
kini hari menunjukkan pukul 2 Subuh namun Fara Sudah terbangun dari tidurnya Fara mengambil ponselnya yang tergeletak di samping tempat tidur dan berjalan ke arah balkon kamar nya.
saat sampai di balkon Fara menatap pemandangan di sana dengan diam Fara mengingat kembali percakapan nya dengan dara tadi sore seketika Fara pun menatap pemandangan di depan nya dengan tatapan kosong.
...flashback on....
saat dara pulang sekolah dara Langsung masuk ke kamar fara? Fara yang gak tau dara masuk pun hanya fokus sama pemandangan
jalan raya karena saat ini Fara Sedang ada di balkon kamar milik nya.
dara yang sudah masuk namun tak mendapati kehadiran Fara pun mengangkat alis nya heran dara menatap ke arah kaca balkon yang terbuka .
"em,apa Kaka Fara ada di balkon ya"pikir dara.
"aku liat aja deh"ucap nya lagi.
dara pun memilih untuk berjalan menuju ke arah balkon saat sampai di depan kaca dara dapat melihat Fara yang tengah menatap jalan raya dara yang melihat itu tersenyum dan mendekat ke arah Fara dengan diam.
"ka"ucap dara tiba-tiba yang membuat Fara terkejut.
"knp"ucap Fara yang terkejut dan langsung menatap ke arah dara yang tengah menatap nya dengan senyuman.
"gak ada dara hanya mau ketemu sama Kaka"ucap dara Fara hanya diam.
"gimna soal letta"ucap Fara.
"mereka nanti malam mungkin ke Apartemen Kaka"ucap dara Fara hanya mengangguk.
"Dar"ucap Fara dara yang mendengar itu menatap Fara dengan Alis terangkat.
"knp ka"ucap dara.
"gue mau nanya sama Lo"ucap Fara.
"tanya apa an ya ka"ucap dara.
Fara yang melihat itu berjalan ke arah tempat duduk yang di ikuti oleh dara.
"gue mau tanya apa Lo tau tentang ayah Lo yang di usir dari rumah Lo"ucap Fara dara yang mendengar nya terkejut.
"ko bisa Emang mereka knp ka"ucap dara.
"Lo lupa jika Lo pemilik rumah itu"ucap Fara dara pun hanya diam.
__ADS_1
"sekarang gue mau tanya apa Lo mau kembali ke mereka"ucap Fara dara yang mendengar nya menatap Fara lirih.
"apa Kaka Fara ngusir dara"ucap dara dengan sendu.
"gue gak ngusir Lo hanya saja gue mau tau apa Lo sekarng perduli sama mereka atau tidak bagaimana pun kan Lo di besarkan oleh mereka"ucap Fara.
"dara gak mau ka dara dah senang tinggal sama keluarga Kaka yang humoris"ucap dara menunduk.
"gue gak maksa Lo ko dar gue cuma mau tau aja soal nya mereka sekarang ngincar Lo"ucap Fara dara yang mendengar nya terkejut.
"bagaimana bisa ka tapi dara sama sekali gak tau"ucap dara.
"Lo jelas gak tau lah orang anak buah papa ngejaga Lo Terus"ucap Fara dara yang mendengar nya terdiam.
"ka"jeda dara."apa dara boleh sesalu di dekat keluarga Kaka dan jadi bagian dari kalian Tampa harus mengingat keluarga kejam itu"ucap dara sambil menunduk Fara yang melihat nya menatap dara dengan diam.
"dara sama sekali gak perduli sama mereka dan harta itu ka dara hanya ingin hidup bersama keluarga bahagia seperti ini"ucap dara lagi.
"lo bisa menemukan kebahagiaan bersama keluarga Lo"ucap Fara dara yang mendengar itu menatap Fara.
"keluarga yang mana sih ka hanya keluarga ini yang bisa buat aku bahagia ka"ucap dara.
"gue yakin Lo bisa bahagia sama keluarga Lo yang lain"ucap Fara dara yang mendengar nya menatap Fara heran.
