Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
perubahan


__ADS_3

...flashback **on....


saat sampai di rumah Fara masuk ke dalam kamar nya iya merebahkan tubuhnya di atas ranjang nya sambil menghela nafas.


iya menatap langit-langit kamar nya sambil berpikir.


"chk,sial knp bisa jadi gini sih"ucap Fara sambil mengacak rambut nya frustasi.


Fara yang tengah berpikir pun teringat akan perkataan Melvin yang di mna mereka bergerak sesuai perintah bukan.


sebias senyum tipis tertampang jelas di wajah Fara iya bangkit dari ranjang nya dan berjalan ke arah kamar Melvin yang berada disamping kamar Caca.


saat sudah berada di depan pintu kamar itu Fara terlebih dahulu menatap pintu kamar itu sesaat kemudian Fara mengetuk nya.


tok.tok.tok....


"masuk"ucap suara dari dalam kamar itu Fara yang mendengar pun Langsung membuka nya dan masuk kedalam**.


saat sudah masuk Fara mendapati Melvin yang tengah berbaring di ranjangnya sambil bermain ponsel nya **fara yang melihat itu mendekat.


"bang"ucap Fara.


"hem, gak tidur lu"ucap Melvin.


"gak,gue minta tolong"ucap Fara Melvin yang mendengar itu pun langsung mematikan ponsel nya dan fokus ke Fara.


"tolong apaan"ucap Melvin mengangkat alis nya.


"Lo ada gak surat izin pemerintah gitu"ucap Fara Melvin yang mendengar pun heran.


"buat apa an sih"ucap nya.


"anggap aja gue menghentikan pertarungan antar gengster itu atas izin pemerintah atau sebagai orang yang Lo tunjuk untuk menghentikan pertarungan itu ke"ucap Fara lagi Melvin yang mendengar itu langsung tersenyum.


"Haha,knp Lo kirain mau menyelesaikan sendiri tanpa bantuan siapapun"ucap Melvin tersenyum mengejek.


"chk,itu doang gak mau juga gak papa gue mah"ucap Fara kesel iya bangkit dari duduknya dan berjalan keluar Melvin yang melihat itu pun tersenyum.


"tunggu,ya elah sensi an amat sih Lo"ucap Melvin memutar bola matanya jengah.


"nih,surat izin dari pemerintah sebenarnya ini surat 2 tahun yang lalu tapi gak papalah entar Abang cht Lo sebagai perwakilan Legion blue untuk menyerahkan misi ini sama Lo gimna puas dah"ucap Melvin sinis sambil memberikan amplop ke arah Fara.


sedangkan Fara yang melihat itu tersenyum iya jalan mendekat dan mencium pipi Melvin setelah nya keluar dari kamar abg nya.


"entar klo mau kasih bukti tanggal jam nya di edit bisa kan"ucap Melvin yang di angguki oleh Fara sambil mengangkat jempol nya.


Melvin yang melihat tingkah adx nya yang seperti itu pun hanya geleng-geleng kepala gak habis pikir.


...flashback off**....


Fara yang melihat tak ada lagi yang berbicara tersenyum tipis iya Ingin berbalik namun terhenti di kala merasakan dada nya yang sangat sakit.


"**sial knp harus muncul di sini sih"ucap Fara kesel.


"gue harus tahan rasa sakit ini gue gak akan biarkan iblis Friska mengambil tubuh gue lagi gue gak mau ada korban lagi"ucap Fara memegang dada nya kuat**.


Fara yang tak tahan pun bersimpuh di lapangan sambil memegang dadanya letta yang melihat itu terkejut begitu juga inti drak Deon mereka langsung mendekat ke arah Fara.


"far Lo knp Lo gak papakan"ucap letta khawatir.

__ADS_1


sedangkan Fara iya masih meremas dada nya kuat.


"akhh....


Fara merintih merasakan sakit dan panas di dada nya letta seylla dan bela yang melihat itu panik dan mengangis tapi di tenang kan oleh inti drak Deon semua orang yang melihat itu pun menatap Fara bingung.


Rayhan yang melihat wajah Fara yang tengah menahan sakit dan cemas sambil memegang dada nya kuat pun langsung berjongkok dan menggendong nya tanpa berlama-lama iya langsung berjalan menuju UKS namun di hentikan oleh Fara.


"gue mohon jangan bawa gue ke UKS"ucap Fara dengan suara memberat.


Rayhan yang mendengar suara Fara berubah agak berat layak nya laki-laki pun terkejut namun iya menyamping kan nya.


"knp"ucap Rayhan.


"gue mohon bawa gue ketempat sepi"ucap Fara dengan wajah yang benar-benar menahan sakit.


