
Friska Fara Queen Senjaya sosok gadis berusia 17 tahun sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah nya iya mengendarai mobil BMW berwarna silver nya di jalan yang mulai banyak kendaraan jam menunjukkan pukul 7:35 yang mna artinya iya telat 5 menit tapi tak apa karena iya anak baru so tak masalah padahal iya bersiap pukul 6 namun sebelum ke sekolah iya menyempatkan mampir ke kuburan untuk menyapa adx nya.
beberapa menit kemudian ia sudah sampai di sekolah baru nya iya melihat suasana lapangan Ramai yang artinya anak-anak sekolah pada melakukan upacara karena hari ini hari Senin.
Fara yang melihat gerbang gak tertutup pun langsung masuk dan memarkirkan mobil nya di area parkir setelah selesai iya duduk di dalam mobil karena gak mau jadi pusat perhatian anak-anak yang sedang upacara.
iya di dalam mobil memainkan hp nya sambil melihat bangunan sekolah SMA lampu pelita yang ada di hadapannya satu kata yang keluar dari mulut nya.
"bagus"ucap nya setelah nya pokus memainkan hp nya.
beberapa menit kemudian upacara selesai dan kini lapangan sudah tak banyak lagi anak-anak karena pada jam masuk kelas Fara keluar dari mobil nya iya berjalan ke tempat pos satpam.
"permisi pak"ucap nya.
"eh,iya ada apa ya non"ucap satpam tadi yang Fara ketahui nama Ujang.
"saya murid baru bisa antar ke ruangan kepala sekolah"ucap nya lagi.
"oh,bisa bisa mari saya antar"ucap nya seraya tersenyum.
dan akhirnya mereka pun berjalan di lapangan dan menuju ruang kepala sekolah beberapa menit berjalan akhirnya mereka sampai di depan ruangan kepala sekolah Ujang yang ingin mengetok pintu pun tak jadi karena Fara menahan nya.
"tak perlu pak Ujang saya bisa sendiri"ucap nya.
"oh,ya udah klo gitu saya kembali lagi ke pos ya non dan non tak perlu panggil pak panggil mang Ujang aja"ucap nya Fara yang melihat itu mengangguk seraya tersenyum.
"terimakasih mang"ucap Fara yang diangguki mang Ujang.
setelah kepergian mang Ujang Fara mengetok pintu itu.
tok.tok.tok...
beberapa detik kemudian terdengar suara dari dalam.
"masuk"ucap suara seseorang.
Fara yang mendengar itu pun langsung masuk kedalam.
ceklek....
suara pintu terbuka seseorang yang didalam tak lain adalah kepala sekolah yang mendengar itu pun mendongak kan kepala nya dan iya bisa melihat sosok gadis cantik yang sedang berdiri di depan nya kepala sekolah yang tak lain bernama Burhan pun mengerutkan keningnya heran karena iya tak kenal siapa gadis tersebut.
"ada yang bisa saya bantu"ucap nya.
"saya Friska Fara Queen Senjaya yang mendaftar di sekolah ini sore kemarin"ucap Fara seketika kepala sekolah yang mendengar itu pun langsung berdiri.
"em,eh, maaf kan saya nona Friska Karena tak sopan pada nona"ucap pak Burhan seraya menunduk kan kepala nya Fara yang melihat itu Hanya menghela nafas panjang nya seraya bergumam.
"tak apa kedatangan aku ke sini untuk menayangkan kls"ucap Fara.
kepala sekolah yang mendengar itu pun mengangkat kepalanya dan tersenyum ke arah Fara.
"baik lah kelas nona di Kelas 11 ips 2"ucap pak Burhan Fara yang mendengar itu pun mengangguk dan iya berbalik berjalan ke arah pintu tapi sebelum keluar iya berguam.
"tak perlu memanggil ku nona panggil aku Fara jangan Friska anggap aku seperti murid lain dan perlakuan aku seperti mereka dan satu hal tak ada yang boleh tau siapa aku termasuk guru dan ayah serta keluarga nya aku harap bapak bisa menyembunyikan identitas ku jika sampai ada yang tau jika aku anak pemilik sekolah ini akan ku pastikan hidup bapak menderita"ucap nya setelah iya pergi.
Burhan yang mendengar itu pun terkejut iya menelan Saliva nya susah payah iya langsung mengangguk mengiyakan omongan anak pemilik sekolah ini, tpi iya heran knp Fara tak mau di kenal sebagai anak pemilik sekolah ini sedangkan nesa Senjaya yang di kenal putri tiri nya Senjaya saja sudah semena-mena. karena tak mau ambil resiko pak Burhan pun menyimpan berkas Fara di suatu tempat yang aman.
Fara berjalan di koridor sekolah yang sepi iya mencari² kelas nya sedari tadi namun tak ketemu iya terus berjalan karena tak menemukan kelas nya Fara pun memilih untuk berdiam di tangga beberapa saat iya berdiam ada sebias suara.
