
setelah beberapa menit berpelukan Fara menjauhkan tubuh dara yang membuat dara harus terpaksa melepaskan pelukannya.
"gue anter pulang"ucap Fara.
"gak usah ka aku dah pesan taxi tadi"ucap dara Fara yang mendengar itu pun langsung berjalan mengambil jaket nya yang iya lempar di atas kardus bekas.
"nih pake"ucap Fara memberikan jaket nya ke arah dara,,,,dara yang melihat itu pun mengambil nya dan memakai nya.
"gue yang anter"ucap Fara lagi.
"tapi taxi nya gimana"ucap dara.
"hubungi Lo pulang bareng gue bego"ucap Fara sambil menarik tangan dara sedangkan dara iya hanya diam.
saat sampai di depan mobil Fara dara pun berucap.
"ka gakpapa aku bisa pulang sendiri"ucap dara lagi.
"gue bilang anter ya anter bisa nurut gak Lo ha"ucap Fara datar dara yang mendengar nya hanya mengangguk.
"masuk"suruh Fara dara yang mendengar nya pun masuk kedalam mobil Fara.
Fara yang melihat dara dah masuk pun mengambil hp nya dan menghubungi Galang sepupunya beberapa saat sambungan telepon pun terhubung.
"**Lo kemana"ucap Galang.
"gue gak masuk"ucap Fara.
"lah bangsat knp"ucap Galang lagi.
"bukan urusan Lo jika Lo macam-macam Karna gue gak ada awas Lo"ucap Fara tajam Galang yang mendengar nya pun mengangguk.
"iya iya takut amat deh Lo"ucap Galang.
Fara yang mendengar itu langsung mematikan sambungan telepon nya**.
setelah nya Fara berjalan memasuki mobil nya dan melajukan nya membelah ibu kota.
saat ini Fara dan dara berada di perjalanan dara yang merasakan arah jalan pulang ke rumah nya berbeda pun menatap Fara heran.
"ka kita mau kemana ini bukan jalan kerumah dara"ucap dara Fara yang mendengar nya hanya diam tanpa mau menjawab dara yang melihat itu hanya diam.
beberapa menit kemudian Fara sudah sampai di pangkaran rumah besar di mna dara yang melihat nya melongo rumah ini sangat bagus dan besar sekeliling taman di rmh itu ada pohon buah-buahan dan bunga lain nya.
"turun"ucap Fara dara yang mendengar nya pun mengangguk dan turun.
saat dah turun dara mendekat ke arah Fara.
"ka ini rumah siapa"ucap nya lagi Fara yang mendengar pun sama sekali gak menjawab.
"ikut gue"ucap Fara dara hanya pasrah mengikuti ke mna Fara.
saat berjalan ke rumah tersebut Fara melihat beberapa motor.
"**chk, mereka ada di sini lagi"ucap Fara datar**.
saat sampai di depan pintu Fara berhenti yang di susul oleh dara.
"knp ka"ucap dara.
Tampa mau menjawab Fara langsung membuka pintu itu dan menarik tangan dara untuk masuk kedalam Fara membawa dara berjalan masuk sedangkan dara hanya melihat isi rumah yang sangat besar dan indah di depan nya ini.
__ADS_1
saat sampai di ruang tamu dara yang melihat banyak nya lelaki pun terdiam sambil memegang tangan Fara kuat Fara yang merasakan itu pun menatap ke arah dara.
"Kaka gak jual aku kan"ucap dara takut-takut.
Fara yang melihat itu terkekeh.
"Lo tenang mereka abg gue"ucap Fara dara yang mendengar itu terkejut dan setelahnya mengangguk.
"**jadi ka Fara punya abg banyak banget beruntung banget jadi Kaka fara"ucap dara lagi**.
ya benar Fara gak membawa dara ke rumah orang tua dara melainkan membawa dara ke rumah mama nya.
Fara melihat abg nya dan teman-temannya sedang main PS di ruang tamu Fara mengedarkan pandangannya untuk mencari mama dan papa nya namun tak bertemu.
Fara yang mendengar suara berisik dari Melvin dkk pun menghela nafas Fara berjalan ke arah kabel televisi dan mencabut nya Riko dan daren yang asik memainkan PS pun terhenti.
