang siap melindungi salsa dan Rizan kapanpun itu
jika mereka dalam bahaya
" kalian cepat tinggalkan tempat itu, susul salsa dan Rizan karena mereka dalam ke adaan bahaya, bergerak dengan cepat, karena jika kita terlambat sedikit maka mereka akan mati malam ini, dan ketua mafia itu akan mengetahui siapakah kita dan siapa salsa sebenarnya" ucap ketua Hendrik, sedangkan mereka mengangguk mengerti
" bagaimana dengan tim yang lain " tanya Riko yang menyadari kalau salsa dan Rizan tidak sendiri
" mereka semua sudah meninggal setelah para mafia itu mengetahui letak mereka semua berada di mana, mafia itu membunuh semua orang tim not visible yang akan membantu salsa dan Rizan di saat mereka dalam ke adaan berbahaya, tapi di saat itu malah mereka di ketahui oleh para mafia itu dan segera membunuh mereka dan menyisakan satu orang
__ADS_1
untuk memberitahukan itu kepadaku " jawab Hendrik, Radit, Riko, dan jeli, terdiam saat mendengar ucapan dari ketua Hendrik
bagaimana dengan Kiki dia hanya memasang waja yang begitu membingungkan, ada sedih dan juga senyuman itu semu terkumpul menjadi satu
entah ekspresi apa yang dia timbulkan
" cepatlah kalian bergegas, aku akan ke sana duluan bersama dengan yang lain " perintah tegas ketua Hendrik
ketua Hendrik segera mematikan ponselnya
tanpa mengucapkan salam sama sekali
mendengar perintah ketua Hendrik
tim not visible yang berada di situ semua bergegas meninggalkan tempat itu dan segera
pergi ke tempat di mana salsa dan Rizan berada
pergi ke markas mafia dark black
dengan menaiki mobil,tim not visible dengan cepat nya menyusuri jalan itu. jalan yang sepi karena di pinggiran hutan.
apalagi dengan hati yang cemas mereka menelfon salsa dan Rizan secara bersamaan, tapi telfon mereka berdua tidak ada yang aktif, yang mungkin di pengaruhi oleh jaringan di dalam hutan yang kurang,
apalagi jalan mereka lalui begitu jauh dengan markas mafia dark black yang membuat pikiran mereka semakin kacau
mobil itu begitu sangat kencang dan saling berkejar-kejaran
tapi berbeda dengan mobil paling belakang yang melaju tidak secepat mereka semua
seperti tidak merasa panik sama sekali seperti
mereka semua
💐
sedangkan di sisi lain ya itu keberadaan salsa dan Rizan yang sedang berjalan
kaki karena motor mereka sengaja di simpan di tempat aman yang biasa salsa menyimpan motor nya jika dia sedang menjalankan misinya, memang sedikit jauh dari markas mafia itu tapi salsa tidak akan ketahuan jika dia berjalan kaki
tapi kalau dia mengunakan motor otomatis pasti dia akan ketahuan karena suara dari motornya
mereka terus berjalan
" sal, lama banget sampai nya di markas mafia dark black " gerutu Rizan di selah selah langkahnya
" ck, baru aja berjalan kaki sebentar Lo udah capek " ucap salsa berdecak," coba Lo lihat itu motor aja masih kelihatan " ucap salsa sambil melihat ke arah motor mereka yang masih terlihat walaupun samar samar
" tapi ini jauh banget sal " gerutu Rizan kembali
" kenapa sih ketua menyuruh gue satu tim sama Lo yang super cerewet kaya cewek. malah kala kala lagi dari cewek yang cerewet " omel salsa melihat ke arah Rizan " padahal belum jauh kita berjalan kaki tapi Lo udah ngeluh " omelnya lagi
" lain kali kalau ketua nyuruh gue satu tim sama Lo gue ngga mau lagi karena Lo super cerewet " omel salsa yang belum berhenti
" kenapa sih ini cewek, pengomelan betul " gerutu Rizan dalam hati
" ngga usah menggerutu dalam hati " tebak salsa yang membuat Rizan terdiam
" punya Indra ke enam kali ini cewek makanya dia tau isi hati gue" batin Rizan
" iya gue punya Indra ke enam " jawab salsa yang seperti tau isi hati Rizan
" tuh kan dia tau juga " gerutu Rizan tapi masih di dengar oleh salsa
sedangkan salsa hanya tersenyum mendengar gerutu dari Rizan
salsa begitu senang menjahili sahabatnya seperti ini, walaupun dalam ke adan menjalankan misi.
di selah sela langkahnya
salsa berhenti, dua mendengar sesuatu
" Rizan pakai penutup mukamu " perintah salsa saat berhenti
" kenapa " tanya Rizan
" ngga usah bertanya lakukan saja "tegas salsa
Rizan hanya pasrah mengikuti perintah dari salsa.
salsa juga memakai penutup muka nya agar dia tidak ketahuan
setelah itu terdengar kembali suara itu
tapi sangat berbeda dari tadi suara itu
begitu banyak dan terdengar suara tembakan
dor... dor...dor ( anggap suara tembakan
*bersambung
makasih udah mau mampir dan mendukung author, jangan lupa
komen, like dan vote ya
__ADS_1
author ngga maksa 😁*