MENIKAH DENGAN PILIHAN AYAH TIRIKU

MENIKAH DENGAN PILIHAN AYAH TIRIKU
Liburan Dadakan


__ADS_3

Waktu terus berjalan, Putri sudah meninggalkan Panti Asuhan selama 3 minggu. Kebahagiaan yang tidak pernah Putri bayangkan. Diusia yang menurutnya tidak muda lagi, kasih sayang orang tua yang tidak pernah Putri impikan sebelum nya.


Walaupun Putri hanya anak tiri, Arman tidak pernah membeda-bedakan Putri dengan anak kandung nya.


Satu minggu sudah berlalu Putri bekerja sebagai OB di perusahaan Bahagia Group, perusahaan ternama di kota X, pekerjaan yang tidak pernah Putri inginkan. Tempat di mana setiap hari nya Putri selalu di hina dan di maki, tempat di mana air mata yang selalu ia tahan, agar tidak jatuh membasahi pipi nya.


***


Minggu pagi yang sangat cerah, Putri yang sudah bangun sejak jam 6 pagi membuka pintu kamar balkon nya.


"Cuaca pagi ini sangat cocok untuk olahraga." Gumam Putri kecil.


Putri pun melakukan gerak gerak olahraga ringan. Putri yang asyik berolahraga tidak menyadari ketukan pintu kamar yang terus menerus di ketuk Sarah.


"Kak Putri kemana sih, apa jangan jangan kak Putri masih tidur." Gerutu Sarah sebal


"Kak, kak Putri." Panggil Sarah menaikan volume suaranya dan mengencangkan ketukan pintunya.


"Iya, tunggu sebentar." Teriak Putri yang mendengar suara yang memanggil nya dari luar kamar.


Putri berjalan kearah pintu sambil mengelap keringat di muka nya.


"Kak, kak Putri." Teriak Sarah lagi.


"Iya Sar, tunggu sebentar," kata Putri membuka pintu.


Ceklek. Putri membuka pintu.


Sarah yang sudah lama berdiri di depan pintu, mendengar suara pintu di buka, nerobos masuk ke dalam.

__ADS_1


"Kakak kemana aja sih," ucap Sarah berjalan arah sofa.


"Habis olahraga Sarah." Jawab Putri mengikuti Sarah dari belakang.


"Pantesan." Saut Sarah.


"Ada apa nih Sar, pagi pagi udah heboh gini," tanya Putri.


"Jalan yuk kak," kata Sarah merengek.


"Kemana." Tanya Putri.


"Hem," Sarah berpikir. "Gimana kalau wahana ?" tanya Sarah.


"Tempat lain aja lah," Kata Putri menolak.


"Mall, Taman, Pantai, Kebun Binatang atau ?" ucap Sarah cepat.


"Ide bagus itu kak," ucap Sarah tersenyum.


Nia yang mendengar keheboan di kamar Putri menghampiri nya. "Ternyata kalian berdua ?" ucap Nia berdiri di balik pintu.


"Tumben mama di rumah, biasanya kalau hari minggu mama keluar kota." Ujar Sarah.


"Mama boleh masuk ?" tanya Nia.


"Iya ma," balas Putri tersenyum.


Nia berjalan ke arah sofa dan duduk di tengah tengah Putri dan Sarah. "Mama hari ini tidak kemana mana, mama hari ini free, mama pengen di rumah saja sama kalian." Kata Nia tersenyum. "Mama dengar kalian mau jalan jalan ya ?" tanya Nia.

__ADS_1


"Iya ma, Sarah ngajakin Putri liburan," jawab Putri tersenyum.


"Mama boleh ikut gak nih ?" tanya Nia membalas senyum.


"Tentu boleh dong ma," jawab Putri.


"Mama boleh ikut kita, tapi mama harus matiin ponsel mama, di taman mama gak boleh ngurusin kerjaan nya ya." Jelas Sarah.


Nia berpikir dengan kata kata Sarah yang ada benar nya, karena saat liburan keluarga ponsel Nia selalu berbunyi yang membuat liburan keluarga nya terganggu. "Baik, mama matiin ponsel mama saat lagi bersama kalian." Ucap Nia tersenyum merangkul Putri dan Sarah.


Sarah yang mendengar Nia menyetujui persyaratannya tertawa girang, karena untuk liburan bersama keluarga sangat lah jarang, pekerjaan yang selalu menghalang kebersamaan mereka.


Putri yang melihat Sarah tertawa girang pun ikut tersenyum. "Apa papa ikut ma ?" tanya Putri.


"Emang nya papa boleh ikut kita juga ?" tanya balik Nia.


"Boleh dong ma, iya kan Sar." Saut Putri menoleh Sarah.


"Iya, kita ajak bang Rano juga pasti seru." Ujar Sarah.


"Iya, nanti mama ngomong sama papa. Putri Sarah mandi dulu sana, bau ancem." Kata Nia menutup hidung.


"Iya ma, kak aku ke kamar dulu ya, mau mandi dan mau siap siap dulu." Ucap Sarah beranjak dari duduknya dan berjalan meninggalkan Putri dan Nia.


"Mama juga mau ke kamar dulu ya Put," kata Nia beranjak dari duduknya.


"Iya ma, Putri juga mau mandi dan beres beres." Balas Putri.


Ini liburan pertama ku dan keluarga ku, aku tidak boleh menyia nyiakan hari ini.

__ADS_1


Nia meninggalkan kamar Putri dan berjalan menuju kamar nya yang tidak jauh dari kamar Putri. Putri pun beranjak dari duduk nya.


__ADS_2