Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
12.sesakit itu


__ADS_3

saat ini di ruang keluarga sudah ada Fara Melvin Abraham dan Sarah setelah makan malam tadi Sarah menyuruh Fara untuk berkumpul di ruang tamu dan Fara pun mengiyakan.


sudah beberapa saat terdiam Fara sudah mulai bosan dan akhirnya ia memilih untuk bangkit dari duduknya.


"tak ada yang mau di bicarakan kan klo gitu Fara pulang"ucap Fara dingin sambil berjalan. Sarah yang melihat itu pun menarik tangan anak nya.


"tunggu nak mama mau bicara banyak sama kamu"ucap Sarah dengan memohon.


"apa an"ucap Fara sambil duduk di sofa nya.


"apa kamu gak mau kenalan sma papa kamu"ucap Sarah Fara yang mendengar itu hanya diam.


Abraham yang melihat itu hanya tersenyum ia menjulurkan tangannya dan berkata.


"kenalkan nama papa Abraham Anggara panggil papa jika mau dan panggil om jika kamu belum siap"ucap Abraham tersenyum.


dan lagi dan lagi Fara hanya diam sambil melihat Abraham iya sama sekali tak menerima uluran tangan peria yang sudah bergelar nama papa itu.


Abraham yang tak melihat Fara mau menerima uluran tangan nya pun menarik kembali tangannya iya melihat ke arah putra nya yang sedang mengepalkan tangannya sambil melihat Fara marah Abraham yang melihat itu tersenyum iya mengelus bahu putra nya dan berucap.


"dan ini anak papa nama nya Melvin vakenzo Abraham panggil dia Kaka atau Melvin sesuka mu"ucap Abraham lagi sedangkan Melvin memutar bola matanya malas.


"Fara"ucap Fara datar dan dingin.


ketiga nya yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya heran knp Fara knp bukan Friska pikir mereka.


"Fara"beo Sarah."sayang bukan nya nama kamu Friska knp bisa Fara"ucap Sarah lagi.


Fara yang mendengar itu menjawab.


"karna Friska queen Senjaya sudah mati dan di gantikan dengan Friska Fara Queen Senjaya"ucap Fara dingin. Sarah yang mendengar itu terkejut begitu juga dengan Abraham sedangkan Melvin memilih diam menyimak.

__ADS_1


"maaf"ucap Sarah menunduk Abraham yang melihat itu mengelus bahu istri nya.


"mama Mohon hiks maaf kan mama nak kasih mama kesempatan sekali lagi ya mama mohon"ucap Sarah memohon sambil menangis.


Fara yang melihat itu menghela nafas nya pelan dan iya pun berdiri dari duduknya yang di ikuti oleh Sarah karena Sarah sedang memegang tangan nya.


"jika maaf mu bisa mengembalikan semua nya akan ku lakukan"ucap Fara dengan tatapan dingin nya. Sarah yang melihat itu pun terdiam iya tak tau harus jawab apa sekarang tak mungkin semua yang terjadi bisa di kembalikan lagi.


"knp diam gak bisa kan chk,"ucap Fara lagi sambil berdecak.


"mama akan melakukan apapun itu tapi untuk soal itu mama gak bisa Friska yang lain aja ya"ucap Sarah. Fara yang mendengar itu pun menghempaskan tangan Sarah kasar sehingga genggaman itu terlepas.


"ok, jika itu yang Lo mau gue kabulin dan gue minta buat Lo gak usah berharap lebih sama gue karena Samapi kapan pun gue gak akan maaf kan Lo dan satu lagi berhenti panggil gue Friska karena Friska sudah mati dan di depan anda sekarang adalah Fara bukan Friska ingat itu"ucap Fara dengan tatapan tajam nya.


Sarah yang mendengar suara anak nya itu pun tertegun iya terduduk dilantai dengan air mata Abraham yang melihat itu pun memeluk istrinya.


"sayang ini mama nak bukan orang asing knp kamu manggil mama ini dengan sebutan gue Lo ini mama nak mama hiks"ucap sarah sendu.


