
Jasmin sedang berkemas, dia dan suaminya andra akan segera pindah ke kota X dan tinggal bersama keluarga andra di sana karna andra akan melanjutkan bisnis keluarga mereka setelah ayah nya meninggal belum lama ini...
Dari kota Y ke kota X memakan waktu tempuh satu jam dengan pesawat.
mereka tiba pukul tujuh malam. supir menjemput mereka di bandara menuju kediaman keluarga bagastra.
Memasuki gerbang utama seketika jasmine melongo melihat sekelilingnya dan melihat bangunan mewah bergaya eropa di hadapan matanya...ini memang kali pertama andra mengajak jasmine ke rumah orang tuanya setelah menikah. bahkan jasmin masih samar-samar dengan latar belakang dan asul usul suaminya sendiri karena pertemuan yang singkat andra lalu mengajak jasmine menikah tanpa di hadiri satupun keluarga andra pada saat itu.
Andra tak pernah bercerita tentang anggota keluarganya, jasmine pun sungkan untuk mengorek terlalu dalam.
Andra bukannya tak mengabarkan orang tuanya perihal pernikahannya hanya ia tau orang tuanya tidak akan peduli kali ini, andra tidak bisa di atur apalagi mengenai urusan pribadinya, jadi apapun itu bila ia sudah menginginkannya maka tak ada satupun yang bisa mencegahnya walaupun dalam hati meteka menentangnya.
Mobil berhenti tepat di depan pintu rumah, supir membukakan pintu mereka berdua, terlihat pengawal dan pelayan rumah berjajar berbaris menyambut tuan muda mereka.
Pandangan ini sontak membuat jasmine makin tercengang...
Wah....ini seperti istana, sangat megah dan indah...
tunggu...apakah aku telah menikah dengan seoarang pangeran ????
celoteh jasmine dalam hati
Andra berjalan melewati para pelayan, mereka serempak membungkukan badan seraya menyapanya penuh hormat
"Selamat datang tuan..."
Andra berjalan lurus tak menyahut, bahkan membalas semyum pun tidak.
Jasmine mengekor di belakangnya. andra lalu berhenti menunggu jasmine yang tertinggal di belakang, kemudian meletakkan lengannya untuk di gandeng oleh jasmine kemudian meteka berjalan bersama menuju ruang keluarga.
Rupanya ibu nya sudah duduk menantinya, wanita itu tampak elegan, rambutnya di gulung ke atas dan ia menggunakan dress merah sebawah lutut, sangat kontras dengan kulitnya yang putih.anggun dan classy tidak nampak usianya yang sudah menginjak kepala lima.
tak jauh darinya juga sudah ada Dio, adik semata wayang andra. pria itu terlihat sangat menawan,badannya tinggi kulitnya putih, tidak kalah tampan dari andra, tapi auranya dingin seperti es, dan terlihat sangat misterius. usianya 28 tahun berbeda tiga tahun dari andra tapi kalau di sandingkan seperti tidak ada berbandingan usia di antara mereka.
Mereka berdiri setelah melihat andra masuk.
ibu andra melangkah menghampiri andra.
"Sayang, akhirnya kamu pulang juga.ibu sangat merindukanmu" ujar ibunya sambil memeluk andra dengan hangat
memang semenjak pernikahannya selama 5 bulan ini andra tak pernah pulang, ia tau keluarganya tidak suka jadi ia memilih menghindar untuk beberapa waktu.setahun lamanya akhirnya ia memutuskan untuk pulang setelah kematian ayahnya karna ia anak sulung yang harus melanjutkan bisnis kelaurga mereka.
__ADS_1
Jasmine mencoba untuk bersalaman dengan ibu andra, tapi ibu andra mengacuhkannya.
hati jasmine menciut seketika mendapatkan penolakan itu...kesan pertama yang tidak begitu bagus tentang ibu mertuanya itu.
Ibu andra kemudian menggandeng tangan andra dan mengajak andra untuk makan malam
"Sayang, kamu pasti lelah kan...mari kita makan dulu lalu kamu istirahatlah di kamarmu" ucap ibu andra
Di meja makan sudah terhidang berbagai jenis masakan yg sangat mengundang selera, lagi-lagi jasmine takjub.
