
Sarah dan Putri meninggalkan meja makan dan menaiki anak tangga.
"Kak,kakak pernah jatuh cinta gak." Tanya Sarah lirih.
Putri tersenyum tanpa menjawab, dan masih fokus dengan langkah kaki nya.
"Kok ketawa sih kak,aku serius loh nanyain nya." Kata Sarah merengek.
"Sarah kakak mana bisa kepikiran masalah pacaran, yang kakak pikirkan hanyalah bekerja mencari uang untuk bisa membiayai sekolah anak anak di panti dan membantu ibu Nimas untuk keperluan dipanti." Kata Putri menjelaskan.
Sesampai di depan pintu kamar Sarah. "Masuk kak." Kata Sarah membuka handel pintu.
Putri pun masuk."Waaahhh kamar kamu besar sekali ya Sar, warna cat kamar nya pink dan putih lucu sekali." Kata Putri kagum.
Sarah tersenyum melihat Putri. "Duduk kak,duduk aja dimana aja boleh kakak duduk asalkan jangan di kamar mandi." Ucap Sarah mengejek.
Hahahha, Serentak.
"Kak, Sarah boleh nanya lagi gak." Tanya Sarah.
"Iyaa Sarah, tanya aja kakak akan jawab kok asalkan pertanyaan nya gak aneh aneh kayak masalah pacaran tadi." Kata Putri senyum.
"Apa kakak dulu nya gak ke pikiran untuk cari orang Tua kandung kakak." Tanya Sarah penasaran.
Huuuhhhh, terdengar suara napas Putri. "Dulu nya kakak pernah coba mencari info tentang Orang Tua kakak, tapi kakak ngak punya petunjuk apa apa." Kata Putri lirih.
__ADS_1
"Hemmzz, apa kakak bahagia tinggal di Panti Asuhan." Tanya sarah.
Putri yang tadi nya duduk di sofa, bangun dan duduk samping Sarah yang duduk di tempat tidur nya, sambil menggenggam tangan Sarah.
"Sarah sayang, kakak bahagia banget bisa tinggal di Panti Asuhan, karena kakak mendapatkan banyak kasih sayang dari mereka, mereka merawat dan menjaga kakak hingga kakak sampai seperti sekarang ini, kalau mau di ucapin betapa bahagianya kakak, heemm gak bisa di ucapin dengan kata kata pokok nya." Kata Putri.
"Kak, kakak beruntung ya bisa di sayang sama banyak orang, kakak bisa bermanja manja dengan mereka, sedangkan aku, untuk bisa bercerita masalah dengan Mana aja gak bisa , Mama gak ada waktu untuk mendengrkan cerita ku, apa lagi Papa yang selalu sibuk dengan pekerjaannya." Kata Sarah sedih.
"Sarah, banyak kok yang sayang sama Sarah, Sarah bersyukur masih bisa melihat Mama dan Papa Sarah di usia Sarah sampai sekrang ini. Ada Rano yang sayang sama Sarah." Kata Putri memeluk Sarah.
"Sarah iri kak dengan teman teman Sarah, mereka siap hari minggu selalu berlibur dengan keluarganya ada Mama Papa nya, kalau Sarah hanya dengan abang Rano aja kalau hari minggu jalan jalan nya." Kata Sarah.
"Mungkin Papa Mama lagi sibuk Sar." Kata Putri melepaskan pelukan nya.
"Kak, boleh gak kita main ke Panti Asuhan minggu ini dulu." Tanya Sarah melirik Putri.
Sarah tersenyum melihat Putri. "Kak bentar deh." Ucap Sarah berjalan ke arah lemari.
Putri pun hanya memperhatikan gerak gerik Sarah sambil tersenyum.
"Kak, simpen nomor Hp kakak." Kata Sarah memberi ponsel nya ke Putri.
"Iya." Jawab Putri senyum sambil memencet layar ponsel. "Sudah selesai." Ucap Putri memberi ponsel Sarah.
Sarah pun mengambil ponsel yang di berikan Putri.
__ADS_1
"Sudah malam, kakak ke kamar dulu." Ucap Putri berjalan ke arah pintu.
"Iya kak." Kata Sarah berjalan mengikuti Putri.
"Kamu juga tidur Sar besok kita mau ke Panti Asuhan." Kata Putri.
"Siap bos laksanakan." Kata Sarah menggoda.
Sarah dan Putri tertawa. " Selamat malam kak." Kata Sarah.
"Malam juga Sar." Ucap Putri.
Putri berjalan menuju kamar nya yang berada di samping kamar Sarah.
Ternyata mereka kurang kasih sayang mama papa, Mama Papa sibuk dengan perkerjaanya .
Putri masuk ke kamar nya dan mengambil ponsel yang dia cas di atas laci.
Whatshap
ada apa ya Nisa malem malem whatshap.
Iya kakak juga rindu kalian semua ,, mudah mudahan akhir pekan kakak kesana kalau tidak ada halangan ,kalian jaga diri kalian masing masing ya ,ngan merepotkan Ibu disana, kakak sayang kalian.. Pesan terkirim.
Putri melepaskan ponsel nya di meja dekat tempat tidur dan membersihkan wajah nya ke kamar mandi .
__ADS_1
Putri rebahan di tempat tidur sambil menunggu balasan chat dari Nisa dan akhirnya Putri tertidur.