Mencintai Kamu Dalam Gelapnya Malam

Mencintai Kamu Dalam Gelapnya Malam
bab 18


__ADS_3

salsa yang sekarang terluka tidak tinggal diam


dia berusaha bangkit walaupun luka di bahunya terasa sakit akibat luka tembakan


salsa melangkah menghindar dari musuh untuk menutup lukanya, agar tidak mengeluarkan darah lebih banyak lagi


dan mengakibatkan salsa jatuh pingsan


salsa melangkah sedikit menjauhi musuh untuk mendekati pohon yang ada di sekitar situ, sukur para penjahat tidak menyadari nya.


dari jauh salsa bisa melihat Rizan yang hampir kewalahan menghadapi musuh


" peluru yang dia gunakan hampir habis, aku harus cepat cepat membantunya " ucap salsa yang melihat ke arah Rizan


dia mencoba membuka jaketnya, dan terlihat ada robekan akibat peluru yang tadi mengenai nya,


setelah membuka jaketnya salsa mengambil pisau yang lumayan kecil dan mencoba untuk merobek baju yang dia kenakan


dengan perlahan lahan baju itu mulai robek memperlihatkan bahu salsa yang putih kini merah akibat luka yang salsa miliki banyak mengulurkan darah.


agggg " salsa mencoba menahan suaranya agar tidak bersuara, karena rasa sakit walaupun dia selalu merasakan sakit itu selama satu tahun ini, tapi luka itu tetap sama seperti setahun yang lalu.


sekuat kuatnya salsa dia akan merasakan sakit itu walaupun dia sering mengalami nya


karena dia hanya lah manusia biasa yang sama seperti kita


jika terluka maka maka akan merasakan sakit


" hu, hu" salsa membuang nafasnya kasar mencoba untuk rileks menahan sakit akibat luka yang dia miliki,


keringat bercucuran membasahi kulit putihnya


salsa mengambil tas kecil yang dia ambil dari markas nya tadi yang berisi obat untuk menutup lukanya agar tidak mengeluarkan banyak darah, salsa membuka tasnya dan memperlihatkan ada benda seperti kapas dan perban yang memang sudah dia siapkan dari markas


salsa mengambil kapas itu dan menempelkan nya di atas luka yang masih mengeluarkan banyak darah


" agggggg " teriakkan kecil salsa hampir tidak terdengar saat dia menyimpan kapas itu di atas luka itu.


kapas itu sudah di simpan kan obat agar luka yang salsa miliki tidak mengeluarkan banyak darah, tapi luka itu akan memiliki resiko jika salsa melakukan hal yang salah


apalagi peluru yang mengenainya belum di keluarkan yang bisa mengakibatkan luka itu akan infeksi akibat peluru itu


dan mungkin salsa akan terkena racun akibat peluru itu


walaupun salsa tau resiko itu tapi salsa tidak memperdulikan itu


yang dia pikirkan sekarang adalah membantu sahabat nya yang sedang bertarung melawan musuh yang nggak ada akhlak.


setelah menutupi luka itu salsa mengikatnya dengan perban dengan kuat agar darah itu tidak keluar lebih banyak lagi.


" ayo salsa semangat, kamu tidak boleh meninggalkan sahabat mu sendiri, seperti yang di katakan Wiyah " salsa mencoba menyemangati diri nya


dan berusaha bangun menahan sakit akibat luka yang dia miliki


setelah dia berdiri


salsa mengambil senjata api yang sudah dia bawah dan mulai mendekati musuh itu untuk membatu Rizan


padahal dia ingin mengunakan pisaunya tadi


tapi karena salsa terluka di bagian bahu kirinya membuat dia mengunakan senjata api


salsa mulai mendekati para musuh dan mulai menembak dengan lihai nya


Rizan sekarang bisa melihat salsa yang mulai menembak dengan bermacam


bermacam gaya dia perlihatkan untuk menembak musuh itu, sampai lompatan monyet memanjat pohon juga dia pakai🤭


salsa berlari mendekati Rizan dan mulai membatu Rizan, salsa tau kalau Rizan pasti ke habisan peluru


salsa melihat peluru yang dia pegang mulai sedikit


mungkin jika dia pakai masih bisa menghabisi dua puluh orang


" sal seperti Kita harus pergi dari tempat ini, karena musuh jauh lebih kuat dari kita, apalagi mereka sangat pintar "


karena banyak nya musuh peluru tadi yang dia bawa hampir habis. karena salsa tidak mengira akan seperti ini makanya dia hanya membawa beberapa kotak saja,


karena peluru yang dia pakai sudah dia modif


akan membunuh musuh tanpa harus berkerja dua kali

__ADS_1


tapi pikiran nya salah, ternyata musuh itu sudah mengetahui rencana salsa


dengan menyuruh musuh pertama adalah pembukaan dan ini adalah yang sebenarnya


musuh mengirim yang lemah untuk membuat salsa menghabiskan peluru dan akan mengirim yang kuat saat salsa kehabisan peluru dan tenaga


salsa berpikir mungkin dia hanya mencari bukti saja


ternyata dugaannya salah karena musuh sudah mengetahuinya,


dan kini dia terjebak di dalam permainan mereka yang sengaja mereka buat untuk menangkap salsa nur Khalifa