Rayhan yang melihat itu gak mau banyak tanya iya langsung membawa Fara ke taman belakang sekolah yang di susul oleh sahabat-sahabat mereka.


di perjalanan Fara mendekat kan wajah nya ke telinga Rayhan membuat Rayhan terkejut namun terdiam ketika mendengar perkataan Fara.


"gue mohon apapun yang terjadi tolong hentikan gue dengan cara apapun jangan biarkan iblis itu menguasai diri gue seutuhnya karena gue gak mau ada korban lgi gue mohon"ucap Fara. Rayhan yang mendengar itu hanya diam dengan penuh akan pertanyaan namun ia tak memperdulikan nya dan lebih memilih membawa Fara ke taman belakang sekolah dengan cepat ketika melihat Fara yang sudah sangat kesakitan.



saat sudah sampai di taman belakang sekolah Rayhan meletakkan Fara di atas rerumputan Fara yang merasa tempat ini sepi pun menghela nafas setidaknya tak ada korban pikir nya.



tak beberapa lama sahabat Fara dan Rayhan mendekat letta terkejut melihat Fara yang kesakitan memegang dadanya letta Ingin maju namun Fara menghentikan langkahnya.



"far Lo gak-"ucap letta terpotong.




"Lo knp far"ucap seylla.



"jangan ada yang mendekat gue mohon"ucap Fara lagi mereka yang melihat itu pun diam letta yang khawatir pun tetap mendekat namun di tahan Rayhan.



"jangan halangi gue sahabat gue kesakitan"ucap letta marah Sedangkan Rayhan tak memperdulikan itu iya tetap memegang tangan letta.



sedangkan fara yang mendengar perdebatan itu hanya diam iya berusaha menahan rasa sakit nya supaya dia gak berubah.



(di sini sudah di jelaskan tentang alter ego ya yang terdiri dari tiga bagian dimana berada di chapter Sarah).



Fara yang benar-benar gak kuat pun melepaskan alter ego nya sekali dua ya itu alter pertama dan kedua sambil berusaha menahan alter yang paling berbahaya ya itu alter ketinga.

__ADS_1



"**aaaarrrrhhhh**..…



rintih Fara kesakitan mereka yang mendengar itu langsung menatap Fara panik mereka menatap ke arah Fara setelah nya Mereka serontak terkejut bahkan Rayhan dan Arya yang netobe nya bisa mengendalikan ekspresi pun tak bisa menyembunyikan nya.



bagaimana tidak saat ini mereka tengah melihat pemandangan sangat indah di mana sosok gadis yang tengah berdiri dengan bantuan pohon menjadi pegangan nya.



dengan perubahan pada rambutnya yang tadi nya berwarna hitam kini berubah menjadi biru terang di atas dan warna putih di bawah membuat nya terkesan indah dan cantik bak bidadari.



sosok gadis yang tak lain adalah Fara tersebut membuka mata nya perlahan mereka yang melihat mata yang tadi nya berwarna coklat bulat kini menjadi biru terang membuat mereka terkejut dan terdiam.



"siapa kau sebenarnya"ucap letta bertanya.



Fara yang sekarang sudah berubah di mode alter kedua. Fara menatap sahabatnya dengan mata birunya.



"apakah kalian teman dari anak iblis ini"ucap Fara dengan suara laki-laki.



mereka yang mendengar itu terkejut letta yang mendengar suara Fara pun Mendekat.



"far, sadar ini gue letta"ucap letta dengan tatapan sendu.



"Lo gak usah mendekat mau Lo gue bunuh kaya teragedi 12 tahun lalu ha mau"ucap Fara lagi.



"lebih baik kalian jauhin anak iblis ini hidupnya selama ini menderita kapan-kapan sosok iblis nya bisa menguasai dirinya apa kalian gak takut mati di tangan nya"ucap Fara lagi letta menggeleng.



"Lo sahabat kita far bukan iblis jika pun iya gue gak papa mati di tangan Lo asal Lo kembali jangan seperti ini far kita gak kenal Lo kita mau Lo yang kita kenal kembali"ucap letta.



Fara yang mendengar itu menatap nya tajam.



"Lo gak perlu buat anak iblis itu kembali asal Lo tau selama ini di menderita dia ketakutan tak ada yang mau berteman dengan nya orang-orang selalu meninggalkan menghiyanati nya jadi dengan gue ngambil tubuh nya hal itu akan membuat nya tenang dia bisa tidur dengan nyenyak Tampa merasakan ketakutan lagi bukan kah itu bagus"ucap Fara tersenyum iblis.

__ADS_1



letta seylla dan bela yang melihat itu geleng-geleng kepala mereka gak mau Fara seperti ini letta berusaha mendekati Fara.


__ADS_2