Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
kemurkaan fara


__ADS_3

Rayhan yang melihat itu menggeram marah iya melepaskan tangannya dari dagu Fara dan beralih menatap dara tajam Rayhan menghempaskan dara sehingga membuat dara terdorong dan jatuh ke aspal.


Fara yang melihat itu ingin mendekat ke arah dara namun sebelum sempat lagi dan lagi leher Fara di cengkram oleh Rayhan.


"Lo pikir Lo bisa nolong dia ha urusan Lo sama gue belum selesai jadi gak ada yang bisa bantuin Lo paham"ucap Rayhan tajam Fara yang melihat itu mengepalkan tangannya kuat.


"ini lah balasan nya karena Lo dah berani sama gue"ucap Rayhan tersenyum tipis.


dara yang melihat itu langsung berdiri dan berjalan cepat ke arah Rayhan dan memegang tangan nya.


"ka lepasin Kaka Fara"ucap dara Rayhan yang melihat itu geram.


"Lo bisa minggir ha Lo mau gue dorong lagi"ucap Rayhan dara yang mendengar itu menggeleng.


"gak,,,gak dara gak mau Kaka Fara kenapa-kenapa lepasin ka"ucap dara menarik tangan Rayhan.


Rayhan yang sudah emosi pun menghempaskan tubuh dara kasar sehingga dara terjatuh dengan lutut yang memar karena tergores aspal.


Rayhan menghempaskan tubuh dara tanpa melepaskan cengkraman nya kepada Fara yang membuat Fara gak bisa apa-apa.


"aduh...


dara duduk sambil mengusap lutut nya yang memerah Fara yang melihat itu pun langsung menatap Rayhan tajam.


"bangsat"ucap Fara marah Fara langsung memegang tangan Rayhan kuat yang membuat Rayhan terkejut.


"Lo berani yakiti dia ha"ucap Fara marah Rayhan menatap Fara datar.


"Lo pikir gue Takut gitu"ucap Rayhan Fara yang melihat itu langsung memelintir tangan Rayhan ke samping dan menendang perut Rayhan kuat yang membuat Rayhan meringis memegang perutnya.


semua orang yang melihat kejadian itu terkejut Rayhan yang mendapat kan itu tak terima iya berputar dan ingin memukul wajah Fara namun Fara mengelak.


Fara yang terlanjur emosi pun menendang dan memukul perut serta wajah Rayhan membabi buta yang membuat Rayhan gak bisa mengelak.


Arya dkk yang melihat Rayhan gak bisa menangkis serangan Fara pun mau menolong namun tangan mereka di tahan oleh letta dkk yang membuat mereka terdiam.


"ini masalah nya jika Lo pada pada gangguin macan yang tidur"ucap bela mereka yang mendengar itu hanya bisa menatap Rayhan kasihan.


serangan terakhir Fara menendang di bagian ginjal Rayhan namun Fara mengurangi tenaga nya supaya ginjal Rayhan gak rusak atau hancur yang membuat Rayhan berteriak kesakitan Rayhan terduduk di aspal dengan memegang ginjal nya tak sampai di sana Fara pun menendang dada Rayhan yang membuat Rayhan terpental kebelakang dengan terbatuk darah berwarna merah ke Hitam an Fara yang melihat itu tersenyum tipis.


"dah gue duga"ucap Fara menatap darah yang ada di baju Rayhan.

__ADS_1


anggota drak Deon yang melihat itu terkejut dan langsung Mendekat ke arah Rayhan dan melindungi Rayhan dari serangan Fara yang penuh dengan emosi terlihat wajah nya yang memerah semua yang melihat kejadian itu bergedik ngeri menatap Fara karena hanya Fara yang berani melukai Rayhan.


letta seylla dan bela juga sama mereka menghampiri dan memegang Fara supaya gak hilang kendali sambil menenangkan nya.


"far Lo tenang emosi Lo dah sampai batas nya"ucap letta Fara yang mendengar itu menatap letta.


"Lo suruh gue tenang ha Lo liat tadi kan dia dorong dara sampai terluka yang gak ada salah apa-apa bangsat Lo suruh gue tenang"ucap Fara menatap letta.


"ok, gue tau tapi gue minta kendalikan emosi Lo di antara kita gak ada yang bisa ngehentikan Lo jika Lo berubah"ucap letta.


"chk, gue gak perduli"ucap Fara memberontak Fara menatap ke arah Rayhan tajam.


dara yang melihat Fara hilang kendali pun panik dan Takut dara berdiri iya berlari ke arah Fara.


saat sampai di dekat Fara dara langsung memeluk Fara kuat yang membuat Fara terdiam menatap dara di pelukan nya.


"hiks hiks ka,,,Kaka Fara udah Kaka Fara gak usah marah dara gak papa ko dara takut liat Kaka Fara marah"ucap dara terisak.


Fara yang mendengar suara tangis dara pun mengatur nafasnya untuk menenangkan diri nya letta dkk yang melihat itu tertegun mereka gak menyangka bahwa emosi Fara bakal Terhenti karena tenangan dari dara letta menatap dara yang tengah menangis sambil menenggelamkan wajahnya di dada Fara letta tersenyum tipis melihat itu.


"**bahkan kita gak tau jika Lo bakal tenang kaya gini hanya karena dara"ucap letta dalam hati.


"gue gak tau seberapa dekat nya Lo sama dara tapi boleh gue jujur gue cemburu melihat kedekatan Lo sama dara"ucap letta menatap Fara sendu.


