Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
6.bertemu inti drak Deon


__ADS_3

saat sampai di kantin seperti biasa hanya saja saat ini kantin terbilang masih sepi jadi mereka berempat memilih tempat duduk di pojokan.


"pesan apa an"ucap seylla.


"seperti biasa"ucap letta yang di angguki oleh seylla setelah nya seylla pergi memesan makanan sendiri.


beberapa saat menunggu akhirnya pesanan mereka datang mereka menikmati makan mereka dengan tenang.


beberapa menit kemudian mereka selesai makan dan sekarang waktunya nya santai sambil nunggu bel istirahat.


beberapa menit menunggu akhirnya bel istirahat berbunyi dan sekarang kantin penuh dengan murid yang tadi nya meja sepi sekarang dah terisi.


Fara dkk hanya melihat datar sambil memainkan hp mereka beberapa menit berlalu tadi kantin yang banyak murid tiba-tiba menjadi berisik letta dkk melihat ke arah para murid kecuali Fara seketika mereka bertiga terkejut Fara yang melihat itu pun mengangkat alis nya heran.


"knp"ucap Fara.


seylla yang sadar pun menunjuk ke arah pintu kantin Fara yang melihat itu pun melihat arah tunjuk kantin dan yang iya lihat adalah 7 lelaki yang sedang di kerumbuni mahasiswi Fara mengangkat alis nya.


"knp sih"ucap nya yang gak ngerti.


bela yang melihat itu langsung menoyor kepala Fara yang langsung dapat pelototan mata dari Fara dan bela hanya cengengesan Tampa dosa.


"hehehe,itu anggota inti drak Deon Fara masak loh gak tau sih"ucap bela yang di angguki oleh letta dan seylla Fara yang mendengar itu hanya mengangguk.


"oh"ucap nya santai sedang kan ketiga temannya nya menatap Fara gak percaya bagaimana bisa sosok gadis cantik di samping nya hanya mengatakan oh saja sedangkan yang lain sudah teriak kaya orang gila.


"buset loh mah bukan nya Lo penasaran ya Sama drak Deon nih anggota nya dah ada"ucap letta menatap Fara sedangkan yang di tatap hanya diam letta yang melihat itu menghela nafas panjang dia capek bicara sama Fara yang dingin.


beberapa menit kantin yang berisik kini kantin sudah damai lagi dan anggota drak Deon juga sudah duduk di meja mereka yang hanya berjarak satu meja dari meja Fara dkk.


saat anggota drak Deon lewat tadi letta dan bela seylla serempak melihat kebawah sedangkan Fara hanya menatap nya heran dan iya memilih memainkan hp nya dari pada memperdulikan tingkah teman nya.



kantin yang tadi nya damai tiba-tiba terdengar suara ribut-ribut Fara mengumpat kesel bagaimana bisa hari ini telinga nya panas mendengar ribut-ribut Fara dkk melihat ke arah sumber suara ribut-ribut itu dan melihat apa yang terjadi di sana.



"heh, punya mata di pke gara-gara Lo nie baju gue kotor"ucap nya dengan marah.



"maaf kak"ucap sosok gadis itu sambil menunduk.



"emng maaf bisa bersihkan nie baju"ucap teman nya yang baju nya kena tumpahan minuman tadi.



"tau emng Lo mau di keluarkan dari sekolah ini iya"ucap nya yang lain lagi.



"udah lah nes senang-senang aja kita sama nie anak"ucap nya yang lain lagi sosok gadis yang mendengar itu pun menggeleng.



"jangan kak jangan aku minta maaf"ucap nya memohon.



Fara yang melihat itu hanya diam iya tau siapa yang di bully dan siapa yang membully namun iya hanya diam.

__ADS_1



"yah si cupu kena Bully lagi tuh"ucap bela.



"sapa suruh lemah lagi an cari gara gara Mulu heran deh gue"ucap seylla letta dan Fara Hanya diam melihat.



anggota drak Deon dan juga murid lain yang melihat itu hanya diam bukan nya tak mau membantu mereka hanya tak mau ikut campur apa lagi yang membully adalah anak dari pemilik sekolah ini ya dia adalah nesa Senjaya dan anggota nya yang mereka Bully ada adalah dara cewek lemah dan penakut.



Fara terus melihat apa yang dilakukan oleh nesa dan anggota nya.



