
Abraham sedang menunggu istri nya yang sedang bersiap-siap sambil menunggu Abraham memilih menelpon putra nya.
"halo Vin kamu lagi di mna"ucap Abraham.
"(....)"ucap seseorang dari seberang.
"oh, nanti malam pulang tak pake alasan jika gak pulang awas Kamu papa samperin ke markas kamu"ucap Abraham lagi tegas.
"(....)"ucap nya lagi.
"pulang aja dulu entar juga tau"ucap Abraham.
"(....)"ucap yang di seberang.
"ya udah papa sama Mama tunggu nanti malam"ucap Abraham setelah nya iya mematikan sambungan telepon kepada anak nya.
beberapa saat menunggu akhirnya istri nya pun dah siap Sarah berjalan ke arah suami nya sambil tersenyum.
"ayo pa kita berangkat"ucap Sarah yang hanya di angguki oleh Abraham.
"Melvin dah di kasih tau pa"tanya Sarah Abraham mengangguk.
"udah kok dia lagi ada di markas nanti juga pulang"ucap Abraham Sarah yang mendengar itu pun mengangguk setelah nya hanya ada keheningan di dalam mobil.
di tempat lain tepat nya di markas Legion blue sudah terdiri 5 orang di satu ruangan seperti nya mereka tengah membicarakan sesuatu.
markas ini terdiri dari tiga lantai. lantai satu adalah lantai bawah lantai dua tempat kumpul nya anggota yang lain dan lantai ke tiga adalah ruangan pribadi para anggota inti.
"gimana ada sesuatu yang Lo temukan"ucap seseorang lelaki Bertanya ke pada anggota nya.
sosok anggota yang ditanya menghela nafas panjang iya berguam.
"Vin gue belum nemuin apa-apa tentang identitas nya bener-bener di sembunyikan sama keluarga dari nyokap Lo"ucap nya lagi yang di ketahui bernama Daren waves salah satu anggota inti Legion blue.
"tpi yang gue tau informasi dari keluarga Senjaya adalah mereka memiliki dua putri, putri kedua mereka meninggal 12 tahun yang lalu dan putri mereka yang di bawa oleh keluarga nyokap Lo setelah tragedi meninggal nya putri kedua mereka dan mati nya para pelayan dan penjaga rumah itu dan setelah itu mantan suami dari nyokap Lo nikah lagi sama janda punya anak satu perempuan nama nya nesa Senjaya kematian para pelayan dan penjaga di rmh itu sma sekali tak ada yang tahu apa penyebabnya"ucap elvaro wakil ketua Legion blue.
"anjir lengkap juga informasi Lo"ucap Riko anggota inti Legion blue.
"ya iya lah soal keluarga Senjaya apa yang gue gak tau ha informasi keluarga itu ada di genggaman bokap gue setan"ucap elvaro sedangkan Melvin hanya diam.
"ngomong-ngomong kita penasaran knp Lo mau cari tau anak dari nokap Lo sih"ucap Daren.
"mau cerita gak nih kita penasaran loh Vin"ucap Riko yang di angguki oleh yang lain.
Melvin yang melihat itu pun menghela nafas nya dalam setelah nya iya mengambil bingkai Poto yang berisikan dia dan kedua orang tua nya Melvin melihat Poto yang penuh kebahagiaan itu dan menghela nafas nya meletakkan kembali bingkai foto itu ke meja samping tempat duduk nya.
"nyokap gue sering lihat Poto gadis kecil yang mungkin umur nya masih 6 tahun dan gue sering lihat dia meluk dan menangisi Poto itu awal nya gue hanya diam namun karena seseringan melihat nya pun gue memutuskan untuk bertanya"cerita Melvin yang di dengarkan baik oleh sahabat nya Melvin yang melihat itu pun melanjutkan.