Seperti kondangan saja, bisiknya dalam hati
Andra menarik kursi jasmine, menyuruh jasmine duduk di sebelahnya kemudian ibu andra duduk di sisi lain andra lalu dio di sebelah ibu nya
Piring andra di siapkan oleh pelayan, tapi andra duduk bak seorang raja di kursi besarnya. ia melirik jasmin yang belum juga mengambil makanan.ia tau mungkin jasmine malu, lalu andra mengambilkan nasi dan lauk untuk jasmine, ibu andra melotot melihatnya.
kalau dio, ia tidak suka di layani oleh pelayan saat makan, ia mengambil makananya sendiri.
"Makanlah, bukannya tadi kamu bilang lapar"
kata andra sambil ia menuangkan air juga untuk jasmine
"Terimakasih andra, tapi aku bisa sendiri"
Ibu andra menatap tidak suka
"Harusnya seorang istri melayani suaminya bukan sebaliknya"
"Iya bu, maaf, lain kali saya akan memperhatikan ini" ucap jasmine
"Tidak apa-apa bu, lagi pula aku suka memanjakan Istriku" ucap andra sambil tersenyum tipis
Lalu suasana meja makan kembali sunyi...
bahkan dio dari tadi sama sekali tidak bersuara. semua oarang makan dengan elegan.
jasmine yang menunduk, diam-diam mencuri pandang ke arah dio, ia seperinya sangat penasaran dengan sosok lelaki pendiam di hadapannya itu.
selesai makan andra dan jasmine menuju kamar mereka.
Kamar yang sangat besar dan mewah, jasmine berkeliling sambil terus berdecak kagum.
__ADS_1
"Andra, kamu mandilah dulu, aku ingin melihat-lihat" katanya
wah aku seperti bermimpi saja..bagaimana aku bisa sampai di rumah yang seperti istana ini, satu kamar ini saja seperti lapangan bola.apa tidak capek membersihkannya, pantas saja pembatunya banyak sekali
pikir jasmine
Tiba-tiba ia terkejut melihat andra yang keluar dengan hanya mengggunakan handuk melingkar di pinggangnya
"Aahhhh...." ia menjerit sambil menutup wajahnya dengan ke dua tangannnya
"Kenapa kamu bisa di situ "
"Ada apa ? aku baru saja selesai mandi" ucap andra dengan santai sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk, ia berjalan ke arah jasmine, jasmine pun semakin menutup matanya sambil memelingkang wajahnya.
"Hey...apa aku ini seperti hantu sampai-sampai kamu ketakutan begitu" ujar andra sewot, ia melemparkan handuk bekas mengeringkan rambutnya ke wajah jasmine, spontas jasmine menagkapnya sampai ia lupa menutup matanya...kembali ia berteriak
"Aahhh.. sana sana...mau apa kamu ? pergi sana, aku tidak ingin menodai mataku dengan melihat yang tidak-tidak"
"Jangan berpikir terlalu jauh, aku hanya ingin mengambil handphone ku "
andra meraih handphonenya yang terletak di atas meja persis di belakang jasmine karena handphone itu berbunyi terus dari tadi.
tak sengaja tubuh basah andra mengenai kulit jasmine, tercium aroma sabun yang sangat segar.dari jarak yang sangat dekat ini, andra terlihat sangat tampan, otot2 tubuhnya menampakkan ia sebagai pria yang rajin berolah raga.lalu air rambutnya menetes mengenai wajah jasmine.hampir saja ia pingsan karena pesona andra.
"Kamu mandi sana, aku tidak bisa tidur dengan orang yang bau" ucapan andra menyadarkan jasmine dari lamunannya
"Memangnya siapa yang mau tidur denganmu" jasmine kabur sambil menjulurkan lidahnya
Hallo teman-teman terimakasih sudah mampir, selamat membaca.
Jangan lupa kasi like, komen dan vote untuk thor
Ilustrasi andra
Ilustrasi jasmine
__ADS_1
Ilustrasi dio