Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
menghentikan dengan cara menenangkan


__ADS_3

fara menatap semua yang ada di sana dengan tajam letta iya terus mendekati Fara Tampa mau mendengar teriakkan anak drak Deon.


"dia bukan Fara woy Lo bisa celaka"ucap vino.


letta gak perduli iya terus berjalan sampai di depan Fara saat sudah sampai di depan Fara letta melihat mata Fara dalam.


"gue gak tau apa yang Lo rasain far gue gak tau apa yang Lo takutin tapi gue mohon kembali far kita gak akan menghiyanati lo"ucap letta berusaha memegang tangan fara namun Fara yang melihat itu mencengkram kuat wajah letta membuat letta meringis.


"aaakkhhh....


rintih letta seylla dan bela melihat itu terkejut begitu juga anggota drak Deon.


"Fara berhenti ingat itu letta"teriak seylla.


"letta, Fara stop Lo bakal bunuh letta sialan"ucap bela.


sedangkan Fara iya sekarang berada di tempat gelap iya yang mendengar suara sahabat nya samar-samar pun membuka mata nya iya tau jika sekarang tubuh nya dalam mode alter nya Fara berusaha menghentikan ego nya walaupun dirinya sudah lelah.


Fara menghempaskan tubuh letta dan menatap nya tajam.


"let gue dah bilang jangan mendekat"ucap Fara lirih mereka yang mendengar suara Fara kembali pun tersenyum.


"far jika dengan menyakiti gue Lo bisa kembali gue ikhlas lakukan sesuka Lo"ucap letta Fara yang mendengar itu menggeleng.


"gue mohon jangan dekati gue let gue bahaya gue sadar cuman sebentar nanti jiwa gue di Ambil lagi gue cuma mau bilang Lo pergi gue gak mau lukai Lo let gue gak mau"ucap Fara sendu letta yang mendengar itu menggeleng.


"far gue gak akan pergi gue mau bawa Lo kembali gue tau Lo sebenarnya gak mau hal ini kan Lo gak mau membuat orang-orang mati atau terluka di tangan Lo gue tau Lo tersiksa sama ini semua maka nya ayo kembali far gue mohon"ucap letta mendekat.


Fara menunduk dan memejamkan mata nya iya mendongak menatap lurus dan membuka mata nya yang tadi nya berwarna biru terang kini menjadi biru gelap di mana mode kedua perubahan pada mata nya Fara terus berusaha untuk tidak berubah ke mode ketiga.


mereka yang melihat itu terkejut key dan Kellen yang melihat perubahan itu menarik seylla dan bela yang membuat mereka memberontak.


"cih, sialan berani banget Lo ngebuat anak iblis ini bangun"ucap Fara dengan suar laki-lakinya.


"elo yang iblis Fara bukan iblis sialan"ucap letta marah.


Fara yang gak suka dibentak pun mendekat ke arah letta dengan tatapan membunuh nya mereka yang melihatnya ngeri anggota drak deon juga sama cuman Mereka gak tau harus menghentikan nya dengan apa.


Fara mencengkram leher letta kuat membuat letta meringis memegang tangan nya sedangkan letta iya dari tadi hanya diam sambil memejamkan mata nya.


"aaakkhhh....


"biar Lo jadi korban pertama"ucap Fara dengan smirknya.


Fara mencengkram leher letta kuat membuat wajah letta memerah.


"far stop letta bisa mati"ucap bela.


"sadar far sadar ini bukan Lo sadar Lo bisa bunuh letta"ucap seylla yang tak dapat di dengarkan oleh Fara.


Rayhan yang melihat itu mengepalkan tangannya kuat tiba-tiba iya teringat sesuatu.


"gue mohon apapun yang terjadi tolong hentikan gue dengan cara apapun jangan biarkan iblis itu menguasai diri gue seutuhnya karena gue gak mau ada korban lagi gue mohon"


Rayhan yang mengingat kata-kata Fara pun serontak terkejut.


"jadi ini alasan nya"ucap Rayhan dalam hati.


Rayhan menoleh ke arah Arya.

__ADS_1


"Ar Lo tolong letta gue akan hadepin tuh cewek"ucap Rayhan Arya yang mendengar itu pun mengangguk.


Rayhan dan Arya mendekat membuat anggota nya terkejut.


"woy kalian mau ngapain bahaya"ucap vino. namun tak dapat respon oleh mereka.


saat sudah sampai di depan Fara Rayhan langsung memegang tangan Fara yang membuat Fara menatap nya tajam.


"Lo sendiri yang minta gue untuk hentikan Lo dengan cara apapun bukan jadi sudah seharusnya gue lakukan ini"ucap Rayhan dengan smirknya.


Rayhan mencengkram tangan Fara kuat namun gak bereaksi apapun Rayhan menancap kan kuku nya yang membuat kulit putih dan mulus itu berdarah.


