Menerima Sebuah Takdir

Menerima Sebuah Takdir
sekolah


__ADS_3

hari ini adalah hari Senin dimana banyak anak murid guru serta sekolahan lain yang tengah mengadakan upacara namun beda nya di SMA lampu pelita banyak nya orang bukan untuk mengadakan upacara melainkan mengadakan unjuk rasa atas kejadian beberapa hari lalu yang menghentikan pertarungan antar gengster itu.


Fara sosok yang akan dirundung oleh banyak orang sekarang sedang nyaman di dalam selimut nya seakan-akan tak ada hari yang bebas untuk nya membuat nya menghabiskan hari ini dengan tidur namun masalah nya adalah iya harus sekolah dan menyelesaikan permasalahannya.


Fara bangkit dari ranjang nya dan menuju ketoilet 15 menit kemudian Fara keluar dengan seragam sekolah nya Fara memakai sepatu nya dan mengambil hp serta tas nya Fara turun ke bawah dimana keluarga Abraham sedang menunggu.


ya benar malam tadi Fara nginap di rumah mama nya soal baju Fara mengenakan pakaian yang baru karena Abraham mengatakan jika pulang ke apartemen membuang waktu Fara yang mendengar itu tak masalah.


saat sudah dibawah Fara dapat melihat abg nya sudah siap dengan seragam sekolah nya dan mama nya dengan setelannya ya itu setelan ibu rumah tangga namun Fara tak melihat ada papa nya di sana.


Fara berjalan ke arah meja makan tersebut dan menyapa kedua orang yang tengah sarapan itu.


"pagi ma bang"ucap Fara. kedua orang itu menoleh ke arah Fara dan tersenyum.


"pagi sayang kamu dah siap sini duduk sarapan dulu"ucap Sarah memberikan nasi goreng dan susu coklat Fara yang melihat itu mengangguk dan duduk di samping Melvin.


"ma papa mna"ucap Fara bertanya.


"dah berangkat lah benge Lo nya lambat bangun"ucap Melvin Fara yang mendengar itu menatap Melvin sinis.


"udah-udah habiskan cepat kalian sampe kesekolah siang nanti"ucap Sarah kepada kedua anaknya.


"sengaja ma"serempak Melvin dan Fara sedangkan Sarah hanya geleng-geleng kepala melihat itu.


"bang gue nebeng Lo gue gak bawa mobil"ucap Fara.


"alasan aje Lo tuh di bagasi mobil masih banyak"ucap Melvin Fara cemberut.


"malas nyetir"ucap Fara.


"Lo nya aja yang mau di minta seterin"ucap Melvin sinis.


"ya elah bang kapan-kapan lagi coba bonceng adx nya ke sekolah emng gak mau"ucap fara menatap Melvin sedangkan Melvin memutar bola matanya jengah.


"ya udah serah"ucap nya pasrah sedangkan Fara tersenyum Sarah yang melihat itu terdiam dengan senyuman tipis.


"terimakasih kau memberiku kesempatan untuk memperbaiki semuanya ya Allah"


"aku berjanji tak akan mengulangi kesalahan ku lagi"ucap Sarah dalam hati.


saat ini jam menunjukkan pukul 8:45 dimana seharusnya sekolah sudah masuk jam pelajaran namun bedanya di SMA lampu pelita yang masih rame karena terpaksa jam di kosongkan dari pada mengganggu.



Fara ingin turun dari mobil Melvin namun di tahan oleh nya membuat Fara menatap Melvin.



"apaan sih"ucap Fara menatap Melvin.



"yakin gak mau abg bantuin abg Suruh papa aja gimana"ucap Melvin Fara yang mendengar itu menghela nafas nya.



"bang berapa kali sih Fara bilang Fara bisa ngatasin ini semua abg tenang aja deh"ucap Fara.



"iya gue tau tapi noh liat lapangan noh penuh gitu entar Lo bonyok lagi di gebukin"ucap Melvin.


