Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
dara


__ADS_3

sudah dua hari semenjak kejadian di mana perubahan pada Fara dan saat ini Fara gak masuk sekolah maupun gak ada kabar letta jangan tanyakan lagi jelas di antara seylla dan bela letta lah yang paling khawatir tentang Fara entah apa yang terjadi klo soal Fara letta bak kesurupan.


saat ini tepat nya di kantin meja yang di tempati oleh letta seylla dan bela mereka sedang gak bersemangat karena gak ada satu sahabat mereka yaitu Fara.


letta dari tadi kesel melihat hp nya yang sampai sekarang gak ada direspon oleh Fara sedangkan seylla dan bela yang melihat itu geleng-geleng kepala.


"let udah sih Fara gak apa-apa percaya deh"ucap seylla yang di angguki oleh bela.


"chk,gue tau tpi tetap aja gue khawatir sma tuh anak"ucap letta.


"Lo kenapa sih let, semenjak kita ketemu Fara kaya nya Lo deh yang paling berlebihan"ucap bela penasaran seylla yang mendengar pun mengangguk.


"apa salah nya gue Khawatir sma dia"ucap letta sinis mereka yang melihat itu menghela nafas.


"klo gini mah jadi nyesel kita gak cari tau di mna rumah nya"ucap bela mereka yang mendengar itu pun menghela nafas.


tak berapa lama kemudian datang lah anggota inti drak Deon ke kantin bela ya melihat itu pun melambaikan tangan nya letta dan seylla yang melihat itu mengangkat alis nya heran.


"woy sini"ucap bela melambaikan tangannya sedangkan anggota drak Deon yang melihat itu pun saling tatap dan setelah nya berjalan menuju meja letta dkk sedangkan letta dan seylla yang melihat itu pun melotot ke arah bela yang di balas cengiran Tampa dosa nya yang membuat letta dan seylla mendeus kesel dan memutar bola mata nya.


"ada apa"ucap vino saat sudah sampai di meja tersebut.


"gak ga ada cuman ngajak gabung aja kita lagi gabut soal nya gak ada Fara"ucap bela.


"lah emang tuh anak gak masuk lagi"ucap vino lagi yang di angguki oleh bela.


mereka yang melihat itu mengangguk dan duduk di kursi tersebut.


"gak pesan makanan apa kalian"ucap darel.


"lagi malas"ucap bela.


"eh, neng letta sama neng seylla knp diam aja"ucap vino lgi.


"bukan urusan Lo"ucap mereka kompak yang membuat vino cemberut.


"udah si kak vino mereka kaya gitu juga gara-gara si kecebong ikan gak masuk dan gak kasih kabar"ucap bela.


mereka yang mendengar kata asing dari Mulut bela pun bertanya.


"kecebong ikan maksud Lo"ucap kenen.


bela yang mendengar itu pun menghela nafas.


"Fara"ucap nya datar mereka yang mendengar Hanya mengangguk.


"di antara kalian siapa yang ahli dalam bidang melacak "ucap letta melihat ke arah mereka yang membuat mereka menatap nya bingung.


"emang knp"ucap darel.


"lacak Fara"ucap letta lagi.


"gak bisa data nya gak lengkap"ucap key. yang membuat letta menunduk.


"chk,gakusah khawatir berlebihan dia juga baik-baik aja"ucap kenen.


"tau jangan terlalu khawatir Lo harus percaya jika dia kuat"ucap key lagi.


letta dkk yang mendengar itu terdiam.


"Lo pada udah tau jika nesa masih koma"ucap vino memecah keheningan yang membuat mereka menatap nya terkecuali Rayhan dan Arya.


"lah si cabe masih koma"ucap bela yang diangguki oleh vino.

__ADS_1


"terus si Anggota lemah tuh gimna"ucap bela.


"siapa"ucap darel.


"chk, lemot amat sih world wolf maksud gue"ucap bela kesel mereka yang mendengar pun mengangguk.


"yah masih di rawat lah Lo kira tulang patah bisa sembuh cepat"ucap darel.


"gila sih si Fara Belum beberapa lama sekolah disini sudah buat ulah dua kali lagi Belum juga selesai soal nesa dah berurusan dengan anggota geng"ucap kenen sambil geleng-geleng kepala.


"benar-benar mental yang sangat berani tuh"ucap vino.


"ya jelas lah sahabat Kita"ucap bela lagi.


"gue cuman takut Nanti Fara dikeluarkan di sekolah ini"ucap seylla.


"lah emang knp"ucap bela.


"buset, Lo lupa atau pikun ya kali Fara dah buat anak pemilik sekolah ini koma gak mungkin kan gak dikeluarkan dari sekolah"ucap seylla sambil menoyor kepala bela yang membuat Bela cemberut anggota drak Deon yang melihat itu terkekeh kecil melihat wajah bela yang lucu menurut mereka.


"jika itu terjadi kita menjadi anggota 3 orang dong"ucap bela sedih.


"gak bakal"ucap letta.


"knp"ucap seylla dan bela.


"jika itu terjadi kita juga keluar dari sekolah ini"ucap letta yang membuat mereka melongo.


"Lo serius"ucap mereka letta hanya mengangguk.


"gila sih si Fara berpengaruh besar juga terhadap kalian"ucap darel.


"apa lagi si letta"ucap vino. letta yang mendengar itu hanya diam.


di saat mereka menoleh mereka saling mengangkat alis heran karena melihat sosok gadis dengan menenteng jeket di tangan nya dengan kepala menunduk.


"lah si cupu ngapin"ucap kenen.


dara ya sosok yang sedang di depan Rayhan dkk dan letta dkk adalah dara di mana iya yang gak masuk beberapa hari ini dan sekarang iya masuk mau mengembalikan jaket milik fara.


