Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
cerita


__ADS_3

saat ini di apartemen Fara sudah ada letta dkk setelah pulang dari sekolah mereka langsung ke apartemen Fara.


sedangkan Fara yang melihat teman nya sudah datang pun hanya menggeleng karena sekarang kamar nya berantakan gara-gara bela dan seylla.


sudah sekitar jam 7 malam namun tak ada pergerakan sahabat nya Ingin pulang Fara yang melihat itu hanya menghela nafas.


"far Lo besok berangkat sekolah sama siapa"ucap letta fara yang mendengar itu menatap letta heran.


"emang knp"ucap Fara.


"jika Lo sendiri kita mau ikut biar kita malam nie di sini nginap"ucap letta seylla dan bela yang mendengar itu menatap Fara dengan tatapan berbinar-binar.


"boleh ya far"ucap bela.


"terus seragam Lo pada gimna"ucap Fara.


mereka yang mendengar itu tersenyum tipis.


"tenang kita ada bawa ko tadi"untuk seylla Fara yang mendengar itu memutar bola matanya jengah.


"cih, rencana Lo pada"ucap Fara sinis.


"ya elah sekali-kali apa far"ucap Bela Fara yang mendengar itu memilih diam.


letta iya menatap ke arah Lemari hias Fara dan melihat foto yang membuat nya penasaran letta pun berjalan ke arah Lemari hias itu.


saat iya sampai letta melihat foto sosok gadis kecil letta yang penasaran pun bertanya.


"far ini foto Lo lagi kecil"ucap letta mereka yang mendengar suara letta pun menatap ke arah letta Fara yang melihat letta menatap foto adx nya pun terdiam.


mereka yang tak mendapat kan jawaban dari Fara pun menatap nya.


"itu foto adx gue"ucap fara mengambil satu foto yang berada dalam laci di meja dekat tempat tidur nya dan menatap nya kosong.

__ADS_1


letta seylla dan bela yang melihat tatapan penuh kesedihan itu pun terdiam letta mendekat ke arah Fara lalu memegang pundak nya.


"kita gak tau lo punya adx sekarang adx Lo mana"ucap letta lagi.


"dia memilih pergi dari dunia yang kejam ini"ucap Fara lirih.


letta seylla dan bela yang mendengar itu terkejut Mereka gak tau jika Fara memiliki adx namun dah mati.


"sorry kita gak tau"ucap mereka Fara hanya mengangguk.


"Lo mau cerita tentang adx Lo sapa tau dengan Lo cerita Lo bisa lebih tenang"ucap letta pelan.


Fara yang mendengar itu tersenyum tipis iya bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah kaca balkon nya.


letta seylla dan bela yang melihat itu hanya diam menatap Fara.


"adx gue meninggal 12 tahun yang lalu"ucap Fara letta seylla dan bela yang mendengar itu terkejut dan menatap Fara sendu.


"di meninggal pas di depan mata gue"ucap Fara lagi menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong.


"gue dan adx gue korban broken home orang tua gue adx gue yang netobe nya lemah penakut dan gak bisa apa-apa hanya diam dan sampai di mana iya yang gak tahan pun memilih mengakhiri hidupnya di depan mata gue dan itu karena kedua orang tua gue yang egois"ucap Fara dengan mata yang memanas.


"sikap gue selama ini karena kepergian adx gue


masa-masa kelam gue yang membuat gue bersikap seperti ini"ucap Fara lagi.


"dan Lo pada tau nama alter ego gue yang dengan kapan saja ngambil raga gue"ucap Fara menatap sahabatnya yang di balas gelengan.


"nama alter ego gue ada dua satu Dargon yang selalu menemani gue dan yang kedua Friska di mana kejadian 12 tahun lalu gue ngebunuh bayak orang gara-gara diri gue dikendalikan sama Friska gue sebenernya memiliki tiga alter dan yang ketiga nama alter ego gue iblis dari jiwa gue"ucap Fara menatap mereka yang membuat letta dkk yang mendengar itu terkejut.


"dan gue minta Lo pada jaga rahasia ini gue gak mau jika banyak orang yang tau gue dah berusaha buat percaya sama kalian"ucap Fara lagi membuat mereka mengangguk.


"jadi 12 tahun maksud Lo"ucap letta menutup mulutnya terkejut Fara mengangguk.

__ADS_1


"iya Lo benar dulu nama gue Friska queen sosok yang gak bisa berbuat apa-apa namun karena kematian adx gue sosok yang jiwa Friska yang asli keluar membuat Diri gue di Ambil alih dan karena Friska lah gue banyak ngebunuh orang yang gak salah"


"gue benci di saat orang nyebut gue Friska karena gara-gara dia gue di cap sebagai pembunuh berdarah dingin di usia gue yang sangat kecil maka dari itu gue mengganti nama gue dengan sebutan Fara ya itu nama kedua dari nama adx gue Caca Fara Tamara"ucap Fara lagi.


mereka yang mendengar itu terkejut.


"jadi ini yang Lo bilang ngebunuh gak ada apa-apanya bagi Lo karena Lo pernah ngebunuh orang"ucap letta gak percaya.


"dan jadi ini yang Lo maksud kejadian 12 tahun yang lalu di mana kita gak tau apa-apa yang terjadi"ucap seylla Fara yang mendengar hanya diam.


"jadi ini maksudnya Lo gak mau ada korban lagi"ucap bela Fara yang mendengar itu tersenyum tipis.


"gue sosok iblis dari kecil"ucap Fara menunduk.


"chk, Lo bukan iblis far Lo lupa itu semua hanya masa lalu Lo dan kita tau Lo pasti gak mau semua ini terjadi bukan kita gak pernah berubah meskipun masa lalu sosok pembunuh"ucap bela mereka yang mendengar itu menatap bela.


"tapi bel"ucap Fara.


"kita sendiri yang mau tau cerita nya bukan jadi apapun itu kita gak ada hak buat jauh dari Lo karena ini kemauan kita sendiri yang mau tau tentang Lo selama ini"ucap bela.


"kalian akan bahaya jika di dekat gue"ucap Fara lagi.


"Lo yang akan bahaya jika jauh dari kita far"ucap letta.


"kalian"ucap Fara menatap sahabatnya sendu tak beberapa lama air yang selalu Fara tahan pun keluar dari pelupuk mata nya.


"hiks hiks"ucap Fara terduduk letta seylla dan bela yang melihat itu langsung berjalan di dekat Fara dan memeluk nya.


"kita sahabat Lo far apapun rahasia Lo bakal kita terima"ucap bela.


"gue gak tau seberapa banyak rahasia Lo tapi yang jelas jika Lo siap berbagi sama kita far supaya kita bisa selalu merasakan penderitaan Lo"ucap letta.


"kita gak akan pergi dari Lo far"ucap seylla.

__ADS_1


"hiks hiks thanks ya"ucap Fara mereka yang mendengar itu mengangguk.


" terima kasih"ucap Fara dalam hati.


__ADS_2