Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
7. Rooftop sekolah


__ADS_3

setelah memukul kepala nesa tadi Fara menyempatkan melihat ke arah dara yang menunduk dengan tubuh bergetar Fara yang melihat seberapa kacau nya gadis itu hanya diam Tampa menunggu teman nya lagi Fara langsung pergi dari kantin.


dan di sini lah Fara berada rooftop sekolah setelah kejadian di kantin tadi Fara langsung berjalan di koridor dan sampai lah iya berjalan di rooftop iya berjalan masuk dan dapat iya lihat rooftop ini pasti tempat kumpul anak-anak yang bolos atau semacamnya soal nya di rooftop ini terdiri sofa meja dan sejenis lemari buku.


Fara yang melihat itu hanya melewati nya iya memilih berjalan di ujung pojok setelah sampai iya memilih duduk dan melihat ke arah bangunan-bangunan yang menjulang tinggi yang dapat iya lihat dari atas tersebut angin yang sangat kuat menerpa wajah dan rambut Fara namun Fara tak memperdulikan itu ia mengambil rokok di saku baju nya dan iya memilih untuk menyalakan rokok nya dengan korek api dan setelah nya iya menghisap rokok itu sambil menikmati semilir angin.


sudah tiga batang rokok yang habis di hisap oleh Fara dan iya mau menyalahkan rokok yang keempat namun belum sepenuhnya api itu membakar ujung rokok Fara dapat mendengar beberapa suara langkah kaki yang menunju ke tempat itu tapi Fara hanya diam toh iya gak menggangu juga kan dan Fara pun menghisap rokok yang keempat.


di tempat lain tepat nya di kantin setelah kepergian Fara dkk nya nesa di bawah pergi kermh sakit dan kantin pun kembali tenang.



.kusus anes kita ganti nesa ya jdi jgn salah paham.



dan saat ini anggota inti drak Deon pun juga duduk di tempat mereka untuk beristirahat atau Mengghibah.



"gila tuh cewek nyali nya bukan maen" ucap anggota inti drak Deon yang di ketahui nama nya vino erlano anggota inti drak Deon.



"betul sih, gue aja gak nyangka ada cewek yang bar-bar gitu"ucap yang lain yang di ketahui nama nya kenen Mandara anggota inti drak Deon.



"tpi ngomong-ngomong knp identitas tuh cewek gak ada yang di data sekolah"ucap key nathan jovanka anggota inti drak Deon yang membuat semua anggota melihat ke arah nya.



"iya juga ya knp kita gak tau pada dasarnya semua data yang baru selalu kita ketahui"ucap darel devano anggota inti drak Deon.



"entah knp gue merasa ada yang di sembunyikan kepala sekolah gak sih tentang tuh cewek"ucap Kellen Alexander anggota inti drak Deon yang di angguki anggota lain kecuali Arya Arsenal selaku wakil ketua dan Rayhan askarga zafano sebagai ketua drak Deon yang terkenal dingin dan kejam.


__ADS_1


"au ah ngibah Mulu Lo" ucap vino.



"ye setan lu juga ikutan kali"ucap kenen.



"tapi percaya gak percaya melihat tuh cewek ada sesuatu yang familiar dari dia menurut gue cuman gak tau apa"ucap key yang membuat semua anggota menatap nya.



"maksud Lo"ucap darel.



"gini nie pada saat iya kesini tadi entah knp tatapan mata nya mengingat kan kita pada seseorang gak sih"ucap key lagi yang membuat mereka berpikir.



"klo gue ya tatapan nya mengingat kan kita sama bang dargon gak sih cuman entah knp tatapan tuh cewek lebih mengerikan dari apa bang dargon"ucap Kellen yang membuat mereka menatap nya dan mengangguk.




"kita cari tau tentang tuh cewek"ucap Arya yang langsung dapat anggukan dari mereka semua.



"**siapa kau sebenarnya"ucap Rayhan dalam hati sambil mengingat sosok gadis yang ia lihat beberapa menit tdi**.



setelah nya hanya ada keheningan di meja itu tak lama Rayhan berdiri dari duduknya yang membuat anggota lain menatap nya.



"mau kemana Rey"ucap key. Rayhan yang mendengar itu langsung berjalan.

__ADS_1



"rooftop"ucap nya dingin anggota lain yang mendengar suara dingin itu menghela nafas mereka ikut berdiri dan mengikuti Rayhan ke rooftop.



"yey bolos lagi jir"ucap Kenan.



"bolos seneng lu setan"ucap vino.



"ye yang bilang aja kaya gak suka aja Lo"ucap kenen sambil menoyor kepala vino yang mengakibatkan sang empunya meringis sakit yang hanya di abaikan oleh yang lain nya.



sampai nya di rooftop Rayhan membuka pintu itu dan masuk kedalam di susul anggota yang lain pada saat mereka ingin duduk tak sengaja key melihat ada asap rokok serontak iya pun bertanya.


"Kaya nya ada orang deh di sini"ucap nya dengan pelan. mereka yang mendengar itu pun melihat ke arah key dan melihat arah pandang nya yang tertuju ke pojok dan benar saja mereka melihat ada asap rokok di pojokan itu.


Rayhan yang melihat itu pun berjalan ke arah pojok itu yang di susul sama yang lain nya dan saat sampai di sana mereka terkejut bukan maen terkecuali Rayhan dan Arya karena mereka hanya menatap orang itu datar.


di pojokan itu sudah ada sosok cewek yang sedang menghisap rokok nya mereka melihat ke arah bawah yang mereka yakini cewek ini telah habis beberapa batang rokok serontak mereka pun geleng-geleng tak percaya.


"eh, neng ngapin di sini"ucap kenen. Fara yang mendengar itu tak mengalihkan pandangannya iya tetap diam sambil menghisap rokok nya.


"di tanya jawab Napa neng"ucap vino menimpali. namun tetap saja cewek itu tak bergeming sama sekali mereka yang melihat itu menghela nafas kasar bagaimana bisa ada cewek yang lebih dingin dari pada ketua mereka.


"ya elah dingin amat sih neng"ucap darel.


"bisu kali"ucap key bersuara dan hal itu membuat mereka semuanya menatap nya terkejut. sedangkan key hanya acuh toh tak salah kan di tanya gak jawab apa lagi kalau bukan bisu pikir nya.


"bar-bar boleh merusak Diri Jangan kesian orang tua Lo"ucap Kellen. sedangkan Rayhan dan Arya hanya diam menyimak pembicaraan Anggota nya yang tak di hiraukan oleh gadis didepannya ini Fara yang mendengar kata-kata Kellen pun meremas rokok di tangan nya dan hal itu membuat mereka terkejut dan ngeri melihat cewek di depan mereka ini.


Tampa melihat ke arah mereka Fara langsung berjalan keluar rooftop dan hal itu membuat mereka yang ada di sana melongo atas kelakuan Fara apa kah cewek itu gak bisa melihat ada 7 lelaki tampan dan dengan mudah nya tak ada yang di lirik satu pun wow, baru kali ini ada yang menolak pesona drak Deon.


mereka yang melihat kepergian Fara pun langsung mengangkat bahu acuh setelah nya mereka memilih duduk dari pada memikirkan cewek aneh itu pikir mereka.

__ADS_1


__ADS_2