"Vin knp Lo matiin"ucap Daren Melvin yang di panggil pun mengangkat alis nya heran.
"eh, bego gue di sini dari tadi"ucap Melvin masih pokus sama game di hp nya.
"tau lu"ucap elvaro.
"gue"ucap Fara datar.
mereka semua yang mendengar suara datar namun tak asing itu pun menoleh dan mendapati sosok gadis mereka bersama sosok cewek lain yang membuat mereka mengangkat alis nya.
"lo dex kapan datang nya"ucap Melvin.
"lah bukan nya mau kerja"ucap Riko.
"ngapain di situ sini"ucap elvaro.
"ngapain Lo bawa tuh cewek"ucap Daren.
Fara yang mendengar itu hanya diam sedangkan dara iya menunduk sambil memegang ujung baju Fara.
Fara berjalan ke arah abg nya yang di ikuti oleh dara di belakang nya saat sampai Fara duduk di sofa yang kosong dan di samping nya ada dara.
"bonyok Lo mana"ucap Fara elvaro dkk yang mendengar itu melongo sedangkan Melvin menoyor Kepala Fara sambil menggeleng.
__ADS_1
"bonyok Lo juga anjir Untung adx gue Lo kalo gak dah gue gebukin"ucap Melvin sedangkan Fara hanya tersenyum tipis.
"hem,itu Maksud gue"ucap Fara lagi.
"ada di kamar"ucap Melvin Fara pun mengangguk.
"bang Riko bisa panggilin gak"ucap Fara.
"lah kenapa gue ngep noh Melvin ada"ucap Riko.
"bang panggilin ada yang ingin gue bicarakan soal nya"ucap Fara.
"malas papa marah jika di ganggu waktu berdua nya"ucap Melvin mengangkat bahu acuh.
Fara yang melihat itu pun menghela nafas setelah nya iya mengambil hp Melvin di meja sedangkan Melvin dkk melihat apa yang akan Fara lakuin.
"mau ngapain tu hp gue dex"ucap Melvin.
"pinjam bentar"ucap Fara.
Fara mencari kontak mama nya setelah ketemu Fara memencet tombol pemanggil karena Fara lagi malas Fara pun menloksepeker sambungan telepon tersebut.
mereka semua mendngar mode panggilan pun menatap Fara bingung siapa yang Fara hubungi pikir mereka.
beberapa saat kemudian terdengar suara dari seberang sana yang membuat mereka semua melongo.
"\*\*chk, anak sialan apa kamu mau ganggu mama berduaan sama papa kamu ha"ucap Sarah diseberang sana.
"kau tau mama sama papa lagi mau bikin adx buat kamu sama Fara"ucap nya lagi\*\*.
Fara yang mendengar itu pun meremas ponsel Melvin yang membuat Melvin dkk melihat nya terkejut sedangkan dara iya hanya diam sambil menunduk.
"sialan gue gak mau punya adx bangsat gue gak mau jika papa sma mama gak keluar dalam waktu satu menit Fara bakal bakar ni rumah"ucap Fara marah iya melemparkan hp Melvin ke arah sofa.
mereka yang melihat Fara seperti itu terkejut begitu juga dara yang terkejut mendengar perkataan Fara.
"**knp Kaka Fara seperti itu sma orang tua nya apa mereka lagi berantem"ucap dara penasaran**.
sedangkan di posisi Sarah iya ya mendengar Suara putri nya Sedang marah pun terkejut iya menatap suaminya cemas.
"knp sayang"ucap Abraham.
"mas gawat kita harus ke bawah Fara marah saat mama bilang soal tadi dan kita di beri satu menit jika gak samperin dia rumah ini bakal di bakar"ucap Sarah cemas Abraham yang mendengar nya terkejut.
mereka pun langsung berlari keluar kamar dan berjalan ke bawah untuk menemui fara.
__ADS_1
saat sampai di ruang tamu Sarah dapat melihat banyak teman-teman anak nya namun iya tak perduli yang iya perduliin adalah sosok gadis cantik yang menatap nya dan suaminya tajam.