
Sedangkan pria tadi hanya bisa menatap Salsa yang sudah pergi. Pria itu tidak habis pikir, ternyata wanita yang tadi ia tangkap begitu sangat pintar, dari pada dirinya. Pria itu masih tidak menyangka Kalau tangan yang di borgol ternyata tidak mengurangi kelincahannya dari wanita itu.
Kita kembali ke beberapa pria tadi.
Sesampainya di lantai bawah mereka bisa melihat mall itu terlihat begitu sangat sepi ketimbang tadi mereka masuk. Karena mereka tidak memperdulikan sekitarnya, membuat beberapa pria itu melangkah mendekati patung manekin yang kini seperti orang yang habis bunuh diri, karena mereka bisa melihat cairan merah yang bertebaran di mana-mana
" Ah, seperti kita sudah di jebak oleh orang." Ucap pria itu saat menyadari kalau yang jatuh itu manekin yang berbentuk seperti manusia, bukan orang.
" Jika ini manekin, artinya kita sudah." Pria satunya langsung membulatkan matanya tidak percaya setelah dia menyadari kalau mereka sudah di jebak.
" Selamat kalian telah masuk kedalam jebakan ku." Teriak orang di lantai atas, membuat para pria itu melihat kearah arah atas yang terdapat Lixar sedang tersenyum mengejek memerhatikan mereka.
Setelah mengatakan itu, para tim Not Visible yang lain keluar dari persembunyian mereka lalu menyondongkan senjata api kepada pria itu.
__ADS_1
" Turunkan senjata kalian." Suruh Tim Not Visible yang membuat para penjahat menuruti permintaan dari tim Not visible untuk menaruh senjata apinya.
Tapi sebelum mereka benar benar menaruh benda itu suara nyaring menggelegar sampai ke seluruh mall karena suara dari tembakan.
Para tim Not Visible melihat kearah atas kerena suara itu berasal dari lantai atas dan mereka bisa melihat kalau Lixar yang sedang tersenyum sambil mengarahkan senjatanya kearah satu pria dari beberapa pria lainnya, yang kini telah tertidur. Karena tebakan itu buka sebuah peluru yang siap membunuh orang melainkan peluru yang berisi obat tidur.
" Kalian harus berhati-hati, ingat musuh dalam mall ini tidak hanya satu melaikan ada banyak." Ucap Lixar mengingatkan karena Lixar mendapatkan informasi dari Riko, yang memberitahukannya kalau mall ini kini sudah di kepung oleh musuh.
Setelah mendapatkan jawaban dari tim yang lain, Lixar meninggalkan tempat itu untuk mencari Salsa yang kini sudah melarikan diri dari toilet wanita.
" Gue mau ke lantai atas." Jawab Salsa yang kini menyusuri mall.
" Untuk kali lo sal jangan naik kelantai atas karena musuh begitu sangat banyak di lantai atas yang kini sedang mencari Lixar." Sambung Riko yang melihat kalau mafia Dark Black kini telah menambah anak buahnya.
__ADS_1
" Dan lo Riko pastikan kalau anak buah mereka tidak menemukan Rizan yang kini sedang menjinakkan bom di dalam mall ini." Ucap Riko kembali.
" Baik gue mengerti." Jawab Salsa dan Lixar bersamaan.
Salsa melangkah ingin memasuki pintu lift tapi tiba-tiba saja, lampu dalam mall itu mati yang membuat mall itu mendadak gelap. Bukan itu saja, tapi semua cctv yang sedang Riko dan Pak Az pantau mati.
" Ah sial sepertinya mereka sudah mengetahui kalau cctv disini sudah kita bobol." Ucap Riko.
" Sepertinya gitu Rik." Jawab Lixar dan Salsa bersamaan." Kalau gitu kalian tetap fokus pada misi kalian, gue akan mencari cara agar bisa membantu kalian dengan jarak jauh." Ucap Riko.
Setelah mengatakan hal itu untuk sementara mereka mencari cara untuk memancing para musuh agar mereka tidak menggagalkan misi Rizan yang sedang menjinakkan bom.
Salsa kembali menyusuri kesuluruhan mall yang begitu sangat besar sampai ia bertabrakan dengan seorang pria yang jalan dengan pandangan fokus kearah lain.
__ADS_1
Salsa yang mengira itu musuh yang sedang mengejanya, refleks langsung memukul pria itu.
" Aaaa." Pria itu terjatuh kelantai karena tendangan maut dari Salsa." Ini adalah sambutan yang bagus." Pekik pria itu.