Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
kenyataan


__ADS_3

saat ini Rayhan di bawa menuju kerumah sakit keluarga nya sedari tadi Rayhan selalu memuntahkan darah merah yang bercampur hitam gara-gara tendangan yang di dapat dari Fara.


saat sampai di rumah sakit vino dan darel Langsung keluar dari mobil dan berlari masuk kedalam rumah sakit untuk memanggil dokter.


Arya dan key mereka membopong tubuh Rayhan yang lemah masuk kedalam rumah sakit.


tak beberapa lama kemudian datang lah Kellen dan kenen membawa kursi roda key dan Arya langsung mendudukkan Rayhan di sana dan mendorong nya sampai di depan rumah UGD yang sudah ada satu dokter kepercayaan keluarga zafano berserta suster dan juga vino dan darel.


dokter yang melihat baju putih Rayhan penuh akan darah pun terkejut.


"ada apa sama tuan muda knp bisa seperti ini"ucap dokter iflois.


"cerita nya panjang dok tolong tanganin dulu Rayhan"ucap key iflois yang mendengar itu mengangguk.


"baik lah kalian hubungi tuan zafano dan nyonya zafano saya dan rekan setim saya bakal Tolong tuan muda"ucap dokter iflois yang diangguki oleh Arya dkk.


setelah nya Rayhan di bawa masuk kini tinggal lah Arya dan yang lain di depan pintu UGD.


"gila sih tu fara klo ngamuk ngeri gue"ucap vino.


"jika kita gak ngamanin Rayhan gue yakin Rayhan dah mati sekarang"ucap kenen yang di angguki oleh mereka.


"gue heran segitu nya dia marah sama Rayhan karena melukai dara"ucap darel.


"kaya nya dara berharga deh bagi dia"ucap kenen.


"tpi yang gue gak habis pikir dia nyerang Rayhan tanpa memberikan celah gue yakin 100 orang yang berhadapan dengan dia bakal kalah "ucap kenen.


"gue gak tau knp dia sekuat itu jika lagi emosi"ucap Kellen.


"baru kali ini gue liat cewek kaya dia Tampa rasa bersalah lagi telah buat Rayhan kaya gini"ucap vino.


"emang pantes di sebut iblis tuh cewek"ucap Arya.


sedangkan key dari tadi hanya diam iya memikirkan tentang semua yang terjadi hari ini terlalu banyak yang membuat nya terkejut belum maslah mama nya masalah Rayhan di tambah melihat betapa beringas nya Fara membuat nya pusing terkejut ngeri bercampur aduk mereka yang melihat key hanya diam pun mengangkat alis nya heran.


"Lo knp key"ucap Kellen key yang sadar pun menatap nya.


"ini salah gue kan"ucap key mereka yang melihat itu menatap key Heran.


"di mana nya"ucap darel.

__ADS_1


"karena gue Rayhan berantem dan masuk rumah sakit"ucap key menunduk mereka yang melihat itu menghela nafas.


"ini bukan salah Lo key"ucap Arya.


"gak ada yang salah di sini Rayhan hanya membela geng kita namun Tampa sengaja terbawa emosi dan membangun kan macam yang sedang gak bisa di ganggu"ucap Kellen mereka yang mendengar itu mengangguk key iya hanya diam.


"Lo lagi mikirin tentang omongan Fara"ucap vino.


"gue penasaran apa yang di sembunyikan sama nyokap gue"ucap key sedangkan Arya yang melihat itu hanya diam.


"gue tau tapi gak pasti gue hanya nebak entah benar atau gak gue gak bisa pastikan key"ucap Arya dalam hati.


"perasaan kita baru dekat sama mereka dan kacau aja sekarang"ucap vino mereka yang mendengar itu terdiam.


"jika gue tau bakal gini mungkin gue cari tau dulu tentang Bima"ucap Arya mereka yang melihat itu menepuk bahu Arya.


"dah lah semua nya dah terjadi"ucap Kellen.


"sekarang gimana apa kita kasih tau orang tua Rayhan"ucap darel.


"kasih tau ajalah dari pada ribet entar"ucap vino.


"kasih tau aja di sini mereka lebih penting"ucap Arya vino yang melihat itu mengangguk iya mengambil ponselnya dan mengetikkan sesuatu di sana untuk di kirim ke orang tua Rayhan.


"gue gak lagi deh mau berurusan dengan Fara"ucap darel mereka yang mendengar itu hanya diam menatap pintu UGD yang belum ada tanda-tanda dari dokter tentang Rayhan.


"**Lo orang pertama yang berani yakitin Rayhan gue gak tau seperti apa kedepannya Lo karena dah berani melakukan ini semua"ucap Arya dalam hati sambil menatap pintu UGD.


"baru kali ini Lo babak-belur karena cewek gue gak tau seperti apa kekuatan dan kehebatan nya tapi yang jelas gue akui jika dia gak bisa di remehkan karena Lo aja yang kejam dan beringas bisa kalah sama dia"ucap nya lagi tersenyum tipis**.



sedangkan di dalam ruangan UGD dokter iflois yang menangani Rayhan tertegun iya menatap Rayhan terkejut suster yang melihat nya pun menatap nya heran.



"dok knp reaksi anda seperti itu apa terjadi sesuatu"ucap suster Karin.



iflois yang mendengar itu langsung menatap ke arah Karin sambil menggeleng.

__ADS_1



"tak ada gak ada yang perlu kita khawatir kan lagi sekarang"ucap iflois tersenyum Karin yang melihat itu menatap nya heran.



"maksud dokter iflois apa"ucap nya iflois hanya menggeleng yang membuat karin hanya diam.



"jika keluarga mu tau racun yang selama ini bergumpal di tubuh mu sudah hilang mereka pasti seneng"



"saya tak tau apa yang terjadi sama tuan muda tapi saya bersyukur racun yang berbahaya ini sudah hilang"



"jujur selama ini saya tak berani mengoperasi tuan muda karena takut tuan muda gak selamat karena resikonya besar bisa mengakibatkan kantung racun itu pecah dan menyebar ke organ tubuh"



"dan sekarang tuan muda tak perlu lagi khawatir dengan kondisi tubuh tuan muda karena sekarang racun yang tuan muda derita selama 14 tahun ini menghilang" ucap iflois dalam hati dan tersenyum.



ya benar selama ini Rayhan menyimpan rahasia dari sahabat nya di dalam tubuh Rayhan terdapat gumpalan racun di Karnakan 14 tahun yang lalu Rayhan tak sengaja memakan buahan yang gak dapet di makan namun beracun selama ini racun dari tubuh Rayhan bukan nya gak bisa di operasi namun jika memilih jalan itu beresiko kantung pada lapisan racun nya akan pecah dan hal itu akan membuat organ dalam tubuh Rayhan rusak terutama ginjal di karenakan kantung racun itu tak terlalu jauh dari tali urat ginjal Rayhan yang kapan saja bisa menyebar.



![](contribute/fiction/4215876/markdown/20568514/1646379565594.jpg)



(di kampung ku aku menyebut nya sebagai pelampan tapi nama aslinya buah Bintaro).



racun itu memang bertahan selama 14 tahun ini di tubuh Rayhan Tampa ada hambatan namun yang harus Rayhan alami adalah jika tubuh nya lemah maka iya harus di rawat di rmh sakit selama ini gak ada yang tau tentang itu terkecuali dokter dan orang tua Rayhan.


__ADS_1


Rayhan sengaja menyembunyikan nya karena tak mau jika sahabat nya pada tau tentang kondisi nya.


__ADS_2