Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
kesekolah


__ADS_3

pagi ini di rumah Abraham sangat ramai tadi malam Abraham meminta Fara dan teman anak nya untuk menginap mereka yang mendengar itu pun mengiyakan.


pagi ini diruang makan dulu nya hanya tiga orang dan kini bertambah 5 orang meja makan pun dipenuhi kebisingan canda dan tawa Abraham yang melihat itu tersenyum.


Fara dan dara Melvin elvaro Daren dan Riko sudah rapi dengan seragam sekolah mereka Abraham yang juga sudah rapi dengan setelannya ya itu kantor an.


"Fara sama dara mau papa anter"ucap Abraham Fara dan dara yang mendengar itu menatap Abraham.


"gak usah pa Fara bawa mobil"ucap Fara.


"ya udah deh sekolah nya yang bener kalian"ucap Sarah.


"oke ma"ucap dara ya benar dara sebenarnya segan dan canggung namun Sarah dan Abraham memaksa nya untuk biasa saja.


"gak janji ma"ucap Fara dan Melvin dkk serempak.


Abraham yang mendengar Jawaban yang berbeda-beda pun menatap anak nya.


"knp hanya dara yang serius"ucap Abraham.


"chk, cukup satu aja yang teladan kita nya gak ikutan pa"ucap Riko.


"kamu ini jika otak gak pintar gimna ngurus perkerjaan"ucap Abraham menggeleng.


"yah, kita semua gak ada yang bodoh soal nya pa"ucap Daren tersenyum Abraham yang mendengar itu melongo sedangkan Sarah iya geleng-geleng kepala.


"bang Yang gue bilang kemaren ingat kan"ucap Fara ke pada Melvin yang disebelah nya.


"hem, entar itu urusan kita"ucap Melvin Fara yang melihat itu mengangguk.


setelah nya Fara bangkit dari duduknya dan di susul oleh yang lain.


"ya udah klo gitu kami berangkat ma pa"ucap Fara.


"ya udah hati-hati"ucap Sarah dan Abraham.


mobil Fara melaju di jalan raya hari dah menunjukkan pukul 7:25 yang dimana 5 menit lagi jam masuk sekolah.



3 menit kemudian mobil Fara sudah sampai di parkiran Fara dan dara keluar dari dalam mobil nya.



"Lo masuk duluan"ucap Fara dara yang mendengar nya pun heran.



"Kaka Fara mau kemana"ucap dara.



"gue ada urusan Lo masuk klo terjadi apa-apa telpon gue"ucap Fara dara yang mendengar itu hanya mengangguk.



setelah nya dara Berjalan masuk ke sekolah nya Fara yang melihat dara dan masuk pun melangkah kan kaki nya ke arah kantin.



Fara mengetikan sesuatu di ponsel nya.



...**cecan anti cogan**....


^^^(**faraueen**)^^^


^^^"**susul gue di kantin"pesan Fara**.^^^



setelah nya Fara memasukkan ponselnya dan berjalan menuju kantin.



sedangkan di kelas 11 IPS 2 letta dkk hanya duduk diam gak ada kerjaan hari ini guru lambat masuk di karenakan waktu jam pelajaran dah mulai namun gak ada tanda-tanda guru masuk.


letta seylla dan bela yang tengah menatap kelas nya suntuk pun teralihkan dengan suara ponsel mereka.


Dengan malas mereka mengambil hp nya dan melihat pesan masuk dari Fara.


serontak mata mereka pun membuat.


"eh, Fara dah masuk nih"ucap bela.


"iya dia lagi di kantin"ucap seylla.


"lah apa lagi kita susul tuh anak"ucap letta senang mereka pun mengangguk dan bangkit dari duduknya berjalan ke arah kantin.


saat sampai di kantin letta seylla dan bela melihat sekeliling untuk mencari keberadaan Fara saat ketemu mereka langsung berjalan ke arah meja Fara.



"far"teriak letta Fara yang tengah main ponsel nya pun menoleh di saat ada yang memanggil nya dan Fara melihat ada sahabat nya.



"dah lama"ucap letta.



"baru"ucap Fara.



"chk, sial libur gak ngajak-ngajak Lo"ucap bela kesel.

__ADS_1



Fara yang mendengar itu hanya diam.



"gue minta maaf soal kemaren"ucap Fara.



"Lo dah ingat semua nya"ucap letta Fara mengangguk.



"itu bukan salah Lo"ucap letta lagi.



"chk, jangan ngelak itu salah gue"ucap Fara lagi.



"ok, gue dah maafin Lo far jadi Lo gak perlu merasa bersalah gini"ucap letta.



"pesan makanan dulu yok"ucap seylla.



mereka yang mendengar itu pun mengangguk.



"gue sosis panggang aja tadi dah makan"ucap Fara mereka pun mengangguk.



seylla dan bela yang melihat itu berdiri dan memuji ke arah tukang jual sosis.



"selama gue gak masuk ada kejadian gak"ucap Fara letta menggeleng.



"seingat gue gak ada kecuali si dara nyariin Lo"ucap letta menatap Fara.



sedangkan Fara yang mendengar itu pun mengangguk letta yang melihat Fara hanya mengangguk pun menghela nafas.



"knp bisa jeket Lo sama dia"ucap letta.




"ko bisa"ucap letta lagi.



