
pertarungan antara Jack dan farel akhir nya selesai.
walaupun di antara mereka tidak ada yang menang karena kekuatan dan tenaga mereka
hampir sama.
pertarungan mereka juga berakhir seimbang.
sama sama terluka satu sama lain.
mereka berdua juga. sama sama tahu yang mana letak kekalahan mereka masing masing yang membuat satu dari mereka tidak bisa di kalahkan bukan saja dalam hal pertarungan.
tapi dalam bermain pintar juga mereka berdua tahu.
karena pertarungan mereka terbilang sangat sengit.
apalagi kedua mantan sahabat itu baru saja bertemu karena selama berbulan bulan tidak bertemu.
jadi setiap pertemuan mereka akan ada perkelahian.
perkelahian mereka juga banyak meninggalkan bekas-bekas luka terhadap diri mereka masing.
seperti farel yang terkena luka tusuk di punggung dan juga di bagian perut walaupun hanya goresan menurut farel tapi terlihat jelas kalau luka itu pasti menganga,di tambah dengan luka tembak yang berada di perutnya.
luka itu terserah sangat nyeri dan sakit.
sedangkan Jack, Jack sendiri juga sama memiliki luka seperti yang farel alami.
cuman Jack lebih parah dari farel. karena saat pertarungan farel lah yang cepat dalam pergerakan yang dia lakukan.
yang membuat Jack memiliki luka yang lebih banyak dari pada farel.
sedangkan Zee dan firman, mereka tidak terluka sama sekali karena mereka tidak ikut bertarung.
mereka berdua hanya menjadi penonton dari pertarungan antara tuan mereka masing masing.
siapa yang kalah dalam pertarungan itu maka di antara mereka harus menyeret tuan mereka masing masing.
bukan nya tidak mau membantu.
cuman kedua tuan mereka melarang kalau mereka ikut bertarung.
biar lah kedua mantan sahabat itu melepaskan rindu mereka dengan pertarungan
yang setia kalinya pasti berujung seimbang dan luka luka.
di dalam pertarungan mereka juga terdapat aturan sendiri yaitu tidak boleh membunuh saat mereka bertarung.
tapi bisa melukai dan membunuh secara perlahan lahan Lewat luka yang mereka berikan satu sama lain.
asalkan di antara keduanya tidak ada yang mati saat dalam pertarungan.
kalau pun mereka akan mati.
tapi bukan di tempat dimana mereka bertarung.
tapi mereka harus mati di tempat lain dan mati secara perlahan lahan akibat luka yang mereka buat sendiri karena pertarungan itu.
Zee dan firman tidak habis pikir dengan jalan pikir kedua tuan mereka itu.
yang katanya mantan sahabat itu.
bertarung tapi tidak mau membunuh.
kalau pun mati pasti di tempat lain.
__ADS_1
aneh tapi memang nyata terjadi di hadapan mereka sekarang.
apa mungkin mereka masih memiliki hati untuk tidak membunuh satu sama lainnya.
entahlah semua itu hanya mereka dan tuhan yang tahu.
setelah pertarungan itu Jack memilih mengalah dan pergi meninggalkan farel.
mungkin karena lelah atau mungkin karena lukanya sekarang.
sedangkan farel yakin kepergian Jack
pasti masih memiliki rencana yang tersembunyi.
farel tahu seperti apa Jack. jack tidak akan pergi tanpa ada jebakan atau rencana sama sekali.
setelah kepergian Jack kini farel fokus ke arah salsa yang sudah pingsan.
dengan dara yang masih mengalir di kedua tangan nya.
farel yang melihat wajah salsa terpaku.
" wanita ini bukan nya dia yang kemarin?.
kenapa dia ada disini?. " gumam nya penuh dengan tanda tanya.
" tuan kita harus menyelamatkan wanita ini, karena wanita ini terluka dan terlalu banyak mengeluarkan banyak darah " ucap firman saat melihat keadaan salsa yang sudah tidak sadar kan diri " jika kita membiarkan nya seperti ini maka wanita ini akan mati, " ucap firman kembali.
farel melihat ke arah salsa yang sudah pucat.