"i-ini kak apa K-kaka Fara gak masuk"ucap dara bertanya sambil terbata-bata mereka yang mendengar itu pun saling pandang.


"ngapin Lo cari si Fara"ucap bela.


"aku mau ngembaliin jaket Kaka Fara"ucap dara lagi mereka yang mendengar itu pun menatap tangan dara yang ada jaket nya.


"lah knp bisa jaket nya Fara di elo"ucap darel.


"kemaren kak Fara ada bantuin aku dan pinjaman jaket nya namun aku baru bisa ngasih sekarng"ucap dara mereka yang mendengar pun mengangguk.


"Fara gak ada di dah dua hari gak masuk jika Lo mau kasih kita aja entar kita kasih ke Fara Ketika dia masuk"ucap seylla dara yang mendengar pun mengangkat kepalanya.


"loh, knp apa Kaka Fara sakit"ucap nya cemas.


mereka yang melihat raut cemas pun mengangkat alis nya heran.


"knp wajah Lo jadi cemas"ucap letta tajam membuat dara yang melihat nya pun menunduk.


"em,em gak ada ko ka cuman kaget aja"ucap dara.


"kalo gitu aku pergi dulu nanti aja jika Kaka Fara nya dah sekolah baru aku kembalian"ucap nya lagi lalu pergi dari hadapan letta dkk dan Rayhan dkk dengan berlari kecil mereka yang melihat itu menatap nya heran.


"lah si cupu belum selesai juga"ucap vino.

__ADS_1


"tau, eh knp gue merasa Fara selalu melindungi tuh cupu ya"ucap darel.


"apa an sih Lo Fara emng gitu kali"ucap seylla memutar bola matanya.


"ya gak gitu heran aja gitu knp bisa jeket Fara ada di cupu pasti Fara ada nolong dia kan dan entah knp gue ngerasa Fara melindungi tuh cupu"ucap nya lagi mereka yang mendengar itu saling menatap dengan diam.


"udah lah bukan urusan kita juga"ucap key.


"tau pasti ada alasan si Fara nolongin tuh cewek cupu"ucap Kellen.


"lah knp gue jadi penasaran gini sih"ucap letta frustasi.


"knp sih Lo"ucap bela sinis.


"tau ah, gak jelas gue mah cabut aja yuk"ucap letta mereka yang mendengar itu pun melongo.


"Lo serius ini dah di sekolah an nanggung juga kalo mau bolos"ucap bela.


"chk, biasanya aja jika Fara ngajak Lo cepet"ucap letta menyindir.


"hehe,beda cerita kali let lagian kita ulangan loh"ucap bela.


"males gue di Kelas gak ada Fara mending kita mall"ucap letta seylla dan bela yang mendengar itu pun tersenyum.


mereka berdua kompak berdiri.


"kuy lah"ucap mereka sambil berjalan meninggalkan anggota drak Deon yang melihat mereka dengan tatapan berbeda.


"entah knp jika lagi gabut cewek selalu ngosongin dompet"ucap Kellen geleng-geleng.


"tapi benar gak sih kata si letta gue jadi penasaran sma hubungan Fara dan si cupu"ucap key mereka yang mendengar itu pun menatap nya.


"kita selidiki aja gimana"ucap kenen.


"gak usah"ucap Arya.


"knp"ucap key.


"waktu gue denger Fara ngomong soal ancaman tentang klo kita berusaha cari tau tentang nya gue ngerasa itu bukan main-main gue bukan Takut tapi entah mengapa bahwa identitas Fara memang gak seharusnya kita cari tau apa lgi kita gak tau seperti apa kuat nya kakek dan Daddy nya jika Fara yang kaya iblis gini aja gue dah ingin mundur cari tau tentang nya apa lgi nekat berurusan dengan keluarga nya"ucap Arya panjang lebar yang membuat mereka diam sambil melongo.


"biarkan semua nya mengalir dengan sendirinya nanti juga kita akan tau siap dia sebenarnya"ucap Arya lagi.


"tugas kita sekarang lindungi Fara dan sahabat nya entah kenapa melihat Fara yang memiliki alter ego membuat kita harus melindungi nya"ucap Arya. mereka yang mendengar itu menatap Rayhan minta persetujuan.


Rayhan yang ditatap hanya mengangguk yang membuat mereka yang melihat itu mengangguk.


"ok tugas kita sekarang melindungi 1 queen dan 3 princess"ucap darel mereka yang mendengar itu menatap nya heran.


"siapa yang queen"ucap mereka.


"siapa lagi klo bukan Fara"ucap nya santai mereka yang mendengar itu mengangguk sedangkan Rayhan iya menatap darel tajam darel yang melihat itupun berdecak.


"chk, sekarang emang gak ada reaksi apapun tapi entar juga keliatan"ucap darel kesel melihat Rayhan.


"bacot"ucap Rayhan lalu berdiri dan pergi dari sana mereka yang melihat itu menghela nafas.


"Lo sih kita belum makan juga"ucap vino sedangkan darel iya memutar bola matanya jengah.


"Lo pada emng gak mau punya queen yang hebat kaya Fara"ucap darel menghasut mereka yang mendengar itu terdiam.


"chk, gak usah mimpi mereka aja sama-sama kutub gak yakin gue bakal bersatu"ucap key yang diangguki oleh mereka.


"jodoh gak ada yang tau"ucap darel kekeh mereka yang melihat itu geleng-geleng.

__ADS_1


"dah lah susul Rayhan"ucap Arya yang bangkit dari dalam duduk nya dan berjalan menyusul Rayhan yang diangguki oleh anggota yang lain.


__ADS_2