Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
19. marga


__ADS_3

sudah lama saling diam dengan kesibukan masing-masing ada yang main ponsel dan sebagainya kini anggota drak Deon yang tak bisa di suruh diam pun berbicara.


"eh Lo pada belum Jawab Fara knp gak masuk"ucap vino letta dkk yang mendengar itu menatap vino.


"kita dah bilang kita gak tau"ucap seylla.


"masa sahabat sendiri gak tau"ucap darel.


"tau jangan bilang rumah nya kalian juga gak tau"ucap kenen lagi yang serontak membuat letta dkk terdiam mereka yang melihat itu jadi Bingung.


"kalian knp"ucap vino. lagi dan lagi letta dkk hanya diam.


"chk, dasar nyusahin Lo pada"ucap darel. letta yang mendengar itu mengepalkan tangannya kuat begitu pun seylla dan bela.


brakk...


letta menggebrak meja membuat semua orang terkejut dan menoleh ke arah nya begitu pun Rayhan dan Arya.


"Lo jawab pertanyaan gue atas dasar apa Lo nanya-nanya soal Fara ha"ucap letta marah.


"Lo tenang kita gak bermaksud apa pun apa salahnya kita nanya"ucap kenen yang melihat kemarahan letta.


"heh,Lo gak bisa bohongin kita"ucap seylla menatap ke arah mereka.


"gak percaya terserah Lo pada"ucap vino memutar bola matanya.


letta yang melihat itu berjalan ke arah vino dan mencengkram erat kerah baju nya membuat vino terkejut.


"Lo pikir kita bego ha"ucap letta marah.


"gue dah bilang berhenti cari tau tentang Fara Lo semua paham gak sih punya telinga kan di pake jangan jadi pajangan"ucap letta marah.


vino yang gak terima di bentak oleh letta pun ingin memukul letta namun di tahan oleh Arya.


"jangan main kasar dia cewek"ucap Arya.


"Lo diam setan dia udah ngebentak gue"ucap vino marah.


Arya yang tak terima di bentak pun memukul vino.


"bughhh....


"setan Lo pikir dengan Lo mukul dia semuanya selesai ha"ucap Arya marah.


"Lo gak mikir ha lo akan berurusan dengan Fara mau Lo masuk rumah sakit"ucap kenen menambahi membuat vino terkejut iya meneguk ludah nya susah payah bagaimana bisa iya melupakan itu.


"jika Lo di pukul oleh Rayhan mungkin kita gak papa karna kita tau Rayhan gak akan bunuh Lo tapi ini Fara Lo liat betapa ngeri nya tuh cewek bahkan ngebunuh orang aja dia gak keberatan"ucap Kellen ikut menambah hi.


"cih, sialan gue masih sayang nyawa anjing"ucap vino kesel.


setelah nya mereka melihat ke arah letta dkk dengan diam sedangkan letta dkk iya hanya menatap mereka datar.


beberapa terdiam letta memilih pergi dari kantin yang di ikuti seylla dan bela namun sebelum keluar letta berucap.


"kita emng gak tau apa-apa soal Fara apa lagi tempat tinggal nya namun yang kita tau adalah dia berbeda dari kebanyakan orang dan gue minta jangan mencoba membangunkan macan yang sedang tertidur karena resikonya besar"ucap letta kalau pergi.


mereka yang mendengar itu pun mengerutkan kening mereka bingung.


"maksud tuh cewek galak apa an"ucap darel yang hanya di balas angkatan bahu oleh anggota lain.


"apa seberbahaya itu"ucap key kepada mereka.


"gak tau gue"ucap kenen lagi.


"apa mereka tau sesuatu" ucap Rayhan dalam hati.


setelah kepergian letta dkk mereka kembali duduk di bangku mereka ya itu di meja yang ada di sebelah meja letta dkk.