Fara pun Tampa sadar melonggarkan cengkraman nya di leher letta Arya yang melihat itu menarik letta dan memeluk nya letta yang terlepas pun terbatuk-batuk.


"uhukk ****uhukk****..


"Lo gak papa"ucap Arya letta hanya menggeleng.


"Fara"Guam letta Arya yang mendengar itu gak melepaskan letta.


"lepas gue harus selamatin Fara"ucap letta memberontak.


"diam Lo bisa celaka"ucap Arya tegas.


"gue gak perduli"ucap letta lagi.


Arya yang melihat hal itu menjadi geram iya mengendong letta kaya karung dan membawa nya menjauh.


"lepasin gue setan lepasin"ucap letta memberontak sambil memukul bahu Arya namun tak di hiraukan nya.


seylla dan bela yang melihat letta pun bingung.


key dkk yang melihat itu langsung menarik kedua gadis itu dan mengikuti Arya seylla dan bela yang mendapat kan perlakuan itu hanya diam menurut.



di posisi Fara saat ini tangan nya masih di cengkraman oleh Rayhan Fara menatap Rayhan tajam begitu juga sebaliknya.



"Lo gak usah ikut campur urusan gue bisa"ucap Fara marah.



Rayhan yang mendengar itu hanya menatap nya datar.



"siapa Lo sebenarnya"ucap Rayhan dingin.



"Lo gak perlu tau"ucap Fara lagi.



Rayhan yang melihat itu menatap mata Fara dingin di sini dapat iya akui mata yang indah itu tersimpan penderitaan ketakutan penyesalan dan sebagainya Rayhan mengangkat alis nya heran.


__ADS_1


"lepasin gue setan apa Lo mau gue bunuh ha"ucap Fara marah.



Fara mendorong tubuh Rayhan kasar membuat Rayhan hilang keseimbangan dan kepalanya terhantuk dengan besi tempat duduk yang berada di taman membuat kepala nya berdarah.



Rayhan memegang kepala yang berdenyut dan melihat ada darah itu Rayhan menatap Fara tajam Rayhan berdiri dan berjalan mendekat ke arah Fara.



Rayhan menatap mata Fara tajam iya memegang bahu Fara dan mendorong nya ke dinding dengan sangat keras dan mengurung nya dengan kedua tangan nya Rayhan menatap Fara dengan kemarahan namun setelah Rayhan menatap mata hitam yang berada di tengah mata biru Fara dengan tatapan damai dan menenangkan.



posisi Fara saat ini iya tengah mencari cahaya di gelapnya penglihatan tubuh nya sangat lemah punggung nya sakit dan kebas tangan nya sangat sakit iya terus mencari sampai di mna iya melihat sosok cahaya kecil Fara yang melihat itu dengan mata berkaca-kaca.



Rayhan yang melihat pas tepat pada mata hitam yang ditengah mata biru itu dengan tenang supaya memberikan ketenangan beberapa menit kemudian Rayhan terkejut melihat air mata yang keluar dari mata gadis itu Rayhan pun langsung membawa Fara kedalam pelukannya.



"Lo tenang ada gue di sini yang akan menghentikan Lo gak akan terjadi apa-apa Lo tenang"ucap Rayhan sambil mengelus bahu dan rambut Fara.



"gue minta Lo bangun kasihan sahabat Lo mereka nungguin Lo"ucap nya lagi.



"gue tau apa yang Lo lalui selama ini sangat berat tapi gue yakin Lo cewek yang kuat jadi gue mohon bangun"ucap Rayhan lembut Fara yang mendengar itu pun langsung merespon dengan anggukan membuat Rayhan tersenyum.



Rayhan ingin melepaskan pelukannya namun Fara menahan nya.



"terimakasih, terima kasih dah menghentikan gue, gue gak tau lagi jika gak ada Lo siapa yang akan menghentikan iblis itu gue gak mau ada korban lagi gue ucapin terimakasih dan maaf gue ngerepotin Lo"ucap Fara lirih dengan air mata nya Rayhan yang mendengar itu mengelus kepala Fara.



"udah seharusnya gue menghentikan Lo ini juga Lo yang minta bukan"ucap Rayhan Fara yang mendengar itu mengangguk.



"\*\*apa yang terjadi sama Lo selama ini kenapa melihat nya sangat menyakitkan"ucap Rayhan dalam hati.



"semenderita apa Lo selama ini"ucap nya lgi dalam hati sambil mengelus bahu Fara.



"banyak yang gue mau tau tentang Lo tapi kenapa sesulit itu untuk mengetahui nya"ucap nya lagi dalam hati\*\*.


__ADS_1


Rayhan yang merasa gak ada pembicaraan pun melonggarkan pelukannya namun iya terkejut di saat merasakan tubuh gadis itu memberat Rayhan langsung menoleh ke arah Fara yang teryata sudah pingsan di dalam pelukannya Rayhan yang melihat itu langsung mengendong Fara dan membawa nya ke UKS.


__ADS_2