
Mobil pak Az melaju dengan kencangnya sedang melewati mobil yang lain. Mobil itu begitu sangat hebat saat menyelip ke mobil lainnya, tanpa melakukan kesalahan sedikitpun. Mobil pak Az pergi yang masih diikuti oleh musuh Salsa yang dari tadi mengikuti mereka.
Sedangkan Salsa, gadis itu berusaha untuk masuk kedalam kerumunan orang orang untuk melarikan diri.
Sedangkan di belakangnya, Salsa sedang diikuti beberapa pria yang bertubuh besar dan memakai pakaian hitam.
" Seperti aku harus Menganti pakaianku terlebih dahulu barulah aku bisa bebas melakukan apapun, karena baju ini begitu sangat tidak nyaman saat sedang berjalan." Gumam Salsa di selah selah langkahnya, saat gadis itu merasa tidak nyaman mengunakan dress yang panjang sampai dibawah lutut yang membuatnya begitu sangat tidak nyaman saat iya sedang berjalan cepat seperti ini, Apalagi alas kaki yang sedang dia pakai membuatnya merasa tidak nyaman saat berjalan cepat karena sedikit lebih tinggi. Tidak lupa rambut panjangnya yang terurai dan tas kecil yang tergantung indah di punggung kirinya.
Salsa melepaskan alas kakinya untuk bisa membantunya cepat lari dari para musuh yang membuat Salsa mencepatkan langkahnya untuk bisa cepat masuk kedalam mall lalu lari dari musuh yang dari tadi mengincarnya. Sedangkan para pria itu terus mengikuti langkah Salsa.
" Halangi dia didepan." Ucap pria yang bertubuh besar itu menyuruh para anak buahnya yang lain untuk menangkap Salsa, Sedangkan para pria bertubuh besar lainnya langsung mengangguk mengerti.
Sedangkan gadis itu yang melihat kearah depan yang terdapat beberapa pria yang sedang melangkah kearahnya. Apalagi tempat yang memiliki kerumunan orang orang ini membuat Salsa sulit bergerak aktif. Karena jika Salsa Salah melangkah maka orang yang tidak bersalah akan menjadi korbannya. Salsa melangkah dengan banyak perhitungan yang begitu sangat detail, agar para musuh tidak melukai orang orang karena dirinya.
Saat Salsa sedang melangkah ia tidak mengetahui kalau seorang pria yang tiba tiba saja muncul di belakangnya. Pria mendekatkan tubuhnya kearah Salsa sabil mengeluarkan senjata api dan langsung menodongkan senjata api itu di pinggang Salsa Sedangkan tangan satunya dengan sigap mencekal lengan Salsa agar tidak memberontak saat pria itu menangkapnya." Tenanglah nona aku tidak akan menyakiti mu jika kamu tidak memberontak untuk melawan." Bisik pria itu yang terkesan mengancam membuat Salsa semakin ingin lepas dari pria itu. Salsa bukanya takut, tapi gadis itu semakin memberontak dari pria itu agar ia bisa bebas. Dengan cara ingin menghajar pria itu, tapi sayang kedua tangannya sudah dicekal kebelakang." Lepaskan aku, jika kalian tidak ingin habis ditanganku." Jawab Salsa yang tidak kalah menantang, Salsa tidak akan pernah takut dengan lawannya walaupun mereka memiliki jumlah lebih banyak darinya.
Sedangkan pria itu tersenyum miring." Baiklah saya akan melepaskan anda nona, Tapi apakah kamu ingin melihat orang orang yang berada disekitaran mall ini mati hanya karena kamu melawan." Bisik pria dengan ancamannya." Apa kamu ingin melihat orang orang yang tidak berdosa dan tidak bersalah mati di tangan kami." Tanya Pria itu membuat Salsa berhenti memberontak yang langsung mendapatkan senyuman dari pria itu. Pria itu tahu seperti apa ancaman yang perlu ia keluarkan agar gadis dihadapannya diam." Bagus. Aku ingin memberitahukan kamu satu hal kalau didalam mall ini terdapat bom yang sudah terpasang rapi didalamnya. Jika kamu sesekali kabur atau mengabari Tim mu, maka kamu akan melihat ledakan yang membuat orang orang yang berada di mall ini terbang ke surga." Ucapnya kembali.
" Jangan Sakiti orang orang tidak bersalah, aku akan mengikuti kemauan kalian." Jawab Salsa yang berusaha untuk mengalah karena sekarang ia harus mencari tahu caranya untuk lepas dari musuhnya tanpa melukai orang orang. Salsa berfikir keras agar ia bisa mengabari Tim nya yang lain.