"maksud kak apa"ucap dara.
...flashback off....
Fara yang mengingat perkataan nya tadi sore pun hanya bisa menghela nafas panjang nya Fara menatap ke arah depan dengan pikiran serba salah.
"gue gak bisa nahan Lo dar karena bagaimanapun mereka berhak akan kehidupan Lo"ucap Fara.
"sorry gue harus bongkar semua nya udah saat nya Lo tau tentang kenyataan bahwa mama Lo masih hidup"ucap Fara lagi.
"maaf dar maaf gue tetap harus menyerahkan Lo sama mereka"Guam Fara lagi sambil menghela nafas nya.
"**gue harap kebahagiaan yang Lo ingin kan bisa Lo dapat kan dari mereka dar bagaimana pun kebahagiaan Lo adalah keluarga Lo sendiri walaupun Lo juga dapat kebahagiaan dari keluarga lain"ucap Fara dalam hati.
"gue harap Lo gak lupakan keluarga ini dar"ucap Fara lagi**.
"jujur dengan ada nya Lo gak buat gue lupa sama adx gue maka dari itu dari pada gue ngekang Lo supaya selalu ada di dekat gue dan keluarga gue supaya gue lupa sama adx gue maka hasilnya gak Dar gue sama sekali gak bisa lupa sama adx gue"ucap Fara mendongak ke atas dengan helaan nafas.
"maka dari itu lebih baik Lo bahagia sama keluarga Lo sendiri dar gue gak mau menjadikan Lo sebagai benda yang membuat gue lupa sama seseorang namun pada dasarnya hal itu gak bisa terjadi"ucap Fara lagi.
__ADS_1
Fara mengambil ponselnya dan mencari kontak Galang setelah ketemu Fara pun memencet tombol pemanggilan menunggu sebentar akhirnya sambungan telepon pun terhubung.
......*Galang sepupu *****.......
"chk, ada apa sih far ganggu aja deh gue lagi tidur"ucap Galang.
^^^"tumben Lo tidur jam segini"ucap Fara.^^^
"chk, gue capek ya gue tidur anjir ngapin sih Lo ha ganggu gue ini ya elah"geram Galang.
^^^"chk, sialan Lo bisa santai gak sih ha"ucap Fara dingin.^^^
Galang yang mendengar suara dingin dari Fara pun cengengesan.
"hehehe, sorry² Lo sih ganggu gue emang ada apa an"ucap Galang.
^^^"gue mau minta urusan dara dan keluarga nya Lo yang Ambil alih"ucap fara.^^^
Galang yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya heran.
"lah knp"ucap Galang.
^^^"Lo gak usah tau deh tinggal iya in aja apa susah nya"ucap Fara kesel**.^^^
"ya elah gini² juga gue penasaran far"ucap Galang.
^^^"chk, gak ada gue hanya males klo harus ketemu sama nyokap nya dan menjelaskan sama keluarga nya lebih baik lo"ucap Fara lagi.^^^
"lah anjim Lo lempar ke gue"ucap Galang.
^^^"cih, setan ini juga tugas di kasih ke elo"ucap Fara.^^^
"ya udah iya² gue yang hendel sekarang tapi semua berkas nya kasih ke gue"ucap Galang.
^^^"gue akan kirim ke Imel Lo dan gue minta jika ada yang cari Lo gue harap Lo tau harus gimana"ucap Fara.^^^
Galang yang mendengar nya hanya mengangguk.
"ok"ucap Galang.
setelah nya sambungan telepon itu pun terputus Fara menatap ke depan dengan Hela an nafas.
"gue harap keputusan yang gue ambil adalah keputusan yang tepat"Guam Fara.
__ADS_1
"dah saat nya Lo tau tentang mereka dar"Guam nya lagi.
setelah nya Fara pun memilih untuk masuk ke dalam kamar nya dan memilih untuk melanjutkan tidurnya karena besok dia harus ke rmh sakit untuk menemui Anggota drak Deon.