Mendadak Jadi Istri Sultan

Mendadak Jadi Istri Sultan
Raja memergoki Sultan berduaan dengan wanita lain


__ADS_3

Sultan dan Ratu bertemu di sebuah Kafe yang sudah mereka tentukan. Sultan meminta maaf pada Ratu karna kejadian saat ulang tahunnya. Pak Dewa mengusirnya. Awalnya Ratu menolak permintaan maafnya tapi setelah Sultan memperlihat Cincin berlian pada Ratu maka ia berpikir dua kali dan akhirnya memaafkan Sultan juga.


Sultan merasa senang karna sudah balikan dengan Ratu lagi. Ia berjanji akan segera menceraikan Putri dan menikahi dia secepatnya.


"Makasih ya Sayang, cincin berliannya bagus banget aku suka," ucap Ratu sambil melihat-lihat jarinya yang memakai Cincin tersebut.


"Iya sama-sama, kalau kamu sudah jadi istriku maka aku akan memberikanmu lebih dari ini," ucap Sultan.


"Wah beneran Sayang, Aku makin sayang deh sama kamu," ucap Ratu sambil cengengesan di hadapan Sultan.


"Iya beneran, masa aku bohong sih. Aku kan sayang sama kamu," ujar Sultan menyakinkan Ratu.


"Tapi Ngmong-ngomong kapan itu?" tanya Ratu tidak sabar.


"Setelah aku bercerai dengan Putri tentunya," jawab Sultan dengan mantap.


"Aku butuh kepastian Sultan," lirih Ratu.


"Secepatnya aku akan menyelesaikan semua urusanku dengan Putri, setelah semuanya selesai Maka aku akan segera menalak dia dan menikahi kamu aku janji sama kamu Sayang," ucap Sultan berjanji pada Ratu.


"Bagus deh kalau begitu, aku gak mau lama-lama ya!" pinta Ratu.

__ADS_1


"Iya Sayang, kamu sabar ya aku pasti menikahi kamu," ujar Sultan mengambil tangan Ratu dan menciumnya.


Mereka bermesraan di kafe tersebut. Saat itu juga Raja juga mampir di kafe itu untuk makan siang. Ternyata itu tempat favorit mereka, saat masih pacaran sama Putri. Raja pun mengingat semua kenangan di tempat itu saat bersama Putri dulu.


Tiba-tiba ia menoleh ke belakang pandangannya berhenti saat ia melihat Sultan dan Ratu.


Itukan suami Putri. Ternyata ia masih jalan dengan wanita yang sama pada waktu itu.


" Aku yakin Putri pasti kaget, melihat suaminya jalan dengan wanita lain. Dengan begitu aku bisa dengan mudah untuk menghasut dia agar segera berpisah dengan suaminya," batin Raja


"Sultan, Sultan. Kali ini aku yakin hubungan kamu dengan Putri gak akan lama akan segera berakhir," ucap Raja sambil memotret Sultan dan Ratu saat berduaan dan Raja mencium tangan Ratu. Setelah itu ia pun pergi dari kafe itu maksudnya ingin memberitahu soal itu kepada Putri secepatnya.


Raja telah kembali ke lestoran ia tidak jadi makan di luar, ia akan menunjukan pada Putri kalau suaminya sedang asyik berduaan dengan wanita lain. Raja mencari Putri di seluruh penjuru ruangan. Tapi, ia tidak menemui Putri. Ternyata Putri masih diluar mengantar beberapa pesanan orang bersama Tia.


"Raja kamu mau ngapain sih, aku gak mau!" tolak Putri.


"Aku yakin setelah mengetahui hal ini kamu akan shok ayolah sebentar saja!" pinta Raja.


Putri pun ikut menuruti kemauan Raja karna ia juga merasa penasaran barita apa yang akan di sampaikan Raja padanya.


"Apa sih Raja lepaskan tanganku!" bentak Putri yang tidak enek dilihat karyawan lain.

__ADS_1


Raja pun melepaskan tangan Putri dan menyuruhnya duduk di bangku yang ada di tempat itu.


"Aku mau menunjukkan sesuatu padamu Put, ini lihatlah!" pintanya.


Raja menunjukan foto Sultan dan Ratu yang sedang berduaan. Sedikitpun Putri tidak mempermasalahkan hal itu, malah ia tersenyum dan mengabaikan foto yang barusan ia lihat. Melihat sikap Putri, Raja jadi heran kenapa Putri tidak kaget saat melihat foto itu.


"Putri! asal kamu tau aku sudah dua kali melihat suami kamu berduaan dengan perempuan ini, apa kamu tau itu? aku yakin dia adalah pacar suami kamu," ujar Raja.


"Emang kalau dia pacar nya Sultan kenapa? ada masalah dengan aku? lagian aku tidak melarang Sultan pergi dengan siapa pun itu hak dia. Tapi kok kamu yang repot ya?" Putri menatap Raja dengan sinis.


Jadi cuma hal ini yang ingin kamu tunjukkan ke aku?"


"Iya, kamu kok tidak mempermasalahkan hal ini apa kamu kenal dengan perempuan yang bersama suamimu ini?" tanya Raja.


"Kenal, memangnya kenapa! kamu kurang kerjaan banget ya semua ini tidak penting tau!" ujar Putri memanas.


Raja jadi heran kenapa Putri tidak mempermasalahkan hal itu. ia merasa penasaran dan bertanya beberapa hal pada Putri.


"Aku saja tidak mempermasalahkannya kenapa kamu yang repot si? aku kasian deh sama kamu Raja. Dari dulu kok kamu selalu usil sama urusan orang lain. Kenapa kamu tidak urusin saja istri kamu yang kaya raya itu, menyebalkan!" cetus Putri.


"Putri, jadi kamu sudah tau suami kamu selingkuh?" tanya Raja lagi.

__ADS_1


"Iya sudah tau dan aku harap kamu jangan pernah turut campur lagi," ujar Putri memperingatkan Raja. Putri pun berlalu dihadapan Raja yang bengong sendiri.


"Kok ada ya suami selingkuh istri gak marah baru kali ini aku lihat. Jangan-jangan Putri ...?" Raja tidak melanjutkan kata-katanya keburu sudah di panggil oleh atasannya.


__ADS_2