"di saat aku bertanya teryata Poto itu adalah anak pertama nya namanya adalah Friska queen Senjaya kakak dari anak kedua nya yang bernama Caca Fara Tamara Senjaya dia pergi di saat di mna adx nya meninggal dan dia sudah gak pernah kembali selama 12 tahun ini karena dia di bawa pergi gue tak tau knp adx nya Friska bisa mati tapi yang jelas gara-gara kepergian anak kedua nya membuat perubahan besar buat Friska dan pada akhirnya dia dibawa keluar kota sama keluarga nyokap"
__ADS_1
"tapi di sini yang gue bingung nya adalah nyokap gue Sering bilang maaf kepada Poto anak pertama nya dan di situ gue yakin kepergian nya ada sangkut pautnya dengan kesalahan nyokap gue dan alasan gue mau cari tuh cewek itu adalah satu supaya nyokap gue gak sedih lagi karena selain Bokap dan gue hanya tuh cewek yang bisa membuat nyokap gue bahagia maka nya gue mau cari tau keberadaan adx tiri gue itu"ucap Melvin panjang lebar mereka yang mendengar itu pun mengangguk.
"tpi kita tak tau loh keberadaan adx Lo itu identitas nya aja tak bisa di lacak"ucap elvaro.
"kita minta bantuan anggota drak diamond gimana"ucap Daren.
"gak, gak perlu kita pasti bisa nemuin tuh cewek gue gak mau ngerepotin mereka"ucap Melvin mereka yang mendengar itu hanya mengangguk.
"terus kita ngapin sekarang"ucap Riko.
"apa kita tetap lanjutkan cari keberadaan adx tiri Lo"ucap nya lagi Melvin yang mendengar itu mengangguk.
"demi nyokap gue lakuin apa pun"ucap Melvin.
"ok,kita bakal bantu Lo"ucap elvaro yang diangguki oleh yang lain Melvin yang melihat itu tersenyum.
"thanks ya"ucap nya.
"kaya sama siapa aja Lo"ucap elvaro.
"**halo Vin kamu lagi di mana"ucap Abraham.
" lagi ngumpul di markas"ucap Melvin.
"oh nanti malam pulang tak pake alasan jika tak pulang awas Kamu papa samperin ke markas kamu"ucap Abraham lagi tegas.
Melvin yang mendengar suara tegas dari papa nya pun mengangkat alis nya heran.
"emang ada apa sih"ucap Melvin penasaran.
"pulang aja dulu entar juga tau"ucap Abraham.
"iya nanti malam Malvin pulang"ucap Malvin mengiyakan dari pada bokap nya kesini bisa-bisa markas nya hancur.
"ya udah papa sama Mama tunggu nanti malam"ucap Abraham setelah nya sambungan telepon pun di matikan**.
__ADS_1
"knp vin"ucap elvaro.
"gak tau gue di suruh balik"ucap Melvin.
"jangan bilang Lo mau dijodohkan lagi"ucap Riko yang mendapat tatapan tajam dari Melvin sedangkan Riko hanya cengengesan.
"bisa jadi juga sih"ucap Daren yang mendapat geplak kan dari Elvaro.
"gak liat noh dia udah siap buat bunuh kalian"ucap elvaro santai sedangkan mereka berdua cengengesan.
"hehehe janda mah janda gue"ucap Riko.
"bercanda bego bercanda"ucap Daren kesel.
"ya elah sensi an amat sih Lo"ucap Riko sinis.
"serah Lo setan"ucap Daren.
"gak jelas lu anjing"ucap Riko.
Melvin yang melihat perdebatan mereka hanya menghela nafas begitu juga Elvaro setelah nya Melvin memilih berdiri.
"mau kemana Vin"ucap Daren yang melihat Melvin mau pergi.
"pulang"ucap Melvin yang langsung berjalan ke luar ruangan.
dan sekarang tinggal lah elvaro Daren dan Riko.
"dah lah cabut juga gue"ucap elvaro keluar.
"Anjir bentar amat dah nie kita ngumpul"ucap Riko yang diangguki oleh daren.
"ya udah lah balik juga lah bosan juga di sini cmn berdua"ucap Daren.
"cih, setan yang mau berdua sama lu siapa gue mah ogah"ucap Riko.
"anjir Lo"ucap Daren memukul kepala Riko.
__ADS_1
setelah nya mereka memilih untuk pergi dari markas dan pulang ke rumah masing-masing.