
Fara menatap kedua orang tua nya yang tengah menatapnya sambil tersenyum.
"gimana pa ma udah jadi belom kecebong nya"ucap fara santai Melvin dkk yang mendengar itu berusaha menahan tawa mereka sedangkan Sarah sudah menunduk malu.
"sayang mama tadi hanya bercanda"ucap Sarah mendekat ke arah putri nya.
"emang kamu gak mau punya adx lagi"ucap Abraham Fara hanya mengangguk Abraham yang melihat itu menghela nafas.
"chk, gak Abang gak adx sama aja gak mau punya adx lagi"ucap Abraham kesel.
"cukup Fara aja kali pa Melvin gak mau punya lagi yusahin soal nya"ucap Melvin Abraham yang mendengar itu menatap Melvin sinis sedangkan Melvin mengangkat bahu acuh.
"jika kalian masih nekat mau bikinin Fara dan abg Melvin adx siap-siap aja sebelum tuh kecebong lahir udah Fara bunuh"ucap Fara tajam yang membuat mereka mendengar nya bergedik ngeri.
"knp kamu gak mau punya adx lagi"ucap Abraham menatap putri nya.
"terputus sama kontak darah itu menyakitkan pa dan Fara gak mau trauma Fara kembali lagi Fara dah melupakan semuanya"ucap Fara.
Sarah yang mendengar itu terdiam menatap putri nya sendu sedangkan Abraham dan Melvin hanya diam saja.
"maaf papa gak ada niatan mau bikin adx lagi ko cukup kamu sama Melvin dah bersyukur papa"ucap Abraham Fara yang mendengar itu tersenyum.
"Fara tak mengizinkan kalian untuk memproduksi nya namun Fara gak melarang kalian untuk mengadopsi nya"ucap Fara Sarah yang mendengar itu menatap Fara heran.
"knp"ucap Sarah.
"Fara tau selama ini mama kesepian kan apa lagi Fara yang gak sering ke sini Fara tau itu"ucap Fara tersenyum Sarah yang melihat itu mengelus kepala Fara sayang.
"mama gak papa ko na gak ada niatan mama buat punya anak lagi cukup kalian aja ko"ucap Sarah tersenyum.
"mama emng yang terbaik"ucap Fara lagi.
"ooooo, iya kamu ngapain ke sini"ucap Abraham Fara pun menatap Abraham dan Sarah bergantian.
"emang gak boleh gitu"ucap Fara sinis Melvin yang melihat itu memutar bola matanya jengah sedangkan Abraham dan Sarah menggeleng.
"gak ko cuma kan heran kamu yang gak mau kesini tiba-tiba datang"ucap Abraham.
Fara hanya menatap Abraham tersenyum setelah nya Fara menatap dara yang sedari tadi diam.
"Fara mau dia pa"ucap Fara menunjuk ke arah dara mereka yang melihat itu mengangkat alis nya heran.
mereka menatap dara yang sedari tadi diam dan menunduk.
"dex jangan bilang Lo suka lubang dari pada batang"ucap Riko Fara yang mendengar itu menatap Riko tajam.
"peletak...
__ADS_1
"makanya orang bicara selesai kan dulu bego"ucap Daren menjitak kepala Riko.
"ya elah mana tau kan didekat cowok aja kutub nya minta ampun sekali nya dekat cewek Langsung minta izin lagi"ice Riko mereka yang mendengar itu menatap Riko sinis.
"sayang maksud kamu gimna"ucap Abraham.
"Fara mau dia menggantikan kehadiran Caca pa"ucap Fara lagi yang membuat Melvin Sarah dan Abraham terkejut.
"kepergian Caca membuat Fara menjadi orang yang pendendam dan pembenci namun akhir-akhir ini Fara selalu mau lindungi dara makanya Fara mau dara jadi adx Fara mengganti kan Caca bukan Fara mau melupakan Caca Fara hanya mau keluar dari kesedihan atas pergi nya Caca"ucap Fara menunduk. dara yang mendengar itu terkejut.
"Fara papa paham maksud kamu tapi kamu harus tau dia punya keluarga"ucap Abraham.
"dia sama kaya Fara ma pa"ucap Fara datar mereka yang melihat raut wajah Fara yang berubah pun terdiam.
"sayang nama kamu siapa"ucap Sarah mengalihkan pandangan.
"nama aku dara Puspita Sari Tante panggil aja dara"ucap dara tersenyum menatap Sarah.
"oh kenalin nama Tante Sarah dan ini suami Tante Abraham dan mereka abg nya Fara"ucap Sarah dara hanya mengangguk.
"Tante boleh Naya"ucap Sarah dara pun mengangguk.
"apa kamu mau tinggal di sini menemani Tante dan menjadi anak ke empat kami menjadi adx dari Fara dan Melvin"ucap Sarah lembut sambil tersenyum sedangkan dara iya terdiam dengan mata yang memanas.
"Lo bilang jika Lo di dekat gue Lo bakal merasa terlindungi bukan"ucap Fara mereka yang mendengar itu menatap nya.
