Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
8.mimpi yang berbeda


__ADS_3

setelah keluar dari rooftop Fara memutuskan untuk pulang ke apartemen iya tak ada niatan mau belajar lagi dan iya memilih bolos.


saat sudah ada di dalam kamar nya Fara merebahkan tubuhnya ke kasur king size milik nya iya menatap langit-langit atas sambil menghela nafas Fara memejamkan mata nya sejenak untuk mengurangi rasa lelahnya.


sosok gadis yang tak lain adalah Fara iya berada di suatu tempat yang selama ini iya mimpi kan tempat dimana iya bertemu seorang peria saat usia nya 5 tahun.


"knp aku bisa ada di sini"ucap Fara heran.


"Hay apa kabar"ucap sebias suara Fara yang mendengar itu pun berbalik iya bisa melihat sosok peria yang tersenyum ke arah nya.


"dargon knp kau ada di sini"ucap Fara mendekat dargon yang mendengar itu tersenyum iya menarik tangan Fara dan membawa nya ke tempat duduk yang ada di bawah pohon.


di sana sangat lah dingin karena angin yang sangat kencang menerpa wajah mereka dargon melihat ke arah Fara yang sedang memejamkan mata nya.


"adem ya"ucap dargon Fara hanya mengangguk.


"apa kah hati kamu akhir ini sering sakit"ucap dargon sambil melihat ke arah Fara.


Fara yang mendengar itu pun membuka mata nya iya melihat ke arah dargon sebentar setelah nya kembali memandang lurus ke depan.

__ADS_1


"kau benar aku tak tahu apa yang terjadi jika kau ingin mengambil alih tubuh ku tapi itu seperti nya tidak karena sakit nya berbeda dari 6 tahun yang lalu"ucap Fara dargon yang mendengar itu mengangguk.


"ya itu benar lagian kau sudah bisa mengendalikan aku dan hal itu susah buat aku mengambil alih tubuh mu"ucap dargon Fara yang mendengar itu hanya tersenyum.


"Terus rasa sakit apa itu dargon"kata Fara sambil menatap dargon.


"apa yang kau rasakan Fara"ucap dargon.


ya setelah kejadian 5 tahun umur nya di mna iya bertemu dengan sosok dargon melalui mimpi dan menerima sebuah takdir yang sampai sekarang tak ingin iya ingat dan tak ingin iya percaya itu mimpi itu datang ketika Fara beranjak saat usia nya naik mimpi itu pasti datang namun yang harus iya percaya adalah iya memiliki alter ego sejak 12 tahun lalu yang dimana iya harus menyaksikan kematian adx nya di depan mata nya dan hal itu membuat nya tak bisa mengontrol emosi nya pada saat itu lah dargon mengambil alih tubuh nya dan hal itu membuat Fara harus mengorbankan kan pelayanan dan penjaga rumah ayah nya setelah kejadian itu Fara di bawa pergi oleh kakek nya dan kembali ke Jakarta beberapa hari lalu dan iya memutuskan untuk menyembunyikan alter ego nya supaya tak ada korban lagi.


"aku merasakan penderitaan seseorang gadis yang pernah aku rasakan setelah kehilangan Caca melihat nya terluka membuat hati ku sakit dan tatapan mata nya mengingat kan ku pada Caca"ucap Fara dengan tatapan sendu nya.


"aku tak tau perasaan apa ini tpi yang jelas jika aku melihat nya menderita di depan mata ku membuat hati ku sakit bagi tertancap pisau yang sangat tajam"


"aku berusaha tak perduli terhadap nya namun hal itu tak bisa ku lakukan semakin aku membiarkan nya terluka semakin membuat emosi ku meledak tapi jika aku menolongnya aku selalu marah benci kecewa sedih bercampur aduk dan hal itu membuat ku Bingung"ucap Fara panjang lebar ya Fara akui hanya sma dargon lah iya bisa bercerita selain percaya dargon adalah sosok tak nyata yang selalu ada di dalam diri nya dan hal itu tak mungkin bagi dargon menghiyanati nya awal nya Fara emng menolak adanya dargon namun hal itu hanya sia-sia karena tak ada yang bisa menghilangkan alter ego kita kecuali kita sendiri yang bisa mengendalikan nya tak semua orang memiliki alter ego seperti Fara. sedang kan dargon hanya mendengar kan ceritanya Fara.


"knp kamu tak berusaha untuk melindungi nya saja"ucap dargon kepada Fara membuat Fara menatap dargon.


"maksud mu"ucap Fara. dargon hanya tersenyum setelah nya iya bangkit dari duduknya dan menatap awan yang sangat indah menurut nya.

__ADS_1


"dia sama seperti mu dan juga penderitaan kalian sama kamu dan adx mu sama tak ada bedanya sama dia Fara mungkin karena mata nya yang sama seperti adx mu yang menyiaratkan penderitaan membuat hati mu cemas benci dan sebagainya knp kau tak coba untuk melindungi nya anggap lah dia seperti Caca mungkin dengan itu membuat hati mu tenang jika di dekat nya"ucap dargon lagi yang tersenyum melihat ke arah Fara. sedangkan Fara hanya diam mendengar apa yang di katakan dargon barusan.


"dia baik sama seperti Caca di polos lugu penakut sma seperti Caca dan kalian sma sosok yang ingin dapat perhatian kasih sayang kepada orang tua namun terhalang karena harus menjadi korban broken home"ucap dargon lagi.


"coba lah untuk memeluk nya menenangkan nya menjaga nya aku yakin suatu saat nanti kau pasti merasakan keberadaan Caca di mna sosok kak yang selalu ingin melindungi adx nya takut akan kehilangan nya dan hal itu akan membuat mu selalu ingin bersama nya"ucap dargon lagi.


"tak ada salahnya Fara kamu melakukan ini lagian di dekat nya pasti membuat mu nyaman kan hanya saja melihat tingkah nya membuat mu tak bisa memberikan rasa khawatir dan sebagainya dan kau memilih diam dan hal itu yang mengakibatkan hati kamu sakit"


"coba lah aku yakin kau pasti bertemu sosok yang kau percaya selain aku. aku ini walaupun aku tak nyata namun sosok nyata itu penting yang bisa memeluk mu di saat tubuh jiwa mu leleh yang sanggup mendengar keluh kesah mu dan yang selalu menyemangati mu fara"


Fara yang mendengar itu hanya diam iya tak tau harus jawab apa dargon yang melihat itu pun berjalan pergi dari tempat itu namun sebelum itu iya berguam.


"tak lama lagi aku akan menemui mu Fara jadi persiapkan dirimu karena ini tanggung jawab yang sangat besar"ucap nya lagi dan menghilang Fara yang mendengar itu pun tersadar iya melihat tak ada lagi dargon di depan nya dan iya pun menghela nafas.


setelah mendapatkan mimpi itu Fafa langsung terbangun dari tidurnya iya melihat jam menunjukkan pukul 15:30.


"apa maksud dargon tanggung jawab apa "ucap Fara berpikir.


"au ah lain kali aku tanya deh"ucap Fara lagi.

__ADS_1


iya memilih beranjak dari kasur nya dan pergi ke toilet untuk membersihkan tubuh.


__ADS_2