" sepertinya wanita ini mendapatkan siksaan dari Jack " ucap farel sambil melihat luka yang di miliki salsa.
lalu tangannya mencoba untuk membuka rantai yang melilit kedua tangan salsa.
" dasar Jack. yang tidak memiliki hati beraninya dia menyakiti wanita " geram farel marah. saat dia berusaha membuka rantai itu di bantu oleh firman.
" apa jangan-jangan wanita ini, wanita yang kemarin malam membantuku " gumam farel yang terdiam, sambil melihat ke arah mata salsa yang tertutup.
walaupun mata salsa tertutup tapi Farel yakin kalau wanita yang berada di hadapannya itu adalah wanita yang kemarin malam.
walaupun wanita kemarin malam mengunakan masker dan hanya mata yang Terlihat.
tapi farel yakin mata itu sama seperti mata wanita yang berada di hadapannya.
" jika itu betul artinya dia... Khalifah " Gumam nya kembali sambil terbata bata.
saat melihat bekas luka yang terlihat mengecil
di atas alis kanan wanita itu.
yang sama persis yang di miliki oleh Khalifah kecil.
antara sedih dan senang semua menjadi satu.
menemukan wanita yang di cari walaupun belum tentu kalau wanita yang berada di hadapannya sekarang adalah wanita yang dia cari salam.
sedangkan firman melihat ke arah farel.
karena dia mendengar gumaman farel tadi.
" siapa Khalifa " tanya firman melihat ke arah farel.
" firman cepat lepaskan rantainya, kita harus cepat cepat menolong nya " bukan nya menjawab farel Mala menyuruh firman.
mendengar perintah farel.
__ADS_1
dengan sigap firman mencari cara membuka rantai yang melingkar di tangan salsa.
sambil mencari benda benda yang bisa membuka rantai itu.
setelah mendapatkan apa yang di cari.
firman berusaha membuka rantai itu.
dengan usaha otak dan juga tenaga akhirnya rantai itu terlepas.
sedangkan farel dengan sigap menangkap tubuh salsa yang jatuh tidak berdaya.
firman kemudian membuka ikatan yang berada di kaki salsa.
kemudian farel merobek baju nya sendiri.
agar dia bisa menutupi luka yang berada di kedua tangan salsa.
walaupun mungkin terlambat tapi farel berusaha untuk menutupi luka itu yang masih mengeluarkan banyak darah.
wajah Farel kini begitu sangat khawatir melihat ke adaan salsa sekarang.
firman yang melihat farel begitu sangat bingung.
apalagi dia melihat wajah farel yang begitu sangat khawatir seperti sedang khawatirkan
wanita yang berada di hadapannya itu.
baru saja mereka mereka melepaskan wanita yang berada di hadapan mereka sekarang.
anak buah firman datang dengan sangat cepat nya dengan wajah panik.
dia mendatangi firman.
" tuan kita harus lari dari markas ini sekarang.
karena JACK ANDREX RINALDO telah menyimpan bom di dalam markas ini, yang sebentar lagi akan meledak "
firman yang mendengar itu dengan sigap langsung berdiri.
" tuan kita harus cepat " ucap firman.
sedangkan firman hanya tersenyum
di balik wajah khawatir nya
" aku tahu pasti dia tidak akan pergi tanpa menyimpan perangkap terlebih dahulu. " ucap firman.
farel sudah menyiapkan semuanya.
karena Farel sudah tahu seperti apa mantan sahabat itu.
jadi farel menyimpan seorang anak buah yang begitu sangat pintar untuk mendeteksi
sebuah benda berbahaya seperti bom.
farel begitu sangat rapi dalam berencana.
walaupun di luar masih ada pertarungan tapi
dengan santai dia di dalam bertarung dengan Jack. orang yang banyak mereka incar.
sedangkan anak buah nya dengan cepat mencari sebuah perangkap yang sedang di siapkan untuk tuanya..
bersambung..
__ADS_1
jangan lupa, komen, like, dan vote nya ya
maafkan author yang baru bisa up.