__ADS_1
" Bagus, sekarang kamu diam." Ucap pria itu kembali. Pria memberikan isyarat kepada temannya untuk membantunya mengambil benda kecil yang berada di kuping Salsa. Pria bertubuh besar lainnya melangkah mendekati Salsa lalu mengambil benda kecil itu dari kuping Salsa.
" Hay apa yang kamu ambil, kembalikan." Perintah Salsa dengan tegas saat merasakan kalau Headset Bluetooth telah di ambil oleh pria lainnya.
" Tidak bisa nona. Kami harus menghilangkan semua jejakmu sebelum kamu bertemu dengan bos kami." Jawab pria itu kembali.
" Buang benda itu, pastikan tidak akan ada yang bisa menyelidiki gadis ini." Ucap Pria itu sambil menyuruh pria yang tadi mengambil Headset Bluetooth. Sedangkan pria itu mengangguk mengerti lalu melangkah meninggalkan mereka.
" Hay, kenapa kalian membuangnya. Bagaimana aku bisa mengabari keluargaku kalau aku baik baik saja." Ucap Salsa menolak saat melihat benda kecil itu dibawa pergi.
beberapa pria itu kembali tersenyum sambil menatap Salsa." Kami tidak bodoh nona, makanya benda itu kami musnahkan." Jawab pria itu kembali." Baiklah ayo kita kembali ke markas, pasti tuan Jack senang karena mangsanya yang pernah lepas kembali ke tangannya."
" Apa kamu ingin melihat gedung ini meledak bersama dengan orang orangnya." Ancam Pria itu kembali membuat Salsa menggeleng.
" Tidak bukan itu maksudku." Jawab Salsa.
" Lalu apa yang kamu ingin lakukan." Tanya pria itu kembali tanpa curiga.
" Aku ingin ke toilet." Jawab Salsa karena ia benar benar ingin ke toilet sekarang." Jika kalian tidak mengantarkanku ke toilet maka aku tidak akan mau ikut bersama dengan kalian."
__ADS_1
" Baiklah jika itu yang kamu inginkan, maka tempat ini kami ledakan." Jawab Pria itu kembali dengan ancamannya.
" Tidak, tidak, jangan lakukan." Cegah Salsa." Tapi biarkan aku ke toilet karena aku benar benar ngga tahan. Please sebentar saja setelah itu kalian bisa membawaku pergi tapi biarkan aku ke toilet." Ucap Salsa begitu sangat memohon karena tidak ada cara lain selain itu." Huu, tunggu setelah aku bebas dari jeratan kalian, maka aku akan membuat kalian sepertiku memohon agar kalian bisa hidup." Batin Salsa geram dengan musuh yang sekarang menangkapnya.
Sedangkan beberapa pria itu sedang berfikir sebentar, setelah itu mereka mengangguk." Baiklah saya akan mengantarkan mu, tapi dengan tangan yang harus tetap di borgol." Tawar Pria itu yang mendapatkan anggukan dari Salsa.
Pria itu menyuruh temannya yang lain untuk menyiapkan satu toilet khusus untuk Salsa, agar gadis itu tidak kabur.
Pria itu membawa Salsa melangkah masuk kedalam mall sambil melewati beberapa orang yang tadi memerhatikan mereka.
Ya, Hampir semua orang yang berada di mall itu memerhatikan Salsa bersama beberapa pria itu. Tapi sikap mereka seolah acuh saja, tanpa memperdulikan Salsa. Mereka bersikap seperti itu karena tidak mau sampai ikut masuk kedalam masalah orang lain.
Kadang mereka juga berfikir, mungkin Salsa sedang marah dengan ayahnya makanya ayahnya datang sambil membawa beberapa orang suruhan untuk menjemput Salsa pulang. Itu pikir orang orang yang berada di mall itu.
Salsa memasuki mall. Tanpa beberapa pria itu ketahui kalau Salsa tersenyum di sela-sela langkahnya karena gadis itu tersenyum Jahat." Kalian begitu sangat bodoh, Sampai masuk kedalam perangkap ku." Batin Salsa sambil tersenyum tanpa diketahui oleh beberapa pria itu
...----------------...
...Banyak typo yang bertebaran, harap bijak dalam membaca. Jangan lupa like komen dan vote nya biar author makin semangat buat up....
__ADS_1
...Salam manis dari author 😉...