
pagi ini Fara memilih untuk kerumah mama nya mengingat iya sudah lama tak bertemu dengan dara dan juga mama papa nya jadi Fara memilih untuk ke rmh Abraham.
saat ini Fara tengah berada di jalan an yang gak terlalu padat Fara memilih naik motor yang baru di belikan oleh papa nya supaya cepat.
beberapa menit berlalu kini Fara pun sudah sampai di rumah mama nya Fara memarkirkan motornya dekat dengan motor Melvin.
Fara turun dari motor nya dan berjalan ke arah rumah mama nya di saat iya sudah sampai di depan pintu Fara langsung masuk ke dalam rumah dan berjalan ke arah ruang tamu.
saat Fara sampai di ruang tamu Fara mengerutkan keningnya heran di saat mendengar suara yang sangat ribut dari arah dapur Fara yang penasaran pun berjalan ke arah dapur.
saat sampai di depan pintu dapur Fara memilih untuk diam dan menyandarkan punggungnya di tembok sambil matanya melihat ke arah keluarga yang tengah melakukan Derama pagi bagi nya.
bagaimana tidak di ruang makan sekarang di mana dara yang sedang bermain derama dengan Melvin hanya masalah bekal makanan sedangkan Abraham dan Sarah mereka menatap kelakuan Melvin dan dara yang membuat mereka geleng-geleng kepala.
Fara yang melihat hal itu pun memutar bola matanya jengah Namun tak bisa iya pungkiri Jika iya sangat bahagia melihat keluarga nya seperti ini.
"ka Melvin iih,itu bekal buat Kaka Fara jadi balikin"ucap dara Melvin yang mendengar itu mengangkat bekal nya tinggi-tinggi.
"percuma belum tentu Fara makan lebih baik gue aja yang bawa Fara mah gak butuh ini bekal"ucap Melvin.
"aaaaaa,gak mau itu punya kakak Fara jika kaka mau nanti dara buatin lagi"rengek dara Melvin yang melihat itu pun terkekeh.
"gak mau "ucap Melvin sambil menjulurkan lidahnya.
"aaaaaa ma liat Kaka Melvin"ucap dara Sarah yang melihat itu pun menggeleng.
"Vin udah kasih tuh bekal jangan cari ribut Mulu sama adx mu"ucap Abraham yang melihat kelakuan putra nya yang sangat langka bagi nya.
"pa gak papa kali lagian Melvin gak pernah seperti ini sama Fara makanya Melvin mau jadi Kaka kaya orang lain di mana yang selalu ribut sama adx nya"ucap Melvin dara yang mendengar itu terdiam begitu juga dengan Abraham dan Sarah.
sedangkan Fara iya yg mendengar ucapan Melvin pun hanya menatap nya dengan diam Tampa ada niatan mau menyamperin keluarga nya.
"lah emang knp"ucap Abraham Melvin yang mendengar itu menghela nafas.
"papa gak liat gimana Melvin mau jahilin Fara jika dia aja orang nya sadis gitu mana gak ada cewek-ceweknya lagi"ucap Melvin.
"Fara orang nya bukan anak kecil lagi pa dia aja gak ada takut-takut nya sama orang jadi Melvin susah buat jahilin Fara makanya kan ada dara jdi Melvin bisa main-main sama dia"ucap Melvin sambil tersenyum.
dara yang mendengar itu memutar bola matanya sambil menghela nafas sedangkan Abraham Sarah dan Fara mereka hanya menggeleng.
"terkadang dengan sikap gue seperti ini yang membuat kita tambah dekat bang"ucap Fara semua orang yang ada di ruang makan yang mendengar suara Fara pun terkejut mereka semua kompak menoleh ke arah Fara yang tengah menyandar di tembok.
"lah dex kapan Lo datang"ucap Melvin.
"tadi saat Lo main Derama sama dara"ucap Fara males.
"Kaka Fara"ucap dara Tersenyum sambil mendekat ke arah Fara sedangkan Fara yang melihat itu hanya diam.
"Kaka udah makan"ucap dara.
"udah"ucap Fara dara yang mendengar itu pun jadi cemberut.
"tuh kan apa gue bilang Lo gak percaya sih"ucap Melvin.
"ya udah deh itu bekal buat kak aja"ucap dara akhirnya.
"Fara"ucap Sarah Fara yang mendengar itu pun menatap mama nya Tersenyum.
"ma pa"ucap Fara.
"kmu knp Hem mau minta uang atau motor baru"ucap Abraham Fara yg Mendengar itu terkekeh.
"hehe, gak ko pa Fara ke sini mau ketemu sama abg Melvin"ucap Fara mereka yang mendengar itu menatap Fara heran sedangkan Melvin iya mengerutkan keningnya.
__ADS_1
"ada apa dex"ucap Melvin.
"kekamar aku aja bang ada yang ingin gue bicarakan"ucap Fara Melvin pun mengangguk.