" jika kita pergi maka mereka akan menangkap kita karena kita sudah masuk dalam jebakan mereka " ucap salsa


yang terus menembak


" jadi apa yang harus kita lakukan sekarang " tanya Rizan yang mulai bingung dalam setuasi ini


" Lo pergi dari sini " ucap salsa


" apa Lo menyuruh gue pergi " teriak Rizan tidak percaya dengan perintah salsa


" iya karena sekarang kita sudah terkepung, sedangkan peluru kita Tinggal sedikit, jika kita lari berdua maka kita akan terkepung" jawab salsa


" apa Lo gila, Lo nyuruh gue pergi " tanya Rizan


yang mendapatkan tatapan tajam dari salsa


" hanya cara ini yang bisa " jawab salsa


yang menghindar dari peluru


sambil menarik tangan Rizan agar ikut menghindar dari peluru itu


karena merasa peluru yang dia miliki sudah habis salsa membuang senjata apinya


dan mengartikan nya dengan pisau yang tadi


walaupun harus menahan sakit,


tapi di dalam permainan kita harus bisa bermain


kalau senjata tidak berguna, maka ilmu bela diri pun berguna


" apa ngga ada cara lain " tanya Rizan


" tidak ada " jawab salsa " cara ini mungkin akan berhasil " walaupun sala satu dari kita harus tertangkap " ucap salsa kembali sambil


memberikan peluru yang dia miliki terhadap Rizan


" apa ini" tanya Rizan


" Lo bawah peluru itu, " jawab salsa " peluru itu jangan Lo pergunakan kalau bukan ke adaan genting" perintah salsa


" sekarang kita pergi " tanya Rizan


" bukan kita tapi Lo " jawab salsa


" kenapa harus gue, harus nya itu kita pergi bersama " jawab Rizan


" tidak Rizan, jika kita pergi bersama, maka


apa yang gue katakan tadi akan terjadi,


jadi lebih baik Lo yang pergi" jawab salsa


" kenapa harus gue yang pergi bukan Lo" tanya Rizan


" karena mereka tidak mengincar Lo, tapi gue " jawab salsa " jika gue yang pergi bersama Lo maka Lo juga akan tertangkap dan mungkin tidak ada yang memberi tahukan itu ke tim not visible " ucap salsa kembali


" bukanya ada tim not visible yang lain, yang akan menolong kita jika kita dalam ke adaan seperti ini " tanya Rizan


" mereka udah mati " jawab salsa " cepat Lo pergi " suruh salsa


yang melihat ke arah Rizan


" bagaimana dengan Lo " tanya Rizan


" aman " jawab salsa tersenyum


yang membuat Rizan prustasi antara pergi atau tetap.

__ADS_1


tapi jika dia tetap maka dia akan tertangkap


dan mungkin mereka berdua akan mati di tangan para musuh


yang mengharuskan dia pergi


tapi jika dia meninggalkan salsa, apa yang akan di katakan tim not visible


jika dia meninggalkan temannya didalam ke adaan sulit seperti ini


tapi ini juga permintaan salsa yang menyuruhnya untuk pergi,


agar salah satu dari mereka yang akan meminta bantuan kepada yang lain


yang entah kemana perginya mereka


entahlah Rizan sekarang sedang delema


jika memikirkan itu


" cepat Lo pergi " perintah salsa kembali


yang langsung di anguki oleh Rizan, " jika ada musuh yang mengejar mu maka gunakanlah ini " ucap salsa sambil memberikan pisau yang dia pegang terhadap Rizan


" bagaimana dengan Lo " tanya Rizan yang bingung, saat salsa memberikannya pisau


" aman " kata itu senyuman itu


ahh " batin Rizan semakin perustasi memikirkan itu


" cepat Lo pergi " perintah salsa yang ke sekian kalinya


dengan hati yang berat, Rizan melangkah untuk meninggalkan salsa


dengan hitungan


detik salsa mulai bermain dengan ilmu bela diri yang sudah dia pelajari


sedangkan Rizan pergi bersama dengan beberapa musuh yang mengejarnya


Dengan lincah salsa


menghabisi parah musuh dengan tangan nya


setelah itu salsa mengambil senjata Mereka


yang tergeletak di tanah


dan mulai menembak


satu persatu, dengan tembakan yang musuh miliki.


tapi saat dia ingin melakukan hal seperti tadi


tanpa salsa sadari dari arah belakang ada musuh yang memegang balok


dan mulai memukulkannya dari arah belakang


yang membuat salsa linglung dan kehilangan kesadaran


tumbuh nya mulai linglung dan akhirnya salsa pun tumbang


flash back off


***bersambung


jangan lupa komen like dan vote nya ya author ngga maksa 😁


kalau ada yang salah tolong komen ya


soalnya author bingung kalau masalah hal nembak atau hal belah diri ( kalau nembak kamu atau belaian kamu author bisa ko 😁😅.. bercanda )


jadi kalau salah tolong di kritik ya


terimakasih


assalamualaikum


salam manis dari author


😘🥰***

__ADS_1


__ADS_2