
setelah berbeda jam mereka lalui dengan kebahagiaan karena saling memaafkan Fara tetap pada sikap awal nya yang dingin namun tak masalahkan itu karena mereka tau sikap seseorang tak semudah bisa di ubah.
dan kini mereka masih berada di apartemen Fara mereka sedang berbincang layak nya keluarga yang sangat di inginkan oleh Fara sedari dulu.
di sini Fara melihat betapa humoris nya keluarga Abraham Anggara membuat nya tersenyum tipis iya hanya bisa melihat kedepannya Tampa melihat kebelakang nya dan sekarang tekat Fara adalah menjaga keluarga baru nya.
"sayang kamu mau balik kerumah lgi"ucap Sarah sambil mengelus kepala putri nya membuat Fara tersenyum tipis.
"gak ma Fara akan tetap di sini"ucap Fara Sarah yang melihat itu cemberut.
"sayang biarkan lah Fara ingin mandiri lagian kapan-kapan jika dia gak pernah ke rumah kita yang bakal menjenguk nya"ucap Abraham kepada istrinya Fara yang melihat itu tersenyum.
"hem, baik lah Melvin seperti nya papa mu semenjak bertemu adx mu melupakan mama"ucap Sarah melihat ke arah Melvin.
"ma Melvin selama ini pengen punya adx loh tapi mama nya aja yang gak mau jadi apa salahnya Melvin sama papa lebih terbagi kasih sayang nya"ucap Melvin melihat ke arah papa nya yang tengah mengacungkan jempol nya Sarah yang melihat itu melotot sedangkan Fara iya hanya geleng-geleng kepala.
"oh jadi kalian mau tidur di luar gitu"ucap Sarah galak.
"gak ko sayang gak tapi apa salahnya sih masa kamu cemburu sama princess Hem udah tua juga"ucap Abraham.
"kamu yang tua pa"ucap Sarah kesel.
Fara yang melihat itu hanya geleng-geleng iya teringat sesuatu dan menatap ke arah mama nya sebentar lalu berpikir beberapa menit kemudian iya pun berguam.
"ma"ucap Fara mereka yang mendengar itu langsung menoleh ke arah Fara.
"apa sayang"ucap Sarah lembut.
__ADS_1
"boleh Fara nanya sesuatu"ucap Fara menatap ke depan dengan tatapan kosong Sarah yang melihat itu menatap Fara.
"boleh emng putri mama ini mau tanya apa Hem"ucap Sarah lagi.
"ma jika dia kembali apa mama akan menghentikan Fara"ucap Farah Sarah dan Abraham juga Malvin yang mendengar itu terdiam karena tak tau tapi berbeda dengan Sarah yang membeku.
deg...
Sarah terdiam di saat Fara mengatakan itu iya mengingat di mana kejadian 12 tahun lalu yang membunuh semua orang yang berkerja di rumah mereka.
Fara yang tak dapat respon pun hanya tersenyum hambar iya yakin mna mungkin mama nya berani menghentikan sosok iblis nya jika tak ingin kehilangan nyawa nya.
"heh,Fara yakin mama pasti gak akan berani kan ma cara satu-satunya untuk menghentikan Fara adalah korban jika pun tak ada melukai diri sendiri namun yang paling sulit iyalah kata tenang yang akan beresiko pada orang yang menenangkan nya"ucap Fara lagi.
"alasan Fara gak mau Tinggal satu rumah sama mama hanya itu ma sesuatu yang membuat Fara trauma besar sampai sekarang ya itu kebangkitan iblis Fara" ucap Fara. membuat Melvin dan Abraham mengerutkan keningnya heran.
"tidak sedikit banyak nya nyawa yang melayang karna ulah Fara ma walaupun sekarang Fara bisa mengendalikan nya namun jika emosi Fara sudah sampai batas nya Fara hanya minta seseorang untuk menghentikan Fara"ucap Fara menoleh ke arah Sarah.
