Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
14.penyerangan


__ADS_3

di sebuah tempat tepat nya di sebuah markas world wolf terdiri dari lima anggota mereka sedang merencanakan sesuatu entah apa tapi dari wajah mereka sangat serius.


"kita akan lakukan penyerangan besok ke drak Deon"ucap ketua dari world wolf yang di ketahui nama nya adalah Mike Saputra.


"iya kita harus membalas kan kekalahan yang kemaren"ucap anggota yang lain yang di ketahui namanya adalah Kevin.


"kita serang di mna mik"ucap wakil ketua yang di diketahui nama Alex.


"kita serang di SMA lampu pelita"ucap Mike dengan senyuman nya.


"yes,kita bikin babak belur tuh anak drak Deon"ucap anggota yang lain yang di ketahui nama nya Gilang.


"klo perlu kita hancurkan tuh sekolah"ucap Kevin.


"biar urusan anak-anak SMA lampu pelita di sana anggota kita yang jalanin gimna"usul Rio.


"no urusan kita sama drak Deon anak-anak di sna tak ada yang boleh ganggu"ucap Mike yang di angguki oleh yang lain.


"aku pastikan kemenangan yang akan kita raih kita balas kekalahan kita"ucap Mike yang di angguki semangat oleh mereka.


di tempat lain tepat nya di sebuah rumah yang sangat megah bak istana namun sayangnya tempat itu terletak di sebuah hutan yang mengakibatkan tak ada satu pun orang yang tau tempat itu.



kini di depan rumah yang megah bernuansa putih itu tengah berdiri sosok gadis dengan pakaian serba hitam nya yang menjadi ciri has kesukaan nya tersebut.



sosok itu memandang rumah di depan nya dengan tatapan sendu iya berjalan masuk ke dalam rumah tersebut.



"dex knp di saat kak udah buat in rumah impian kamu tpi knp kamu malah pergi"ucap nya dengan lirih.



"dex rumah ini sangat cocok sama rumah impian kamu loh tpi sayang sepi"ucap nya lagi.



"maaf kak gak bisa sering ke sini nanti banyak yang tau kan bahaya"ucap nya sambil tersenyum.



setelah nya iya keluar dari rumah tersebut dan menuju mobil nya iya melihat rumah megah itu melalui kaca mobil nya sambil tersenyum.



"satu persatu impian kamu bakal terwujud dex moga kamu bahagia di sana"ucap nya lagi dan tak lama iya mengambil hp nya yang sedari kemaren berbunyi namun ia sengaja tak mengangkat nya.



iya melihat bahwa letta sedang menelepon nya iya pun mengangkat nya.



"halo"ucap Fara dingin.



"dari mna aja Lo"ucap letta kesel. Fara yang mendengar itu mengerutkan keningnya.



"knp"ucap nya lagi.

__ADS_1



"Lo tanya knp kita khawatir Lo gak ada kabar bego"ucap letta kesel.



"maaf"ucap Fara. letta yang mendengar itu pun heran.



"untuk apa"ucap nya.



"chk,maaf karena buat kalian khawatir"ucap Fara.



"kemaren gue ada maslah"ucap nya lagi.



"ok kali ini kita maaf kn ko tapi besok Lo Sekolah kan"ucap letta.



"hem"dehem Fara.



"ok kita tunggu di sekolah dan gue harap jika Lo mau Lo bisa cerita ke kita apa maslah Lo karena kita sahabat Lo"ucap letta seraya tersenyum. Fara yang mendengar itu hanya diam setelah nya iya pun bergumam.




ya benar sosok gadis yang tengah berada di rumah bak istana itu adalah Fara iya tak masuk ke sekolah tadi di Karnakan masalah perdebatan nya dengan mama nya kemaren jdi dia memilih untuk tak berangkat.



dan setelah nya iya pergi ke rumah di mana rumah itu adalah impian dan keinginan adx nya Caca iya sengaja membangun rumah itu di tempat sepi supaya bisa menenangkan diri di kala bayak masalah dan juga jika iya kangen dengan caca.



sekarang hari sudah menunjukkan pukul 21:00 yang di mna iya harus kembali bekerja di sebuah club atau bar karena kemaren iya tak masuk maka malam ini iya bakal lembur lagi.