__ADS_1


"gak bakal,noh Lo gak liat ada anggota drak Deon kaya nya sih mau bantu gue dah kan ini juga terjadi karena mereka"ucap Fara lagi.



ya benar saja di sana sudah banyak anak sekolah namun berbeda seragam namun memakai jaket drak Deon yang tengah menunggu di parkiran di sini yang membuat Fara yakin nya adalah di dekat inti drak Deon ada ketiga sahabat nya.



"ya tapi tetap aja Abang khawatir ngep"ucap Melvin.



"aaah, udah deh bang lagian dengan yang apa Abang kasih tadi malam dah cukup kali buat mereka bungkam"ucap Fara Melvin yang melihat itu menghela nafas nya Iya mengelus kepala Fara sayang.



"ok entar klo terjadi sesuatu hubungi abg atau papa minta bantuan"ucap Melvin Fara yang mendengar itu memutar bola matanya.



"hem, gak janji"ucap Fara lalu keluar dari mobil Melvin sedangkan Melvin geleng-geleng kepala.



"dasar keras kepala"ucap nya setelah nya melajukan mobilnya ke sekolahan nya.



diparkir an kini banyak anggota drak Deon yang sedang menunggu Fara sosok yang menjadi incaran orang tua world wolf mereka sengaja membagi tugas sebagian menjaga di dalam dan sebagain di parkiran.


di dekat mereka ada letta seylla dan bela yang juga tak diizinkan masuk oleh drak Deon mereka hanya Takut jika para gadis itu juga kena.


...flashback on....


di sebuah markas tepat nya markas drak Deon sudah berkumpul semua anggota drak Deon seperti nya mereka ingin membicarakan sesuatu yang penting terlihat dari inti drak Deon yang tengah serius.


"gue bakal lindungin tuh cewek sebagai tanda terimakasih"ucap Arya.


"kenapa jadi ribet gini ya baru kali ini sekolahan di demo"ucap vino.


"ye Lo pikir ada orang tua mau anak nya masuk rumah sakit"ucap darel.


"ya gak gitu biasanya juga aman-aman aja tuh"ucap vino lagi.


"tapi di sini maslah nya adalah mereka bukan hanya bonyok tapi patah-patah siapa gak kebakaran jenggot coba orang tua nya"ucap kenen.


"em, iya juga ya heh, kesian gue liat Fara baru masuk udah buat dua masalah ya gak sih"ucap vino mereka hanya mengangguk.


"Ray gimna"ucap key Rayhan yang mendengar itu menghela nafas nya.


"bagi dua anggota sebagian jaga di dalam dan sebagainnya ikut anggota inti jaga di parkiran sampe tuh cewek datang"ucap Rayhan mereka yang mendengar itu mengangguk.


"terus soal cs nya gimana"ucap Kellen.


"lindungin"ucap Rayhan lagi.


"usaha kan tak ada satupun yang bisa menyentuh mereka berempat"ucap Rayhan lagi mereka yang mendengar itu mengangguk.


"ok, semua nya sudah dengar kan jadi besok pagi sudah ada di posisi kalian masing-masing soal setrategi selanjutnya nanti jika ada hal mendesak kita kabarin"ucap key mereka yang mendengar itu pun mengangguk.


...flashback off....


Fara berjalan masuk kedalam gerbang sekolah letta yang melihat itu pun langsung memanggil Fara.

__ADS_1


"Fara"ucap letta dengan suara pelan mereka yang mendengar itu langsung menoleh anggota drak Deon yang melihat itu pun langsung keposisi mereka.


"knp pada disini"ucap Fara datar dan heran letta dkk yang mendengar itu menyentil kening Fara.


"eh, curut kita nungguin Lo lah"ucap seylla.


"terus rame-rame gini ngapin"ucap Fara lagi guna untuk membuat sahabatnya tenang gak tegang² amat.


"Lo gak papa kan semalam Lo gak kebentur kan knp jadi lupa gini sih Lo lupa semua ini karena masalah kemaren"ucap letta gemes sedangkan fara yang menatap itu hanya diam.


