Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
Galang Menzies ovic


__ADS_3

,di sebuah tempat tepat nya di sebuah hutan ada rumah kecil namun tidak terlalu kecil bisa di bilang sedang rumah itu di bangun di tengah-tengah semak yang tinggi yang membuat orang gak tau tempat tersebut namun tak banyak orang tau klo ingin menuju rumah tersebut ada jalan pintas.


Fara kini berada di rumah tersebut dengan satu peria yang selalu mengawasi nya dari jauh namun apapun yang dilakukan nya jika tidak diluar batas maka orang itu membiarkan nya.


"chk, tu iblis bangun"ucap sosok itu yang melihat rambut dan mata Fara berbeda dari sebelumnya.


sedangkan Fara iya berjalan dan duduk di sofa berhadapan dengan peria itu.


"ngapin sih manggil gue ke sini"ucap Fara malas.


"jika di tanya balas ke"ucap peria itu memutar bola matanya jengah.


"gak penting"ucap Fara sosok peria itu menghela nafas.


"susah ngomong sma lu"ucap nya lagi.


"chk, berisik Lo kasih tau ngapin Lo ajak gue kesini ada kabar tentang kakek dan Daddy atau misi dari mereka"ucap Fara langsung.


"bukan ya elah ini tentang cewek yang Lo tolong kemaren"ucap sosok itu Fara yang mendengar nya mengangkat alis nya.


"lah siapa ngep"ucap Fara.


"di club"ucap nya lagi yang membuat Fara langsung serius sosok peria tadi yang melihat itupun tersenyum tipis.


"ada yang menarik perhatian Lo dari dia"ucap sosok itu.


"hanya sekedar rasa ingin melindungi"ucap Fara.


"ko bisa"ucap sosok itu.


"dia sama kaya gue"ucap Fara lagi dan sosok peria yang mendengar itu terdiam.


"em,Lo dah baikkan sma bibi Sarah"ucap nya Fara hanya mengangguk.

__ADS_1


"terus Lo tinggal satu rumah"ucap nya lagi Fara yang mendengar itu menghela nafas.


"gak usah basa-basi deh lang gue tau Lo dah tau semua tentang gue jadi jawab apa yang bersangkutan dengan tuh cewek jangan buat gue ngirim nama kematian Lo untuk Daddy dan mommy ya"ucap Fara tajam sosok tadi yang melihat itu pun meneguk ludah kasar dan cengengesan.


"hehe, kalem neng yaelah sma sepupu aja tega lu"ucap nya malas.


"bodo"ucap Fara.


"ya udah gue manggil Lo kesini cuman kasih ini"ucap nya memberikan sebuah amplop Fara yang melihat itu mengambil nya.


"kemaren ada ibu-ibu datang ke club dan cari elo tapi gue bilang Lo gak bisa ditemuin sembarang orang dan gue sebagai kaki kanan Lo mewakilkan Lo dia minta bantuan gue untuk cari informasi tentang identitas yang ada di amplop tuh gue dah cari tau tapi masalah nya itu tentang cewek yang Lo tolong maka nya Lo aja deh yang cari tau pikir gue"ucap nya panjang lebar.


"urusan nya apa sma nih cewek"ucap Fara.


"dia anak nya namun terpisah saat usia nya satu tahun Lo pasti tau lah"ucap sosok itu.


"Lo tau gue gak akan cari tau jika gak ada informasi yang lengkap"ucap fara yang membuat sosok itu mengangguk.


"sebelum gue manggil Lo gue dah cari tau tu orang dari keluarga perempuan dan keluarga laki-laki nya begitupun sebaliknya semua nya ada di amplop itu"ucap nya lagi Fara yang mendengar pun mengangguk.


"soal club gimana rame"ucap Fara.


"chk, Lo pikir club yang Daddy beli pernah sepi"ucap nya sinis Fara yang mendengar itu terkekeh pelan.


"terus gimana masih mau menyamar Lo"ucap Fara sosok itu pun tersenyum.


"perjalanan kita masih panjang Fara gue malas di kenal jadi pemilik atau wakil pemilik dari tuh club"ucap nya Fara yang mendengar pun mengangguk.


"lagian gue ngikutin Lo jika Lo mau keluar dari perkerjaan Lo sebagai pelayan maka gue ikut keluar dari perkerjaan gue sebagai penjaga club"ucap nya Fara yang melihat itu hanya menatap sosok di depannya dengan datar.


