Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
16.parkiran


__ADS_3

setelah dari lapangan kini Fara dan letta Tengah berada di koridor sekolah.


"Lo hebat far"ucap letta kagum.


"apa nya"ucap Fara heran.


"ya hebat Lo bisa lawan mereka sendiri gue GK nyangka ternyata Lo bisa bela diri Lo hebat"ucap letta tersenyum.


Fara yang mendengar itu hanya tersenyum tipis.


"Lo yang hebat"ucap Fara sambil melihat lurus kedepan.


Letta yang mendengar pun mengangkat alis nya heran.


"maksud Lo"ucap letta.


"iya Lo hebat letta, Lo berani ngelawan mereka"ucap Fara memandang letta.


"Lo salah far, gue jadi berani karena melihat keberanian Lo"untuk letta.


"yang jelas Lo hebat"ucap Fara sedangkan letta hanya tersenyum.


"gue minta maaf"ucap letta menunduk.


"soal"ucap Fara.


"karena sempet ngelarang Lo tadi"ucap letta mendongak. Fara yang melihat itu berhenti dan di susul oleh letta.


"gue dah lupa soal itu"ucap Fara.


"gue gak tau apa alasan Lo sangat marah ketika melihat mang Ujang tadi tapi yang jelas gue ngerasa ada sesuatu yang Lo sembunyikan yang tak boleh kita ketahui bukan"ucap letta.


"seiring berjalannya waktu kalian bakal tau"ucap Fara melihat ke depan.


"jika Lo siap cerita kita selalu ada ko far gak semua masalah bisa Lo selesaikan sendiri jadi kita selalu ada di saat Lo butuhkan"ucap letta tersenyum.


"kita ingin mendengar dan merasakan penderitaan Lo far"ucap letta lagi.


"cukup seperti ini let"ucap Fara.


"maksud Lo"ucap letta.


"cukup seperti ini let selalu percaya sama gue selalu ada di samping gue Tampa ada rasa curiga gue gak akan bawa kalian ke penderitaan gue"ucap Fara melihat ke arah letta.


"jikapun itu harus terjadi gue akan melindungi kalian"ucap nya lagi.


letta yang mendengar itu pun tersenyum mereka melanjutkan jalan menuju ke kelas mereka untuk mengambil tas karena mereka akhirnya bisa pulang.


saat di jalan mereka melihat seylla dan bela sedang berlari ke arah mereka.


"woy let far"ucap bela sambil berlari.


"apa an sih teriak-teriak"ucap letta memutar bola matanya.


"hehehe sorry nih kita bawain tas Lo pada"ucap seylla sambil memberikan tas mereka berdua.


"thanks"ucap letta dan fara.


"Lo Bedua kemana aja sih kita nunggu lama tau"ucap bela.


"ada urusan tadi"ucap letta.


"urusan apa"ucap seylla mengangkat alis nya.


"dah cabut"ucap Fara dingin iya melangkah kan kaki nya keluar sekolah letta saling pandang.


"eh let tuh anak knp dah"ucap seylla sedangkan letta mengangkat bahu acuh.


"au kita pulang juga"ucap letta menyusul Fara di ikuti seylla dan bela.



sekarang Fara dkk berada di lapangan parkir Fara berhenti dan melihat sahabatnya.



"kalian pke apa"ucap Fara.



"kita bawa mobil"untuk letta Fara hanya mengangguk.



"gue duluan"ucap Fara yang di angguki oleh letta dkk namun sebelum melangkah pergi ada suara yang membuat pandangan mereka teralih kan.



"tunggu"ucap mereka.



Fara dkk yang mendengar itu pun menoleh ke sumber suara dan mereka dapat melihat anggota drak Deon sedang ke arah mereka.



Fara dan letta yang melihat itu hanya diam sedangkan seylla dan bela mereka mengangkat alis nya heran.



di saat anggota inti drak Deon sudah berada di depan mereka mereka saling pandang.



"ada apa"ucap Bela mengangkat alis nya.



"kita mau bicara"ucap Kellen.



"ya udah ngomong aja"ucap seylla.



"gak di sini"ucap Kellen.



letta dkk yang mendengar itu menoleh ke arah Fara sedangkan Fara yang melihat itu mengangkat alis nya.


__ADS_1


"knp"ucap Fara letta yang melihat mode datar itu pun menghela nafas.



"gimana"ucap letta.



"apa nya"ucap Fara lagi.



"ya elah far Lo mah kutu Lo berlebihan frustasi gue lama-lama ngomong sama Lo"ucap letta gemes.



"gak jelas"ucap Fara.



"elo yang gak jelas"ucap letta dkk. Fara yang mendengar itu menghela nafas nya.



"kalian aja"ucap Fara lagi.



"gak Lo juga"ucap kenen. Fara yang mendengar itu mengangkat alis nya.



"knp"ucap Fara melihat ke arah kenen.



"chk, banyak taya Lo"ucap key.



