Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
kemarahan Rayhan


__ADS_3

...flashback on....


jam sudah menunjukkan pukul 2:45 namun Fara masih terjaga dari tidurnya Fara menatap sahabatnya tengah tertidur mengelilingi nya Fara yang menatap itu tersenyum tipis.


Fara bangkit dari duduknya dan memilih berjalan ke arah balkon saat sampai di balkon Fara memejamkan mata nya saat merasakan hembusan angin di tubuhnya.


beberapa saat kemudian terdengar suara ponsel Fara yang membuat Fara membuka mata nya dan mengambil ponselnya yang berada di saku celana nya.


Fara menatap layar ponselnya dan mendapati Galang yang mengirimkan pesan terhadap nya.


fara membuka pesan yang Galang kiriman setelah melihat nya mata Fara membulat tak percaya.


(**Galang).


"gue mau ngasih tau jika sahabat Lo dan anggota drak Deon besok ingin menyekap Bima waves adx nya Daren waves di gudang belakang"


^^^(fara).^^^


^^^"loh ka Daren punya adx satu sekolah sama gue"^^^


(Galang).


"iya ngep"


^^^(fara).^^^


^^^"terus masalah nya apaan"^^^


(Galang).


"abg Lo Melvin menyuruh Bima untuk jadi mata-mata untuk ngawasin Lo"


di saat Bima mau kasih tau informasi tentang aktivitas Lo saat itu juga si bela dan seylla tau mereka ngira jika Bima orang jahat dan meminta bantuan sama anggota drak Deon untuk nyekap Bima Samapi Lo datang supaya Lo sendiri yang mengintrogasi nya"


^^^(fara).^^^


^^^"huh, ada ada deh bag Melvin...^^^


^^^ya udah klo gitu makasih dah kasih tau ke gue"^^^


(Galang).


makanya neng data-data dan cctv yang gue pasang di pantau Jangan di anggurin"


^^^(fara).^^^


^^^"chk, iya iya bawell lu".^^^


...flashback off**....


setelah nya Fara meletakkan ponselnya kembali kedalam saku celana nya Fara menghela nafas panjang.


"ada ada aja ah bikin kerjaan aja tu anak"ucap Fara kesel.


"awas aja klo gue kemarkas gue hancurkan tuh barang"ucap Fara lagi.


setelah nya Fara memilih masuk kedalam kamar nya menatap sahabatnya sebentar dan berjalan ke arah sofa dan memilih tidur di sana karena Fara gak suka tidur berame sesek dan sempit.



Rayhan dan anggota lain yang mendengar itu menggeram marah mereka mengepalkan tangannya kuat Rayhan menatap Fara tajam.



sedangkan letta seylla dan bela yang melihat kemarahan Rayhan dkk nya pun panik namun mereka juga gak bisa melakukan apa-apa.



Rayhan mendekat ke arah Fara dengan tatapan tajam nya Fara yang melihat itu hanya menatap nya datar.



saat sampai di depan Fara Rayhan langsung mencengkram tangan Fara kuat sampai memerah.



"maksud Lo apa ha"ucap Rayhan marah.



"Lo budek"ucap Fara lagi Rayhan yang mendengar itu mengepalkan tangannya kuat.



"mau Lo apa"ucap Rayhan lagi.


__ADS_1


"chk, Lo dah tau pake nanya"ucap Fara lagi.



Rayhan yang mendengar itu pun geram.



"berengsek Lo pikir gue bakal nuruti apa kata Lo ha,,, bahkan jika Lo suruh keluarga Lo buat bubarin geng gue,,gue gak akan takut dengan keluarga Lo"ucap Rayhan marah sambil mencengkram dagu Fara kuat.



sedangkan fara yang merasakan hal itu hanya diam letta dan seylla juga bela yang melihat itu menjerit.



semua anak murid yang ada di parkiran yang melihat kejadian itu langsung menatap mereka dengan diam Tampa mau ikut campur.



"gue bisa bunuh Lo klo pun gue mau"ucap Rayhan lagi.



"chk, jika Lo bisa lakukan"ucap Fara sinis.



Rayhan yang mendengar itu menatap Fara tajam Rayhan mendekat kan wajah nya ke telinga Fara dan membisikkan sesuatu.



"Lo mau main-main sama gue ha Lo pikir cuma Lo yang tau informasi tentang Anggota gue ha gue juga tau rahasia Lo"bisik Rayhan Fara yang mendengar itu terdiam Rayhan yang melihat itu tersenyum tipis.