"soal gue sama tuh cewek Daddy dan kakek tau"tanya Fara.


"yes baby mereka lebih tau dari pada aku"ucap nya tersenyum Fara yang melihat itu hanya diam.

__ADS_1


"mereka tau jika Lo benar-benar tertarik sama tuh cewek makanya Daddy sama kakek menyuruh gue untuk membiarkan apa yang Lo mau buat lagian identitas tuh cewek gak berbahaya untuk Lo"ucap nya lagi.


"Hay, Kaka ku yang bernama Galang Menzies ovic anak tunggal dari Daddy Ibrahimovic dan mommy Dinda ovic cucu pertama dari keluarga Danang ovic apakah kau tak mau menikah dan memberikan ku keponakan"ucap Fara sinis.


"lah knp malah Lo mau gue nikah"ucap Galang mengangkat alis nya.


"karena gue capek di suruh ngawasin Lo jika Lo kelepasan hasrat Lo anjir"ucap Fara sosok Galang menggeleng sambil terkekeh.


"ya elah maaf kali Lo pikir gue cowok gak normal ya kali ada yang menggoda gak kegoda gue"ucap nya Fara yang mendengar itu memutar bola mata nya malas.


ya benar kalian tau di chapter di mana Fara nolongin Dara di club saat dara mau di lecehkan oleh beberapa orang dan di situ ada Galang yang membantu Fara untuk nanganin masalah itu gak ada yang tau jika Galang dan Fara adalah cucu dari keluarga ovic dan Galang adalah anak dari pemilik club itu.


di sana Galang menyamar jadi penjaga club Sedangkan Fara menyamar menjadi pelayan pembersih bukan tanpa alasan mereka melakukan itu karena sebenarnya mereka juga ada tujuan tertentu.


yang di panggil Daddy oleh Fara adalah ayah nya Galang Kaka kandung dari Sarah mama Fara dan anak pertama dari keluarga ovic.


kakek dan orang tua Galang masih tinggal di Singapura sedangkan Galang dan Fara di utus ke Jakarta untuk melanjutkan perkerjaan kakek dan Ayah Galang untuk sementara sebagai pencari informasi dan sebagainya.


di sini perkerjaan kakek dan ayah Galang sma seperti perkerjaan Lindegaard dimana jika ingin mencari sesuatu maka bayaran nya bukan lah hal yang sedikit.


di sini juga di beri tau sebenarnya Lindegaard di bentuk oleh Ibrahimovic namun karena ada masalah membuat Ibrahim dan Ayah nya harus pergi ke luar kota dan menyerahkan Lindegaard kepada anak didik Ibrahim ya itu Cakra Arga dan jio.


"Cakra Arga dan jio anak yang di ambil dari panti asuhan oleh Ibrahim dan Danang dan di jadikan tangan kanan nya Ibrahimovic dan Lindegaard mereka anggota terhormat di Lindegaard karena Lindegaard di pegang oleh penerus Ibrahimovic.


Cakra Arga dan jio sama sekali tak tau tentang Galang sebagai anak dari sosok yang menolong mereka dan membangun Lindegaard yang sangat dihormati banyak orang dan pemerintah dan Fara sosok yang mereka ingin tahu identitas nya adalah keponakan dari pendiri Lindegaard karena mengingat Danang ovic dan Ibrahimovic menyembunyikan identitas asli anak dan keponakan nya.


jika Cakra dkk tau siapa Fara dan Galang mungkin lain cerita.


Ibrahimovic menganggap Fara Sebagai Putri nya begitu pun dengan istri nya karena mereka hanya memiliki satu anak ya itu galang.


Ibrahimovic yang gak mau Fara dan Galang banyak di ketahui oleh orang pun membelikan club untuk mereka berdua namun bukan nya mengurus club yang di beli mereka malah menyamar sebagai perkerja di sana supaya orang gak curiga pikir mereka yang membuat keluarga Danang ovic geleng-geleng kepala.


maka dari itu identitas mereka di ubah.

__ADS_1


jika mereka ingin bertemu membicarakan soal hal yang penting atau ada misi darurat dari keluarga ovic mereka pasti ke rumah di dekat hutan ini karena tempat nya yang aman dan juga peralatan untuk pelacak serta yang lain dah ada di sana.


__ADS_2