Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
jangan bawa nama orang tuaku


__ADS_3

Fara yang melihat tak ada yang mau berbicara lagi pun tersenyum tipis iya menunduk sebentar dan setelah menatap mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.


"sudah apa tak ada yang mau merundung ku lagi"ucap Fara dingin sambil menatap mereka yang terdiam.


"kalian berusaha menjelekkan aku di sini dan menganggap aku yang salah"ucap Fara lagi.


"karena ini memang salah kamu"ucap salah satu dari ibu².


"chk, jika aku salah apa kalian pantas membawa nama yang tak seharusnya kalian sebut"ucap Fara lagi dengan tatapan yang sudah memerah yang membuat semua orang melihat itu terdiam.


"kalian apa kalian tau ha di sini yang salah duluan itu anak kalian"ucap Fara datar.


"kalian bertanya pada saya kenapa saya berandal kenapa saya gak diajarkan orang tua saya dan kenapa saya sok jagoan iya maka baik saya akan kasih tau kalian semua"ucap Fara.


"SAYA BERANDAL KARENA SAYA TAK INGIN DI TINDAS DI BULLY"TERIAK FARA MEMBUAT SEMUA ORANG MENDENGAR NYA TERDIAM.


"KALIAN BERTANYA KENAPA SAYA GAK DIAJARKAN OLEH ORANG TUA SAYA KARENA SAYA SEDARI KECIL EMNG GAK DIAJARKAN APAPUN DARI MEREKA SAYA SEBATAS HANYA UNTUK DILAHIRKAN NAMUN TIDAK UNTUK DIBESARKAN"UCAP FARA DENGAN MATA YANG SUDAH BERKACA-KACA.


letta seylla dan bela yang mendengar itu menatap Fara dengan mata yang sudah basah mereka merasakan sakit yang Fara rasakan dan mereka gak tau jika teryata sahabat mereka semenderita ini.


"SAYA SOK JAGOAN KARENA SAYA DITUNTUT UNTUK MEMBELA KEBENARAN BUKAN MEMBELA KEJAHATAN WALUPUN SAYA HARUS MEMBUNUH MEREKA JIKA INI DEMI KEBENARAN SAYA GAK PERDULI"


"jika kalian ingin menyalahkan saya silahkan tapi satu hal jangan bawa nama orang tua saya karena mereka tak tau apapun tentang ini semua"teriak Fara kenceng.


"dan kalian seenaknya membawa nama orang tua saya Tampa berkaca apa kalian sadar ha apa kalian sadar jika kalian adalah orang tua yang baik yang selalu ada buat anak nya gak kan lantas apa hak kalian bawa nama orang tua saya setan"ucap Fara yang sudah geram.

__ADS_1


"kalian sok mehakimi saya lantas saya bertanya apa kalian orang tua yang baik ha apa kalian orang tua yang selalu ada untuk anak kalian gak kan"


"dan di sini kalian mengatakan orang tua saya gak mengajar kan saya lalu apa dengan kalian ha apa kalian juga sama mengajarkan anak kalian gak kan karena apa karena yang ada di otak kalian hanya perkerjaan-perkerjaan Tampa sadar anak kalian semua sudah tumbuh dewasa dengan jalan yang salah"


"dan di sini saya tanya sama kalian apa di antara kalian tau anak kalian kesukaan nya apa gak kan di antara kalian gak akan tau semua itu"


"dan gara-gara kalian Tampa sadar anak kalian tumbuh dengan cara yang salah apa kalian tau jika kalian mengajar kan mereka dengan bener maka mereka gak akan seperti ini tapi apa ha kalian gak perduli sama itu semua"


"dan sekarang di saat mereka masuk rumah sakit baru kalian menyalahkan orang lain Tampa tau apa permasalahan nya.


"apa kalian tau anak kalian yang datang lalu nyerang Sekolah ini dan memukuli satpam penjaga gerbang apa kalian tau itu gak kan kalian"


"mereka menyerang orang yang gak bersalah demi apa demi melampiaskan kebencian mereka terhadap musuh mereka namun mereka gak sadar jika yang membuat mereka seperti ini itu kalian bangsat kalian"


letta yang melihat itu Ingin mendekat namun di tahan oleh Arya letta yang melihat itu menoleh dan mendapati gelengan dari Arya letta yang melihat itu hanya menurut saja.