"dan Lo apa Lo tau di saat kalian bertengkar gue sebagai Kaka,gue harus kuat buat adx gue dan gue harus ada setiap adx gue butuh dan gue selalu ada di saat dia meminta sesuatu dan gue yang selalu sigap buat bawa dia pergi di saat kalian bertengkar dan gue yang selalu nyanyiin di saat iya tidur dan gue yang harus menenangkan di saat iya menangis dan Lo gak tau seberapa ingin nya Caca minta di elus kepala nya minta di mandiin sama Lo minta di temenin tidur sama Lo dan minta perhatian Lo tapi apa Lo juga gak bisa kan dan gue, lagi-lagi gue yang harus ada buat dia gue yang harus sigap jadi penompong kebahagiaan nya dan gue yang harus bertahan demi dia dan itu semua gara-gara siapa ha gara-gara kalian Anjir Lo tak tau mental gue yang sudah hancur harus berusaha sekuat baja untuk adx gue dan Lo tau seberapa menderita nya gue dan Lo tau itu semua gara-gara Lo gue gak maslah dari kecil tak dapat perhatian kasih sayang dari kalian gue bisa terima namun Caca apa dia bisa terima hah, apa bisa dia masih kecil dia tak bisa menerima semua itu di saat gue menolak untuk dewasa sebelum waktunya nya namun demi Caca gue harus dewasa di saat anak-anak lain sibuk bermain bercerita sama orang tua gue harus belajar untuk dewasa demi adx gue dan hal itu karena apa karena gue gak ingin Caca juga merasakan sakit dan penderitaan yang gue rasain cukup gue yang harus dewasa sebelum waktunya Caca jangan dia harus merasakan rasa nya bermain tertawa berlari seperti anak-anak seusia nya dan Lo tetap aja gak perduli akan hal itu dan memilih untuk berdebat yang gak jelas"ucap Fara yang sudah emosi. "jika saat itu kalian gak mementingkan ego mungkin adx gue masih hidup sampai sekarang"ucap Fara lagi dengan tatapan tajam nya. "dan sekarang dengan mudah nya Lo minta maaf atas semua nya apa kata maaf Lo bisa buat Caca tersenyum gak kan adx gue mati gara-gara kalian setan kalian yang buat adx gue mati"ucap Fara dengan mata yang memerah.


"dan asal Lo tau gue yang memberikan perhatian kasih sayang yang tak pernah gue dapetkan dari kalian karena apa karena gue gak mau dia merasakan penderitaan yang sama kaya gue rasain gue yang harus menjadi orang tua buat dia gue yang selalu ada buat dia dan dengan sadis nya gue harus melihat dia meninggal di depan mata gue dan itu karena siapa ha karena kalian gara-gara kalian mental gue yang hancur tambah hancur dan Lo lihat sekarang Lo lihat buka mata Lo, Lo lihat seperti apa keadaan gue Lo lihat hidup gue mati jiwa gue juga mati tak ada senyuman tak ada canda tawa dan hal itu gara-gara kalian gue hancur gara-gara kalian gue kehilangan adx gue gara-gara kalian"ucap Fara dengan nafas yang memburu.


" dengan mudah nya Lo ucapkan maaf heh hati gue sakit mengingat semua nya gue dah berusaha untuk melupakan nya namun apa lagi dan lagi gue selalu ingat dan gue gak pernah tenang gue gak baik-baik aja dan hal itu gara-gara Lo bangsat"ucap Fara lagi Sarah yang mendengar itu terisak sedangkan Melvin iya tertegun atas apa yang di katakan Fara begitu juga Abraham mereka tak tau seperti apa penderitaan yang di alami gadis di depan mereka ini namun yang jelas mereka dapat melihat kekecewaan kesedihan kemarahan keputus asaan bercampur satu di mata gadis itu.


" dan juga gara-gara kematian adx gue membuat iblis di dalam tubuh gue bangkit dan korban nya adalah orang yang tak bersalah dan itu Lo tau gara-gara siapa hah gara-gara Lo gue benci sama Lo gue benci gara-gara Lo gue di cap sebagai pembunuh di usia gue yang masih kecil dan Lo bahkan Lo gak tau jika gue anak yang terlantar ini memiliki jiwa iblis bukan yang Lo tau hanya bertengkar dan melihat bahwa kebutuhan gue sma Caca tercukupi namun bukan itu yang gue sma Caca mau yang kita mau itu elo, elo yang selalu ada buat kita dan elo yang menemani gue belajar mengambil rapot gue seperti orang tua pada umumnya dan melihat nilai gue dan memberikan kecupan di kening memberikan pelukan mengucapkan semangat ke Gue tapi apa itu semua hanya hanyalan gue dan Lo gak tau itu bahkan gue nangis di tengah malam aja Lo gak tau kan"ucap Fara sinis. "tak ada sosok mama seperti Lo gak ada Lo adalah sosok mama yang paling jahat yang gue kenal sosok mama yang membiarkan kematian anak nya di depan mata dan memilih untuk berkelahi dengan peria berengsek itu Lo gak tau seperti apa sakit nya gue Lo gak tau di saat gue gak ada tujuan untuk hidup namun gue harus bertahan hidup di saat jiwa gue mau mati tapi tubuh gue menolak untuk mati Lo gak tau seberapa sakit hati gue gak tau"ucap Fara lagi.


