Mendadak Jadi Istri Presdir

Mendadak Jadi Istri Presdir
36. Happiness


__ADS_3

Dalam hidup Arunika selalu bersyukur. Karena dengan mensyukuri sekecil apapun nikmat yang ia miliki, akan menghindarkan ia dari kufur. Seperti saat ini, Arunika tetap mensyukuri apa yang tiba-tiba menjadi rezeki dan nikmatnya. Seperti menjadi seorang istri contohnya. Walaupun statusnya masih belum diketahui oleh banyak orang. Ia tetap tidak menghilangkan rasa syukurnya terhadap kehendak Tuhan.


Menjadi istri dari seorang pria yang disegani, belum pernah menjadi mimpinya selama ini. Dan Tuhan telah berbaik hati memberikannya kehidupan pernikahan yang diidamkan banyak wanita di luar sana. Arunika bersyukur karena telah diberikan suami seperi Altar. Sosok pria yang memiliki keakuratan paling dekat dengan kata sempurna.


Walaupun Altar memiliki sedikit kekurangan, itu tidak lantas menjadi masalah bagi Arunika. Sekarang keberadaan Arunika sendiri justru menjadi penyokong guna menjadikan kekurangan itu supaya tidak terlihat lagi. Tidak peduli jika di luar sana ia digunjing ini-itu. Arunika akan memilih untuk pura-pura tuli, kemudian fokus pada sang suami juga projek mereka.


"Udah dulu. Sekarang waktunya kerja, Hubby."


Pria rupawan bermanik jelaga itu tampak tidak senang saat sang istri bergerak, hendak turun dari atas pangkuan. "Sebentar lagi, Aru."


"Sebentar lagi your head. See, lipstik aku pindah semua ke bibir kamu, Mas."


Wanita cantik yang mengenakan blouse mocca itu menyalak galak. Namun, sedetik kemudian ia dengan telaten menghilangkan sisa lipstik yang menempel di bibir sang suami. Padahal kedatangannya lima belas menit yang lalu ke ruangan ini untuk mengantarkan dokumen keuangan proyek fly over yang baru perusahaan mereka tangani, ujung-ujungnya malah menjadi tawanan CFO ganteng yang kebetulan suaminya sendiri.


Jika posisinya di rumah, Arunika sih oke-oke saja dikurung suami gantengnya. Ini di kantor loh. Rawan sekali kepergok staff lain.


"Udahan dulu, ini di kantor. Status aku cuma bawahan kamu. Remember?"


Sang suami merespon dengan tidak rela. "Hm."


"Makanya jangan aneh-aneh. Kelakuan udah kayak suami kurang jatah aja. Di kantor nyosor terus kayak soang. Padahal di rumah jatah udah dikasih sesuai schedule." Ketus Arunika.


Pria yang mengisi posisi CFO itu tersenyum tipis. Siapa sangka jika menikahi sang sekretaris yang galak dan memiliki mulut pedas akan membuatnya jadi budak rasa bernama cinta. Ia jadi tak terbiasa jauh-jauh dari wanita bermanik hazelnut tersebut. Padahal belum genap satu tahun mereka menikah, tapi efek rasa yang ada sudah sangat dahsyat.

__ADS_1


Oleh karena itu, ia tidak tahan jika harus berlama-lama jauh dari sang istri. Padahal di kantor mereka masih backstreet, namun ada saja ide brilian untuk mencuri waktu bersama sang istri. Toh, para petinggi kantor juga sudah mengetahui status mereka. Jika ada yang memergoki mereka selain para petinggi, bisa diurus dengan mudah. Dengan catatan yang memergoki bukan para biang gosip di kantor.


"Aku harus pergi, nanti ada rumor enggak menyenangkan lagi," ujar sang istri memperingati.


Omong-omong soal rumor, rumor yang sempat mencuat mulai mereda seiring dengan berjalannya waktu. Hal itu juga didukung dengan klarifikasi dari Arumi lewat konferensi pers yang diadakan sebulan lalu, sebelum wanita itu pergi ke Afrika untuk menjadi relawan Unicef. Video tentang klarifikasi yang diberikan Arumi sempat viral di berbagai media sosial.


Perlahan-lahan, Arunika juga terbebas dari gunjingan orang-orang kantor. Ia mulai bisa bekerja dengan normal, dan dapat menikmati kehidupannya dengan leluasa.


"Sampai kapan kita harus menyembunyikan pernikahan kita, Aru?"


"Sampai aku siap," jawab Arunika, selalu seperti itu.


Altar menghembuskan nafas kecil seraya mengangguk.


"Nanti deh, kalau ada kecebong kamu yang berhasil berkembang di sini," ujarnya seraya membawa tangan sang suami ke permukaan perut datarnya yang terlapisi blouse berwarna mocca.


"Kamu yakin?" alis pria rupawan itu bertaut, tampak keraguan tercipta di wajahnya.


Arunika mengangguk sebagai jawaban. Sudah ia putuskan untuk maju dan melawan semuanya dengan keberanian. Ia juga akan menghadapi dunia yang pasti siap mencemooh dirinya, saat status pernikahan mereka terungkap. Tapi, nanti. Jika ada kehidupan lain yang tumbuh di perutnya.


"Itu masih memakan waktu yang cukup lama, Aru." Altar tampak sedih mengatakannya.


Selama ini mereka sudah berjuang keras. Giat melakukan olahraga bersamaan, pagi, siang, sampai malam. Altar sudah mengikuti anjuran dokter seumpama jadwal makan, tiga kali sehari. Namun, belum ada tanda-tanda Arunika akan isi dalam waktu dekat. Bahkan sampai usia pernikahan mereka hampir menginjak satu tahun.

__ADS_1


Saking parno nya, Altar sampai melarang Arunika membeli alat tes kehamilan, setelah wanita itu mendapatkan tiga tes kehamilan yang ia coba menunjukkan tanda negatif semua. Altar melakukan itu guna menjaga perasaan sang istri. Ia rasa mustahil untuk memiliki keturunan. Namun, kata dokter masih ada kemungkinan. Walaupun kemungkinan itu kecil. Dan Altar tidak mau istrinya jadi korban dari kemungkinan yang hanya beberapa persentase tersebut.


"Kata siapa?"


Altar menautkan kening mendengar ucapan sang istri. Wajah rupawannya kembali berhadapan dengan wajah mungil istrinya. Wanita cantik itu tampak tersenyum manis dan hangat, seperti arti namanya.


"Karena aku yakin sebentar lagi ada yang akan hadir di antara kita, Mas."


"Maksud kamu?" bingung Altar. Tidak mungkin Arunika hamil secepat ini, padahal ia sendiri meragukan kemampuannya agar dapat membuat sang istri segera hamil. Mengingat riwayat gangguan infertilitas yang dialami.


"Tidak mungkin kamu hamil secepat ini. Waktu itu kamu tes, hasilnya negatif."


Alih-alih menjawab, Arunika malah mengulas senyum lebar. Dikecupnya kening sang suami yang tampak berlipat karena tengah berkutat dengan pikiran. Detik selanjutnya, wanita cantik yang hobby mendengarkan elektronik music dance atau EDM itu melontarkan sebuah kalimat yang membuat sang suami membatu. Untuk beberapa saat, bumi terasa beku.


"Soalnya aku udah telat datang bulan."


...πŸ„πŸ„...


...TBC...


...Semoga suka πŸ–€...


...Jangan lupa rate bintang 5 🌟 like, vote, komentar, follow Author, share, tabur bunga sekebon dan tonton iklan sampai selesai 😘...

__ADS_1


...Tanggerang 30-12-22...


__ADS_2