Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
17. anggota Lindegaard


__ADS_3

segerombolan air berasal dari langit mengepung kawasan padat akan kendaraan dan tempat lain nya desiran angin serta menggelegar nya sembaran petir membuat orang-orang yang berkendara berhati-hati dengan kondisi jalan yang basah.


di sebuah mobil ada sosok gadis yang tengah mengumpat.


"sial knp hujan sih"ucap gadis itu sambil mengendarai mobil nya.


beberapa saat di jalan akhirnya sosok gadis tadi sudah sampai di sebuah bangunan megah yang di ketahui banyak orang itu sebuah apartemen.


sosok gadis yang tak lain adalah Fara iya baru sampai ke apartemen nya dan kini cuaca sangat dingin di tambah deras nya hujan Fara keluar dari mobil nya dan berjalan masuk menuju apartemen nya.


saat sampai di lantai 5 Fara berjalan menuju kamar nya namun terhenti di kala iya melihat ada sosok wanita paruh baya yang tengah berdiri di depan pintu Fara yang melihat itu menghela nafas panjang nya.


Fara berjalan ke arah sosok wanita paruh baya itu sosok yang merasa ada yang mendekat pun menoleh iya melihat sosok yang di tunggu nya sedari tadi iya pun tersenyum.


"sayang kamu dah pulang"ucap sosok itu.


"ngapain"ucap fara dingin sosok wanita paruh baya yang mendengar suara putri nya itu pun tersenyum tipis.


"mama nungguin kamu sayang"ucap sosok tadi.


"dari mana tau apartemen gue"ucap Fara.


"mama tanya sama kakek kamu sayang dan dia kasih tau tempat tinggal kamu"ucap Sarah tersenyum. Fara yang mendengar itu mendengus kesel.


"sial kakek apa-apaan sih"ucap Fara kesel.


ya benar yang sedang menunggu Fara adalah Sarah iya sedari tadi datang ke apartemen putri nya karena ingin bertemu Fara.


"terus ngapain ke sini"ucap Fara malas.


"mama ke sini cuma mau nganterin ini"ucap Sarah mengangkat kotak makanan Fara melihat itu hanya diam.


"gue gak minta"ucap Fara.


"mama sengaja buatin buat kamu"ucap Sarah Fara yang melihat itu menghela nafas.


"mau Lo apa sih"ucap Fara kesel. "belum puas atas semua yang terjadi iya"ucap nya lagi sambil mengepalkan tangannya.


"mama cuma mau memperbaiki hubungan kita aja fara"ucap Sarah menunduk.


"sayangnya udah telat gue gak butuh itu semua"ucap Fara marah.


"sayang mama Mohon kasih mama kesehatan"ucap Sarah memohon.


"gue gak perduli dan Lo pergi"ucap Fara ingin membuka pintu apartemen nya namun di tahan sama Sarah.


"gak papa mama akan berusaha tpi kali ini mama Mohon terima ya sayang"ucap Sarah memberikan paper bag ke arah Fara. Fara yang melihat itu mengambil dan masuk kedalam apartemen nya.sarah yang melihat itu menghela nafas iya menatap pintu itu dengan tatapan sendu setelah nya iya pergi dari sana.


sedangkan di dalam apartemen Fara Duduk di ruang tamu Fara melihat paper bag yang di berikan mama nya tdi dan mengeluarkan kotak makanan tersebut Fara membuka kotak itu iya terkejut melihat isi nya yang teryata kue brownies cokelat kesukaan nya dulu.



"heh, Friska pikir mama gak tau makan kesukaan Friska"kekehan kecil Fara.



"knp baru sekarang sih ma knp gak dari dulu seperti ini"ucap Fara melihat kue yang tampak enak itu.



"mama tau Friska sangat ingin makan kue buatan mama dari dulu tapi kenapa sekarang mama lakuin itu kenapa gak dari dulu ma knp dan sekarang di saat Friska sudah tak mau merasakan semua nya mama malah melakukan nya"ucap Fara dengan tatapan memerah menahan tangisnya.



"terima kasih ma setidaknya rasa ingin Friska terbayar Sekarang walaupun kita tak bisa seperti dulu"ucap Fara lalu memakannya.


__ADS_1


"enak"ucap Fara dalam hati.



di tempat lain tepat nya di sebuah markas besar yang diketahui nama nya adalah drak Deon sudah ada 10 orang di sana yang di ketahui 7 di antara mereka inti drak Deon.


"knp kalian suruh kita kesini"ucap jio salah satu tamu inti drak Deon.


"kita minta bantuan"ucap Kellen.


"bantuan, bantuan apa an"ucap Arga salah satu tamu inti drak Deon.


"menyelidiki seseorang bang"ucap key.


"bagaimana bisa kalian gak bisa menyelidiki itu bukan nya itu keahlian Lo Ar"ucap Cakra santai.


"chk, jika gue bisa gak bakal kita minta bantuan Lo pada"ucap Arya dingin.


"santai kita bercanda emng siapa yang ingin kalian cari tau"ucap carka lagi.


"noh calon Bu bos"ucap vino serontak Cakra Arga dan jio mengangkat alis nya.


"calon Bu bos maksud Lo pdkt nya Rayhan"ucap jio yang di angguki oleh vino Rayhan yang mendengar itu menendang kaki vino membuat sang empun meringis.


"gue bunuh Lo"ucap Rayhan dingin.


"hehehe,santai bos santai janda gue mah janda"ucap vino mengangkat dua jari nya berbentuk v.


"canda tolol canda"ucap mereka serempak terkecuali Rayhan Arya dan Cakra.