"Fara Lo apa an sih ha pantes Lo ngebentak mama Lo sendiri"ucap Melvin yang tak terima iya yg awalnya diam melihat betapa rapuhnya gadis didepannya ini namun tetap saja iya tak Terima mama nya di bentak karena di sini iya tau mama nya sudah mendapatkan balasan berupa penyesalan. Fara yang mendengar itu melihat Melvin tajam.


"Lo gak usah ikut campur Lo gak tau apa apa setan Lo gak tau seberapa menderita nya gue"ucap Fara yang sudah kelepasan emosi.


Melvin yang tak terima pun mendekat ke arah Fara dan iya pun reflek memukul Fara yang membuat kedua orang tua nya terkejut.

__ADS_1


**bughh...


"kyaaaa Melvin"ucap Sarah terkejut.


"Melvin"bentak Abraham**.


Fara yang mendapat pukulan itu hanya diam menstabilkan emosi nya iya tak bisa di kuasai oleh emosi iya tak ingin jika ada korban lagi.


"gue emang gak tau apa-apa tentang masalah Lo dan mama tapi yang Lo harus tau dia mama Lo mama kandung Lo Fara"ucap Melvin marah.


"dan Lo malah bentak dia dimana rasa Hormat Lo kepada orang tua"ucap nya lagi.


Fara yang mendengar itu mengepalkan tangannya kuat iya yang sangat marah pun menendang perut Melvin membuat Melvin terpental ke meja Fara yang melihat itu menatap nya tajam.


"dia bukan mama gue dia itu nyokap Lo anjing gue gak pernah minta dilahirkan oleh dia gak pernah"ucap Fara lagi Melvin yang mendengar itu terdiam.


"hormat Lo bilang rasa Hormat iya"ucap Fara sinis sambil memutar bola matanya. "asal Lo tau gimana gue mau hormat sama dia jika waktu gue kecil yang ngajarin gue manggil mama hanya pembantu bukan dia bego"ucap Fara dengan mata berkaca-kaca Melvin yang melihat itu tertegun sebegitu sakit nya kah pikir nya.


Fara yang sudah muak pun melangkah keluar sebelum itu ia berucap.


"dia itu nyokap Lo bukan mama gue suruh dia berhenti berharap sama gue karena gak akan ada yang berubah disini"ucap Fara langsung pergi Sarah yang melihat itu bangkit dari duduknya dan mengajar Fara namun Abraham menahan nya.


"sekecewa itu kamu sama mama semenderita itu kamu dulu knp mama gak tau apa-apa knp mama emng gak becus Friska maaf kan mama, mama emng gak pantas jadi mama kamu"ucap Sarah dalam hati.


"jika waktu bisa berputar mama akan memperbaiki semua nya namun sekarang apa itu masih bisa bahkan mama akan kasih kamu kasih sayang perhatian tapi apa kamu mau menerima nya lagi mama benar-benar menyesal Friska"ucap nya lagi.


"apa sebenci itu kamu sama mama nak apa tak ada kesempatan lagi untuk mama walaupun sekali saja mama dah menyesal Friska mama menyesal"ucap Sarah dalam hati.


"biar kan dia pergi dia butuh sendiri sayang"ucap Abraham menenangkan Sarah. sedangkan Sarah iya menangis sambil melihat kepergian putri nya Melvin yang melihat itu hanya diam dengan wajah sendu nya iya berpikir apa yang di lakukan mama nya sehingga Fara sebenci itu sama nya.


"mama pantas mendapatkan ini Friska mama pantas karena ini semua gara-gara mama, maaf kan mama nak mama sayang sma kamu"ucap nya lagi.

__ADS_1


__ADS_2