"kalian gak bisa seenaknya menyalahkan saya di sini karena di sini bukan saya yang salah tapi kalian"


"saya membuat mereka masuk rumah sakit supaya apa supaya mereka sadar yang mereka lakukan itu salah dan membuat kalian sadar jika dengan kalian mengabaikan mereka yang akan terjadi dampak buruk pada mereka"


"kalian adalah orang tua yang gak berguna mementingkan ego kalian masing-masing Tampa sadar yang akan kena getah nya anak kalian sendiri"


"saya yang hidup dengan sendirinya Tampa bantuan orang tua saya hidup dengan tekanan yang kuat membuat mental saya hancur saya selama ini menderita di saat melihat orang lain bahagia saya sangat menginginkan nya namun apa gara-gara ego mereka mengabaikan saya sampai-sampai saya tumbuh seperti ini apa kalian tau ha di saat anak kalian yang hidup tanpa tujuan satu-satunya orang yang mereka butuhkan adalah kalian tapi apa kalian hanya sibuk sibuk dan sibuk Tampa tau anak kalian memilih menghabiskan hidupnya di Dunia gelap.


"jika kalian tak bisa menjadi orang tua yang baik buat anak kalian jangan bawa nama orang tua saya karena mereka lebih baik dari pada kalian mereka yang mengabaikan saya namun kembali sadar dan mencoba memperbaiki semuanya sedangkan kalian bahkan mungkin gak ada terbesit kata ingin memperbaiki pada diri kalian bukan karena apa karena harta lebih utama dari pada darah daging kalian sendiri kalian orang tua yang payah gak berguna kalian gak pantes di anggap sebagai orang tua jika kalian lah yang mengakibatkan anak kalian hancur anjing hancur"ucap Fara yang sudah mulai hilang kendali.

__ADS_1


"kalian yang hanya bisa produksi Tampa ingin bertanggung jawab atas kehidupan nya lantas apa yang akan mereka banggakan dari orang tua Kya kalian ha apa harta mereka gak butuh Harta kalian karena yang mereka butuhkan waktu, waktu kalian kasih sayang kalian"


"kalian tau saya memisahkan pertarungan mereka karena saya punya alasan dan kalian mau tau apa alasan nya"ucap Fara menatap mereka semua.


setelah nya Fara mengeluarkan kertas dan memberikan ke pak Burhan pak Burhan yang melihat itu mengambil dengan mata yang memerah dan membuka nya lalu membaca nya.


"dengan izin ini saya selaku pemerintah memberikan izin kepada anggota Legion blue untuk menghentikan penyerangan yang terjadi di SMA lampu pelita dengan cara apapun"


semua orang yang mendengar itu terkejut begitu juga dengan para orang tua pak kepala sekolah membaca cht yang sudah dikirim oleh ketua Legion blue di ponsel Fara.


"saya Melvin vakenzo Abraham selaku ketua dari Legion blue meminta kepada saudari Friska Fara Queen untuk menghentikan penyerangan yang terjadi di SMA lampu pelita dengan cara apapun dan ini resmi atas perintah langsung dari pemerintah"ucap pak kepala sekolah.


mereka semua yang mendengar itu terkejut orang-orang yang merundung Fara tadi serontak terduduk dilapangan selalu mengatakan maaf.


sedangkan letta dkk yang mendengar itu membuat mereka gak tau apa hubungannya Fara dengan urusan gengster pemerintah itu.


sedangkan Rayhan dkk termasuk anggota lain yang mendengar itu saling pandang.


"apa hubungan Lo sma mereka sebenarnya"ucap Rayhan dalam hati.


Fara yang merasa sudah selesai pun tersenyum tipis.


"jika kalian masih ingin meminta pertanggungjawaban terhadap saya maka saya rela di penjara atas tuduhan penganiyayaan"ucap Fara lagi.


mereka yang mendengar itu hanya terdiam sambil menangis mengingat semua yang di ucapkan Fara tadi membuat mereka sadar jika ini semua salah mereka.

__ADS_1


__ADS_2