
para pria itu jauh lebih menghawatirkan salsa saat mereka berhasil menyelamatkan nya dari mafia calm but can't be disturbed.
apalagi melihat luka yang salsa terima membuat mereka sangat sedih dan merasa bersalah karena telah meninggal salsa sendiri tanpa menyuruh beberapa orang yang menjaga salsa.
walaupun tadi mereka menyuruh banyak orang untuk membantu salsa dan Rizan dalam keadaan darurat. tapi semua anak Buah mereka sangat tidak berguna karena mati deluan.
melihat wajah pucat salsa membuat mereka sangat takut akan terjadi sesuatu kepadanya.
ya, yang menyelamatkan salsa tidak lain adalah tim not visible bersama papi dan Abang dari salsa.
mereka menyelamatkan salsa berkat bantuan dari Rizan yang memberikan lokasinya di mana dia dan salsa berada walaupun jauh tapi berkat petunjuk yang Rizan berikan tim not visible dengan tepat waktu menemukan salsa.
sedangkan Rizan sudah di selamatkan oleh anak buah yang lain.
tim not visible mengantarkan salsa kerumah sakit yang bisa menangani salsa.
saat salsa mendapatkan luka jika dia mengerjakan tugas nya seperti hari ini.
.
.
di rumah sakit yang sama rumah sakit yang hanya di pisahkan oleh ruangan yang berbeda.
dua manusia sedang terbaring lemah dengan alat alat yang membatu kehidupan mereka.
terdapat dua orang yang terluka sangat para yang mengakibatkan mereka harus berjuang antara hidup dan mati.
para dokter berusaha membantu mereka agar mereka selamat.
dokter keluar dari ruangan rawat salsa.
dokter yang sering merawat salsa melihat ke arah semua orang yang berada di situ.
" dok bagaimana dengan " tanya Hendrik saat melihat wajah dokter di hadapannya itu.
wajah dari dokter pria itu sangat susah untuk di artikan.
" jawab dokter apa yang terjadi dengan putri ku " sambung Burham yang sama sama menanti jawaban dari dokter apa yang terjadi dengan salsa sekarang, " kenapa Anda diam, apakah terjadi sesuatu pada salsa " tanya Burham kembali dengan wajah menahan emosi.
dokter menarik nafas lalu menatap Burham.
" ke adaan salsa sangat tidak baik, dan sekarang kondisi nya sangat buruk,
apalagi salsa mengalami pendarahan yang sangat banyak, termasuk infeksi pada luka peluru yang mengenainya.
salsa mengalami infeksi para pada luka tembak nya", jelas dokter itu.
__ADS_1
" luka yang di miliki salsa sangat berbahaya karena peluru itu mengandung racun yang bisa membunuhnya lewat aliran darah,
sukur tidak mengenai jantung kalau tidak mungkin nyawa salsa tidak akan tertolong " jelas dokter itu lagi yang sering menangani salsa.
" dokter, lakukan yang terbaik untuk salsa " ucap Burham.
" kami akan melakukan yang terbaik untuk pasien kami agar mereka selamat, saya meminta berdoa kalian agar salsa baik baik " jawab dokter itu lalu masuk kembali masuk ke dalam ruangan rawat salsa.
dokter yang bernama ang itu akan melakukan operasi kepada salsa, yaitu pengangkatan peluru dan mengeluarkan racun yang terdapat di tubuh salsa, yang berasal dari aliran darah karena peluru yang mengenai salsa.
semua yang berada di ruangan salsa Hanya berdoa untuk keselamatan salsa, apalagi mereka mendengar kabar buruk bawah kondisi salsa sangat tidak baik.
" tenang lah Pi, " ucap putra mencoba menenangkan Burham yang sangat khawatir dengan salsa " salsa akan baik baik saja Pi, karena salsa bukan sekali di Ambang maut tapi sudah sering kali Pi, tapi karena salsa adalah wanita kuat dia selalu selamat dari maut " Ucap putra meyakinkan, walaupun dalam diri putra juga tidak yakin dengan ke adaan salsa sekarang.