"ulah nesa"ucap Fara males.



letta yang melihat itu hanya mengangguk setelah nya beberapa menit kemudian seylla dan bela sudah datang dengan membawa makanan pesanan mereka.



"nih, pesanan Lo"ucap bela.



"thanks"ucap letta.



"Lo tinggal di mana sih far kita mau kali ke rumah Lo"ucap bela.



"apartemen"ucap Fara santai mereka yang mendengar itu pun menatap Fara.



"apartemen mana"ucap bela lagi.



"apartemen ovic lantai lima no 334"ucap Fara lagi.



Fara berpikir memberitahu sahabat nya lebih baik dari pada mereka bertanya terus yang membuat nya pusing.



"gila itu kan apartemen paling mahal di kota ini"ucap bela terkejut yang di angguki oleh letta dan seylla.



"fixs,kita kapan-kapan harus ke sana"ucap bela Fara yang melihat itu iya hanya diam.


__ADS_1


beberapa menit kemudian meja mereka di samperin oleh inti drak Deon.


"kita gabung"ucap vino.


letta seylla dan bela mendengar itu menatap ke arah Fara.


"sejak kapan"ucap Fara. letta yang paham pun berdehem.


"ekhem,itu semenjak Lo gak masuk kita sering Kabung"ucap letta fara yang mendengar itu pun mengangguk.


"gimna far boleh"ucap bela.


"hem"dehem Fara.


mereka yang melihat itupun tersenyum dan mengangguk anggota drak Deon yang melihat itu duduk bergabung dengan Fara dkk.


Fara menatap Rayhan yang ada di hadapannya Fara berdehem sebentar dan berucap.


"ekhem, gue minta maaf soal kejadian kemaren"ucap Fara kepada Rayhan sedangkan Rayhan yang melihat itu hanya mengangguk.


"hem"dehem Rayhan.


"jadi Lo dah ingat semuanya"ucap key Fara mengangguk.


"ya udah kali santai kita bantu Lo juga ikhlas ya gak"ucap darel mereka pun mengangguk.


"eh, ngomong kita gak ada kenalan loh"ucap vino.


"ya elah pake kenalan segala nama Lo pada dah tau kita"ucap bela.


"ya gak sah aja gak sih rasanya gak berjabat tangan langsung akrab"ucap darel.


"bilang aja modus jir"ucap bela lagi.


"gak papa kesempatan gak datang dua kali soal nya"ucap kenen.


"lah kesempatan apa an"ucap Kellen.


"kesempatan kenal sama bidadari Fara dong"ucap vino darel dan kenen bareng sedangkan mereka yang melihat itu menggeleng.


"gue Friska Fara Queen panggil Fara"ucap Fara mereka yang mendengar itu menatap nya.


"marga Lo apa an"ucap Mereka kompak.


"suatu saat nanti juga tau"ucap Fara lagi.


mereka yang mendengar itu memilih untuk diam dan mengangguk saja.


"kenalin gue kenen Mandara panggil kenen"ucap kenen.


"gue vino erlano panggil vino sayang juga boleh"ucap vino tersenyum membuat yang lain melihat nya ingin muntah.


"gue darel devano panggil darel"ucap darel.


"gue Kellen Alexander panggil Kellen"ucap Kellen.


"gue key nathan jovanka panggil key"ucap key.


"dan ini namanya Arya Arsenal panggil Arya sebelas dua belas dingin nya kaya Rayhan ucap key lagi.


"dan yang di hadapan Lo itu namanya Rayhan askarga zafano panggil Rayhan atau Ray orang yang dingin nya nauzubillah"ucap key lagi Fara yang mendengar pun mengangguk.


setelah berkenalan mereka pun saling berbicara masalah hal lain tentunya terkecuali Fara Rayhan dan Arya.


"sejak kapan Lo masuk far"ucap vino.


"menurut Lo"ucap Fara datar.


"yaelah singkat amat neng apa salah nya basa-basi dulu ke'' ucap vino sedangkan Fara hanya diam.


''bolos lagi'' ucap kellen letta dkk mengangguk.


''chk,hobi bolos juga lu pada'' ucap darel.


''bodo amat'' ucap seylla dan bela bareng.


''fara Lo tau tentang nesa''ucap kenen Fara yang mendengar nya pun mengangkat alis nya heran.


''knp'' ucap Fara.


''nesa masih koma sampai sekarang'' ucap nya lagi.


''lah koma gue pikir dah mati'' ucap Fara santai mereka yang mendengar itu melongo.


''gak ada takut-takut nya lo'' ucap darel.


''takut hanya untuk orang mental yupi''ucap Fara yang membuat mereka terdiam.


''iya in''ucap vino.


'' far, sekali-kali ke ajak kita kemarkas abg lu''ucap seylla Fara yang mendengar itu hanya diam.


"gak janji"ucap Fara.


"knp gak kemarkas kita aja"ucap darel yang membuat Rayhan dan Arya menatap nya tajam.


"emang boleh"ucap letta.


anggota drak Deon yang mendengar itu menatap ke arah Rayhan dan Arya.


"gimna bos boleh gak sekali-kali bawa cewek"ucap vino.


"gak"ucap Rayhan.


"ya elah sekali doang mah''ucap vino lagi.


''gue bilang enggak ya enggak mau gue bunuh loh ha'' ucap Rayhan tajam yang membuat anggota nya kicep.

__ADS_1


sedangkan Fara dkk mereka hanya menatap nya datar.


__ADS_2