
setelah keluar dari pangkaran rumah mama nya Fara langsung mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi hari dah menunjukkan pukul 12 malam namun tak membuat jalan sepi.
Fara memberhentikan mobilnya di tepat yang sangat sepi iya keluar dari dalam mobil nya dan berjalan ke bagasi mobil iya membuka bagasi itu dan mengambil minuman yang mengandung alkohol Fara meminum nya dan terduduk di dalam bagasi sambil melihat malam yang gelap Tampa ada bintang dan bulan Fara yang melihat itu hanya tersenyum tipis iya kembali meminum minuman nya dengan perasaan campur aduk.
"dex maaf Kaka kelepasan"Fara berucap.
"Caca gak marah kan sama Kaka hehe Kaka benar-benar minta maaf Kaka gak bisa kendalikan amarah Kaka"ucap Fara lagi sambil meminum minuman nya.
"Caca apa kabar ya"ucap nya dengan tatapan miris. "hehe jadi kangen dengan suara cerewet kamu"ucap Fara dengan tatapan sendu.
"hiks hiks, sakit dex sakit banget saat Kaka bentak mama dan mengeluarkan kata-kata kasar ke mama entah knp hati Kaka sakit hiks"ucap Fara menangis sambil memegang dada nya sakit.
"Kaka tak bermaksud untuk lukai mama dex Kaka gak ada niat untuk buat mama nangis hiks Kaka jahat ya dex"ucap Fara lagi sambil menarik rambut nya dengan frustasi setelah nya iya meletakkan botol minum nya dan berjalan ke tengah jalan.
Aaarrggh....
Fara menggeram marah iya menendang angin untuk melampiaskan amarahnya.
bughh...
iya memukul wajah nya dengan tangan nya sendiri dan memukul tanah berulang kali.
beberapa saat melampiaskan amarahnya Fara terdiam sejenak iya menatap gelapnya malam sunyi nya hari dengan tatapan datar setelah nya iya bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah mobil Fara menutup bagasi mobil nya dan masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya menuju apartemen nya.
saat ini di kantin tengah duduk tiga orang gadis dengan wajah keselnya entah apa yang membuat mereka kesel tapi yang jelas wajah itu sangat tak nyaman dilihat.
"argh, Kemana sih hilang nya tuh kutu"ucap bela.
"tau di chat gak balas sekarng pake gak masuk lagi kan jadi sepi"ucap seylla.
"entah knp gue merasa khawatir sama tuh anak"ucap letta cemas bela dan seylla yang melihat khawatiran itu pun menghela nafas mereka tak mendapat kan kabar dari Fara setelah kejadian kemarin.
"kita samperin ke rmh nya gimana"ucap bela.
"eh, nyet emng Lo tau di mna tempat tinggal nya gak kan"ucap seylla sambil menoyor kepala bela sedangkan bela menghela nafas nya.
"baru kali ini kita khawatir sama orang yang baru akrab"ucap seylla yang di angguki oleh letta dan bela.
tak beberapa lama mereka diam kemudian datang segerombolan anak idola di sekolah mereka dan tengah mengarah ke arah meja mereka serontak letta dkk yang melihat itu was-was apa mereka buat kesalahan itu lah pikir mereka.
"Hay, boleh kita ikut gabung"ucap darel menatap ke arah letta dkk sedangkan letta saling pandang bingung setelah nya mereka kompak mengangguk darel dkk yang melihat itu pun duduk di bangku yang kosong.
__ADS_1
"kalian bertiga aja yang satu mna"ucap kenen.
"tak masuk"ucap bela. mereka yang melihat itu mengangguk terkecuali Rayhan dan Arya.
"oh ya klo kita boleh tau dia anak baru"ucap kenen yang di angguki oleh letta dkk.
"pindahan dari mana"ucap vino.
"kita gak tau"ucap letta datar sedangkan seylla dan bela yang mendengar itu hanya diam karena mereka tau jika letta jawab Kya gitu berarti dia tak ingin informasi soal Fara di cari tau oleh orang apa lagi yang cari tau anggota inti drak Deon.
"ya elah kita cuman nanya doang biasa aja kali jawab nya"ucap Kellen dengan memutar bola matanya malas sedangkan letta dkk mengangkat bahu acuh.
"bodo amat"ucap mereka serempak.
"cih dasar"umpat vino. letta dkk yang mendengar itu melirik vino tajam.
"maksud Lo apa ha"ucap seylla.
"alasan Lo nanya-nanya soal Fara apa an"ucap letta dingin membuat darel dkk menatap nya ngeri.
"gak-gak ada cuman mau tau aja soal nya baru kali ini ada yang berani sama nesa"ucap vino yang di angguki oleh yang lain.
"cih,Lo kira kita bego"ucap seylla kesel.
"gak percaya serah", ucap key sambil mengangkat bahu acuh.
"cabut"ucap letta berdiri dan diangguki oleh seylla dan bela.
sebelum mereka benar-benar pergi letta terlebih dahulu memberhentikan langkah nya dan berucap.
__ADS_1
"gue harap kalian gak cari masalah sama sahabat kita klo gak kalian berurusan sama kita karena kita gak takut sama Lo pada"ucap letta.
"dan satu lagi berhenti cari tau soal Fara klo sampai kalian masih nekat habis kalian"ucap seylla.
"kita gak tau apa tujuan kalian tapi yang jelas kita bakal ada di depan Fara jika kalian macam-macam"ucap bela datar.
rombongan Rayhan serontak meneguk ludah nya susah payah terkecuali Rayhan dan Arya bagaimana bisa cewek yang terkenal bodo amat dan memilih diam bisa semengerikan ini.
rombongan Rayhan menatap kepergian letta dengan alis terangkat apa kah merek gak suka duduk sama anggota drak Deon jika cewek lain mungkin sudah menjerit tertahan.
"heran gue gak tuh anak baru sama si letta dkk pada gak perduli sama kita"ucap vino.
"mana gak di lirik lagi kurang apa coba kita"ucap vino lagi.
"Lo bego soal nya"ucap key yang langsung di tatap oleh vino tajam sedangkan Rey hanya acuh.
" apa kita kurang Tampan di mata mereka ya baru kali ini loh ada cewek yang nolak pesona kita"ucap Kellen.
"cewek kaya mereka nie yang menantang"ucap key sambil menurunkan alis nya. mereka yang mendengar itu langsung melihat ke arah key sambil tersenyum sedangkan Rayhan hanya diam dan Arya hanya geleng-geleng kepala.
"ngomong ngomong kemana tuh cewek ya"ucap Kellen berpikir.
"tau mana susah banget lagi cari informasi tentang tuh cewek"ucap key.
"satu-satunya cara buat tau identitas tuh cewek kita berteman dengan mereka gimana"ucap Arya serontak semua inti drak Deon menoleh ke arah nya.
"eh pak es Lo serius emang tuh pak ketu bolehkan"ucap vino menatap Rayhan.
"hanya ini satu-satunya Rey"ucap Arya yang di angguki juga dengan yang lain sedangkan Rayhan menghela nafas nya.
"serah"ucap Rayhan membuat semua orang mengangguk setuju.
__ADS_1
"**gue akan cari tau siapa Lo sebenarnya kenapa mata Lo sama seperti dia siapa sebenarnya Lo"Guam Rayhan dalam hati**.