"serah gue mau balik"ucap Fara ingin pergi tapi tangan nya di tahan oleh Arya.



"gue mau ngomong"ucap Arya.fara yang mendengar itu melihat ke arah nya.



"ngomong apaan"ucap Fara mulai kesel.



Arya yang mendengar suara dingin itu menghela nafas iya berpikir bagaimana bisa di sekolah ini ada lagi yang dingin selain Rayhan dan dia.



"bisa gak di sini"ucap Arya. Fara yang melihat itu menghela nafas nya.



"gak bisa"ucap Fara.



sedangkan yang lain hanya melihat mereka dengan diam termasuk Rayhan.




"soal"ucap Fara dingin.



"soal Lo nolongin gue"ucap nya lagi dingin.



"chk, gak perlu gue anggap semua impas"ucap Fara.



"maksud Lo"ucap vino yang sedari tadi diam.



"gue mukulin mereka karena mereka mukul mang Ujang"ucap fara.



"dan gara-gara kalian waktu pulang gue terbuang"ucap Fara malas.



" soal nolongin Lo sebenarnya gue bukan mau tapi karena gue ada urusan sama tuh cowok jadi jangan ke geeran lagian dengan Lo nolong letta udah impas bagi gue"ucap Fara lagi dan berlalu pergi memasuki mobil nya dan keluar dari parkiran.



mereka yang melihat kelakuan Fara pun menatap nya cengo terkecuali Rayhan dan Arya.



"eh itu beneran Fara"ucap bela, letta yang mendengar itu pun heran.



"emang knp"ucap nya.



"gila baru kali ini gue liat dia bicara panjang"ucap bela seneng.



"iya juga sih karena selama ini tuh anak ngomong nya susah amat jir"sambung seylla letta yang mendengar itu geleng-geleng, setelah nya iya melihat anggota drak Deon.



"udah kan"ucap nya letta.



mereka hanya menatap ke arah letta dkk.

__ADS_1



"chk,jika udah pergi Sono mobil kita gak bisa keluar"ucap nya lgi.



"Lo kenapa sih sensi amat deh"ucap key.



"bukan urusan Lo"ucap letta lagi.



"let tunggu gue mau nanya"ucap seylla.



"apaan"ucap letta.



"kalian tadi nolongin mereka"ucap seylla menunjuk ke arah drak Deon.



"hem"Guam letta.



"hah,ko bisa"teriak seylla dan bela.



"cih, bisa gak sih jangan teriak-teriak budek nih telinga lama-lama"kesel letta.



"hehehe sorry,ko bisa"ucap seylla yang di angguki bela.



"ya bisa lah"ucap letta dan langsung masuk ke mobil nya seylla yang melihat itu pun mengangkat alis nya.



"kenapa si letta jadi kaya si Fara sih jadi kesel gue"ucap seylla. sedangkan bela hanya mengangguk setelah nya mereka berdua menyusul letta sedangkan anggota drak Deon mereka yang melihat kepergian para gadis itu pun menyingkir.



setelah kepergian 4 gadis itu mereka pun terdiam sambil menghela nafas.



"heh, gue gak habis pikir Gue sama mereka beneran dah"ucap vino.



"lah emang knp"ucap kenen.



"pikir gak sih mereka benar² Nolak kita loh"ucap vino.



"iya juga sih kurang ganteng apa coba kita"ucap kenen berpikir.



"yey,Lo pikir Lo pada ganteng"ucap darel sambil menoyor kepala kenen dan vino.



"emang"ucap mereka kompak darel yang mendengar itu pun seakan mau muntah.



"susah deh deketin tuh cewek"ucap darel yang di angguki oleh mereka.



"iya mana galak lagi"ucap vino.



"terus gimana"ucap key. mereka kompak mengangkat bahu acuh.



"gue makin penasaran sama tuh cewek siapa namanya"ucap key sedangkan yang lain melihat ke arah nya.



"siapa"ucap darel.



"itu anak baru yang berani mukul habis anggota world wolf"ucap key.



"oh Fara maksud Lo"ucap kenen.



"iya dia entah knp gue makin penasaran sama dia"ucap nya lagi.



"iya juga sih apa lagi waktu dia bilang klo ngebunuh mereka bukan apa-apanya entah kenapa otak gue langsung nangkap tuh cewek kaya nya bukan sesekali bunuh orang gak sih"ucap Kellen yang di angguki mereka.



"ngeri emng mereka klo lagi marah"ucap darel.



"tpi yang gue heran kenapa dia bisa semarah itu hanya mang Ujang di pukul ya"ucap Kellen yang angguki oleh mereka.



"banyak misteri pada kehidupan tuh cewek"ucap Arya yang di angguki mereka.

__ADS_1



"kita tetap cari tau tentang nya"ucap Rayhan yang sedari tadi diam mereka yang mendengar itu mengangguk setelah nya pergi ke mobil masing-masing.


__ADS_2