"hiks hiks,kak maaf jangan di tarik sakit"ucap dara sambil memegang rambut nya dengan wajah yang penuh dengan air mata.



nesa yang mendengar itu tak menghiraukan ucapan dara iya tambah kenceng menarik rambut dara sedangkan teman nesa yang melihat itu hanya diam sambil melihat apa yang akan di lakukan nesa.



**byuur**..



baju dara sudah basah karena nesa menyiram seragam nya dengan air minum milik nya.


dara yang merasakan itu hanya diam sambil memegang rambut nya yang masih di tarik oleh nesa.




"let"ucap Fara. letta yang merasa dipanggil pun menoleh ke arah Fara begitu juga seylla dan bela.



"apa"ucap letta menatap Fara.



"bantuin"ucap Fara mereka bertiga yang mendengar itu pun terkejut.



"ogah, malas gue biarin ajalah far"ucap letta dengan kesel soal nya iya malas berurusan dengan cabe kaya nesa setelah nya Fara melirik ke arah seylla dan bela mereka yang di lirik pun menggeleng.



"jangan suruh gue ya"ucap bela.



"udah lah far biarkan jangan cari masalah nesa anak pemilik sekolah ini"ucap seylla yang di angguki oleh yang lain nya Fara yang melihat itu menghela nafas panjang nya hati nya sangat sakit iya tak tau apa yang terjadi dengan perasaan ini dan iya muak dengan rasa sakit ini.



Fara yang melihat itu pun berdiri serontak orang-orang yang berada di dekat sana melihat ke arah Fara begitu pun inti drak Deon.

__ADS_1



"mau ngapain jangan macam-macam deh far"ucap letta yang tak di hiraukan oleh Fara.



Fara mengedarkan pandangannya ke sekeliling nya iya mencari sesuatu setelah ketemu apa yang iya cari Fara pun langsung berjalan ke arah meja yang di tempati oleh drak Deon letta dan yang lain yang melihat itu terkejut Mereka ingin mencegah nya namun tak bisa karena itu adalah drak Deon.



sedangkan anggota drak Deon yang melihat Fara ke arah mereka hanya menatap heran termasuk ketua mereka yang melihat Fara mendekat hanya mengangkat alis nya heran.



saat sampai di sana Tampa berucap Fara langsung mengambil botol kaca di tengah meja tersebut anggota drak Deon yang melihat itu Hanya diam setelah nya Fara berjalan menuju tempat dimana dara yang sedang di bully oleh nesa.



anggota drak Deon dan juga letta yang melihat itu terkejut apa yang akan di Lakukan sama Fara.



letta saling pandang mereka pun bangkit dari duduknya dan berlari mengejar Fara namun belum sempat mereka sudah mendengar suara benda pecah dan itu membuat mereka yang ada di kantin melihat ke arah Fara.



**craa**ng...



semua orang terkejut melihat tingkah Fara yang dengan berani nya memukul kepala nesa menggunakan botol kaca yang iya ambil dari meja drak Deon tadi.



dan hal itu mengakibatkan kepala nesa berdarah sahabat nesa yang melihat itu pun berdiri membuat nesa yang kesakitan.



mereka ingin memakai Fara namun tak bisa karena Fara sudah pergi Tah kemna.



setelah melakukan hal itu Fara langsung pergi dari kantin dan menyisakan orang-orang yang terkejut atas tingkah nya tadi.



"buset tak takut tuh cewek"ucap salah satu anggota drak Deon.



"iya mna langsung pergi lagi bakal masuk BK tuh cewek"ucap yang lain lagi.



"chk, bakal keluar dari sekolah tuh cewek"ucap dia antara mereka.



"Kya nya anak baru deh soalnya baru liat gue"ucap yang lain nya yang di angguki oleh anggota lain kecuali ketua mereka.



sedangkan yang lain hanya melihat itu datar begitu pun ketua dark Deon iya yang melihat itu dari awal hanya diam saja menatap kepergian Fara yang keluar kantin.

__ADS_1



sedangkan letta dkk yang melihat itu melongo iya tak percaya dengan tindakan Fara mereka yang melihat Fara pergi pun ikut menyusul namun tak bisa karena Fara dah menghilang dari koridor dan mereka memilih masuk ke kelas sama tau Fara di sna pikir mereka.


__ADS_2