
π±π°ππ π½π΄ππ°π π±π΄π±π΄ππ°πΏπ° πΉπ°πΌ π»π°π»π ππΊππΊ, π°ππΎ πΌπ°π½ππ΄πΌπ°π½ πΌπ°πΌπΏπΈππ. πΊπ°ππ° πΏπ΄πΏπ°ππ°π· ππ°πΊ πΊπ΄π½π°π» πΌπ°πΊπ° ππ°πΊ ππ°ππ°π½πΆ. πΉπ°π³πΈ πΊπ΄π½π°π»π°π½ π³ππ»π, π±π°π²π° 1-2 πΏπ°ππ π³ππ»π πΊπ°π»π°π πΆπ°πΊ πππΊπ° π±πΈππ° π»π°π½πΆπππ½πΆ ππΈπ½πΆπΆπ°π»πΊπ°π½ π»π°πΏπ°πΊ ππ°ππ°.
π²πππππππ 1. ππ΄π΅π°π½ππ° π³π°π½ π π°π½πΈ
Di sebuah sekolah swasta, berstandar internasional. Banyak murid berlalu-lalang karena sekarang sudah memasuki jam istirahat.
Dari kejauhan terlihat 2 orang gadis yang sedang duduk sambil menikmati semangkuk bakso di atas meja. Tak lupa es teh di masing-masing gelas sudah tersedia.
"Zef, sebentar lagi kita naik kelas 12, dan Lo mau gini-gini aja? Sudah 1 tahun lebih loh." celetuk gadis dengan potongan rambut sebahu.
Zefanya hanya memutar mata malas. "Ya terus gue harus ngapain. Datangin kak Dani, terus bilang 'kak sebenarnya aku sudah suka sama kakak dari kelas 10. Kakak mau nggak jadi pacar aku?"
"Ya bukan gitu. Setidak nya Lo usaha apa kek. Jangan diam aja. Gimana mau dapat, kalau Lo cuma merhatiin dia dari jauh."
__ADS_1
"Vani, dengar ya. Gue udah nyaman kek gini. Cukup perhatiin dia dari jauh, tanpa dia tahu." Vani berdecak kesal. Sahabat nya ini sangat keras kepala.
Vani tiba-tiba tersenyum. Ia dengan cepat menarik tangan Zefanya yang berada di atas meja. "Gue punya ide!" ucap nya antusias.
"Apaan?" Dengan ogah-ogahan Zefanya melirik Sahabat nya.
"Lo tau kan fans kak Dani banyak?" Zefanya hanya mengangguk malas. Kak Dani termasuk salah satu Mos wanted di sekolah mereka, dan paras nya yang tampan membuat ia di sukai oleh gadis-gadis di sekolah mereka. Banyak yang mengejar nya, namun setahu Zefanya kak Dani belum mendapatkan tambatan hati nya. Dan itu salah satu keuntungan yang patut Zefanya syukuri.
"Setiap pagi di loker kak Dani itu pasti penuh dengan surat cinta, bunga atau bahkan cokelat bukan?"
"Terus?" Zefanya mulai tertarik dengan obrolan Vani.
"Tapi, gimana kalau dia nggak baca?" karena setahu Zefanya. Kak Dani meskipun humble namun kadang surat cinta yang ia dapatkan di loker nya terlalu banyak akan berakhir di tong sampah tanpa di baca.
"Ya Lo buat se-menarik mungkin, yang bisa menarik atensi kak Dani dan dia milih surat cinta Lo buat dia baca." Zefanya mengangguk mengerti.
__ADS_1
"Lo bantuin gue." Vani tentu mengangguk antusias. Selain karena kasihan melihat Zefanya yang sudah menyukai Kak Dani dari kelas 10, ia juga ingin agar sahabat nya itu tidak menjomblo lagi. Ya hitung-hitung mengurangi angka perjombloan di Indonesia hehe.
****
Selepas pulang sekolah, Vani dan Zefanya langsung bergegas untuk pulang. Tentu saja dengan Vani yang menginap di rumah Zefanya. Kedua nya mempunyai misi yaitu membuat surat cinta untuk kakak kelas nya, Kak Dani.
"Van, Lo yakin? Mending nggak usah aja deh." Celetuk Zefanya yang duduk bersila di atas kasur. Kasur nya kini sudah terdapat beberapa macam alat tulis yang berserakan.
"Gue yakin. Mending sekarang Lo mulai tulis dah itu isi hati Lo buat kak Dani di Lembaran. Kalau sudah nanti baru Lo salin di kertas yang sudah gue siapin."
Zefanya langsung saja melakukan apa yang Sahabat nya katakan. Gadis itu jadi bingung sendiri, apa yang hendak ia sampaikan. 1, 2 Kalimat sudah mulai tertuang dalam lembaran putih itu.
Tak terasa setengah kertas sudah berisi semua isi hati Zefanya. Gadis itu menatap Vani yang asik berjoget di depan layar ponselnya. Apalagi jika tak membuat tik tok.
Zefanya membaca ulang apa yang ia tulis, sedikit geli memang. Gadis itu seketika teringat waktu awal-awal ia bertemu dengan Kak Dani yang berhasil membuat nya jatuh cinta dalam diam.
__ADS_1
***
ππ΄πΆπΈππ π°πΉπ°. π»π°π½πΉπππ°π½ π½ππ° π±πΈππ° π³πΈ π±π°π²π° π³πΈ π½πΎπ π΄π» π½ππ°, πΉπ°π½πΆπ°π½ π»ππΏπ° πΌπ°πΌπΏπΈπ π±π΄π±π€π