Fara memasuki mobil nya dan melajukan mobilnya ke jalan raya.



Fara berjalan di koridor sekolah yang sangat ramai tapi iya tak memperdulikan itu dan memilih langsung ke kelas Tampa mau mendengar omongan gak berpaedah dari mereka.


saat sampai di kelas dapat Fara lihat ke tiga temannya atau sahabat nya yang sedang menunggu seseorang dan iya yakin yang di tunggu adalah dirinya.


Fara berjalan masuk dan langsung duduk di samping letta yang langsung mendapatkan tatapan kesel dari ketiga nya.


"knp"ucap Fara sambil mengangkat alis nya.


"chk,Lo kemana aja sih di chat gak balas telpon gak angkat Lo tau kita sampai-sampai kebakaran jenggot tau gak"ucap letta panjang lebar.


"eh, buset panjang amat tuh bicara"ucap bela.


"baru kali ini sih ya gak bel"ucap seylla.

__ADS_1


"hooh"ucap bela sambil mengangguk.


"diam bisa sih Lo pada"ucap letta kesel.


"lah malah ngamok salah kita apa sih"ucap seylla lagi sinis.


"tau gak jelas lu"ucap bela lagi.


"far Lo gak papakan"ucap bela yang di angguki oleh Fara.


"maaf"ucap Fara. serontak mereka pun bertanya.


"buat apa"ucap mereka banreng.


"buat kalian khawatir"ucap nya lagi.


"ya elah santai kita sahabat far"ucap seylla yang di angguki oleh yang lain sedangkan Fara hanya tersenyum.


setelah nya mereka pun diam karena jam pelajaran sudah di mulai.


di tempat lain tepat nya di sebuah markas world wolf sudah berkumpul beberapa anggota world wolf mereka sudah mulai bergerak ingin menyerang SMA lampu pelita.



"gimana sudah siap"ucap Mike.



"sudah"ucap tegas anggota inti world wolf.



"hari ini kita raih kemenangan"ucap Mike lantang yang membuat yang lain nya semangat.



setelah semua nya siap mereka pun melanjukan motor mereka untuk menuju SMA lampu pelita.



beberapa saat di jalan akhirnya mereka sampai di depan gerbang SMA lampu pelita mereka turun dari motor nya dan berjalan ke arah gerbang tersebut.



karena tak mendapat kan izin dari satpam akhirnya di antara mereka manjat Gerbang dan di susul yang lain nya untuk membukakan gerbang untuk anggota inti world wolf sebelum membuka gerbang mereka terlebih dahulu menghajar satpam penjaga gerbang sampai tersungkur ke aspal dengan keadaan babak belur setelah nya mereka membuka kan gerbang.



sedangkan saat ini tepat nya di rooftop anggota inti drak Deon sedang berkumpul seperti biasa mereka sangat suka bolos pelajaran dan memilih di rooftop.


"gimana soal tuh sahabat letta"ucap Kellen.


"gimana apa nya"ucap darel.


"informasi tuh anak udah dapat belom"ucap Kellen lagi.


"gue tau nya nama tuh anak Friska Fara Queen"ucap key.


"terus dah Lo lacak"ucap kenen.


"belum soal nya informasi nya belum lengkap"ucap key lagi.


"hay yeh baru kali ini kita sulit amat lacak orang"ucap vino frustasi.


"gue makin penasaran aja tau gak"ucap vino lagi yang di angguki oleh anggota lain sedangkan Rayhan dan Arya hanya menyimak nya saja.

__ADS_1


__ADS_2