Menikahi Adik Ipar

Menikahi Adik Ipar
Kehadiran Pria Misterius


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu harusnya efek obat bius sudah hilang tapi jasmine masih juga tertidur, dan di pindahkan ke ruang perawatan intensive. sepertinya jasmine belum selesai dari masa komanya. dokter mengatakan ada pendarahan di otaknya....


semua alat dan selang-salang terpasang di tubuhnya membuat hati andra sakit melihatnya...


Tapi bagaimanapun juga andra punya tanggung jawab yang harus tetap di jalankannya, sehingga ia tak bisa terus-terusan sepanjang hari menemani jasmine.


akhirnya andra kembali ke perusahaan hari ini. walaupun dengan hati yang berat dan gelisah, membuat ia tidak fokus bekerja.


Asisten sudah di titahkan untuk berjaga di rumah sakit dan terus menginformasikan keadaan jasmine setiap satu jam.


Ibu sofia juga sudah berada di sana dari pagi.


Andra memerintahkan untuk memberikan perawatan dan mendatangkan dokter terbaik untuk mengobati jasmine berapapun mahal harganya itu tidak penting baginya, yang terpenting adalah nyawa jasmine...


Rasa khawatir yang berlebih membuatnya hampir gila, andra duduk dan berdiri terus tak jauh dari telpon, menunggu kabar terbaru dari rumah sakit.


padahal belum berapa menit saja kini andra sudah meraih gagang telpon tapi sadar kembali ia meletakkannnya lagi dan menghampaskan tubuhnya di kursi kebesarannya...


Perasaan ini...kenapa merasa begini, sangat takut...begitu takut kehilangannya...


Pikiran andra kacau, raganya di kantor tapi hatinya berada di rumah sakit...


menatap telpon dan jam dinding secara bergantiap dengan harap-harap cemas.


"Beb...kenapa buru-buru sekali..kita baru saja akan bersenang-senang" ucap vivian dengan manja bergelayutan di lengan dio


"aku sibuk, harus pergi sekarang" dio menepis tangan vivian darinya.


lalu pergi meninggalkannya bagitu saja.


"Huuhhh... menyebalkan !!!" Vivian menghantak-hentakkan kakinya dengan keras sambil berguman kesal.


Sia-sia sudah usahanya sedari tadi, padahal ia sudah membuat dio begitu mabuk dan terus menggodanya tapi dia sama sekali tak bereaksi.


vivian mengenakan pakaian yang super sexi sambil menari-nari erotis di hadapan dio tapi pria dingin itu sama sekali tak tertarik padanya.


sesusah itukah mendapatkannya....? jangankan hatinya, sentuhannya pun mahal sekali.


"Tunggu saja dio, kita lihat sampai mana kamu mampu menghindar dari pesonaku, kau akan mengejar-ngejarku suatu hari nanti" vivian merasa sangat percaya diri


Vivian adalah salah satu artis populer masa kini, wajahnya lalu lalang di layar kaca sebagai model iklan dan bintang film. prestasi dan kecantikannya membuat ia banyak di gemari dan begitu di puja-puja namun tidak dengan dio. ia sama sekali tidak berminat dengan wanita menor itu.

__ADS_1


Sudah lama vivian mengincar dio tapi mungkin lain kali ia harus lebih gigih lagi agar bisa meluluhkan hati sang pangeran es.


Dio berkendara dalam keadaan mabuk, entah sebanyak apa dia minum biasanya ia tidak mudah mabuk sebanyak apapun dia minum.lalu ia menyadari bahwa vivian telah mengerjainya tadi,


"Awas saja jalang licik itu..." umpatnya.


ia berjalan dengan gontai memasuki rumah.


"Kenapa begitu sepi, kemana orang-orang" tanya dio kepada pelayan.


ia melirik jam baru pukul delapan malam harusnya orang-orang sedang duduk makan malam bersama sekarang pikirnya heran.


"Itu tuan...nyonya di rumah sakit tuan andra juga sudah dua hari belum kembali ke rumah sejak nyonya jasmine masuk rumah sakit tapi nyonya sebentar lagi juga akan pulang" jawab pelayan.


"Jasmine masuk rumah sakit ? ada apa ?" tanya nya lagi...


pelayanpun menceritakan semua yang terjadi kepada dio, dio berlalu ke kamarnya setelah itu. menaiki tangga sambil memijit-mijit kepalanya yang masih terasa pening.


dan berhenti tepat di depan pintu kamar jasmine sebentar sebelum masuk ke dalam kamarnya sendiri.


Beberapa hari syuting ke luar kota membuatnya tidak pulang berhari-hari. dan jadwal yang begitu padat membuatnya sangat sibuk dan jarang berada di rumah.jika pun ada longgar ia lebih memilih menghabiskan waktunya dengan beristirahat di ruang gantinya.


Sesungguhnya dia bosan terus mendengar ocehan ibu sofia yang terus menyurunya kembali ke perusahaan.


hal yang paling tidak di sukainya...


Ruangan itu begitu sepi hanya terdengar suara detektor jantung, saat seseorang masuk melihat jasmine, tatapannya meredup...


pria tanpa ekspresi itu menatapnya sejenak namun wajah datarnya tak bisa di tebak apa yang sedang di pikirkannya, tak ada yang bisa menebak hatinya.


Seperti sedang mengingat sesuatu...


Dunia ini sempit... dulu tidak berharap apapun namun tidak pula berharap bertemu dalam keadaan seperti ini.


diapun tidak mengenaliku lagi.....


Siapa dia...?


siapakah dia...?


apakah mereka pernah bertemu sebelumnya..?

__ADS_1


apa hubungannya dengan jasmine...?


Ia hanya berharap jasmine segera sadar dan meminta penjelasan darinya...


bukan tentang kenapa jasmine meninggalkannya melainkan kenapa jasmine tidak mengingatnya


terimakasih sudah mampir ke ceritaku ini.


jangan lupa untuk terus dukung thor dengan cari berikan :


Like


Komen


Vote


Tip


Tag ❤ sebagai favorit kalau kalian suka cerita ini supaya kalian akan mendapatkan notif info update tiap episodenya


Selamat membaca 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤**




Ilustrasi Dio





Ilustrasi andra




Ilustrasi jasmine

__ADS_1


__ADS_2