"seseorang yang pernah melihat kejadian iblis itu hanya mama dan ayah namun Fara gak mau berharap sama ayah ma Fara mau mama yang menenangkan Fara pada saat itu terjadi"ucap Fara lagi.
"selama ini Fara hidup dengan rasa bersalah ma Fara gak mau ada korban lagi Fara gak mau"ucap Fara menunduk. Sarah yang melihat itu langsung memeluk putri nya.
"kamu tentang ya sayang mama janji apa pun yang terjadi di kemudian hari mama akan selalu ada buat kamu walaupun nyawa mama taruhan nya karena kamu putri mama"ucap Sarah lagi Fara yang mendengar itu menoleh ke arah mama nya.
"mama gak mau kehilangan putri mama yang kedua kalinya hanya karena keegoisan mama sayang mama gak mau cukup Caca yang ninggalin mama dan kamu mama gak akan biarkan itu mama akan berusaha menghentikan kamu walaupun resiko nya sangat besar"ucap nya lagi tersenyum.
"lagian Fara harus tau sifat iblis dalam tubuh kamu itu adalah takdir sebuah pilihan yang tak banyak orang bisa mendapatkan nya nak dan kamu harus yakin tak akan terjadi apa-apa nanti"ucap nya lagi.
__ADS_1
"sikap itu juga hadir karena mama kan coba aja dulu mama gak mengabaikan kamu gak bikin mental sma pisik kamu hancur mungkin ini semua gak terjadi tapi apakah yang bisa mama lakuin untuk itu semua hanya sia-sia terkecuali kita sendiri yang akan menerima semua nya dan lagi takdir kamu adalah penguasa yang akan melindungi banyak orang dan dilindungi oleh banyak orang"ucap Sarah tersenyum.
"apa maksudnya"ucap Abraham dan Melvin dalam hati yang sedari tadi hanya memilih diam.
"makasih ma sekarang Fara tenang kemarin Fara selalu khawatir gak bisa kontrol emosi Fara dan mengakibatkan iblis itu muncul dan makan korban tapi setelah ada mama Fara yakin mama bisa bantu Fara suatu saat nanti"ucap Fara Sarah hanya mengangguk.
"kalian ngomong apa an sih knp papa dan Abang gak boleh tau kita juga penasaran"untuk Abraham.
"belum saat nya pa nanti jika sudah waktunya biar Fara yang ceritain ke Kalian"ucap Sarah menatap ke arah suami dan anak nya mereka hanya mengangguk.
"**apa maksudnya nya apa ada rahasia besar tentang Fara"ucap Melvin dalam hati.
"sosok iblis maksudnya apa"ucap Melvin melihat ke arah Fara"apa rahasia Lo dex knp gue jadi penasaran"ucap nya lagi.
"melindungi banyak orang dan dilindungi banyak orang"pikir Melvin.
"sial gue jadi kepo"ucap Melvin kesel"
"tapi yang jelas aku yakin Fara memiliki sisi lain yang di sebut iblis ketika emosi nya sudah Sampai batas"ucap Melvin lagi.
"dan di sini aku tambah yakin peristiwa 12 tahun lalu ada sangkut pautnya dengan sosok iblis dan pergi nya Fara"bantin nya lagi.
"entah knp kehidupan mu penuh misteri yang orang lain ingin mengungkap nya namun belum saatnya terungkap dan hal itu mengakibatkan rasa penasaran"ucap nya lagi.
"bukan hanya kamu Sarah aku juga akan melindungi putri ku walaupun nyawa kita sebagai korban nya aku akan lindungi kalian berdua"ucap Abraham sambil melihat putrinya dan istrinya itu.
"entah knp ketika melihat putri mu aku merasakan kedudukan yang tinggi dari aura nya"ucap nya lagi.
__ADS_1
"aku harap apapun yang terjadi kita bisa lalui bersama karena itu tekat ku sebagai kepala keluarga"ucap nya lagi sambil tersenyum.
"aku sayang kalian semua aku gak mau melihat di antara kalian yang pergi sebelum aku"ucap Abraham lagi**.