"iya itu maksudnya"ucap vino memutar bola matanya.


ya disini Cakra adalah ketua dari Lindegaard di mana sebuah organisasi perkumpulan nya sebuah informasi dan sebagainya sedangkan Arga wakil nya dan jio anggota mereka anggota yang berisi kan 3 orang inti dan 100 anggota ini adalah anggota sebagai pencari data informasi atau identitas seseorang bisa di sebut mereka anggota mata² atau detektif.


Lindegaard sama seperti Legion blue di mana mereka bergerak ketika ada perintah dan tentunya bayaran mereka gak sedikit karena mereka adalah pencuri informasi yang hebat Lindegaard adalah teman nya gengster Legion blue dan drak Deon juga di bawah naungan drak diamond.


"Lo pada yakin dah cari tau tentang cewek yang kita cari nanti"ucap Arga.


"ko bisa"ucap Arga.


"identitas nya tertutup bang gak ada yang tau"ucap darel. Cakra yang melihat itu berguam.


"Lo pada tau kan bayaran nya"ucap Cakra menurun naikkan alisnya.


"ya elah bang sama kita itung-itungan Lo"ucap darel.


"ye, Lo pikir gampang ha sedangkan Arya aja gak bisa dapetin belum tentu kita bisa"ucap Cakra menampol kepala darel.


"gue bayar kaya bisa Lo tenang aja"ucap Rayhan yang di tatap oleh mereka semua.


"Lo yakin"ucap Arya yang di angguki oleh Rayhan.


"gue penasaran kaya apa cewek yang bisa menarik perhatian kalian"ucap Cakra berpikir.


"kita jelasin Lo bakal penasaran lebih baik Lo liat sendiri bang nanti Lo pasti tau ada sesuatu yang besar pada tuh cewek"ucap kenen.


"maksud Lo"tanya Arga.


"kita gak tau tapi yang jelas ada sesuatu yang sangat misterius pada tuh cewek"ucap key.


"dan hal misterius itu yang selalu buat kita penasaran sma dia bang namun entah knp untuk mengetahui semuanya gak semudah itu"ucap vino.


"jadi penasaran gue"ucap ijo.


"gue liat informasi awal yang Lo dapat"ucap Cakra.


"nih"ucap Arya menyodorkan amplop Cakra mengambil amplop itu dan membuka nya.

__ADS_1


"Friska Fara Queen anak pindahan dari Singapura dan sekolah di SMA lampu pelita anak kelas 11 IPS 2"ucap Cakra yang di angguki anggota drak Deon.


"benar itu informasi di sekolah bang"ucap Arya.


"dan ini foto nya"ucap key Arga yang melihat itu pun mengambil.


"eh, buset bening amat"ucap jio.


"hooh mana cantik lagi"ucap Arga.


"tak ada informasi yang lain"ucap Cakra kepada mereka semua.


"dia berasal dari sini bang cuman ada satu teragedi membuat dia harus pindah"ucap Arya.


"kita dah cari tau tentang keluarga nya di sini namun tak ada yang kita dapatkan"ucap key.


"dan lagi pihak sekolah juga menyembunyikan identitasnya"ucap Kellen.


"Lo dah lacak data nya di sekolah"ucap Cakra.


"nah itu dia masalah nya bang data nya tak ada di data sekolah dan pendaftaran nya aja di sembunyikan sma pihak sekolah"ucap kenen lagi.


"Lo gak berusaha tanya gitu"ucap jio.


"udah namun tak di kasih tau"ucap vino.


"dan kita tanya ke sahabat nya aja bukan nya menemukan petunjuk malah zook yang kita dapat"ucap darel.


"sadis juga dong"ucap jio.


"banget"ucap mereka sedang Cakra dkk tertawa melihat itu.


"gimna Lo bisa cari tau"ucap Arya. Arga dan jio melihat ke arah Cakra sedangkan Cakra melihat ke arah Rayhan dan Arya sambil tersenyum setelah nya mengangguk.


"gue usahain klo gak dapat kita minta bantuan anggota Legion blue"ucap Cakra.


"Lo serius cak"ucap Arga.


"yah apa salah nya kan penasaran gue terlalu besar soal nya"ucap Cakra.


"gak nyangka gue hanya satu cewek membuat 3 gengster terbesar dan rahasia di buat puyeng nanti nya"ucap kenen sambil geleng-geleng.


"ya jika sudah jauh gak ada kemajuan berhenti aja"ucap Arga anggota yang lain melihat itu mengangguk.


Cakra melihat ke arah Rayhan yang sedari tadi diam sambil menyimak.


"Ray jika Lo tau identitas nya mau Lo apakan"ucap Cakra melihat Rayhan yang hobi diam.


"tergantung"ucap nya datar.


"chk, sia-sia gue ngomong sma lu"ucap Cakra sinis sedangkan Rayhan mengangkat bahu acuh.


"dia jago bela diri"ucap Arya. serontak Cakra dkk menoleh.


"maksud Lo"ucap mereka.


"dia cewek yang mematahkan anggota 15 orang dari anggota world wolf dengan tangan sendiri Tampa bantuan orang lain menimal waktu kurang 15 menit"ucap key yang membuat Cakra melongo.


"Lo serius"ucap Arga. yang di angguki oleh mereka.


"makanya kita penasaran sama tuh cewek"ucap Kellen.


"jadi penasaran gue gini aja besok kita datang lagi sambil ngelacak tuh cewek di sini gimna"ucap Cakra. melihat anggota drak Deon


"boleh"ucap Rayhan yang di angguki oleh mereka semua.


"ok kalau gitu kita cabut"ucap Cakra yang berdiri di susul oleh Arga dan jio.

__ADS_1


"thanks bang"ucap mereka yang di angguki oleh Cakra dkk.


"besok kita tau siapa dia"ucap Cakra menepuk pundak Rayhan yang hanya di balas anggukkan oleh nya.


__ADS_2