"gue gak bisa ngawasin Lo jika Lo gak tinggal di sini"ucap Fara lagi.
"tapi klo ayah tau gimna"ucap dara.
"Lo tenang gak akan ada yang berani lukain Lo lagi termasuk keluarga Lo karena keluarga gue gak akan biarkan itu terjadi"ucap Fara lagi.
"gue tau Lo menginginkan kasih sayang orang tua kan,,,,di sini lah Lo bisa merasakan nya jika Lo tetap di rumah orang itu gue yakin Hanya siksaan yang Lo dapat"
"gue gak butuh lagi kasih sayang mereka karena semuanya dah cukup bagi gue dan gue hanya ingin melihat Lo bahagia merasakan sesuatu yang Lo belum rasakan jadi kan orang tua gue sebagai orang tua Lo cerita sesuatu yang mau Lo ceritain supaya beban Lo berkurang"ucap Fara lagi mereka yang mendengar itu terdiam.
"Kaka Fara serius"ucap dara dengan mata berkaca-kaca.
"gue serius gue melihat Lo seakan-akan melihat kehadiran Caca gue selalu ingin melindungi Lo maka dari itu dengan Lo ada di dekat gue maka gue bisa melindungi Lo"ucap Fara lagi.
"gue minta tinggal di sini dan jadi bagian dari keluarga ini"ucap Fara dengan suara lembut dara yang gak pernah mendengar suara lembut itu pun terkejut.
"apa sebegitu Ingin nya Kaka Fara ya"ucap dara dalam hati.
"dara mau jadi adx Fara dan Melvin"ucap Abraham mendekat dan mengelus kepala dara.
dara yang merasakan itu pun menunduk dengan tangisan nya Sarah yang melihat itu langsung memeluk dara.
__ADS_1
"kamu tenang ya gak papa ko kami hanya meminta persetujuan dari kamu"ucap Sarah mengelus kepala dara.
"hiks hiks dari dulu dara menginginkan ayah ngelus kepala dara dan pelukan dari mama"ucap dara terisak-isak.
mereka yang mendengar itu terdiam menatap dara kasihan.
"sekarang ada saya yang akan menggantikan posisi ayah kamu"ucap Abraham dara yang melihat itu hanya diam memeluk Sarah.
"gimana kamu mau jadi Putri ketiga kami"ucap Sarah dara yang mendengar itu mendongak kan kepala nya dan menatap Sarah dan Abraham bergantian dara dapat melihat tatapan ketulusan di mata mereka yang membuat dara mengangguk.
Abraham dan Sarah yang melihat itu tersenyum mereka langsung memeluk dara sayang.
"yah lama-lama ni rumah kaya panti asuhan gak sih"ceplos Riko.
"eh, tolol ya kali"ucap Melvin tajam.
"yah mau gimana lagi dari pada ada bayi di rumah ini lebih baik yang sudah besar"ucap Melvin Fara yang melihat itu mendekat ke arah Abang nya.
"bang Melvin gak keberatan kan"ucap Fara Melvin yang melihat itu tersenyum seraya mengangguk.
"makasih bang"ucap fara.
"sama-sama lagian ada untungnya juga sih kamu minta dia jadi adx kamu"ucap Melvin.
"lah emang knp"ucap Fara.
"chk, supaya kita jadi Abang berguna aja baby selama ini kan Lo bisa jaga diri Lo sendiri lah kita jadi abg Lo gak bisa ngapin² dengan ada yang lemah kan kita bisa menjaga nya"ucap Daren mereka yang mendengar itu mengangguk Fara yang melihat itu pun tersenyum.
"Fara sayang kalian"ucap Fara memeluk mereka berempat mereka yang melihat itu pun terkekeh.
"eh kalian kenapa peluk di situ sini sama mama"ucap Sarah mereka yang melihat itu tersenyum dan bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Sarah dara dan Abraham dan saling memeluk.
"thanks dah mau jadi adx gue"bisik Fara di telinga dara.
dara yang mendengar nya pun memeluk Fara sayang.
"makasih ka udah mau jadi pelindung dara"bisik dara pelan.
"dah kewajiban gue"ucap Fara lagi.
mereka saling memeluk di mana dara yang memeluk Fara dan di mana ke empat lelaki memeluk mereka berdua Sedangkan Abraham fan Sarah memeluk mereka semua.
di sini Abraham dan Sarah menganggap teman Melvin sebagai anak mereka makanya gak ada kecanggungan di sini kayak nya keluarga bahagia.
"biarkan seperti ini ya Allah aku sangat bahagia"ucap dara dalam hati sambil mengais.
"**ca Kaka dah bahagia terima kasih sudah ngizinin Kaka memiliki adx lagi Kaka akan jaga keluarga ini dan gak akan biarkan yang dulu terjadi lagi"ucap Fara dalam hati.
__ADS_1
"dargon thanks atas mimpi itu gue dah jadiin dia adx gue dan gue bakal melindungi dia sesuai perkataan Lo"ucap nya lgi dalam hati**.