Fara menatap ke arah dara dan tersenyum tipis iya mengelus kepala dara.


"Lo gak papa"ucap Fara dara yang mendengar itu mengangguk.


"gak usah nangis Lo jelek"ucap Fara terkehkeh sedangkan dara mengusap pipi nya sambil cemberut membuat Fara gemes.


letta yang melihat perlakuan Fara seperti itu ke dara tersenyum tipis iya menatap Fara sendu Fara menatap ke arah Rayhan dan anggota nya yang lain dengan tatapan dingin.


"Lo yang selalu memang melawan geng lain namun kalah sama cewek kaya gue heh ketua macam apa Lo ha"ucap Fara mengejek membuat Rayhan mengepalkan tangannya


kuat.


"Lo yang di takuti banyak orang namun Lo ingat sosok yang gak mau berlian nya terluka jika Lo sentuh juga bakal menunjukan taringnya gue gak pernah takut sama Lo setan"ucap fara emosi.


"Kaka Fara udah gak usah marah"ucap dara lagi menggoyang kan tubuh Fara.


Fara yang mendengar itu menatap dara dan tersenyum sambil mengangguk setelahnya Fara menatap ke arah Rayhan dan Anggota lain lagi.

__ADS_1


"Lo gak ada apa-apanya bagi gue jadi jangan sok berkuasa atas jabatan Lo sebagai ketua karena gue gak pernah tunduk dan takut sama siapapun termasuk Lo"ucap Fara lgi.


"mental lemah kaya Lo gak pantes jadi ketua geng terbesar dan ditakuti seluruh dunia bikin malu"ucap Fara lagi menatap Rayhan sinis Rayhan yang terus di hina pun mengepalkan tangannya kuat namun iya tak bisa melakukan apa karena pinggang dan dada nya sakit jika di paksa gerak.


"malu sama pengguna batang kalah sama pengguna lubang Lo"ucap Fara mereka yang mendengar itu melongo tak percaya dan ada yang sebagian dari mereka yang menahan tawanya supaya gak meledak.


"Lo pada pikir dengan Lo yang selalu memang melawan geng lain Lo Tetap terus menang gitu heh bukan berarti kemenangan Lo gak ada masa kehancuran Lo"ucap Fara datar.


"Lo yang berani bentak dia bakal tau akibatnya karena Lo dah berurusan sama gue"ucap Fara dingin menatap Anggota drak Deon.


"Lo yang berani dorong dia sampai terluka bakal gue bales berlipat-lipat kali dan ini balasan setimpal untuk Lo karena sudah bikin dia lutut nya memar"ucap Fara dingin.


semua murid lain dan letta dkk yang mendengar itu terkejut sebegitu pentingnya kah dara pikir mereka.


sedangkan anggota drak Deon mereka hanya bisa diam karena mau melawan mereka gak mungkin memang melawan Fara saat emosi atau gak emosi karena kemampuan Fara benar-benar langka tak ada perempuan sehebat Fara mereka mengakui itu makanya mereka lebih baik diam kan.


Rayhan aja bisa babak belur apa lagi mereka yang gak ada apa-apanya mungkin langsung kuburan pikir mereka.


" Lo pada lebih baik bawa ketua Lo ke rumah sakit"ucap Fara dingin Anggota drak Deon yang mendengar itu hanya mengangguk.


mereka membopong tubuh Rayhan menuju mobil setelahnya keluar dari pangkaran sekolah dan melaju menuju rumah sakit.


Fara menatap ke arah sahabat nya yang tengah menatapnya dengan tatapan bercampur aduk Fara yang ngerti hanya diam iya malas menjelaskan.


"Lo berdua yang merencanakan penyekapan Bima kan gue minta Lo berdua lepasin"ucap Fara menatap seylla dan bela.


seylla dan bela yang melihat itu mengangguk mereka pun berlari ke arah gudang belakang untuk membebaskan Bima yang mereka sekap.


kini Fara menatap letta yang tengah menatapnya sendu Fara yang melihat itu hanya menghela nafas nya.


"gue gak tau apa yang Lo pikiran tapi yang jelas jika Lo mau gue jelasin jawab gue tetap sama"ucap Fara menjeda ucapan nya.


" gak semua pertanyaan harus ada jawaban dan gak semua jawaban harus dipertayakn biarkan Lo tau dengan seiring nya waktu"ucap Fara menatap letta.


"gue tau gue egois dan gue tau Lo kecewa sama Gue tapi gue yakin Lo pasti ngerti gue dari pada yang lain"ucap Fara tersenyum letta yang melihat itu hanya tersenyum tipis.


"gue cabut"ucap Fara lagi letta yang melihat itu mengangguk setelahnya Fara menatap ke arah dara dan membawa nya letta yang melihat kepergian Fara dan dara pun tersenyum tipis dan menunduk.


"**gue mau dekat dengan Lo far seperti kedekatan Lo sama dara"ucap letta dalam hati.


"tapi gue gak tau apa itu bisa"

__ADS_1


"sedangkan gue yang lebih dulu bersahabat dengan Lo gak tau apa-apa tentang Lo berbeda dengan dara yang baru kenal Lo aja dia sudah sedekat ini dengan Lo sampai-sampai Lo gak mau dia terluka dan menjadi kan nya berlian yang berharga"ucap letta dalam hati sambil menatap langit dengan mata terpejam.


"boleh gue iri sama Lo dara"ucap letta lgi**.


__ADS_2