"Hay kak knp masih di sini gak masuk kelas"ucap seseorang orang yang Fara ketahui iya adalah perempuan Fara berbalik dan iya bisa melihat sosok gadis cantik berambut panjang dan berponi wajah yang putih bibir yang merah alami hidung yang tak terlalu mancung dan mata yang besar membuat nya terkesan imut.
"cari kelas"ucap Fara.
"oh, kak anak baru ya"ucap gadis itu lagi Fara yang mendengar itu hanya berdehem.
"hem"
__ADS_1
"klo boleh tau dimana kelas Kak biar aku antar"ucap nya lagi.
"11 IPS 2"ucap Fara dingin.
"wah, beneran klo gitu sama dong klo gitu bareng aja"ucap nya lagi Seraya tersenyum Fara yang mendengar itu hanya mengangguk.
setelah nya mereka berjalan bersama menaiki tangga tak ada yang berbicara di antara mereka Fara yang Hanya diam sambil menatap lurus dengan tatapan dingin sedangkan gadis tadi berjalan dengan menunduk sambil memilin ujung tangan nya.
"em,em, kak kenalin nama aku dara Puspita Sari"ucap nya sambil mengulurkan tangannya Fara Hanya melihat datar sosok gadis itu setelah nya iya berguam.
"Fara"ucap nya sosok gadis kecil tadi hanya mengangguk seraya menarik tangan nya kembali beberapa saat kemudian mereka pun sampai di depan kelas Fara yang melihat gadis tadi yang berdiam di depan kelas Tampa mau masuk pun mengangkat alis nya heran.
"knp"ucap Fara.
gadis tadi melihat ke arah Fara sambil tersenyum.
"em, anu kak maaf aku gak bisa masuk soal nya aku lupa bawa buku sosiologi"ucap nya sambil tersenyum Fara yang melihat itu hanya mengangguk setelah nya Tampa menunggu lama lagi Fara pun membuka pintu itu.
**brakk**....
"anjing"
"setan"
"ayam ma gue"
"lah gue gila"
"ae ae ae ah"
latah anak murid yang ada di dalam kelas serontak mereka langsung menoleh ke arah pintu yang terbuka secara paksa itu mereka dapat melihat sosok gadis cantik yang tengah berjalan.
Fara tak memperdulikan itu iya langsung melangkah masuk kedalam dan berjalan ke arah guru yang sedang mengelus dada nya karena kaget.
"kamu apa-apa an ha main tendang aja gak liat kelas ini masih dalam belajar"ucap guru itu dengan tatapan tajam nya Fara yang melihat itu hanya diam.
"murid baru"ucap Fara dingin.
__ADS_1
seketika kelas yang tadi nya diam penuh dengan bisik².
"gila cantik banget"
"iya mana bening lagi"
"kaya nya akan ada saingan nie"
"bener tuh apa lagi dia lebih cantik dari pada nesa"
"kena Bully tuh cewek"
dan bayak lah lagi bisik² yang membuat telinga Fara mau pecah guru yang mendengar itu pun langsung menyuruh mereka diam dan menyuruh Fara berkenalan.
"diam diam semua dan kamu perkenalan diri kamu"ucap guru itu Fara Hanya mengangguk.
"nama saya Friska Fara Queen pindahan dari Singapura panggil Fara"ucap Fara Dingin.
"buset dingin amat yak"
"hooh" ucap mereka lagi
"ya sudah Fara nama saya suci saya wali kelas kamu"ucap nya lagi yang di angguki oleh Fara.
"baik Fara kamu duduk-"sebelum suci menyelesaikan suara nya Fara terlebih dahulu memotong ucapan nya.
"saya duduk dengan dia"ucap Fara sambil menunjuk sosok gadis yang masih berdiri di depan pintu serontak semua orang melihat arah tunjuk Fara.
sosok gadis yang tak lain adalah dara tadi masuk kekelas dengan senyuman nya iya mendekat ke arah Fara dan guru tersebut.
"em,maaf kak tempat duduk-"sebelum dara selesai berbicara ucapan nya lagi dan lagi di potong oleh Fara"
"antar gue ke tempat duduk lo"ucap Fara dengan datar.
dara yang mendengar itu Hanya menunduk Fara yang lagi lagi melihat itu pun kesel iya langsung berjalan menuju kursi yang kosong yang iya pilih bukan di samping dara melainkan orang lain setelah nya iya duduk di situ Tampa memperdulikan di sekitar yang melihat nya.
setelah Fara Duduk dara keluar kelas dengan menunduk kan kepala nya iya harus menjalankan hukum nya ya itu membuang sampah karena lupa membawa buku sosiologi.
sedangkan di posisi Fara iya duduk dengan tatapan dingin nya seseorang perempuan yang berada di samping nya pun bergumam.
__ADS_1
"Hay kenalin Gue letta Sudirja"ucap nya Fara yang melihat itu hanya mengangguk dan setelah nya pokus ke depan letta yang melihat itu mengerucut kan bibir nya setelah nya iya juga fokus ke depan.