"tau apa Lo"ucap fara tajam.



"gue tau tentang lo begitu juga identitas Lo"ucap Rayhan lagi.



Fara yang melihat itu mengepalkan tangannya kuat.




"gue bisa menyebarkan tentang Lo jika Lo mau"ucap Rayhan Fara yang melihat itu menghempaskan tangan Rayhan dan menatap nya tajam.



"lakuin apa yang mau Lo lakuin gue gak perduli"ucap Fara dingin Rayhan yang melihat keberanian Fara pun mengepalkan tangannya kuat.



"berengsek"ucap Rayhan marah.



Rayhan kembali mencengkram dagu Fara kuat yang mengakibatkan dagu Fara memerah Fara yang merasakan cengkraman yang begitu kuat pun meringis.



"**aaakkhhh**....



ringis Fara yang gak di perdulikan oleh Rayhan letta dkk yang melihat Fara yang kesakitan pun maju dan ingin menolong nya namun tangan mereka ditahan oleh sahabat Rayhan.



"gak usah Lo ikut campur klo Lo gak mau kena"ucap Arya kepada letta.



"tapi itu Fara kesakitan anjing"ucap letta kesel.



"itu juga salah sahabat Lo"ucap Arya lagi.



"gue gak perduli gue mau nolongin dia lepasin gue Arya"ucap letta sedangkan Arya hanya diam sambil mencengkram tangan letta kuat supaya tak terlepas.

__ADS_1



"Lo mau ngapain sih"ucap Kellen.



"Lo buta gue mau nolongin Fara anjing"ucap bela kesel.



Kellen yang mendengar suara kasar dari bela pun menghela nafas.



"bisa gak jangan berbicara kasar Lo itu cewek"ucap Kellen.



"gak bisa Emang knp ha"ucap bela galak.



"gak boleh gitu Lo cewek gak ada kalem-kalem nya"ucap Kellen.



"cih, terus hanya cowok yang boleh ngomong kasar gitu ha Lo pikir cewek selalu di bawah cowok"ucap Bela sinis Kellen yang mendengar ucapan bela menghela nafas sambil meneguk ludah nya susah payah.



"iya cowok memang harus di atas cewek biar puas"ucap Kellen lagi bela yang mendengar itu menatap Kellen tajam.



"bangsat gue masih suci omongan Lo itu ambigu setan"ucap bela memukul tangan Kellen sedangkan Kellen yang melihat itu mengangkat alis nya heran.



"**lah bukan nya dia yang duluan ngomong ambigu bikin gue meremang aja nih cewek"ucap Kellen dalam hati**.



setelah perdebatan tadi Kellen memilih diam tak menghiraukan ucapan bela yang akan membuat nya pusing.



"gak usah Lo ikut campur bisa gak sahabat Lo di sini salah"ucap key datar.



"dan dengan seenaknya Lo ngomong gitu lantas apa yang Lo lihat ha sahabat Lo kasar bangsat"ucap seylla tajam.



"itu juga salah Fara jadi jgn salahkan Rayhan"ucap key lagi seylla yang mendengar itu menatap key kesel iya pun memilih diam.



sedangkan di tempat lain tepat nya di posisi dara iya sedari tadi melihat kejadian itu iya sangat khawatir namun iya gak berani mendekat ke arah Fara.



namun di saat iya melihat Fara yang meringis kesakitan pun tampa pikir panjang dara langsung berlari mendekat ke arah Fara.



saat sudah sampai di depan Fara dan Rayhan yang membuat orang lain menatap nya heran dan terkejut dara langsung memegang tangan Rayhan yang membuat Rayhan menatap nya tajam.



"kak lepasin Kaka Fara"ucap dara.



Fara yang mendengar itu hanya diam sedangkan Rayhan yang melihat itu menatap dara tajam.



"Lo gak usah ikut campur"ucap Rayhan tajam.



"gak, gak bisa dara harus nolongin Kaka Fara Kaka Rayhan jangan sakitin Kaka Fara"ucap dara menggeleng.



"Lo gak tau apa-apa mending Lo pergi dari pada gue pukul"ucap Rayhan lagi dara yang mendengar itu menggeleng iya masih memegang tangan Rayhan berusaha untuk melepaskan tangan Rayhan.

__ADS_1


__ADS_2