"Dar lo lebih baik siap-siap kesekolah deh Jangan Sampek telat"ucap Fara.
"Kaka Fara gimna"ucap dara.
"gue gak masuk kaya nya hari ini jadi jika letta dan yang lain cari gue bilang aja temuin gue di apartemen"ucap Fara dara yang mendengar itu pun mengangguk.
setelah nya Melvin dan dara pun memilih untuk pergi ke kamar Fara dan dara pergi ke sekolah di antar dengan supir dan Abraham ke kantor sedangkan Sarah iya membersihkan taman depan.
saat ini Fara dan Melvin sudah sampai di kamar Fara mereka berjalan ke arah balkon kamar Fara.
"ada apa dex"ucap Melvin sambil duduk di ayunan.
"gue minta Lo cari tau tentang Lidia bang"ucap Fara Melvin yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya heran.
"Lidia"pikir Melvin."emang tentang apa an"ucap Melvin.
"gue semalem ada liat dia di club"ucap Fara Melvin yang mendengar pun membulatkan matanya.
"Lo semalam ada di club"ucap Melvin Fara pun mengangguk.
"ngapain Lo di sana ha"ucap Melvin tajam Fara yang melihat itu pun menatap Melvin heran.
"eh, Bambang Lo lupa gue kan kerja anjir"ucap Fara Melvin yang mendengar itu jadi diam.
"jadi Lo kerja di club itu"ucap Melvin Fara mengangguk.
"gimna cari tau tuh orang knp dia bisa ada di sna"ucap Fara.
"gak perlu gue dah tau apa yang dia lakuin di sana"ucap Melvin.
"maksud Lo"ucap Fara.
"lah bukan nya dia kaya"ucap Fara.
"iya tpi Lo jangan lupa jika harta nya itu adalah harta dara gue suruh kawan gue untuk cari tau tentang knp dia kerja di sana dan hasil nya karena kepergian dara membuat mereka di usir"ucap Melvin.
"terus"ucap Fara.
"gue juga ada tanya sama anak buah bokap dan benar sana semenjak kejadian itu dara selalu di incar oleh orang tua nya namun anak buah papa Berhasil melindungi nya"ucap Melvin Fara yang mendengar nya mengangguk.
"ok, sekarng gue tau gue minta Lo dan anak-anak lain nya untuk Bully dia bang"ucap Fara.
"jangan berlebihan dex"ucap Melvin.
"serah Lo"ucap Fara Melvin pun mengangguk.
"Lo selama ini kemna aja"ucap Melvin.
"hehe gue ada masalah sikit bang"ucap Fara Melvin yang mendengar itu menatap Fara heran.
"masalah apa an"ucap Melvin.
"ada deh gue bisa ngatasin ini semua lebih baik Lo jaga aja dara"ucap Fara Melvin yang mendengar itu memutar bola matanya jengah.
saat ini di SMA lampu pelita letta seylla dan bela yang sudah lama gak mendapatkan kabar tentang Fara pun menjadi panik.
__ADS_1
"sial, Fara kemana aja sih"ucap letta.
"tau mana gak ada kabar lagi"ucap seylla
"apa kita ke apartemen nya aja ya"ucap bela.
"tapi gue takut dia masih marah sama kita"ucap letta dengan pelan seylla dan bela yang mendengar itu hanya diam.
namun tak lama kemudian dara datang ke arah mereka yang membuat letta dan seylla juga bela mengangkat alis nya heran.
"Kaka letta cari Kaka Fara ya"ucap dara Tersenyum letta dan yang lain saling pandang dan mengangguk.
"Lo tau di mana dia sekarang"ucap letta.
"apa dia baik-baik aja"ucap seylla.
"Kaka Fara baik-baik aja ko"ucap dara Tersenyum.
"Kaka Fara ada kasih pesan sama dara jika kalian mau ketemu maka datangi aja ke apartemen nya Kaka Fara??kak fara gak masuk hari ini Sola nya"ucap dara letta dan yang lain yang mendengar itu pun menatap dara heran.
"Lo tau dari mana"ucap bela.
"Kaka Fara yang kasih tau"ucap dara.
"iya maksud gue gimna bisa Fara kasih tau elo kan elo gak satu rum-"ucap bela terpotong oleh ucapan letta.
"udah lah bel yang penting nanti setelah pulang kita ke apartemen Fara aja"ucap letta bela yang mendengar itu pun hanya mengangguk.
setelah nya dara memilih untuk duduk di meja nya dan menunggu guru masuk begitu juga dengan letta seylla dan bela yang memilih untuk diam dan mereka pun berencana untuk menemui fara setelah pulang sekolah.
🌸🌸🌸🌸
**jangan lupa baca** **cerita ku yang berjudul bulan Ramadhan ya...
__ADS_1
untuk cerita Fara ini mungkin bisa aku up kan sekali² namun gak selalu karena aku mau lanjutin cerita tentang bulan Ramadhan**.