
malam ini di Mension/rumah keluarga Abraham Anggara sudah terkumpul 3 keluarga yang sedang duduk di ruang tamu mereka sedang menunggu seseorang yang akan melengkapi makan malam mereka hari sudah menunjukkan pukul 20:45 namun tak kunjung datang.
"ma mana sih tamu nya"ucap Melvin kepada mama nya. sarah yang mendengar itu tersenyum.
"kita tunggu dulu ya mama yakin pasti datang"ucap Sarah sambil tersenyum Melvin melihat itu hanya diam.
"apa dia datang pa"ucap Sarah kepada suami nya mata nya kini tengah berkaca-kaca Abraham yang melihat itu merangkul bahu istri nya dan bergumam.
"pasti Dia akan datang karena papa yakin dia sosok gak ingkar janji"ucap Abraham Sarah yang mendengar itu menatap suaminya yang tengah tersenyum sedangkan Melvin iya hanya menyimak nya saja.
"tapi dia sore tadi bilang bahwa gak janji mau datang kesini"ucap Sarah lagi.
"tunggu aja papa yakin dia datang"ucap Abraham Yang dia angguki Sarah. setelah nya hanya ada keheningan Melvin sibuk dengan ponselnya sedangkan Sarah dan Abraham sibuk dengan televisi nya.
di tempat lain tepat nya di apartemen Fara masih terbaring di kasur nya hari dah menunjukkan pukul 20:45 namun tak membuat iya ingin turun dari ranjang nya.
Fara melihat langit-langit atas kamarnya sambil menghela nafas.
"huffp, pergi gak ya"ucap Fara sambil berpikir.
"sial"umpat Fara kesel.
setelah nya iya berdiri dari baring nya dan berjalan menuju toilet untuk membersihkan diri 5 menit kemudian Fara keluar dari toilet dan menggunakan pakaian celana jeans hitam sepatu hitam baju kaos warna hitam dan jaket warna hitam setelah nya iya mengambil kunci mobil dan hp nya dan turun dari apartemen.
15 menit di dalam mobil sekarang iya sudah sampai di depan rumah mama nya Fara turun dari mobil nya dan menatap bangunan yang dulunya tempat di mana ia harus melihat penderitaan adx nya dan diri nya dan harus melihat kematian adx nya yang membuat jiwa iblis nya keluar dan merenggut banyak nya nyawa tak bersalah ya pada saat itu mereka tinggal di rumah Sarah semenjak pisah Diki Senjaya lah yang pindah karena rumah ini milik Sarah.
Fara terus melihat bangunan rumah yang sangat besar dan megah bernuansa putih biru memiliki 2 lantai dan di hiasi banyak nya lampu di sekitar bangunan dan memiliki beberapa tanaman pohon mangga dan Jambu yang subur di halaman rumah tersebut Fara yang melihat tak ada perubahan pada rumah itu hanya menatap nya datar setelah nya iya melangkah masuk kedalam.
__ADS_1
saat sampai di depan pintu Tampa mengetok pintu Fara langsung berjalan ke dalam rumah itu dan saat dia berada di ruang tamu iya melihat pemandangan yang sangat indah di mna mama nya sedang duduk sambil di rangkul oleh sosok peria yang Fara yakini adalah suami baru nya dan satu lagi sosok lelaki muda mungkin tua nya sekitar 2 tahun dari Fara dan di yakini itu anak dari suami mama nya Fara yang melihat itu hanya tersenyum tipis iya mengingat kejadian dulu yang di mana iya tak melihat keluarga ini kumpul sehari-hari selalu ribut membuat adx nya nangis ketakutan dan berakhir meninggalkan nya Fara yang mengingat itu mengepalkan tangannya kuat iya berjalan ke arah ruang tamu yang masih belum di sadari oleh mereka dengan tatapan dingin sedangkan orang yang tengah berkumpul itu tak menyadari keberadaan fara..
"ekhem"dehem Fara yang membuat ketiga orang itu menoleh ke arah nya serontak ketiga nya berdiri di saat melihat sosok gadis cantik yang tengah berdiri dengan tatapan yang sulit mereka tebak.
"Friska"ucap Sarah yang melihat sosok gadis di depannya ini dengan tatapan sendu.
Melvin yang mendengar itu pun terkejut jadi yang di tunggu sedari tadi ada adalah adx tiri nya Melvin melihat ke arah papa nya yang tersenyum ke arah nya.
Sarah mendekat dan memegang bahu putri nya dengan tangan bergetar.
"Friska ini kamu sayang kamu udah Tumbuh besar dan sangat cantik mama kangen nak"ucap Sarah Fara yang mendengar itu hanya diam ia mempersilahkan apa yang akan di lakukan mama nya anggap hadiah pertemuan mereka.
Sarah yang melihat Fara diam pun menangis iya langsung memeluk putri nya.
"kamu apa kabar Hem mama kangen"ucap Sarah sambil melepaskan pelukannya.
fara yang malas berbasa-basi pun berucap.
"lapar"ucap Fara dingin dan datar.
Sarah yang mendengar suara datar dan dingin itu pun tertegun namun setelah nya tersenyum.
__ADS_1
"ya udah kita makan ya mama udah masakin kesuksesan kalian berdua"ucap Sarah yang langsung menarik tangan Fara , sedangkan Fara yang melihat itu hanya diam dan mengikuti di mna iya akan di bawa.
Abraham yang melihat itu pun tersenyum ia merangkul putranya.
"ayo boy kita susul dua princess"ucap Abraham Melvin yang melihat itu mengangguk.
"pa jadi dia anak yang mama rindukan selama ini"ucap Melvin Abraham yang melihat itu mengangguk.
"kapan dia kembali pa"ucap Melvin lagi.
"papa aja baru tau sekarang boy"ucap Abraham.
"sekarang kamu tau apa tugas kamu kan"ucap Abraham lagi yang langsung di tatap oleh Melvin.
"maksud papa apa"ucap nya.
"tanggung jawab mu bukan hanya kepada mama mu melainkan ke pada adx mu sekarang lindungi lah mereka berdua Ketika papa sudah gak bisa melindungi mereka"ucap Abraham Melvin yang melihat itu mengangguk.
saat sampai di meja makan Sarah mendudukkan Fara di kursi putri kedua nya dan di sebelah nya ada Melvin sedangkan di depan mereka ada Sarah dan Abraham.
Sarah dengan semangat mengambil kan makanan untuk Fara Melvin dan Abraham dengan senyuman yang tak pernah luntur dan hal itu dapat di lihat Fara sedari tadi.
__ADS_1
"Friska ayo makan nak mama dah buatin masakan kesukaan kamu dan Kaka kamu"ucap Sarah Fara yang mendengar itu hanya diam iya memakan makanan nya sedangkan Melvin melihat itu hanya tersenyum setelah nya hanya ada keheningan di meja makan itu semua orang sibuk memakan makanan mereka.