Fara melihat ke arah anggota drak Deon yang sedang mengelilingi nya.


"kalian juga ngapin"ucap Fara menatap inti drak Deon.


"ini terjadi juga karena kita jadi kita bakal lindungin kalian berempat"ucap kenen Fara yang mendengar ucapan itu menghela nafas nya.


"gila gue yakin bakal terending nih jika orang tau klo kita di lindungi oleh drak Deon"ucap bela berbisik seylla yang mendengar itu mengangguk letta dan Fara hanya diam.


"harus dengan cara gini"ucap Fara menatap inti drak Deon.


"ini juga untuk keselamatan Lo"ucap key.


"tapi gue gak butuh gue ngehajar mereka juga ada alasan nya"ucap Fara lagi.


"dengan alasan Lo pulang lambat dan marah ketika mang Ujang bonyok gitu"ucap darel. sedangkan fara iya hanya diam.


sedangkan Rayhan melihat itu hanya diam.


"hal itu gak akan bisa Lo jadikan alasan"ucap kenen.


"gue ada alasan lain"ucap Fara.


"apa alasan nya"ucap vino.


"Lo pada gak usah ikut campur dalam urusan gue"ucap Fara dingin.


"Lo juga gak bisa ngelarang kita mau berbuat apa"ucap Arya yang sedari tadi memang memilih diam namun melihat keras kepala Fara membuat nya harus berbicara.


"heh, gue minta Lo pada lindungin letta seylla dan bela aja, gue gak perlu dan gue bisa selesaikan ini sendiri"ucap Fara lagi letta dkk yang mendengar itu terkejut.


"Lo apa-apaan sih far"ucap letta Fara yang melihat itu bergumam.


"Lo pada lupa semalam gue ngomong apa"ucap Fara mereka bertiga kompak menggaruk tengkuknya. Fara yang melihat itu menghela nafas.


"gue dah bilang ini masalah gue dan gue gak mau ngebawa orang lain di masalah ini"ucap Fara lagi.


"dan Lo lupa kita ini sahabat sekaligus keluarga kita gak akan biarkan Lo menyelesaikan masalah Lo sendiri far"ucap letta.


Fara di sini mendengus kesel Bagaimana dia bisa mendapatkan sahabat keras kepala kaya letta.


"tpi gue bisa ngatasin ini sendiri"ucap Fara.


"gue tau tapi dengan banyak nya mereka Lo gak bisa ngatasin ini sendiri far"ucap letta.


"gue gak akan biarkan Lo nyelesaikan sendiri"ucap letta lagi dengan tegas seylla dan bela mereka hanya diam karena mereka tau Fara dan letta sama-sama keras kepala.


"gue gak mau kalian kenapa-kenapa"ucap fara yang terlihat kesel. anggota drak Deon yang melihat perdebatan itu hanya menatap dan menyimak saja lucu pikir mereka.


"chk, Lo waras di sini klo Lo kenapa-kenapa kita bakal gila"ucap letta gak mau kalah.


"let, gue mohon biar gue selesaikan sendiri gue gak mau ngebawa kalian semua gue gak mau"ucap Fara lagi.


"jika kalian ikut kebawa bukan hanya kalian yang malu orang tua kalian juga pasti malu dan dampak nya pasti ke perusahaan mereka"ucap Fara panjang lebar letta dan semua yang mendengar itu terdiam Fara yang melihat itu tersenyum tipis sangking tipis nya tak ada yang melihat terkecuali Rayhan yang memperhatikan nya sedari tadi.

__ADS_1


Rayhan yang melihat itu tersenyum tipis satu kata cantik. ucap nya dalam hati.


ini lah alasan Fara gak mau jika Sarah dan Abraham memperkenalkan nya karena jika terjadi sesuatu pasti nama yang akan buruk adalah perusahaan dan nama mereka dan hal itu akan di cap jelek oleh banyak orang Fara gak mau hal itu terjadi.


__ADS_2