"let maksud Lo tadi apaan"ucap seylla kini mereka ada di taman belakang.


sedangkan letta yang di tanya hanya diam.


"chk, gak asik Lo main rahasia an sma kita"ucap bela cemberut.


"gue gak tau tiba-tiba ngomong gitu tadi"ucap letta asal sambil menghela nafas seylla dan bela melihat itu mengangguk.


"gue tau ada yang Lo sembunyikan let"ucap seylla dalam hati.


"kita bakal tunggu waktu yang tepat let agar Lo mau cerita karena kita tau Lo sembunyikan ini pasti ada alasan nya"ucap nya lagi.


"gue gak tau harus jawab apa ke kalian sorry udah bohongi kalian klo ada waktu yang pas gue bakal ceritain klo ini semua memang benar"ucap letta dalam hati.


"tpi yang jelas gue merasakan ada aura dan kekuatan yang besar dan tinggi Yang membuat kita gak bisa menyamai kedudukan nya karena hal itu membuat gue selalu ingin berada didekat nya apapun resiko nya"ucap nya lagi.


"gue melihat cahaya kedamayan dari diri nya dan cahaya penderitaan dari diri Fara dengan melihat mata nya dan hal itu membuat gue penasaran akan kehidupan Fara tapi entah kenapa gue di tuntut untuk percaya pada dia gue gak tau apa artinya ini namun yang jelas rasa ingin melindungi dan selalu ingin mengikuti jejak nya selalu ada di perasaan dan tekat gue"ucap letta dalam hati sambil menghela nafas panjang nya menatap ke arah Langit yang penuh dengan awan dan terik nya matahari.



kini tepat nya di sebuah markas yang bernama drak Deon sudah berkumpul 10 anggota mereka sudah pulang sekolah sedari tadi dan sekarang mereka tengah berada di ruang tamu sambil menunggu Cakra selesai mencari informasi yang mereka cari.



kini tangan Cakra Arga dan jio tengah sibuk di depan laptop Mereka nampak sekali wajah mereka yang sangat fokus membuat 7 anggota inti drak Deon diam memperhatikan beberapa menit kemudian mereka heran ketika melihat ketika orang di depan mereka mengerutkan keningnya Secara mereka ada apa pikir mereka.



"gimna dapat"ucap Arya bertanya bukan nya menjawab Cakra menoleh ke Arga.



"ga" ucap Cakra. arga yang di panggil pun menoleh.


__ADS_1


"heh, dugaan Lo benar"ucap Arga Cakra yang mendengar itu menghela nafas kasar.



"baru kali ini kita kesusahan"ucap jio menghela nafas.



"emang knp sih"ucap darel yang penasaran dari tadi.



"ga Lo aja deh pala gue pusing"ucap Cakra memejamkan mata nya.



"heh, gue juga sama anjing"ucap Arga.



"chk,gue tau kode Lo berdua"ucap jio kesel sedangkan Cakra dan Arga terkekeh.



"Lo terbaik"ucap mereka serempak.



"Lo pada malah ngomong kita gak paham"ucap vino yang terlanjur Penasaran.



"setan bisa sabar gak sih Lo ha"ucap jio menjitak kepala vino kesel.



"hehehe sorry"ucap nya cengengesan.



"pantas Lo gak nemuin tu data tentang cewek tersebut"ucap jio.



"lah emang knp"ucap key.



"data nya palsu"ucap jio lagi mereka bertujuh yang mendengar itu terkejut.



"maksud Lo"ucap mereka serempak terkecuali Rayhan dan Arya yang hanya diam saja sambil menyimak dan sambil mensetabilkan rasa terkejut nya.




"lagi dan lagi Lo sosok yang susah untuk di ungkap"ucap Rayhan.



"siapa jati diri Lo sebenarnya"ucap nya lagi.



"iya data nya palsu gue mencari nama nya gak ketemu Arga mencari data nya gak ketemu malah data orang lain yang dapat dan Cakra dia yang mengikuti aliran dari data di laptop kami juga gak ketemu"ucap jio panjang lebar.