" lebih baik kita berdoa untuk keselamatan salsa " ucap Hendrik saat melihat tim not visible hanya diam sambil duduk di kursi tunggu.
mereka hanya mengangguk.
dokter ang keluar dari ruang rawat salsa.
"kita akan melakukan operasi " ucap dokter melihat ke arah para pria yang sedang melihat ke arahnya, " apakah golongan darah yang sama seperti salsa ada " tanya dokter. karena dokter ang tahu golongan darah salsa sangat langka yaitu AB negatif darah yang langka yang hanya di miliki hampir sedikit di dunia.
" ada dokter ang " ucap wanita yang berjalan mengarah ke dokter ang. " saya akan mendonorkan darah untuk salsa " ucap nya lagi.
semua tersenyum melihat ke arah wanita yang tidak lain adalah Nabila,
yang sering mendonorkan darah ke salsa jika terjadi seperti hari ini.
" baik nona Nabila, ikut kami " ucap perawat perempuan yang mengajak salsa untuk pergi ke tempat di mana dia akan di periksa apakah Nabila sehat atau tidak
" baik sus, tapi saya ingin berbicara sebentar ke keluarga saya " ucap Nabila yang mendapat anggukan dari perawat wanita itu dan dokter ang.
" makasih Nabila Lo udah mau datang, dan mau mendonorkan darah buat salsa " ucap putra.
" salsa bukan saja adik Lo tapi dia adik gue juga, walaupun gue dan salsa sering bertengkar tapi gue sangat menyayanginya " jawab Nabila.
lalu Nabila melangkah memeluk Burham.
" papi salsa akan baik baik saja, percayalah " ucap Nabila yang menenangkan Burham, karena Nabila tahu kalau sang papi begitu sangat khawatir terhadap keadaan salsa sekarang.
" papi banyak berdoa agar salsa baik baik saja " ucap Nabila melepaskan pelukannya lalu memandang wajah Burham. Burham hanya tersenyum kecil menangapi ucap dari Nabila.
" papi akan selalu berdoa untuk keselamatan putri papi " ucap Burham memperlihatkan wajah nya yang kuat nya, walaupun dalam hati dia begitu sangat khawatir dengan keadaan salsa sekarang.
semua yang berada di situ ikut tersenyum.
mereka semua hanya bisa berdoa untuk keselamatan salsa sekarang.
__ADS_1
Nabilah melepaskan pelukannya dari Burham.
kemudian melangkah mendekati ruangan untuk mendonorkan darah buat salsa.
setelah setengah jam menunggu Nabila mendonorkan darah,
akhirnya salsa bisa di operasi,
semua yang ada di ruangan itu harap harap cemas karena keadaan salsa yang sangat buruk seperti dokter katakan tadi.
jam lima subuh waktu di negara E sekarang,
tapi ruang operasi masih aja tertutup.
" Pi, kita solat subuh dulu karena sudah waktunya " ajak putra saat melihat jam di tangan nya.
Burhan mengangguk
" Hendrik, Riko jeli, kita salat subuh berjamaah dulu " ajak putra melihat ke tiga pria yang sama sama bersandar di dinding.
mereka hanya mengangguk melihat ke arah putra
" kami tinggal " ijin mereka berlima
" kalau ada sesuatu cepat kabari kami " ucap Burham.
" baik tuan Burham " jawab mereka semua.
Hendrik, Riko, jeli, putra dan Burham pergi meninggalkan mereka yang masih setia menunggu di sana.
mereka melangkah ke parkiran untuk mengambil perlengkapan solat mereka, yang memang selalu di bawah kemana mana.
karena mereka tahu di negara E ini sangat sulit untuk mendapatkan mesjid.
walaupun ada itu pasti sangat jauh apalagi rumah sakit yang mereka datangi sekarang.
sedangkan lixar, Radit, dan Kiki.
mereka yang berada agama dengan mereka berlima hanya bisa menunggu sambil menanti perkembangan keadaan dari salsa.
***bersambung.
harap bijak dalam membaca karena banyak typo yang bertebaran.
jangan lupa komen like dan vote nya
biar author makin semangat buat up.
__ADS_1
kasih hadiah atau vote kalau boleh 😁***