"emang apa yang kurang"ucap Kellen.



"apa data nya bener"ucap Arga.



"iya benar ko nama nya tanggal lahir tempat pindahan nya semua nya Sama"ucap key lagi.



"informasi tentang dia di Singapura tak bisa di buka bukan karena kata sandi melainkan data nama nya gak ada dan itu membuat gue susah memberantas berkas nya"ucap Cakra lgi.



"knp bisa"ucap vino.



"emang yang kurang apa"ucap Arya.



"marga"ucap Cakra dkk serempak.



anggota drak Deon yang mendengar itu pun membulat.



"hanya karena marga identitas nya sangat terkutuk"ucap kenen gak percaya.

__ADS_1



"bukan hanya itu tpi yang jelas dia ganti nama"ucap Cakra.



"namun sayangnya marga nya di sengaja disembunyikan"ucap nya lagi.



"identitas nya yang di sembunyikan kenapa kita yang harus pusing sih"ucap darel.



"kita gak tau tapi yang jelas dengan dia ganti nama dan menyembunyikan marga akan sedikit sulit deh"ucap jio.



"heh, gue gak tau tapi yang jelas semua sandi acak udah di kasih namun tetap yang di timbulkan adalah nama data yang tak lengkap"ucap Arga.



"bagaimana bisa sih argh sial susah banget tuh cewek"ucap darel emosi.



"santai Masih ada waktu kalian deketin aja mereka gimana"ucap jio memberikan saran.



"nah itu yang berbahaya bang"ucap vino Cakra dkk yang mendengar itu menoleh.



"knp"ucap mereka.



"jangan tuh cewek sahabat nya aja kalo mau kita dekatinya berasa mau ngasih nyawa"ucap kenen.



"heh,susah juga ya"ucap jio.



"jujur baru kali ini kita puyeng gue yakin benar deh gara-gara satu cewek bisa bikin 3 gengster pusing"ucap Arga. yang di angguki oleh yang lain.



"terus gimana"ucap Kellen.



"tak ada pilihan lain kita harus deketin mereka supaya rasa penasaran ini terjawab"ucap key.



"tpi Lo tau mereka susah di deketin"ucap darel.



"apa salah nya berusaha gue muak sama rasa penasaran ini"ucap key lagi yang hanya di angguki oleh yang lain.



"jika sudah ketemu marga nya baru kita bisa lacak tuh cewek"ucap Arga.



"gak semudah itu"ucap Rayhan yang membuat semua orang menatap nya.



"kenapa"ucap Cakra.



"gue yakin jika pun kita tau marga nya siapa pasti data nya sudah di lindungi ketat seperti berlian"ucap Rayhan lgi.



"namun yang jelas Entah knp kehadiran nya membuat kita penasaran namun belum saat nya rasa penasaran itu terjawab"ucap Arya. yang langsung di angguki oleh mereka semua.



"heh, apakah sesulit ini"ucap Rayhan dalam hati.



"apa kita benar minta bantuan Legion blue"ucap kenen.



"gak perlu kaya nya di sini yang hanya kurang adalah marga nya gue yakin jika kita dapat marga nya identitas tuh cewek terungkap"ucap key.



"Lo benar lagian jika minta Legion blue untuk masalah ini gak akan bisa karena mereka melacak bagian luar kota dengan sandi acak tapi mengingat nama nya gak sama yang ada membuat mereka pusing juga"ucap Arga.



"jika kita udah dapetin marga nya namun gak bisa juga untuk melacak nya baru kita minta bantuan sama Legion blue karena soal jangka jaringan di luar kota mereka cukup berpengalaman dengan sandi² yang sulit"ucap Cakra mereka yang Mendengar itu mengangguk dan menghela nafas.

__ADS_1


__ADS_2